23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menyaksikan ‘Perjamuan’: Ritus Peresmian Teater Media Tepi, SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 18, 2026
in Panggung
Menyaksikan ‘Perjamuan’: Ritus Peresmian Teater Media Tepi, SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

’Perjamuan’ Teater Media Tepi 2026│Foto: Dok. TMD

LAMPU-lampu aula itu tak sekadar redup. Ia memerah, menekan, dan membuat banyak pasang mata saling berpandangan ─ bingung, waspada, sekaligus penasaran. Beberapa menit sebelumnya, Indonesia Raya dan Mars sekolah masih berkumandang dengan khidmat. Tak ada yang menyangka, peresmian sebuah ekstrakurikuler akan berubah menjadi sebuah perjamuan simbolik yang nyaris menyerupai sebuah ritus.

Sabtu pagi, 17 Januari 2026, Aula SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) menjadi saksi peresmian Teater Media Tepi. Tetapi alih-alih seremoni formal dengan sambutan panjang dan pengguntingan pita, yang muncul justru prosesi teatrikal yang mengguncang imajinasi para siswa.

Di bawah dominasi cahaya merah, seorang figur berjubah putih melangkah perlahan ke atas panggung. Wajahnya tertutup kain. Di tangannya, sebuah tongkat tergenggam. Sosok itu adalah Mohammad Hasbi Romadhoni, S.S., pembina Teater Media Tepi. Dengan suara yang tenang namun bergema, ia melafalkan ayat-ayat ritus ─ bukan doa agama, melainkan teks simbolik yang dirancang sebagai fondasi nilai dan arah organisasi.

’Perjamuan’ Teater Media Tepi 2026│Foto: Dok. TMD

Tak lama berselang, satu per satu pengurus baru memasuki ruang. Mereka berpakaian serupa: kain putih menutupi tubuh dan wajah, lilin menyala digenggam erat. Api kecil itu bergetar, seolah menolak padam, menyinari langkah-langkah pelan menuju panggung. Di bangku penonton, sebagian siswa terdiam. Sebagian lain berbisik. Ada yang tersenyum kikuk, ada pula yang benar-benar tak paham apa yang sedang disaksikan.

Kesan ritual “sekte” sempat muncul di benak beberapa orang. Namun justru di situlah letak pernyataannya, ini bukan sekadar pelantikan organisasi, tetapi pelantikan teater sekolah yang penuh ekspresi.

“Kami sengaja memilih tajuk Perjamuan. Karena kami teater, maka pelantikannya pun harus teatrikal. Semua gerakan dan kostum itu simbolik,” ujar Hasbi Romadhoni usai acara.

Ia menjelaskan, jubah putih dan wajah tertutup melambangkan jiwa yang masih tersesat, belum memiliki arah. Api lilin adalah tekad, semangat, dan tanggung jawab yang akan menuntun perjalanan mereka. Prosesi itu terinspirasi dari berbagai ritual peribadatan secara universal, terutama tradisi agama-agama samawi.

Perjamuan’ Teater Media Tepi 2026│Foto: Dok. TMD

’

“Kerja teater itu kerja seni yang abadi, maka ia harus dijalani dengan sungguh-sungguh,” kata Hasbi Romadhoni.

Ayat-ayat yang ia bacakan disebut sebagai ‘12 ayat perjanjian ritus’ ─ sebuah panduan nilai dan etika organisasi. Dalam simbol yang mereka bangun, pengurus disebut sebagai pilar, sementara divisi-divisi adalah akar. Sebuah metafora tentang bangunan hidup yang harus saling menopang.

Setelah prosesi sakral itu usai, suasana perlahan mencair. Lampu kembali dinyalakan lebih terang. Tepuk tangan terdengar. Ni Kadek Shantika Tirta Dewi, Ketua Teater Media Tepi yang disebut sebagai ‘Pilar’, memperkenalkan kepengurusan baru kepada audiens di atas panggung. Aula yang sebelumnya tegang, dipenuhi rasa lega dan kagum. Tak lupa, ia dan seluruh pengurusnya juga menyapa dan menyalami semua yang hadir seusai acara.

