2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kamu Ditinggal Begitu Saja? Enjoy-lah! Ini Resep Cepat Move On

Mochamad Rifa’i by Mochamad Rifa’i
March 25, 2019
in Kuliner
Kamu Ditinggal Begitu Saja? Enjoy-lah!  Ini Resep Cepat Move On

Google/Merawai.blogspot.com

Bolehkah aku meramalmu? Upsss… ada-ada saja. Bisa-bisa jadi saingan Dilan, dong? Sudah, ah! Lupakan saja. Tapi saya memang akan mencoba meramalmu. Baiklah, saya mulai ramalannya, ya.

Pasti kamu pernah jatuh cinta. Pernah disakiti. Ataukah kamu pernah menyakiti dia. Dia siapa ini? Ya, pokoknya dia. Entah itu dia mantanmu, gebetanmu, ataukah dia yang pernah dekat denganmu namun tidak pernah ada kata ‘jadian’, kemudian sama-sama menghilang seperti ditelan bumi tanpa ada kabar. Eitsss… sakit dong? Uh, banget sakitnya.

Dan terakhir jika kamu baca tulisan ini, kupastikan kamu pasti jomlo. Hahaha. Sok, tau amat, sih. Ya udah, kalau kamu bukan jomlo, pura-pura saja jadi jomlo. Buat saya bahagia, maklum belum pernah bahagia soalnya. Hehehe.

Eh, ketinggalan lagi satu. Sekarang, kan, lagi musimnya pacaran bertahun-tahun, tapi dia nikahnya bukan sama kamu. Malah nikah sama yang lain. Berarti selama ini kamu jagain jodoh orang, dong? Hiks, kasihan sekali hidupmu, Nak.

Jika kamu salah satu orang yang saya ramal, dan mengalami kejadian-kejadian sakitnya membina cinta, maka kamu tidak salah jika membaca tulisan ini. Karena lewat tulisan ini, saya akan mencoba menguraikan masalah-masalah pasca menjalin hubungan dengan dia namun kandas di tengah jalan. Apaan, sih? Ruwet sekali bahasanya.

Ya udah, jika tidak paham, yang saya maksud: kamu ‘putus’ sama dia. Sudah, benar, kan? Iyain aja deh, biar gak lama. Dan kini kamu sedang galau tingkat dewa. Nangis guling-guling sampai pagi. Ataukah kamu sedang stalker dia di Instagram. Yang parah lagi, bisa jadi kamu habis putus sama dia, kamu nangis seharian di kamar mandi. Sambil berteriak ‘tidak… tidak…’ di bawah shower hingga sekeliling tetangga kostmu mendadak gila gara-gara ulahmu.

Masak, sih, sampai se-alay itu? Ya, kan, bisa saja kamu melakukan hal konyol seperti itu. Namun jangan sampai nekad hingga berencana mengakhiri hidup gara-gara diputusin mantan, Gesss. Amit-amit, deh, pokoknya.

Jadi tenang. Bagi para jomlowers yang habis diputusin mantan. Lalu susah untuk move on, saya akan membagi resep bagaimana cara mengatasinya agar kamu tidak galau berlebihan. Namun sebelum kamu mencoba atau orang jawa bilang ‘menjajal’ resep move on  ini, pastikan siapkan niat yang kuat jika kamu akan melupakan dia. Dijamin kamu perlahan-lahan akan move on dari dia! Tidak percaya? Buktikan saja sendiri!

Biasa saja, tetap enjoy. Jalani hari-harimu senyaman mungkin.

Terkadang saya melihat anak-anak jaman now yang tingkahnya berlebihan, hingga membuatku bertepuk jidat. Biasa saja, enjoy. Tidak usah berlebihan. Hidupmu bukan hanya tentang dia saja. Kamu punya hari, begitupun dia juga mempunyai harinya sendiri. Jadi, tidak usah sampai block Whats App, Instagram, dan sosmed lainnya. Menurutku itu bukan cara yang tepat. Norak, tauk! Tetaplah jadi teman yang baik. Siapa tahu memang dia bukan jodohmu.

Biarpun sekarang kamu merasa disakiti olehnya, dulu dia adalah orang yang selalu kamu puja-puja melebihi seorang dewi. Bersikaplah sewajarnya. Nikmati harimu. Nongkrong bersama temanmu. Secara tidak kamu sadari, tuhan telah menunjukkanmu bahwa dia bukanlah yang terbaik untukmu. Ikhlaskanlah!

Lalu, bagaimana jika tiba-tiba dia chat minta balikan? Haduh… mampus kamu. Gagal move on! Kan, saya sudah bilang sebelum menjajal resep ampuh ini siapkan niat yang kuat. Kalau memang kamu diajak balikan ataukah kamu yang ngechat dia duluan minta balikan. Wah, bisa hancur reputasimu. Harga diri dong.

Jangan mencintai seseorang terlalu berlebihan. Mencintailah yang sewajarnya saja. Toh, sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik.

Paham tidak maksudnya? Jadi maksudnya gini, wajar saja jika kamu mencintai dia dan dia mencintaimu. Jika keduanya saling mencintai, dunia terasa milik berdua. Yang lain hanya ngontrak. Katanya, sih, gitu. Dan biasanya jika kita sudah mencintai seseorang, apapun akan kita lakukan. Hingga semua keinginan kekasih apapun itu, selagi kita mampu pasti kita akan kabulkan. Seperti kisah Bandung Bondowoso dalam membangun seribu candi sebagai salah satu syarat agar Roro Jonggrang menerima cintanya.

