12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mendengar Cerita tentang Dagang dan Jasa Kurir di Kopiwriting JNE

Julio Saputra by Julio Saputra
September 28, 2018
in Khas
Mendengar Cerita tentang Dagang dan Jasa Kurir di Kopiwriting JNE

“Kopiwriting”, talkshow dan diskusi interaktif bertajuk “Dari Lokal untuk Global” di Hotel Aston Denpasar, Kamis, 27 September 2018.

AWALNYA saya agak ragu ketika ditugaskan tatkala.co untuk menjadi peserta sekaligus menulis acara “Kopiwriting”, talkshow dan diskusi interaktif bertajuk “Dari Lokal untuk Global” di Hotel Aston Denpasar, Kamis, 27 September 2018.

Acara itu digelar Jalur Nugraha Ekakurir atau yang lebih dikenal dengan JNE Express menggandeng Kompasiana Bali 2018.

Saya ragu karena selama ini saya terbiasa menulis kegiatan-kegiatan budaya, dan tak pernah menulis masalah-masalah ekonomi. Takutnya nanti tulisan saya tentang acara itu tak begitu bagus.

Namun ketika disebutkan bahwa yang akan memebrikan materi salah satunya adalah Niluh Djelantik, saat itulah saya bersemangat untuk ikut. Saya sebenarnya tak begitu kenal juga dengan tokoh wanita itu, namun karena namanya cukup sering masuk ke telinga, saya jadi ingin tahu juga. Kamis sore, dari Singaraja, saya langsung ke Hotel Aston di Denpasar, dan mungkin saya termasuk penulis yang tiba paling awal.

Dalam acara itu, akhirnya saya mendengar semua narasumber, karena ternyata semua narasumber bicara soal pengalaman menarik mereka jadi pengusaha yang berhubungan dengan jasa kurir. Cerita selalu menarik untuk didengar, termasuk cerita tentang bagaimana jatuh-bangunnya seseorang dalam melakukan usaha dagang.

Narasumber itu memang dipilih karena mereka orang-orang yang sukses dan ahli di bidangnya.A ntara lain Head of Cargo Sales JNE Freight Reza Arfandy, serta dua orang pelaku bisnis Bali yang usahanya mendunia, yaitu A.A.A. Mas Utari Noviyanthi pemilik Beehandycrafts Bali, serta Ni Luh Ary Pertami Djelantik selaku pemilik Niluh Djelantik. Mereka membagi berbagai kisah, pengalaman, dan pemahaman tentang awal mula menjadi wirausaha hingga tantangan yang dihadapi dalam mencari pasar untuk produk usaha mereka.

Hadir juga Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Gde Wayan Suamba, S.E, yang pada kesempatan itu mewakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali.

Mereka bicara hubungan antara usaha, kreativitas, dan jasa kurir dalam memasarkan produksi ke luar daerah dan ke negara-negara di luar Indonesia. Mereka tentu saja cerita soal JNE.

Acara ini merupakan bagian dari dukungan JNE sebagai jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan bisnisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia. JNE diceritakan karena telah membantu perkembangan usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) lokal di Bali agar mampu menembus pasar global.

Barang dari Bali memang melimpah ruah dikirim ke luar negeri, karena Pulau Bali punya keistimewaan tersendiri sebagai destinasi wisata dunia, sehingga potensi keunggulan produk UMKM juga menjadi penggerakan perekonomian nasional. Produk UMKM yang banyak diproduksi di Bali antara lain produk makanan ringan, minuman, produk kecantikan, produk spa, sarung Bali, kerajinan tangan, hingga tenun. Semua produk tersebut diminati tak hanya di pasar nasional tetapi juga dalam lingkup pasar global.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Pusat Data dan Sistem Informasi Kementrian Perdagangan RI, diketahui perkembangan ekspor non migas di bulan Juni 2018 mengalami peningkatan 7,65% yaitu sebesar 148,2 % dibandingkan dengan bulan Januari 2017yang hanya mencapai angka 30.840 usaha dan masih terus berkembang dengan berjalannya waktu.

“Bali memiliki banyak produk-produk khas yang dihasilkan IKM dan UKM lokal, sehingga berpotensi dipasarkan maupun dijual di seluruh nusantara dan keluar negeri agar semakin berdampak positif terhadap perekonomian,” ujar Head of Cargo Sales JNE Freight Reza Arfandy.

Ia juga mengatakan bahwa JNE dari sisi kapabilitas sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik terus berupaya mewujudkan dukungan kepada perkembangan UMKM lokal, seperti memberikan peluang kerjasama kemitraan untuk masyarakat serta program JLC (JNE Loyalty Card) agar pelanggan mendapatkan benefit dari tiap aktivitas pengiriman. “Selain itu, JNE juga memiliki JNE International Service yang siap mendukung pemacaran atau penualan produk khas Bali ke mancanegara”, tambahnya.

