4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemilihan Ketua DPC Patria Buleleng: Yang Dipilih “Enjoy”, Yang Memilih Senang

Julio Saputra by Julio Saputra
October 18, 2018
in Khas
Pemilihan Ketua DPC Patria Buleleng: Yang Dipilih “Enjoy”, Yang Memilih Senang

Ketut Alit Putra terpilih sebagai Ketua DPC Patria Buleleng 2018-2020

MINGGU pagi, 14 Oktober 2018, sekitar pukul 08.00 Wita atau lebih beberapa menit, suasana di Vihara Buddhavamsa Singaraja yang terletak di Jalan Pulau Sugara No. 2 terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan hanya karena matahari pagi yang menyinari, tetapi juga karena kehadiran beberapa anak muda di sana.

Mereka semua adalah pemuda-pemudi Buddhis yang tergabung dalam DPC Pemuda Theravada Indonesia (Patria) Kabupaten Buleleng. Bersama-sama mereka akan mengikuti Musyawarah Cabang II untuk memilih ketua baru masa bakti 2018 – 2020.

Mereka datang dengan pakaian yang rapi, kebanyakan dengan baju berwarna putih, dan tentu saja mereka semua mengenakan celana panjang. Sebagian dari mereka terlihat sedang lahap menikmati puding coklat lembut dan segelas air mineral, sebagian lagi terlihat mengobrol asik sambil sesekali tertawa ringan.

Mereka semua berbaur, baik anak gadis maupun anak bujang. Sampai akhirnya pembawa acara memberikan himbauan bahwa musyawarah cabang akan segera berlangsung, seketika seluruh peserta mengambil tempat duduk masing-masing.

Seperti kegiatan musyawarah pemilihan ketua pada umumnya, kegiatan ini juga diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan memanjatkan doa bersama. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan oleh ketua DPC Patria Buleleng Masa Bakti 2016-2018, pemilihan pimpinan sidang dan sekretaris sidang, diikuti dengan sidang I yang membahas laporan pertanggungjawaban pengurus DPC Patria Buleleng Masa Bakti 2016 – 2018, tanggapan atau koreksi dan penyerahan sampai sidang II tentang pengajuan dan mekanisme pemilihan.

Ada 10 orang yang dicalonkan menjadi ketua dalam musyawarah kali ini, yaitu Gede Ariawan dari Vihara Girimanggala, Alasangker, Komang Adi Wiradnyana dan Ketut Alit Putra dari Vihara Samyag Dresti, Penglatan, Debby Rottana Novianti dan Luh Dewi Candra Astiti dari Vihara Samyag Darsana, Petandakan, Wahyu Sentosa dari Vihara Buddhavamsa, Singaraja, Putu Dipa Sanjaya dari Vihara Dharma Ramsi, Peamron, Feren Surya Putri dari Maacetya Buddha Manggala, Singaraja, serta Putu Suyasa dan Kadek Nova Ariawan dari Brahma Vihara Arama, Banjar.

Dari awal sampai akhir, kegiatan musyawarah cabang kali ini benar-benar santai, tidak membuat pesertanya mengantuk, bosan apalagi. Semua peserta seperti menikmati kegiatan. Semuanya enjoy. Bahkan, ke-enjoy-an mereka dapat dirasakan hampir di setiap rangkaian kegiatan. Contohnya, saat 10 calon ketua memasuki tempat yang disediakan, mereka berjalan satu per satu layaknya seseorang bintang yang disambut para fans. Seluruh peserta yang lain memberikan tepuk tangan dan sorak sorai yang meriah.

Tak hanya itu, saat pimpinan sidang memberikan pertanyaan, semua calon menyampaikan jawaban yang sesekali mengundang senyum dan tawa seluruh peserta musyawarah. Seperti saat semua calon sudah dipilih menjadi 3 besar atas nama Komang Adi Wiradnyana, Ketut Alit Putra, dan Putu Dipa Sajaya, pimpinan sidang memberikan pertanyaan berupa “Apa kekurangan dan kelebihan dari diri anda?”

Komang Adi Wiradnyana, yang pernah menjabat sebagai ketua di masa bakti sebelumya, menjawab seperti ini. “Kalau berbicara kekurangan dan kelebihan mungkin bisa ditanyakan kepada pacar saja, dia pasti tahu apa kekurangan dan kelebihan saya, dan karena dia sudah jadi pacar saya, berarti dia sudah menerima semua kekurangan dan kelebihan saya.”.

Seketika seluruh peserta kembali bersorak sorai sambil men-cie-cie-kan si calon ketua dan pacarnya yang juga menjadi peserta musyawarah. Barulah kemudian si calon ketua itu menjawab dan menyampaikan kekurangan dan kelebihan dirinya jika dilihat dari kaca matanya sendiri.

Beda lagi dengan Ketut Alit Putra yang sebenarnya sekali adalah adik kandung dari Komang Adi Wiradnyana. Sebelum menjawab, ia berkata seperti ini “Kenapa tidak tanya saya saja tentang kekurangan dan kelebihan Komang Adi ? Kan saya adiknya. Saya pasti tahu.”