Kamu ingin membangunkan seribu rumah mewah untuk dia? Halah… boro-boro membangun seribu rumah mewah. Nraktir pacar saja masih minta duit bokap! Janganlah sampai diperbudak cinta. Mencintai yang sewajarnya. Jangan mencintai secara berlebihan. Sakit, bukan?

Jadi saya teringat ketika kuliah dalam mata kuliah psikologi. Walaupun kuliahku jurusan olahraga, saya juga belajar psikologi. Walaupun hanya dua SKS. Itupun psikologi olahraga. Hehehe. Tapi dosen psikologiku pernah mengatakan, jika kamu mencintai seseorang janganlah mencintai dan mempercayainya seratus persen. Mencintailah sembilanpuluh persen saja.

Jadi kamu masih punya sepuluh persen lagi untuk menyimpan hatimu untuk yang lain. Agar tidak semuanya rusak. Karena jika kamu terlalu berharap sesama manusia, maka kamu akan banyak juga menerima kekecewaan.

Kalimat yang sederhana. Tapi sangat mengena bagiku. Bahwa memang berharap lebih, akan semakin besar peluang kekecewaan yang akan kita dapat. Lalu bagaimana jika saya terlanjur cinta? Nakal, deh. Kembali lagi, siapkan niat yang kuat. Paham?

Segeralah temukan seseorang pengganti dia.

Resep kali ini resep yang paling ampuh di antara resep-resep yang lain. Cara move on yang cepat segera temukan yang baru. Bukan maksud saya menyuruh kamu untuk mencari pelampiasan. Namun ingat, ini adalah resep. Jika kamu menganggap ini sebagai pelampiasan, ya, itu tergantung bagaimana niatmu.

Jika memang niatmu ingin menjajal resep ini bertujuan untuk move on dari dia, berarti kamu melakukan cara yang tepat.

Lalu, apa tidak kasihan mejadikan pacar baru sebagai pelampiasa? Bukan masalah kasihan dan tidak kasihan. Ini adalah resep. Justru malah bagus, karena dia menjadi obat terampuh dalam mengobati penyakit move on-mu. Banyak yang mengatakan, lebih baik dicintai daripada mencintai. Benar sekali. Daripada kamu mencintai dia yang tidak mencintaimu. Maka seseorang seperti inilah yang benar-benar tulus mencintaimu. Dia ada disaat kamu lemah. Jika kamu menemukan pengganti dia seperti ini, pertahankan!

Jeng… jeng… cara tersebut ampuh untuk dicoba. Contohnya saya sendiri. saya tetap enjoy menikmati hari-hariku tanpa ada dia. Tapi itu dulu. Karena sekarang saya sudah laku. Jadi aman. Hahaha. Tapi, kembali ke diri masing-masing. Bahwa tidak semua orang itu memiliki hati dan perasaan yang sama. Mungkin bagiku itu mudah, bisa saja bagimu itu sangat sulit. Seperti mencari jarum dalam tumpukan rumput tetangga. Bukan selimut tetangga, lho, ya.

Itulah resep-resep agar cepat move on. Semoga berhasil. Jadilah jomlo yang elegan. Jadilah jomlo yang elit. Walaupun kamu diputusin dia, tetap terlihat kece dimanapun dan kapanpu kamu berada. Save jomlo. [T]

Tags: cintapacarputus cintatips
Share7TweetSendShareSend
Previous Post

Ideologi, Demokrasi & Kesehatan Bangsa

Next Post

Pelangi Ciptaan CD ROM – Cerita Kecil Mengajar di PAUD

Mochamad Rifa’i

Mochamad Rifa’i

Seorang guru PJOK biasa aja di sebuah sekolah pinggiran kabupaten kecil Tuban, Jawa Timur, yang suka sedikit menulis ketika gabut saja dan mood-moodan. Kepoin saya di TikTok: @pak.arpjok

Related Posts

Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

by Jaswanto
June 17, 2026
0
Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

“BECEK lagi, becek lagi,” keluh istri saya setiap kali menghadiri hajatan di kampung—entah pernikahan, tujuh bulanan, kematian, sedekah bumi, khitanan,...

Read moreDetails

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails

Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

by Tobing Crysnanjaya
March 15, 2026
0
Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

Jogja, perjalanan yang tak singkat. Menghabiskan waktu hingga 9 jam lamanya. Beberapa kali singgah di Rest Area sepanjang Toll Cipali,...

Read moreDetails

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails

Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

by Ni Putu Vira Astri Agustini
December 21, 2025
0
Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

PAGI di Pasar Blahkiuh selalu dimulai dengan suara yang sama sejak puluhan tahun lalu. Bukan teriakan pedagang, bukan pula deru...

Read moreDetails

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

by Dede Putra Wiguna
November 22, 2025
0
Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

“Mbok, nasi lawarnya tiga porsi, ekstra sate, minumnya temulawak ya!” ucap seorang pemuda saat memesan makanan, lalu tergesa masuk ke...

Read moreDetails

Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

by I Gede Teddy Setiadi
November 11, 2025
0
Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

KESAN friendly langsung terasa saat bertemu dengan Muhamad Faisal. Ia pemuda asal Pekanbaru, Riau, tapi kami bertemu di di Jalan...

Read moreDetails
Next Post
Pelangi Ciptaan CD ROM – Cerita Kecil Mengajar di PAUD

Pelangi Ciptaan CD ROM – Cerita Kecil Mengajar di PAUD

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co