A.A.A Mas Utari Noviyanthi, membagi pengalamannya menghadapi berbagai tantangan dalam memasarkan produk usahanya. Selaku pengrajin kipas, ia menjaga eksistensi budaya nusantara khususnya Bali yang tersohor dengan kebudayaannya yang kental dengan memanfaatkan limbah kain kabaya dan endek menjadi kerajinan tangan kipas yang mampu menarik perhatian dan dengan design yang update, namun tetap menjaga keasrian budaya Bali dalam kipas tersebut.

“Tantangan yang dihadapi para pelaku bisnis adalah bagaimana mencari pasar untuk produk kita, membuat produk yang disukai oleh pasar. Selain itu yang tak kalah penting adalah menjaga produksi sesuai order yang kita terima, baik dari segi kualitas dan kuantitas, menjada ketepatan waktu pengiriman, serta inovasi dalam pembuatan produk,” ujar A.A.A Mas Utari yang akrab disapa Gek Mas.

Ni Luh Ary Pertami Djelantik alias Mbok Niluh juga bercerita hal serupa. Saya benar-benar mendengarnya.

Niluh Djelantik membangun usaha produksi sepatu dengan label Niluh Djelantik sejak tahun 2008. Atas konsistensi dalam menjaga kualitas produk, inovasi desain, dan selalu bekerja dengan cinta, hingga saat ini sepatu buatannya sudah bisa ditemukan di seluruh belahan dunia dan di berbagai negara, seperti Australia dan Salandia Baru.

“Kami ingin mempersembahkan sebuah hasil karya anak bangsa Indonesia, yang dibuat tangan dan berkualitas tinggi, dan yang paling utama adalah dibuat di Indonesia. Di mana kita berpijak di mana kita bekerja di mana kita berkarir kita harus melakukannya dengan serius, konsisten, jujur, punya prinsip dan memperjuangkan tempat kita bekerja,” ujarnya.

Mbok Niluh juga mengatakan bahwa salah satu komponen penting agar produk-produk usaha lokal mampu menembus pasar global adalah adanya jasa pengiriman, dan JNE hadir sebagai salah satu perpanjangan tangannya untuk memasarkan produk usahanya ke luar negeri.

“Sampai saat ini saya menjadi pelanggan setia JNE. Pokoknya tiada hari tanpa JNE. Ibaratnya JNE punya kantor di sebelah workshop kami karena dalam sehari kami bisa tiga kali datang ke sana. Pagi datang, siang datang. Kadang jam setengah satu pagi datang. Ada saja. Dan kita sangat setia dengan JNE” tambahnya.

Sebagai perwakilan pemerintah, I Gde Wayan Suamba, S.E. sangat senang dan mengapresiasi acara ini. Ia mengungkap harapannya terhadap pelaku industri di Provinsi Bali agar dapat memproduksi barang sesuai selera pasar dan laku di pasar baik domestic maupun ekspor, tentunya produk tersebut harus berkualitas baik, memiliki harga kompetitif dan tepat waktu pengirman, di samping pelayanan yang baik.

“Kalau kita berbicara UMKM, jumlah UMKM sampai Maret 2018 dari data yang diambil di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali adalah 313.822 orang. Cukup banyak. Nah, sekarang kan era digital, yang saya harapkan adalah bagaimana produk lokal berjaya di era digital menuju pasar global. Pengiriman ke luar negeri juga perlu digalakan.”

Melalui acara ini, diharapakan informasi mengenai perkembangan industri kreatif, baik yang dihasilkan oleh IKM ataupun UKM lokal, dapat bersaing dan tumbuh untuk para pelakunya, terutama dalam era digital yang sangat dinamis saat ini. Selain acara ini, JNE juga sudah melakukan kegiatan lain untuk mendukung UMKM lokal di Bali agar bisa naik kelas dan tembus pasar global, seperti membuat program Rumah UKM yang saat ini bekerja sama dengan Dinas UMKM Provinsi Bali. Beberapa kali JNE sudah melakukan seminar dan pelatihan bagi para pelaku UKM, seperti pelatihan marketing dan packaging. (T)

Tags: ekonomijasa kurirwirausaha
Share9TweetSendShareSend
Previous Post

“Apple Mart”, Ngejus di Singaraja, Ngejus di Denpasar, Sama Rasanya…

Next Post

Humanisasi Kota #Kolom Made Metera

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Humanisasi Kota #Kolom Made Metera

Humanisasi Kota #Kolom Made Metera

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co