4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Brand Selayaknya jadi Media Propaganda atas Pemikiran dan Gagasan,” kata JRX pada Jah Megesah Vol #1

Jimbarwana Creative Movement by Jimbarwana Creative Movement
November 13, 2018
in Khas
“Brand Selayaknya jadi Media Propaganda atas Pemikiran dan Gagasan,” kata JRX pada Jah Megesah Vol #1

JRX pada acara Jah Megesah Vol #1 di Rompyok Kopi Kertas Budaya, Negara, Jembrana

MEMBANGUN sebuah brand tidaklah sesederhana memiliki produk semata. Jauh melebihi itu, mesti ada ide dan gagasan besar yang melatarbelakangi keberadaannya. Sebuah brand, bagi JRX, semestinya bisa menjadi pernyataan sikap atas berbagai dinamika sosial yang hadir di masyarakat. Menjadi suara-suara yang (minimal) mampu mewakili diri sendiri.

Selama ini JRX memang dikenal sebagai pemuda yang kritis. Dalam berbagai peristiwa, ia kerap berada terdepan untuk menyuarakan kegelisahan. Tidak hanya melalui musik bersama grupnya Superman is Dead (SID) dan berbagai aksi massa, JRX juga menyuarakan kegelisahannya dalam sunyi, melalui brand Rumble (RMBL).

Dalam Jah Megesah Vol #1: Build Your Own Brand yang digelar Jimbarwana Creative Movement (JCM) bersama Komunitas Kertas Budaya, JRX mengingatkan pentingnya passion dalam menjalankan bidang usaha. Sebab, passion akan menciptakan komitmen dan fokus untuk menjaga kontinuitas usaha.

“Tapi jauh yang lebih penting, brand yang dimiliki selayaknya mampu menjadi identitas, sekaligus media propaganda atas pemikiran dan gagasan yang kita miliki,” kata JRX yang hadir sebagai pembicara, dimoderatori founder beritabali.com Agus Swastika di Rompyok Kopi Komunitas Kertas Budaya, Rabu malam.

Dalam design-design RMBL, misalnya, pemilik nama Ary Astina ini tidak menginginkan produknya hanya berhenti sebatas fashion saja. Karena itu, RMBL sering menggunakan idiom buruh ataupun sopir truk untuk mewakili kaum marginal. Hasilnya, produk RMBL dianggap mampu menyuarakan kegelisahan masyarakat sehingga strategi marketing konvensional menjadi tidak terlalu penting. Kesamaan visi yang hadir melalui simbol-simbol dalam produk akan menghapus jarak antara produk dengan penggunanya.

Jah Megesah Vol #1

Selama ini RMBL memang diperuntukkan juga  sebagai media propaganda untuk melawan hal-hal yang sering ditabukan masyarakat dengan alasan-alasan mainstream, seperti ketakutan berlebih akan norma yang melekat pada keindahan wanita, budaya alternatif dan substansi mood altering. Sebab, menjadi diri sendiri terasa sulit di negara bhinneka yang penuh aturan moral ini. “Brand itu bukan sekedar produk semata. Ini tentang energi untuk melawan dan menjadi diri sendiri,” ucap JRX yang dalam pengakuannya juga pernah gagal dalam bisnis fashion di bawah bendera Lonely King pada tahun 2005.

Dalam membangun RMBL, JRX tidaklah sendiri. Bersama Ady, bassist band rockabilly The Hydrant, mereka saling dukung untuk membesarkannya hingga akhirnya memiliki brand position yang kuat di Indonesia, dengan memanfaatkan seluruh channel social media yang dimiliki. Tak hanya sebagai produsen fashion, RMBL juga menyasar kepedulian anak-anak muda pada isu lingkungan. Eco Defender pun terbentuk dan bekerja sama dengan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bali untuk melakukan gerakan perlawanan atas kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak pro terhadap lingkungan hidup. Dari setiap produk yang terjual di RMBL, sebanyak Rp 2.000,- disumbangkan untuk mendukung gerakan tersebut.

