23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gelaran Hari Lahir Pancasila, Bulan Bung Karno, dan Gebrakan Pak Kadisbud Bali

Helmi Y Haska by Helmi Y Haska
June 4, 2019
in Khas
Gelaran Hari Lahir Pancasila, Bulan Bung Karno, dan Gebrakan Pak Kadisbud Bali

. Komunitas Seni Lukis Batuan, mengerjakan dinding mural utama. Mereka melukis Garuda.

Beberapa hari menjelang 1 Juni 2019, tiba-tiba saya mendapat pesan pendek (sandek) dari seorang kawan. Isi pesan singkat. Minta ketemu. Dia sedang menyiapkan sebuah gelaran. Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno.

Dari sebuah hotel, tempat dia bersama tim –nya menginap, kami meluncur ke Taman Budaya Bali, untuk melihat lokasi yang akan dijadikan ajang gelaran selama satu bulan.

Saya cukup akrab dengan setiap orang dan ruang di Taman Budaya, yang biasa disebut Art Center. Hampir satu tahun, saya ngantor di sana, di sekreatariat Bali Art Society (BAS). Menyiapkan pelbagai program diskusi dan pameran, untuk para perupa, kurator dan penulis seni. BAS menghimpun 335 anggota. Lintas generasi. Lintas negara. Ketuanya 7 orang, mengingatkan pada Seven Samurai. Para ketua menjalankan organisasi secara kolegial. Hampir mirip seperti KPK.

Saya didapuk menjadi sektretaris harian. Betapa sibuk tujuh keliling. Begitu menyelesaikan event pameran Bali Art Fair 2013. Saya pamit, undur diri. Saya pergi ke Australia. Semenjak saya pergi, organisasi pun mangkrak. Lalu bubar. Tak satu pun para perupa yang membicarakan BAS. Padahal waktu pemilihan pengurus cukup heboh. Melalui Pemilu. One man one vote.

Mobil kami telah berhenti persis di depan kantor Art Center. Para pejabat menyambut. Salah seorang pejabat, yang berpenampilan necis. Saya kenal betul. Dia salah seorang ketua di BAS. Namun kini mendapat amanah baru, sebagai Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Bali: Wayan Kun Adnyana.

“Hai, bro,” sapanya singkat, senyumnya mengembang.

Kami langsung menuju ruang kantor Kepala Art Center. Ruang adem.Cahaya menyorot langit-langit berhias lukisan Kamasan. Kami duduk di kursi berukir.

“Kantor ini bagus. Lebih bagus dari ruang kantor saya,” ujar Pak Kadisbud.

“Kantor ini dipakai untuk ruang transit Presiden setelah meresmikan PKB (Pesta Kebudayaan Bali,” jawab Kepala Art Center. Presiden SBY pernah singgah di kantor itu. Bila Presiden datang, semua meja dan kursi diganti dengan meja dan kursi yang didatangkan dari Istana Presiden di Tampaksiring.

Pak Kadisbud langsung menanyakan perihal rencana teknis pelaksanaan gelaran. Mulai dari materi pameran, desain display, logistik dan jadwal. Tim dari Jakarta menyiapkan pameran foto dokumentasi, tilas perjalanan Bung Karno, sedari tahun 1945 hingga tahun 1963.

Mujib Hermani meriset foto Bung Karno di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Hasilnya 74 foto terpilih, sebagai penanda 74 tahun Pancasila, menjadi ideologi dan dasar negara. Foto Presiden Indonesia pertama itu , dalam pelbagai momen penting republik , dicetak dalam ukuran besar, yang dijalin dengan nukilan teks pidato, yang memberi konteks di sebalik peristiwa.

“Waktu peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Kantor Pos Surabaya, begitu selesai pameran semua foto diambil Ibu Riasma untuk koleksi Pemkot Surabaya,” ujar Mujib, menyebut Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Di Art Center, Bali, pameran foto digelar di ruang terbuka. Dipasang pada panel bambu. Adalah Aidil Usman, art director yang telah malang-melintang menggarap pelbagai festival, yang membuat desain. Di bagian atas dipasang 118 lampion. Lampion bergambar Bung Karno dalam pelbagai pose. Angka 118 sebagai penanda ulang tahun Bung Karno.