Peresmian ini bukan sekadar pengukuhan struktural. Ia sekaligus menjadi bagian dari produksi tunggal perdana Teater Media Tepi yang bertajuk ‘Perjamuan’. Sebuah karya yang dirancang dengan dua fungsi utama: sebagai orientasi produksi bagi anggota baru, dan sebagai penanda satu tahun perjalanan sekaligus pengesahan resmi Teater Media Tepi sebagai ekstrakurikuler sekolah.

’Perjamuan’ Teater Media Tepi 2026│Foto: Dok. TMD

Melalui ‘Perjamuan’, para anggota yang mereka sebut ‘jemaat’ tidak hanya belajar berdiri di panggung sebagai aktor. Mereka juga terlibat penuh dalam manajemen produksi, mulai dari artistik, teknis, hingga pengorganisasian. Prinsipnya sederhana namun tegas: teater harus dikerjakan secara utuh, mandiri, dan profesional, meski lahir dari sekolah.

Bagi Hasbi Romadhoni, peresmian ini adalah titik balik. Dari kegiatan nonresmi menjadi entitas yang diakui institusi. Dari sekadar komunitas minat menjadi ruang pembelajaran seni pertunjukan yang terstruktur.

Teater Media Tepi sendiri diinisiasi oleh 13 siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Mereka mulai berkegiatan sejak 4 Februari 2025 dengan satu tujuan awal, yakni mengikuti FLS2N tingkat Kota Denpasar. Nama ‘Tepi’ dipilih sebagai simbol visi ─ berada di ujung, di batas, di garis terdepan pencarian artistik.

Para siswa dari organisasi lain berfoto bersama kepengurusan baru Teater Media Tepi│Foto: Dok. TMD

Pada 7 September 2025, nama dan logo mereka disempurnakan setelah ditemukan kesamaan nama dengan kelompok lain di Denpasar. Sejak itu, Teater Media Tepi bukan hanya nama, tetapi sikap berani berdiri di pinggir arus utama, mengolah kegelisahan, dan menyuarakannya lewat teater dan kesusastraan.

Apa yang terjadi di aula hari itu adalah pernyataan sikap tersebut. Bahwa teater, bahkan di lingkungan sekolah kesehatan, bukan sekadar hiburan selingan. Ia adalah ruang disiplin, simbol, dan kesungguhan.

Di bawah cahaya merah, dengan lilin yang menyala dan wajah-wajah yang disamarkan, Teater Media Tepi memilih lahir tidak dengan sorak-sorai biasa. Mereka memilih lahir dengan sebuah ritus dan perjamuan makna. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: seni pertunjukanSMK Kesehatan Bali MedikaTeaterteater sekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pertemuan Indah Kesadaran Lubdaka dan Walmiki

Next Post

SUNDARIGAMA TAK BERŚIWARATRI (?)

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

ANAK-ANAK bergerak mengikuti irama. Ada yang mengepakkan tangan seperti burung, melangkah dalam barisan, memainkan properti, hingga berpindah formasi bersama teman-temannya....

Read moreDetails

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

by Nyoman Budarsana
August 16, 2026
0
Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

ANAK-ANAK itu menebar senyum ceria. Di tengah halaman hijau yang teduh, mereka berlari, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi bersama teman-temannya. Ruang...

Read moreDetails

Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

SALAH satu momen menarik ketika Salamander Big Band tampil membuka Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026 pada Jumat, 7...

Read moreDetails

Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

SORAK sorai suporter terdengar dari sudut aula. Tepuk tangan menyambut setiap penampilan, sementara tawa pecah di antara adegan-adegan drama yang...

Read moreDetails

Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

by Nyoman Budarsana
August 15, 2026
0
Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

KETIKA suling mulai dimainkan, suasana seketika berubah. Para pemain Genjek Pondok Pekak, Ubud, bergerak dengan ekspresi yang kuat. Penari laki-laki...

Read moreDetails

Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

by Dede Putra Wiguna
August 13, 2026
0
Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

MALAM di Subak Stage, Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026, berjalan dalam suasana tenang ketika Dodot Trio mulai memainkan...

Read moreDetails
Next Post
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

SUNDARIGAMA TAK BERŚIWARATRI (?)

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co