24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kamu Ditinggal Begitu Saja? Enjoy-lah! Ini Resep Cepat Move On

Mochamad Rifa’i by Mochamad Rifa’i
March 25, 2019
in Kuliner
Kamu Ditinggal Begitu Saja? Enjoy-lah!  Ini Resep Cepat Move On

Google/Merawai.blogspot.com

Bolehkah aku meramalmu? Upsss… ada-ada saja. Bisa-bisa jadi saingan Dilan, dong? Sudah, ah! Lupakan saja. Tapi saya memang akan mencoba meramalmu. Baiklah, saya mulai ramalannya, ya.

Pasti kamu pernah jatuh cinta. Pernah disakiti. Ataukah kamu pernah menyakiti dia. Dia siapa ini? Ya, pokoknya dia. Entah itu dia mantanmu, gebetanmu, ataukah dia yang pernah dekat denganmu namun tidak pernah ada kata ‘jadian’, kemudian sama-sama menghilang seperti ditelan bumi tanpa ada kabar. Eitsss… sakit dong? Uh, banget sakitnya.

Dan terakhir jika kamu baca tulisan ini, kupastikan kamu pasti jomlo. Hahaha. Sok, tau amat, sih. Ya udah, kalau kamu bukan jomlo, pura-pura saja jadi jomlo. Buat saya bahagia, maklum belum pernah bahagia soalnya. Hehehe.

Eh, ketinggalan lagi satu. Sekarang, kan, lagi musimnya pacaran bertahun-tahun, tapi dia nikahnya bukan sama kamu. Malah nikah sama yang lain. Berarti selama ini kamu jagain jodoh orang, dong? Hiks, kasihan sekali hidupmu, Nak.

Jika kamu salah satu orang yang saya ramal, dan mengalami kejadian-kejadian sakitnya membina cinta, maka kamu tidak salah jika membaca tulisan ini. Karena lewat tulisan ini, saya akan mencoba menguraikan masalah-masalah pasca menjalin hubungan dengan dia namun kandas di tengah jalan. Apaan, sih? Ruwet sekali bahasanya.

Ya udah, jika tidak paham, yang saya maksud: kamu ‘putus’ sama dia. Sudah, benar, kan? Iyain aja deh, biar gak lama. Dan kini kamu sedang galau tingkat dewa. Nangis guling-guling sampai pagi. Ataukah kamu sedang stalker dia di Instagram. Yang parah lagi, bisa jadi kamu habis putus sama dia, kamu nangis seharian di kamar mandi. Sambil berteriak ‘tidak… tidak…’ di bawah shower hingga sekeliling tetangga kostmu mendadak gila gara-gara ulahmu.

Masak, sih, sampai se-alay itu? Ya, kan, bisa saja kamu melakukan hal konyol seperti itu. Namun jangan sampai nekad hingga berencana mengakhiri hidup gara-gara diputusin mantan, Gesss. Amit-amit, deh, pokoknya.

Jadi tenang. Bagi para jomlowers yang habis diputusin mantan. Lalu susah untuk move on, saya akan membagi resep bagaimana cara mengatasinya agar kamu tidak galau berlebihan. Namun sebelum kamu mencoba atau orang jawa bilang ‘menjajal’ resep move on  ini, pastikan siapkan niat yang kuat jika kamu akan melupakan dia. Dijamin kamu perlahan-lahan akan move on dari dia! Tidak percaya? Buktikan saja sendiri!

Biasa saja, tetap enjoy. Jalani hari-harimu senyaman mungkin.

Terkadang saya melihat anak-anak jaman now yang tingkahnya berlebihan, hingga membuatku bertepuk jidat. Biasa saja, enjoy. Tidak usah berlebihan. Hidupmu bukan hanya tentang dia saja. Kamu punya hari, begitupun dia juga mempunyai harinya sendiri. Jadi, tidak usah sampai block Whats App, Instagram, dan sosmed lainnya. Menurutku itu bukan cara yang tepat. Norak, tauk! Tetaplah jadi teman yang baik. Siapa tahu memang dia bukan jodohmu.

Biarpun sekarang kamu merasa disakiti olehnya, dulu dia adalah orang yang selalu kamu puja-puja melebihi seorang dewi. Bersikaplah sewajarnya. Nikmati harimu. Nongkrong bersama temanmu. Secara tidak kamu sadari, tuhan telah menunjukkanmu bahwa dia bukanlah yang terbaik untukmu. Ikhlaskanlah!

Lalu, bagaimana jika tiba-tiba dia chat minta balikan? Haduh… mampus kamu. Gagal move on! Kan, saya sudah bilang sebelum menjajal resep ampuh ini siapkan niat yang kuat. Kalau memang kamu diajak balikan ataukah kamu yang ngechat dia duluan minta balikan. Wah, bisa hancur reputasimu. Harga diri dong.

Jangan mencintai seseorang terlalu berlebihan. Mencintailah yang sewajarnya saja. Toh, sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik.

Paham tidak maksudnya? Jadi maksudnya gini, wajar saja jika kamu mencintai dia dan dia mencintaimu. Jika keduanya saling mencintai, dunia terasa milik berdua. Yang lain hanya ngontrak. Katanya, sih, gitu. Dan biasanya jika kita sudah mencintai seseorang, apapun akan kita lakukan. Hingga semua keinginan kekasih apapun itu, selagi kita mampu pasti kita akan kabulkan. Seperti kisah Bandung Bondowoso dalam membangun seribu candi sebagai salah satu syarat agar Roro Jonggrang menerima cintanya.

