24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mendengar Cerita tentang Dagang dan Jasa Kurir di Kopiwriting JNE

Julio Saputra by Julio Saputra
September 28, 2018
in Khas
Mendengar Cerita tentang Dagang dan Jasa Kurir di Kopiwriting JNE

“Kopiwriting”, talkshow dan diskusi interaktif bertajuk “Dari Lokal untuk Global” di Hotel Aston Denpasar, Kamis, 27 September 2018.

AWALNYA saya agak ragu ketika ditugaskan tatkala.co untuk menjadi peserta sekaligus menulis acara “Kopiwriting”, talkshow dan diskusi interaktif bertajuk “Dari Lokal untuk Global” di Hotel Aston Denpasar, Kamis, 27 September 2018.

Acara itu digelar Jalur Nugraha Ekakurir atau yang lebih dikenal dengan JNE Express menggandeng Kompasiana Bali 2018.

Saya ragu karena selama ini saya terbiasa menulis kegiatan-kegiatan budaya, dan tak pernah menulis masalah-masalah ekonomi. Takutnya nanti tulisan saya tentang acara itu tak begitu bagus.

Namun ketika disebutkan bahwa yang akan memebrikan materi salah satunya adalah Niluh Djelantik, saat itulah saya bersemangat untuk ikut. Saya sebenarnya tak begitu kenal juga dengan tokoh wanita itu, namun karena namanya cukup sering masuk ke telinga, saya jadi ingin tahu juga. Kamis sore, dari Singaraja, saya langsung ke Hotel Aston di Denpasar, dan mungkin saya termasuk penulis yang tiba paling awal.

Dalam acara itu, akhirnya saya mendengar semua narasumber, karena ternyata semua narasumber bicara soal pengalaman menarik mereka jadi pengusaha yang berhubungan dengan jasa kurir. Cerita selalu menarik untuk didengar, termasuk cerita tentang bagaimana jatuh-bangunnya seseorang dalam melakukan usaha dagang.

Narasumber itu memang dipilih karena mereka orang-orang yang sukses dan ahli di bidangnya.A ntara lain Head of Cargo Sales JNE Freight Reza Arfandy, serta dua orang pelaku bisnis Bali yang usahanya mendunia, yaitu A.A.A. Mas Utari Noviyanthi pemilik Beehandycrafts Bali, serta Ni Luh Ary Pertami Djelantik selaku pemilik Niluh Djelantik. Mereka membagi berbagai kisah, pengalaman, dan pemahaman tentang awal mula menjadi wirausaha hingga tantangan yang dihadapi dalam mencari pasar untuk produk usaha mereka.

Hadir juga Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Gde Wayan Suamba, S.E, yang pada kesempatan itu mewakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali.

Mereka bicara hubungan antara usaha, kreativitas, dan jasa kurir dalam memasarkan produksi ke luar daerah dan ke negara-negara di luar Indonesia. Mereka tentu saja cerita soal JNE.

Acara ini merupakan bagian dari dukungan JNE sebagai jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan bisnisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia. JNE diceritakan karena telah membantu perkembangan usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) lokal di Bali agar mampu menembus pasar global.

Barang dari Bali memang melimpah ruah dikirim ke luar negeri, karena Pulau Bali punya keistimewaan tersendiri sebagai destinasi wisata dunia, sehingga potensi keunggulan produk UMKM juga menjadi penggerakan perekonomian nasional. Produk UMKM yang banyak diproduksi di Bali antara lain produk makanan ringan, minuman, produk kecantikan, produk spa, sarung Bali, kerajinan tangan, hingga tenun. Semua produk tersebut diminati tak hanya di pasar nasional tetapi juga dalam lingkup pasar global.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Pusat Data dan Sistem Informasi Kementrian Perdagangan RI, diketahui perkembangan ekspor non migas di bulan Juni 2018 mengalami peningkatan 7,65% yaitu sebesar 148,2 % dibandingkan dengan bulan Januari 2017yang hanya mencapai angka 30.840 usaha dan masih terus berkembang dengan berjalannya waktu.

“Bali memiliki banyak produk-produk khas yang dihasilkan IKM dan UKM lokal, sehingga berpotensi dipasarkan maupun dijual di seluruh nusantara dan keluar negeri agar semakin berdampak positif terhadap perekonomian,” ujar Head of Cargo Sales JNE Freight Reza Arfandy.

Ia juga mengatakan bahwa JNE dari sisi kapabilitas sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik terus berupaya mewujudkan dukungan kepada perkembangan UMKM lokal, seperti memberikan peluang kerjasama kemitraan untuk masyarakat serta program JLC (JNE Loyalty Card) agar pelanggan mendapatkan benefit dari tiap aktivitas pengiriman. “Selain itu, JNE juga memiliki JNE International Service yang siap mendukung pemacaran atau penualan produk khas Bali ke mancanegara”, tambahnya.

