12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gelaran Hari Lahir Pancasila, Bulan Bung Karno, dan Gebrakan Pak Kadisbud Bali

Helmi Y Haska by Helmi Y Haska
June 4, 2019
in Khas
Gelaran Hari Lahir Pancasila, Bulan Bung Karno, dan Gebrakan Pak Kadisbud Bali

. Komunitas Seni Lukis Batuan, mengerjakan dinding mural utama. Mereka melukis Garuda.

Beberapa hari menjelang 1 Juni 2019, tiba-tiba saya mendapat pesan pendek (sandek) dari seorang kawan. Isi pesan singkat. Minta ketemu. Dia sedang menyiapkan sebuah gelaran. Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno.

Dari sebuah hotel, tempat dia bersama tim –nya menginap, kami meluncur ke Taman Budaya Bali, untuk melihat lokasi yang akan dijadikan ajang gelaran selama satu bulan.

Saya cukup akrab dengan setiap orang dan ruang di Taman Budaya, yang biasa disebut Art Center. Hampir satu tahun, saya ngantor di sana, di sekreatariat Bali Art Society (BAS). Menyiapkan pelbagai program diskusi dan pameran, untuk para perupa, kurator dan penulis seni. BAS menghimpun 335 anggota. Lintas generasi. Lintas negara. Ketuanya 7 orang, mengingatkan pada Seven Samurai. Para ketua menjalankan organisasi secara kolegial. Hampir mirip seperti KPK.

Saya didapuk menjadi sektretaris harian. Betapa sibuk tujuh keliling. Begitu menyelesaikan event pameran Bali Art Fair 2013. Saya pamit, undur diri. Saya pergi ke Australia. Semenjak saya pergi, organisasi pun mangkrak. Lalu bubar. Tak satu pun para perupa yang membicarakan BAS. Padahal waktu pemilihan pengurus cukup heboh. Melalui Pemilu. One man one vote.

Mobil kami telah berhenti persis di depan kantor Art Center. Para pejabat menyambut. Salah seorang pejabat, yang berpenampilan necis. Saya kenal betul. Dia salah seorang ketua di BAS. Namun kini mendapat amanah baru, sebagai Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Bali: Wayan Kun Adnyana.

“Hai, bro,” sapanya singkat, senyumnya mengembang.

Kami langsung menuju ruang kantor Kepala Art Center. Ruang adem.Cahaya menyorot langit-langit berhias lukisan Kamasan. Kami duduk di kursi berukir.

“Kantor ini bagus. Lebih bagus dari ruang kantor saya,” ujar Pak Kadisbud.

“Kantor ini dipakai untuk ruang transit Presiden setelah meresmikan PKB (Pesta Kebudayaan Bali,” jawab Kepala Art Center. Presiden SBY pernah singgah di kantor itu. Bila Presiden datang, semua meja dan kursi diganti dengan meja dan kursi yang didatangkan dari Istana Presiden di Tampaksiring.

Pak Kadisbud langsung menanyakan perihal rencana teknis pelaksanaan gelaran. Mulai dari materi pameran, desain display, logistik dan jadwal. Tim dari Jakarta menyiapkan pameran foto dokumentasi, tilas perjalanan Bung Karno, sedari tahun 1945 hingga tahun 1963.

Mujib Hermani meriset foto Bung Karno di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Hasilnya 74 foto terpilih, sebagai penanda 74 tahun Pancasila, menjadi ideologi dan dasar negara. Foto Presiden Indonesia pertama itu , dalam pelbagai momen penting republik , dicetak dalam ukuran besar, yang dijalin dengan nukilan teks pidato, yang memberi konteks di sebalik peristiwa.

“Waktu peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Kantor Pos Surabaya, begitu selesai pameran semua foto diambil Ibu Riasma untuk koleksi Pemkot Surabaya,” ujar Mujib, menyebut Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Di Art Center, Bali, pameran foto digelar di ruang terbuka. Dipasang pada panel bambu. Adalah Aidil Usman, art director yang telah malang-melintang menggarap pelbagai festival, yang membuat desain. Di bagian atas dipasang 118 lampion. Lampion bergambar Bung Karno dalam pelbagai pose. Angka 118 sebagai penanda ulang tahun Bung Karno.

