12 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

Wahyu Mahaputra by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
in Tualang
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

Suasana malam di Banyuwangi | Foto: tatkala.co/Wahyu

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu menebar cahaya sekaligus memberi sihir warna agar orang-orang yang lewat di kota itu tidak berpaling sedikit pun. Selintas malam di Banyuwangi mirip Singaraja, tempat saya tinggal.

Gugusan kedai kopi kekinian dan toko-toko modern seakan bersaing merebut aura malam. Jalanan cukup lengang untuk ukuran jam delapan malam. Tidak ada tumpukan kendaraan. Dan, bus yang kami tumpangi bergerak nyaman menuju hotel di Jalan Raya Jember, di Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tempat kami akan menginap.

Kami, rombongan wartawan dari Singaraja sedang melakukan studi komparasi bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng. Sasaran studi adalah Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfo) Banyuwangi. Kami bertolak dari Singaraja, Bali, Selasa siang, 9 Juni 2026.

Tiba di hotel Selasa malam hari. Setelah makan malam dan ngobrol bersama teman-teman wartawan, saya bergegas tidur. Kantuk yang saya tahan sejak dalam penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk akhirnya tergantikan dengan tidur yang sungguh pulas.

Suasana malam di Banyuwangi | Foto: tatkala.co/Wahyu

Besoknya, Rabu, 10 Juni, tatkala matahari semakin meninggi dan jejeran warung pecel di pinggiran jalan mulai beroperasi, kami menuju Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Banyuwangi. Perjalanan lancar, di kantor itu kami disambut Rahmawati Setyoardini, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Banyuwangi.

Dari Rahmawati kami tahu banyak informasi tentang bagaimana Banyuwangi bergerak terus menuju kemajuan, termasuk kemajuan di bidang komunikasi informasi. Sebagai daerah paling timur di Pulau Jawa, menurut Rahmawati, pesona utama Kabupaten Banyuwangi adalah The Sunrise of Java. Matahari terbit dari Jawa.

“Branding utama Banyuwangi adalah The Sunrise of Java karena kami berada di ujung timur Pulau Jawa, tempat pertama matahari terbit (di Jawa). Filosofi ini mengandung makna bahwa masyarakat Banyuwangi harus selalu bergegas, bergerak lebih awal, dan bekerja keras karena menjadi yang pertama menerima matahari di Pulau Jawa,” kata Rahmawati, dan kami mendengar dengan khusyuk.

Filosofi itu kemudian bermuara pada konsep “Majestic Banyuwangi” yang diimplementasikan melalui Banyuwangi Festival (B-Fest) yang diluncurkan pada masa kepemimpinan Abdullah Azwar Anas, tahun 2012. Dan, sesudah itu, banyak festival muncul. Infrastruktur dibenahi, ditambah dan diciptakan. Seni budaya yang menjadi identitas asli Banyuwangi dikembangkan secara masif sehingga Banyuwangi seakan punya jiwa berbeda dibanding daerah-daerah lain di Pulau Jawa.

Studi komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng di Dinas Kominfo Banyuwangi (atas). Penyerahan kenang-kenangan berupa plakat antara Kepala Diskominfosanti Buleleng Made Suharta dan Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Banyuwangi Rahmawati Setyoardini (bawah) | Foto: Dok. Kominfosanti Buleleng

Dari pemaparan program-program Diskominfo Banyuwangi, ada dua hal yang menarik perhatian dari Dinas Kominfosanti Buleleng untuk dipelajari dan barangkali juga akan dikembangkan di Buleleng.

“Kami tertarik dengan program Bunga Desa, Bupati Ngantor di Desa,” kata Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng Made Suharta.

Menurut Suharta, program Bunga Desa menarik karena masyarakat merasakan kehadiran langsung dari pemerintah. Melalui Bunga Desa, warga dapat dengan mudah mengakses pelayanan publik tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.

“Tadi disampaikan ada program Bunga Desa atau Bupati Ngantor di Desa. Ini salah satu inovasi dari Kabupaten Banyuwangi yang nanti mungkin akan kita sampaikan kepada pimpinan,” ujar Suharta usai pertemuan di Diskominfo Banyuwangi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng, dalam hal ini Dinas Kominfosanti juga “terpincut” dengan pola pembinaan kelompok seni yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Termasuk juga terkait pendampingan kepada kelompok-kelompok seni. Di Banyuwangi kelompok seni bisa mandiri dan bisa menyelenggarakan event-nya sendiri. Tentunya ini juga bisa kita tiru,” kata Suharta.