A.A.A Mas Utari Noviyanthi, membagi pengalamannya menghadapi berbagai tantangan dalam memasarkan produk usahanya. Selaku pengrajin kipas, ia menjaga eksistensi budaya nusantara khususnya Bali yang tersohor dengan kebudayaannya yang kental dengan memanfaatkan limbah kain kabaya dan endek menjadi kerajinan tangan kipas yang mampu menarik perhatian dan dengan design yang update, namun tetap menjaga keasrian budaya Bali dalam kipas tersebut.

“Tantangan yang dihadapi para pelaku bisnis adalah bagaimana mencari pasar untuk produk kita, membuat produk yang disukai oleh pasar. Selain itu yang tak kalah penting adalah menjaga produksi sesuai order yang kita terima, baik dari segi kualitas dan kuantitas, menjada ketepatan waktu pengiriman, serta inovasi dalam pembuatan produk,” ujar A.A.A Mas Utari yang akrab disapa Gek Mas.

Ni Luh Ary Pertami Djelantik alias Mbok Niluh juga bercerita hal serupa. Saya benar-benar mendengarnya.

Niluh Djelantik membangun usaha produksi sepatu dengan label Niluh Djelantik sejak tahun 2008. Atas konsistensi dalam menjaga kualitas produk, inovasi desain, dan selalu bekerja dengan cinta, hingga saat ini sepatu buatannya sudah bisa ditemukan di seluruh belahan dunia dan di berbagai negara, seperti Australia dan Salandia Baru.

“Kami ingin mempersembahkan sebuah hasil karya anak bangsa Indonesia, yang dibuat tangan dan berkualitas tinggi, dan yang paling utama adalah dibuat di Indonesia. Di mana kita berpijak di mana kita bekerja di mana kita berkarir kita harus melakukannya dengan serius, konsisten, jujur, punya prinsip dan memperjuangkan tempat kita bekerja,” ujarnya.

Mbok Niluh juga mengatakan bahwa salah satu komponen penting agar produk-produk usaha lokal mampu menembus pasar global adalah adanya jasa pengiriman, dan JNE hadir sebagai salah satu perpanjangan tangannya untuk memasarkan produk usahanya ke luar negeri.

“Sampai saat ini saya menjadi pelanggan setia JNE. Pokoknya tiada hari tanpa JNE. Ibaratnya JNE punya kantor di sebelah workshop kami karena dalam sehari kami bisa tiga kali datang ke sana. Pagi datang, siang datang. Kadang jam setengah satu pagi datang. Ada saja. Dan kita sangat setia dengan JNE” tambahnya.

Sebagai perwakilan pemerintah, I Gde Wayan Suamba, S.E. sangat senang dan mengapresiasi acara ini. Ia mengungkap harapannya terhadap pelaku industri di Provinsi Bali agar dapat memproduksi barang sesuai selera pasar dan laku di pasar baik domestic maupun ekspor, tentunya produk tersebut harus berkualitas baik, memiliki harga kompetitif dan tepat waktu pengirman, di samping pelayanan yang baik.

“Kalau kita berbicara UMKM, jumlah UMKM sampai Maret 2018 dari data yang diambil di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali adalah 313.822 orang. Cukup banyak. Nah, sekarang kan era digital, yang saya harapkan adalah bagaimana produk lokal berjaya di era digital menuju pasar global. Pengiriman ke luar negeri juga perlu digalakan.”

Melalui acara ini, diharapakan informasi mengenai perkembangan industri kreatif, baik yang dihasilkan oleh IKM ataupun UKM lokal, dapat bersaing dan tumbuh untuk para pelakunya, terutama dalam era digital yang sangat dinamis saat ini. Selain acara ini, JNE juga sudah melakukan kegiatan lain untuk mendukung UMKM lokal di Bali agar bisa naik kelas dan tembus pasar global, seperti membuat program Rumah UKM yang saat ini bekerja sama dengan Dinas UMKM Provinsi Bali. Beberapa kali JNE sudah melakukan seminar dan pelatihan bagi para pelaku UKM, seperti pelatihan marketing dan packaging. (T)

Tags: ekonomijasa kurirwirausaha
Share9TweetSendShareSend
Previous Post

“Apple Mart”, Ngejus di Singaraja, Ngejus di Denpasar, Sama Rasanya…

Next Post

Humanisasi Kota #Kolom Made Metera

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Humanisasi Kota #Kolom Made Metera

Humanisasi Kota #Kolom Made Metera

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co