Dalam sesi diskusi, Ariadi, salah seorang peserta menanyakan masalah pengaruh personal brand JRX dengan brand produk RMBL. Karena persepsi di masyarakat, JRX adalah RMBL dan RMBL adalah JRX. “Apa yang terjadi jika Bli JRX keluar dari Rumble, apakah produknya masih akan diminati?” tanya Ariadi yang juga penggerak wirausaha muda di Jembrana.

Menurut JRX, pengaruh dirinya tentu ada namun tidak akan signifikan. Karena selain dirinya, RMBL juga terdiri dari orang-orang yang satu visi dan memiliki integritas yang sama. “Sikap kritis saya atas isu-isu sosial, juga pasti akan berpengaruh. Tapi saya kira ini seperti seleksi semesta. Konsumen paham kalau RMBL bukan sekedar produk fashion saja, tapi ada nilai pergerakan di sana. Mungkin saja akibat sebuah aksi saya membuat konsumen meninggalkan RMBL. Namun saya yakin konsumen baru akan berdatangan karena aksi saya sesuai dengan prinsip mereka,” tegasnya.

JRX menyanyi di acara Jas Megesah Vol #1

Antusiasme peserta dalam Jah Megesah begitu terasa. Creativepreneur yang hadir benar-benar memaksimalkan kegiatan tersebut untuk menggali dan menemukan jawaban permasalahan mereka masing-masing. Sementara itu, koordinator Jah Megesah, Wena Wahyudi, menyinggung era digital yang memberi dampak sangat besar pada dunia usaha. “Kini promosi tak lagi butuh biaya tinggi. Kita bisa memanfaatkan media sosial masing-masing, selanjutnya bisa menjajaki platform besar yang ada, misal Tokopedia, Bukalapak, dan sebagainya,” ucapnya.

 

BACA JUGA:

  • “Sunset di Tanah Anarki” – Untuk Munir, Widji Thukul & Melawan Lupa

 

Melalui program Jah Megesah, Wena bersama JCM mencoba mengajak creativepreneur Jembrana untuk ambil bagian di era digital yang bergerak demikian pesat. Build Your Own Brand merupakan topik awal dalam Jah Megesah. Program ini akan berkelanjutan membahas unsur-unsur penting lainnya dalam bisnis digital sehingga mampu menjadi acuan di dalam mengembangkan usaha.

Foto bersama di acara Jah Megesah Vol # 1

“Selain membangun brand, apalagi yang dibutuhkan bersaing di bisnis digital ini? Kita akan gelar Jah Megesah yang akan datang dengan mengangkat commercial photo, creative video promotion, menulis dengan basic  story telling, dan lain-lain. Prinsipnya, kita harus menjadi pemuda yang progresif. Salah satunya ambil bagian dalam era digital ini,” demikian Wena.

Di akhir acara, JRX menyanyikan lagu Jadilah Legenda untuk memotivasi pemuda di Jembrana. Setelahnya kelompok Badai di Atas Kepalanya benar-benar memungkasi acara yang berjalan selama 3 (tiga) jam tersebut. (T)

Tags: brandjembranaJRXkomunikasiSuperman is Dead
Share199TweetSendShareSend
Previous Post

Pemilihan Ketua DPC Patria Buleleng: Yang Dipilih “Enjoy”, Yang Memilih Senang

Next Post

Ayam, Taji dan Radio

Jimbarwana Creative Movement

Jimbarwana Creative Movement

Jimbarwana Creative Movement Merupakan sekumpulan pemuda Jembrana dari berbagai latar belakang disiplin ilmu, mulai dari creative enterpreneur hingga ke seniman digital. Kecintaan pada Jembrana sebagai "Ibu" melahirkan kegelisahan untuk menciptakan Jembrana yang lebih progresif.

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Ayam, Taji dan Radio

Ayam, Taji dan Radio

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co