Dari Kominfo Banyuwangi kami kemudian melihat Banyuwangi secara lebih utuh di sepanjang perjalanan dan pemberhentian-pemberhentian. Bagi saya, Banyuwangi seperti mengantarkan pikiran saya tentang Singaraja, tentang Buleleng. Tentang kesamaan-kesamaannya, tentang perbedaan-perbedaanya.

Saya mengingat Singaraja ketika di malam hari kami sempat keluar hotel, jalan-jalan dengan langkah leluasa. Saya dan Kardian Narayana, wartawan yang juga ikut di rombongan mengajak saya untuk mencoba makanan khas Banyuwangi, nasi tempong. Di Singaraja tentu saja ada juga nasi tempong, tapi nasi tempong di daerah asalnya barangkali akan terasa lebih berbeda.

Mbak Nurul, penjual nasi tempong di Banyuwangi | Foto: tatkala.co/Wahyu

Mbak Nurul, nama penjual nasi tempong itu. Lokasinya tak jauh dari Taman Blambangan, cukup mengikuti Jalan R.A Kartini dan menuju kawasan kota tua, tepatnya di Jalan Surati, Kampung Melayu, Banyuwangi. Rasa nasi tempongnya tak jauh berbeda dengan nasi tempong di Singaraja, tapi rasa sensasi  makan di warung asli Banyuwangi dengan penjual yang kebanyuwangiannya tak perlu diragukan lagi, saya benar-benar menikmatinya.

Di Banyuwangi saya juga terkesan melihat jajaran rumah-rumah berpagar rendah dengan ciri bangunan lama, serta ruko-ruko tua yang ketuaannya dipertahankan dengan baik. Melihat itu, saya seperti memandang Jalan Diponegoro sampai Jalan Gajah Mada di Singaraja.

Saya juga mengingat bagaimana di pagi hari kedua, daun-daunan berguguran di Magical Forest De Djawatan, di Benculuk, Banyuwangi. Pohon-pohon trembesi diselimuti benalu dan lumut. Tampak sama seperti saat mata saya menyaksikan akar-akar pohon eboni di Danau Buyan, atau rantingnya yang tak saling bersentuhan satu sama lain.

Jejeran pohon trembesi yang eksotis di Banyuwangi | Foto: tatkala.co/Wahyu

Saya kembali mengingat-ingat hubungan Singaraja dan Banyuwangi dari sisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan. Hubungan Tari Gandrung di Banyuwangi dengan Tari Sanghyang di Bali. Teringat berapa banyak mahasiswa Banyuwangi di Singaraja.

Ingatan-ingatan itu berputar di atas kepala saya, kemudian membisikkan sebuah benang merah, sebuah kesimpulan.

Foto bersama pejabat Dinas Kominfosanti Buleleng bersama wartawan di Banyuwangi | Foto: Dok. Kominfosanti Buleleng

Di antara kemiripan-kemiripan yang saya temukan sepanjang perjalanan itu, di antara pertalian kecil ingatan itu, studi komparasi ini terasa bukan sekadar kunjungan antardaerah. Ia seperti cermin kecil yang memperlihatkan bahwa apa yang tumbuh di Banyuwangi, bukan mustahil juga dapat hidup dan berkembang di tanah Denbukit, Buleleng. Begitu juga sebaliknya. [T]

Reporter/Penulis: Wahyu Mahaputra
Editor: Adnyana Ole

Tags: banyuwangibulelengDinas Kominfosanti Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tempe dan Ekonomi yang Teriris

Next Post

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

Wahyu Mahaputra

Wahyu Mahaputra

Bernama lengkap I Putu Wahyu Mahaputra, akrab dipanggil WM Putra, lahir di Gianyar, 14 Maret 2004. Masyarakat sipil biasa yang baru belajar menulis dan gemar mendengarkan nada-nada minor, sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha.

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin
Esai

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?
Ulas Rupa

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

by Made Chandra
October 10, 2026
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara
Esai

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

by Angga Wijaya
October 10, 2026
China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga
Esai

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah...

by Agung Sudarsa
October 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik
Buku Tatkala

Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik

Judul: Sandyakalaning Demokrasi - Sekumpulan Esai Sosial dan Politik Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 9, 2026
 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki
Ulas Film

 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki

SUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...

by Wisnu Oktaditya
October 9, 2026
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University
Persona

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co