24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membicarakan “Kenapa Memilih Hukum” di Sudut Kantin Kampus

Nyoman Noviantini by Nyoman Noviantini
November 26, 2018
in Khas
Membicarakan “Kenapa Memilih Hukum” di Sudut Kantin Kampus

Diskusi antara dosen dan mahasiswa di sebuah kantin kampus

GENDUWIRASA, begitulah nama acara ngobrol bulanan yang dicetuskan oleh salah satu rekan kuliah saya di Universitas Panji Sakti Singaraja. Acara yang mewadahi mahasiswa Universitas Panji Sakti untuk bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai topik-topik tertentu yang diangkat secara berbeda disetiap bulannya.

Sederhana namun bermakna, kalimat itulah yang paling tepat digunakan untuk menggambarkan acara ini, sederhana-dilaksanakan di kantin dengan biaya konsumsi ditanggung sendiri oleh mahasiswa, namun bermakna dan memberikan pengetahuan lebih melalui diskusi dari berbagai sudut pandang mahasiswa, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa utamanya di jaman milenial yang sebagian besar kegiatan terfokus pada media sosial, yang kemudian berdampak pada kehidupan sosial mahasiswa dengan mulai memudarnya keinginan untuk bertemu dan berbagi cerita secara lisan.

Jumat malam, 23 Nopember 2018. Saya diminta untuk menjadi pematik tutur di acara genduwirasa di bulan Nopember sebagai perwakilan dari mahasiswa Fakultas Hukum Semester 3 dengan topik “Kenapa Hukum?” Topik ini diangkat untuk bertukar cerita dan pengalaman dari mahasiswa yang hadir mengenai alasan-alasan memilih hukum (utamanya untuk mahasiswa fakultas hukum) dan sudut pandang mereka terhadap hukum itu sendiri.

Dan sungguh menjadi kebahagiaan tersendiri ketika salah satu dosen Fakultas Hukum, Bapak Putu Sugi Ardana,SH, MH berkenan hadir dalam acara tersebut. Dan malam itu beliau bercerita mengenai mengapa ia memilih jurusan hukum di perguruan tinggi-kesempatan yang tidak mungkin kita dapat di jam perkuliahan.

Beliau melanjutkan pendidikannya di Universitas Udayana (UNUD) Denpasar, ia bercerita bahwa ia memilih hukum karena ikut-ikutan dengan teman sebayanya, dan juga tidak menyukai hukum ketika awal mulai mempelajari hukum di perguruan tinggi. Namun meskipun tidak menyukainya, ia mengatakan bahwa ia harus bertanggungjawab dengan keputusan yang diambilnya sehingga ia selalu hadir disetiap jam perkuliahan.

Nilai yang diperolehnya pun sebagian besar dihiasi dengan huruf C, hingga ia menyelesaikan pendidikannya di jenjang Strata 1. Kecintaanya terhadap hukum mulai ia temukan ketika melanjutkan pendidikan di jenjang Strata 2, berbeda dengan sebelumnya, ia mulai menikmati dan mendalami dengan lebih serius ilmu hukum. Metode belajar yang beliau gunakan adalah dengan membaca literatur di tempat yang sepi yang kemudian materi yang ia pelajari didiskusikan dan diperdebatkan dengan teman sebayanya.

Terdapat cerita yang berbeda-beda dari setiap mahasiswa yang ikut bergabung di malam itu. Di sudut kantin yang kecil, ada yang bercerita bahwa masuk ke fakultas hukum oleh karena tersesat dan tidak ada arah tujuannya. Yang pada awalnya tidak suka membaca menjadi kecanduan untuk membaca dan terbiasa mendengarkan perdebatan hukum hingga tertidur pulas. Dan bagaimana dengan belajar hukum dapat membentuk pribadi yang pemberani dan tangguh, utamanya ketika berdebat dan mempertahankan argumentasi terhadap suatu kasus tertentu.