Kamu ingin membangunkan seribu rumah mewah untuk dia? Halah… boro-boro membangun seribu rumah mewah. Nraktir pacar saja masih minta duit bokap! Janganlah sampai diperbudak cinta. Mencintai yang sewajarnya. Jangan mencintai secara berlebihan. Sakit, bukan?

Jadi saya teringat ketika kuliah dalam mata kuliah psikologi. Walaupun kuliahku jurusan olahraga, saya juga belajar psikologi. Walaupun hanya dua SKS. Itupun psikologi olahraga. Hehehe. Tapi dosen psikologiku pernah mengatakan, jika kamu mencintai seseorang janganlah mencintai dan mempercayainya seratus persen. Mencintailah sembilanpuluh persen saja.

Jadi kamu masih punya sepuluh persen lagi untuk menyimpan hatimu untuk yang lain. Agar tidak semuanya rusak. Karena jika kamu terlalu berharap sesama manusia, maka kamu akan banyak juga menerima kekecewaan.

Kalimat yang sederhana. Tapi sangat mengena bagiku. Bahwa memang berharap lebih, akan semakin besar peluang kekecewaan yang akan kita dapat. Lalu bagaimana jika saya terlanjur cinta? Nakal, deh. Kembali lagi, siapkan niat yang kuat. Paham?

Segeralah temukan seseorang pengganti dia.

Resep kali ini resep yang paling ampuh di antara resep-resep yang lain. Cara move on yang cepat segera temukan yang baru. Bukan maksud saya menyuruh kamu untuk mencari pelampiasan. Namun ingat, ini adalah resep. Jika kamu menganggap ini sebagai pelampiasan, ya, itu tergantung bagaimana niatmu.

Jika memang niatmu ingin menjajal resep ini bertujuan untuk move on dari dia, berarti kamu melakukan cara yang tepat.

Lalu, apa tidak kasihan mejadikan pacar baru sebagai pelampiasa? Bukan masalah kasihan dan tidak kasihan. Ini adalah resep. Justru malah bagus, karena dia menjadi obat terampuh dalam mengobati penyakit move on-mu. Banyak yang mengatakan, lebih baik dicintai daripada mencintai. Benar sekali. Daripada kamu mencintai dia yang tidak mencintaimu. Maka seseorang seperti inilah yang benar-benar tulus mencintaimu. Dia ada disaat kamu lemah. Jika kamu menemukan pengganti dia seperti ini, pertahankan!

Jeng… jeng… cara tersebut ampuh untuk dicoba. Contohnya saya sendiri. saya tetap enjoy menikmati hari-hariku tanpa ada dia. Tapi itu dulu. Karena sekarang saya sudah laku. Jadi aman. Hahaha. Tapi, kembali ke diri masing-masing. Bahwa tidak semua orang itu memiliki hati dan perasaan yang sama. Mungkin bagiku itu mudah, bisa saja bagimu itu sangat sulit. Seperti mencari jarum dalam tumpukan rumput tetangga. Bukan selimut tetangga, lho, ya.

Itulah resep-resep agar cepat move on. Semoga berhasil. Jadilah jomlo yang elegan. Jadilah jomlo yang elit. Walaupun kamu diputusin dia, tetap terlihat kece dimanapun dan kapanpu kamu berada. Save jomlo. [T]

Tags: cintapacarputus cintatips
Share7TweetSendShareSend
Previous Post

Ideologi, Demokrasi & Kesehatan Bangsa

Next Post

Pelangi Ciptaan CD ROM – Cerita Kecil Mengajar di PAUD

Mochamad Rifa’i

Mochamad Rifa’i

Seorang guru PJOK biasa aja di sebuah sekolah pinggiran kabupaten kecil Tuban, Jawa Timur, yang suka sedikit menulis ketika gabut saja dan mood-moodan. Kepoin saya di TikTok: @pak.arpjok

Related Posts

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails

Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

by Tobing Crysnanjaya
March 15, 2026
0
Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

Jogja, perjalanan yang tak singkat. Menghabiskan waktu hingga 9 jam lamanya. Beberapa kali singgah di Rest Area sepanjang Toll Cipali,...

Read moreDetails

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails

Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

by Ni Putu Vira Astri Agustini
December 21, 2025
0
Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

PAGI di Pasar Blahkiuh selalu dimulai dengan suara yang sama sejak puluhan tahun lalu. Bukan teriakan pedagang, bukan pula deru...

Read moreDetails

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

by Dede Putra Wiguna
November 22, 2025
0
Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

“Mbok, nasi lawarnya tiga porsi, ekstra sate, minumnya temulawak ya!” ucap seorang pemuda saat memesan makanan, lalu tergesa masuk ke...

Read moreDetails

Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

by I Gede Teddy Setiadi
November 11, 2025
0
Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

KESAN friendly langsung terasa saat bertemu dengan Muhamad Faisal. Ia pemuda asal Pekanbaru, Riau, tapi kami bertemu di di Jalan...

Read moreDetails

Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

by Putu Ayu Ariani
October 16, 2025
0
Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

DINI hari di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, suasana masih diselimuti udara dingin. Namun di depan sebuah warung sederhana, cahaya api...

Read moreDetails

“Warung di Kebun”: Menemukan Teduh di Tengah Riuh Denpasar

by Ni Wayan Suwini
October 10, 2025
0
“Warung di Kebun”: Menemukan Teduh di Tengah Riuh Denpasar

JALAN Hayam Wuruk, Denpasar, pagi itu. Deru kendaraan, suara klakson yang saling bersahutan, dan rutinitas kota yang jarang berhenti terasa...

Read moreDetails
Next Post
Pelangi Ciptaan CD ROM – Cerita Kecil Mengajar di PAUD

Pelangi Ciptaan CD ROM – Cerita Kecil Mengajar di PAUD

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co