“Gubernur membuat Pergub untuk event ini. Berarti bisa diselenggarakan setiap tahun di Bali,” ujar Pak Kadisbud. Peserta langsung rapat senyum sumringah.

Ketika meninjau lokasi sekeliling Art Center, tim artistik melihat sebuah sudut ruang terbuka, yang teduh dinaungi pohon dan rimbun rumpun bambu. Spot yang menarik dijadikan ajang melukis mural. Perlu menutup tempat itu dengan kayu-lapis setinggi 5 meter. Sebagai dinding mural. Di sudut lain pun dibangun dinding mural. Di arena terbuka itu disediakan 74 tempat duduk, tong dari bekas kaleng cat, yang dilukis oleh siswa.

Rancang bangun acara yang dibicarakan hari itu, akhirnya mulai dieksekusi beberapa hari kemudian. Kontruksi panel bambu yang pada desain menggunakan bambu yang dipakai untuk penjor, setinggi 9 meter, batal dilaksanakan di lapangan. Pihak vendor bilang sulit mencari bambu yang dibutuhkan. Kontruksi dibuat sederhana. Mengingatkan kita pada rumah dangau di sawah, atau warung di ujung jalan desa. Desain awal memang cukup impresif: kontruksi bambu yang tinggi mencakar langit, dengan lengkungnya merunduk pada bumi.

Dinding mural mulai dikerjakan oleh para pelukis yang datang malam hari. Semakin malam semakin banyak pelukis yang datang. Komunitas Seni Lukis Batuan, mengerjakan dinding mural utama. Mereka melukis Garuda. Dengan latar belakang kekayaan hayati Nusantara. Di bagian bawah digambarkan ragam kebudayaan Indonesia.

Pada dinding mural yang lain, digambarkan wajah Bung Karno. Dengan latar belakang bendera Merah Putih dan Garuda. Sisi yang lain, dibubuhkan teks pemikiran Bung Karno.

Komunitas Alas Tipis, Komunitas Sambung dan perempuan pelukis dari mancanegara, yang dengan spontan turut melukis tong untuk tempat duduk. Di bawah koordinasi Made Kaek, perupa, penggiat budaya dan pemilik Paros Galeri di Sukawati.

Beberapa hari persiapan gelaran, membentuk atmosfer yang baru di Art Center. Para perupa, mahasiswa datang silih-berganti. Menghidupkan suasana, percakapan dan wacana. Art center tidak sekadar daerah melintas para mahasiswa yang kuliah di ISI. Art center tidak sekadar tempat latihan menari dan teater remaja. Pun Art Center bukan sekadar latar untuk pemotretan pre-wedding. Dari spot mural, para senima, budayawan , paranormal, aparat, dan khalayak lainnya, merasa nyaman untuk berbincang.

Tidak berlebihan ketika seorang pelukis mumpuni memberi komentar bahwa Art Center mendapat limpahan energi baru. Dan ini berkat gebrakan Pak Kadisbud yang baru, Kun Adnyana. Gebrakan yang membangunkan para birokrat kesenian. Selama ini birokratisasi kesenian dianggap tak sungguh-sungguh melayani hajat seniman.

NB: Yang ingin menyaksikan pamerannya masih dibuka selama bulan Juni 2019. [T]

Tags: baliBung Karnokebudayaanpancasila
Share140TweetSendShareSend
Previous Post

Rita dan Minikino

Next Post

Cinta dan Kematian – [Kritik Kepada Kaum Jomblo dan Tidak Jomblo]

Helmi Y Haska

Helmi Y Haska

Sastrawan

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Swastyastu, Nama Saya Cangak

Cinta dan Kematian - [Kritik Kepada Kaum Jomblo dan Tidak Jomblo]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co