2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Petugas Humas Pemerintah di Zaman Medsos – Jangan Gagap!

Cok Adithya Wiraputra Yudha by Cok Adithya Wiraputra Yudha
February 2, 2018
in Opini

 

DI zaman media sosial (medsos) sekarang ini, petugas lembaga humas (hubungan masyarakat) di instansi pemerintahan tidak boleh gagap teknologi.  Jika gagap, tentu arus informasi dari pemerintah ke masyarakat atau dari masyarakat ke pemerintah bisa tersendat-sendat bahkan macet.

Aktivitas petugas humas adalah mengelola komunikasi, dan informasi  antara instansi pemerintahan dan publiknya. Praktik Humas adalah memikirkan, merencanakan dan menyebarluaskan informasi dan kebijakan Pemerintah untuk membangun pemahaman, pengertiam dan menjaga image/citra Pemerintah di mata publik.

Pemahaman seorang praktisi Humas yang saat ini masih melekat adalah fungsi humas masih dianggap sebagai pembuat press release (siaran pers), keprotokolan, dokumentasi, dan menjalin hubungan dengan media massa. Jarang orang mengira bahwa petugas humas juga harus memiliki kemampuan berhubungan dengan masyarakat luas.

Padahal fungsi humas di pemerintah bagaikan sebuah lampu depan sebuah organisasi pemerintah. Bayangkan saja apabila mobil berjalan pada malam hari tanpa menggunakan lampu depan maka sopirnya akan sangat repot dan kelabakan

Humas adalah suatu lembaga yang sangat strategis untuk menjembatani hubungan pemerintah dengan masyarakat, swasta, serta elemen-elemen kelembagaan masyarakat lainnya.  Dari Humas itulah seluruh informasi penting tentang lembaga/instansi dan informasi penting dari masyarakat untuk lembaga/instansi itu bertemu.

Perkembangan Dunia Kehumasan

Perkembangan dunia Kehumasan tidak lepas dari perkembangan teknologi komunikasi. Humas masa kini tidak cukup hanya terampil dalam menulis dan berbicara, namun juga dituntut mampu menguasai keahlian tambahan terkait internet atau perangkat-perangkat digital lain.

Dulu, ketika internet dengan berbagai media online dan media sosial belum ada, petugas humas sepertinya hanya berhubungan dengan media massa tradisional: surat kabar (dan sejenisnya), radio serta televisi. Informasi dari pemerintah, misalnya tentang sebuah kebijakan, seakan-akan hanya disalurkan lewat media itu.

Bahkan di zaman Orde Baru, di zaman Harmoko sebagai Menteri Penerangan, di seluruh Indonesia terbentuk Kelompencapir. Yakni Kelompok Pendengar (radio), Pembaca (koran) dan Pemirsa (TV). Kelompok itu menjadi semacam agen untuk menampung informasi dari pemerintah, lalu mengelola informasi itu untuk diteruskan pada masyarakat.

Jika ada feed back dari masyarakat, bisa disalurkan melalui kolom Surat Pembaca di koran. Atau ketika siaran interaktif mulai nge-trend di radio dan TV, keluhan tentang fasilitas umum, keluhan tentang pelayanan petugas pemerintahan dan protes tentang kebijakan pemerintah, bisa disalurkan lewat media elektronik itu.

Biasanya, suara-suara masyarakat di koran, di radio maupun di TV, bisa dikelola oleh petugas humas dengan cukup mudah. Petugas humas biasanya menjawab melalui media tersebut cukup dengan mengirimkan surat tanggapan, atau penjelasan kepada masyarakat, melalui media di mana suara masyarakat itu disiarkan. Jika pun terjadi diskusi berkepanjangan, biasanya diskusi berjalan dengan fokus dan arah yang jelas, tanpa banyak bias.

Tapi kini, ketika teknologi informasi mengalami perkembangan yang amat pesat, terutama ketika ada internet dengan media online dan media sosialnya, pengelolaan informasi tak bisa dilakukan dengan sederhana. Media sosial memiliki sifat yang jauh berbeda dengan media tradisional semacam surat kabar, radio atau televisi. Di satu sisi, informasi di media sosial bisa dengan mudah menjangkau masyarakat di segala lapisan, tapi di sisi lain informasi itu juga dengan mudah menjadi bias dan menimbulkan tanggapan yang bias pula.

Salah satu fungsi Humas adalah menciptakan saling pengertian dengan  publiknya melalui komunikasi dua arah atau bahkan sampai lebih dari dua arah. Komunikasi ini dilakukan melalui bantuan media atau pun langsung. Banyak media yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi humas dengan publiknya, baik media internal ataupun media massa.