Seluruh peserta tertawa. Kemudian ia mulai menjawab pertanyaan.

“Saya pernah menulis kekurangan dan kelebihan diri saya saat melamar kerja di sebuah tempat. Saya menulis begini. Kekurangan saya itu ya saya kurang gemuk, kelebihan saya ya saya tinggi, saya putih, saya punya senyum yang manis.”

Lagi-lagi seluruh peserta tertawa.

Mereka tahu bahwa itu bukanlah jawaban yang serius dan memang tidak dapat dipungkiri jawaban itu memang harus direspon senyum atau tawa. Setelah itu, barulah Komang Adi menjawab serius menyampaikan semua kekurangan dan kelebihan dirinya versi dia.

Calon satu lagi, Putu Dipa Sanjaya, calon termuda dari 3 besar calon yang ada, selalu memberikan jawaban yang serius, namun yang membuat peserta tertawa adalah kata-katanya sebelum menjawab pertanyaan, seperti “Sebelum saya semakin tertekan dengan jawaban dari kedua rival saya ini” atau “Saya sudah merasa saya semakin tertekan karena kedua rival saya ini.”

Maklum saja, Dipa, begitu panggilan akrabnya, memang masih muda, pengalamannya juga tak sebanyak Komang Adi Wira dan Ketut Alit Putra yang sudah lama terjun dalam dunia kepemimpinan. Namun, bukan berarti ia harus menyerah dan berhenti belajar begitu saja.

“Saya lebih suka aksi daripada komunikasi, tetapi ya nanti kita belajar bersama,” katanya.

Sampai tiba waktunya untuk memilih satu dari 3 orang calon yang ada, dan pemungutan suara pun dimulai, satu per satu peserta musyawarah memasukan kertas yang berisikan pilihannya ke dalam kotak, dan setelah semua memilih, barulah perhitungan suara dimulai.

Saat itu, bisa jadi adalah momen mendebarkan bagi semua calon. Hasilnya, Ketut Alit Putra mendapat suara terbanyak, disusul Komang Adi Wiradnyana dan Putu Dipa Sanjaya. Setelah itu, ketua terpilih memilih wakil ketuanya sendiri, dan terpilihlah Putu Dipa Sanjaya yang akan menemaninya memimpin DPC Patria Buleleng selama 2 tahun ke depan.

Pemuda Theravada Indonesia (Patria) Kabupaten Buleleng

Pada saat itu juga, momen ke-enjoy-an peserta musyawarah cabang masih dapat dilihat. Seseorang memutar lagu We are the Champion dan seluruh peserta bernyanyi bersama, seolah mengatakan selamat secara bersama-sama.

Acara dilanjutkan dengan pemasangan slempang ketua dan wakil ketua patri kepada ketua dan wakil ketua yang baru, penyerahan berkas dan setmpel organisasi kepada ketua terpilih, kemudian sambutan ketua terpilih dan barulah msuyawarah ditutup.

Sejatinya, bebragai bentuk suka cita, pengalaman, ilmu, dan banyak hal bermanfaat lainnya yang telah mereka dapat di dalam perkumpulan ini. Tentu saja banyak hal yang baik maupun buruk telah mereka lalui bersama, sehingga semua menjadi lebih berkembang dan maju.

Komang Adi Wiradnyana berharap semoga apapun yang telah dilaksakan kepengurusan lama dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat sebagai bekal untuk menjalini hidup ini. Terima kasih ia ucapkan kepada semua pihak yang terlibat dalam masa bakti kepengurusan sebelumnya. Pesannya, jangan pernah lupa setiap momen kebersamaan, melakukan berbagai hal positif dan juga menyenangkan.

Jika dalam masa kepengerusan sebelumnya, terdapat kekeliruan dalam ucapan maupun tindakan, ia mewakili kepenguran yang lama mohon maaf.  Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga dan meningkatkan apa yang sudah mereka bangun dan lakukan secara bersama-sama. Komunikasi, koordinasi dan kerjasama akan membuat fondasi dalam berorganisasi semakin kuat. Tetaplah melakukan pengabdian sebagai generasi penerus yang merupakan tonggak utama yang akan menjaga perkembangan Buddha Dhamma.  (T)

Tags: Budhabulelengpemuda
Share9TweetSendShareSend
Previous Post

Buku Ajar dan Keprihatinan tentang Semangat Membaca

Next Post

“Brand Selayaknya jadi Media Propaganda atas Pemikiran dan Gagasan,” kata JRX pada Jah Megesah Vol #1

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
“Brand Selayaknya jadi Media Propaganda atas Pemikiran dan Gagasan,” kata JRX pada Jah Megesah Vol #1

“Brand Selayaknya jadi Media Propaganda atas Pemikiran dan Gagasan," kata JRX pada Jah Megesah Vol #1

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co