Sebagian besar (termasuk saya sendiri) beranggapan bahwa belajar hukum identik dengan menghafalkan pasal dan membaca buku-buku yang tebal, sekilas terlihat sangat membosankan. Akan tetapi pada kenyataanya bahwa belajar hukum sangat menantang dan menyenangkan, disetiap jam perkuliahan seringkali diisi dengan berdiskusi mengenai kasus-kasus yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat. Diskusi menjadi menyenangkan ketika mahasiswa yang beprofesi sebagai aparat kepolisian memberikan penjelasan serta pandangannya mengenai kasus tersebut dan bagaimana kelanjutannya.

Ada yang memilih hukum oleh karena sering mendengar dan menonton berita-berita di televisi yang berkaitan dengan kasus-kasus pelanggaran hukum sehingga menjadi tertarik untuk lebih memahami tentang apa itu hukum (entah ini cinta atau obsesi, saya tidak tahu), dan juga ingin mengabdikan masa tuanya dengan berbagi ilmu hukum yang didapat untuk membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi di masyarakat sekitar. Bahkan ada mahasiswa pertanian yang ketika sering bertemu dengan mahasiswa hukum dan ikut serta mendengarkan diskusi-diskusinya, menjadi tertarik dan ingin pindah jurusan (jika ada biaya katanya).

Malam itu juga membicarakan tentang stigma di masyarakat yang memandang bahwa penerapan hukum di Indonesia “Tajam ke bawah, tumpul ke atas”. Beberapa dengan terang-terangan membenarkan keduanya, beberapa dengan malu-malu mengakuinya. Ada yang berpandangan bahwa stigma di masyarakat mengenai hukum “Tajam ke bawah, tumpul ke atas”” sudah ada dari masa kerajaan di Indonesia.

Sudah terjadi semenjak dahulu kala, apabila perlakuan penegak hukum ketika menindak masyarakat dari golongan bawah berbeda dengan masyarakat dari golongan atas, pemberian hukuman pada masyarakat golongan bawah (budak,petani,dsb) cenderung lebih keras dibandingkan pada masyarakat golongan atas  (kaum bangsawan).

Hal tersebut kemudian menjadi hal yang biasa dilakukan dan menjadi suatu pemikiran yang meracuni masyarakat mengenai penegakkan hukum hingga saat ini. Ada yang berpandangan bahwa, hal itu terjadi oleh karena perbedaan tingkat pemahaman masyarakat terhadap hukum, mereka yang tergolong masyarakat golongan atas memiliki tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat golongan bawah.

Sehingga, masyarakat golongan atas “bermain cantik” ketika melakukan pelanggaran, berbeda halnya dengan masyarakat golongan bawah yang tidak paham dengan hukum sehingga tidak dapat “bermain cantik”. Hal inilah yang menyebabkan seakan-akan penegakkan hukum di Indonesia terlihat tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Sebagai kali pertamanya saya menjadi pematik tutur dalam acara itu , banyak catatan yang saya kumpulkan untuk kemudian perlu diperbaiki ke depannya. Terlebih mengenai kemampuan berargumentasi yang perlu saya latih lebih sering lagi. Tak lupa juga saya ucapkan terimakasih pada rekan kuliah saya , yang mendukung dan memberikan kesempatan untuk mencoba mengukur kemampuan dan melatih mental untuk berbicara di depan publik.

“I have no special talents , i am only passionately curious” – Albert Einstein (T)

Tags: hukumkampuskantinmahasiswa
Share16TweetSendShareSend
Previous Post

Lama-lama, Dompet Kita Tebal Bukan Karena Uang, tapi Gara-gara Kartu

Next Post

Singaraja yang Modern: Konstruksi, Reproduksi dan Komodifikasi Kecepatan di Ruang Publik

Nyoman Noviantini

Nyoman Noviantini

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Panji Sakti Singaraja. Pacaran sambil kuliah, suka jalan-jalan,

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Singaraja yang Modern: Konstruksi, Reproduksi dan Komodifikasi Kecepatan di Ruang Publik

Singaraja yang Modern: Konstruksi, Reproduksi dan Komodifikasi Kecepatan di Ruang Publik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co