Di era perkembangan teknologi komunikasi, media yang sedang berkembang pesat adalah media sosial. Keterjangkauannya yang tidak dibatasi oleh letak geografis menjadikan media sosial popular digunakan oleh banyak pihak, baik oleh personal atau pun lembaga. Media sosial juga kerap digunakan sebagai media kampanye perusahaan dalam menyelenggarakan program-programnya. Melalui media sosial, pemerintah dapat membangun saling pengertian dengan lebih emosional dengan publik.

Di sinilah, petugas humas dituntut tidak gagap teknologi. Bukan hanya teknologi hardware, namun juga teknologi di bidang software. Selain itu, wawasan petugas humas, terutama terkait dengan pengetahuan umum, juga harus ditingkatkan. Karena, menjawab perkembangan teknologi, tentu praktisi humas harus bisa menjalankan dan paham teknologi informasi di mana kegiatan humas bisa dilakukan secara online dengan memanfaatkan media Internet, seperti website, media sosial, blog dan lainnya.

Humas harus menjadi fungsi dominan karena yang kita hadapi ini publik dunia, di mana dalam menyampaikan informasi secara online, artinya akses publik terhadap informasi itu pun semakin tinggi, punya potensi informasi yang disampaikan menyebar ke seluruh dunia,

Tugas Humas Pemerintah di Era Medsos

Dengan berkembangkan teknologi informasi yang sangat pesat ini, tugas dari petugas humas di kantor pemerintahan tentu saja makin bertambah banyak.

Sejumlah tugas itu, antara lain memanfaatkan digital public relations untuk menyebarluaskan informasi tentang kebijakan, program maupun kegiatan lembaga. Selain itu, memanfaatkan digital public relations untuk berkomunikasi dan membangun hubungan “personal” dengan publik lembaga. Juga harus tanggap terhadap perubahan lingkungan dan/atau kebijakan (politik) legislatif dan eksekutif; dan merespon dengan cepat dan tepat berbagai isu yang berkembang di media sosial maupun portal berita.

Selain itu, petugas humas juga harus mampu mensinergikan pemanfaatan media sosial lembaga dengan media sosial jaringan (publik) lembaga, dan melakukan monitoring terhadap percakapan ataupun pemberitaan terkait lembaga di media sosial maupun portal berita.

Jadi, kini aktivitas yang dilakukan bukan hanya pengiriman siaran pers (press release), dan menyelenggarakan konferensi pers dengan wartawan dari media tradisional seperti media cetak dan media elektronik, namun juga memformulasikan isu penting di organisasi yang menarik untuk media, baik media cetak, elektronik, media online, dan juga media sosial.

Dengan begitu, karakter petugas humas pun bisa berkembang. Antara lain, mampu menghadapi semua orang dalam berbagai karakter dengan baik. Orang itu bisa berupa orang di dunia nyata, maupun orang di dunia maya (akun di media sosial). Juga harus mampu berkomunikasi dengan lancar dan baik, pandai mengorganisir segala sesuatu kegiatan, memiliki integritas personal (pribadi/profesi), memiliki kemampuan berimajinasi dan kreatif, serta bisa menjadi semacam “kamus berjalan” terkait informasi dan hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan. (T)

Tags: beritahumasIndonesiamedia massamedia sosialpemerintahan
Share90TweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Berdasar Proses – Hapuskan Ujian!

Next Post

Memahasiswakan Mahasiswa di Kampus Pencetak Calon Intelektual

Cok Adithya Wiraputra Yudha

Cok Adithya Wiraputra Yudha

Lahir di Singaraja 7 Juli 1983. Kini bekerja sebagai Kasubag Pemberitaan, bagian Humas dan Protokol PemkabBuleleng.

Related Posts

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026
0
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

Read moreDetails

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

Read moreDetails

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

Read moreDetails

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

Read moreDetails

Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

by I Made Pria Dharsana
September 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

Read moreDetails

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

by I Ketut Suar Adnyana
September 5, 2026
0
Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

DI ruang publik, sebuah pernyataan dapat menjadi lebih berbahaya daripada sebuah kebijakan yang keliru. Kebijakan yang keliru masih mungkin diperbaiki...

Read moreDetails

Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana

by Made Bryan Mahararta
September 4, 2026
0
Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana

INDONESIA merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi. Letak geografis, kondisi geologis, karakter kepulauan, perubahan iklim,...

Read moreDetails

“Anti-Dilution Protection” dalam Perseroan Terbatas:  Menjaga Kepastian Hukum dan Nilai Investasi Pemegang Saham

by I Made Pria Dharsana
September 2, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM praktik bisnis modern, kebutuhan perseroan untuk memperoleh tambahan modal sering kali diwujudkan melalui penerbitan saham baru. Langkah tersebut lazim...

Read moreDetails

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

Read moreDetails

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
0
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

Read moreDetails
Next Post

Memahasiswakan Mahasiswa di Kampus Pencetak Calon Intelektual

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co