“Gubernur membuat Pergub untuk event ini. Berarti bisa diselenggarakan setiap tahun di Bali,” ujar Pak Kadisbud. Peserta langsung rapat senyum sumringah.

Ketika meninjau lokasi sekeliling Art Center, tim artistik melihat sebuah sudut ruang terbuka, yang teduh dinaungi pohon dan rimbun rumpun bambu. Spot yang menarik dijadikan ajang melukis mural. Perlu menutup tempat itu dengan kayu-lapis setinggi 5 meter. Sebagai dinding mural. Di sudut lain pun dibangun dinding mural. Di arena terbuka itu disediakan 74 tempat duduk, tong dari bekas kaleng cat, yang dilukis oleh siswa.

Rancang bangun acara yang dibicarakan hari itu, akhirnya mulai dieksekusi beberapa hari kemudian. Kontruksi panel bambu yang pada desain menggunakan bambu yang dipakai untuk penjor, setinggi 9 meter, batal dilaksanakan di lapangan. Pihak vendor bilang sulit mencari bambu yang dibutuhkan. Kontruksi dibuat sederhana. Mengingatkan kita pada rumah dangau di sawah, atau warung di ujung jalan desa. Desain awal memang cukup impresif: kontruksi bambu yang tinggi mencakar langit, dengan lengkungnya merunduk pada bumi.

Dinding mural mulai dikerjakan oleh para pelukis yang datang malam hari. Semakin malam semakin banyak pelukis yang datang. Komunitas Seni Lukis Batuan, mengerjakan dinding mural utama. Mereka melukis Garuda. Dengan latar belakang kekayaan hayati Nusantara. Di bagian bawah digambarkan ragam kebudayaan Indonesia.

Pada dinding mural yang lain, digambarkan wajah Bung Karno. Dengan latar belakang bendera Merah Putih dan Garuda. Sisi yang lain, dibubuhkan teks pemikiran Bung Karno.

Komunitas Alas Tipis, Komunitas Sambung dan perempuan pelukis dari mancanegara, yang dengan spontan turut melukis tong untuk tempat duduk. Di bawah koordinasi Made Kaek, perupa, penggiat budaya dan pemilik Paros Galeri di Sukawati.

Beberapa hari persiapan gelaran, membentuk atmosfer yang baru di Art Center. Para perupa, mahasiswa datang silih-berganti. Menghidupkan suasana, percakapan dan wacana. Art center tidak sekadar daerah melintas para mahasiswa yang kuliah di ISI. Art center tidak sekadar tempat latihan menari dan teater remaja. Pun Art Center bukan sekadar latar untuk pemotretan pre-wedding. Dari spot mural, para senima, budayawan , paranormal, aparat, dan khalayak lainnya, merasa nyaman untuk berbincang.

Tidak berlebihan ketika seorang pelukis mumpuni memberi komentar bahwa Art Center mendapat limpahan energi baru. Dan ini berkat gebrakan Pak Kadisbud yang baru, Kun Adnyana. Gebrakan yang membangunkan para birokrat kesenian. Selama ini birokratisasi kesenian dianggap tak sungguh-sungguh melayani hajat seniman.

NB: Yang ingin menyaksikan pamerannya masih dibuka selama bulan Juni 2019. [T]

Tags: baliBung Karnokebudayaanpancasila
Share140TweetSendShareSend
Previous Post

Rita dan Minikino

Next Post

Cinta dan Kematian – [Kritik Kepada Kaum Jomblo dan Tidak Jomblo]

Helmi Y Haska

Helmi Y Haska

Sastrawan

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Swastyastu, Nama Saya Cangak

Cinta dan Kematian - [Kritik Kepada Kaum Jomblo dan Tidak Jomblo]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co