6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Bencana Ekologis

Made Bryan Mahararta by Made Bryan Mahararta
December 27, 2025
in Puisi
Puisi-puisi Made Bryan Mahararta  |  Bencana Ekologis

Dalih Pembangunan, Tambang Dilegalkan

Di negeri khatulistiwa,
yang disebut zamrud
hilangnya hijau pepohonan
dari izin ke izin
dari tangan ke tangan
namun tak kunjung
memberikan keteduhan

Di ruang kekuasaan paling riuh menggema,
dasar kebijakan diucapkan seperti mantra suci
dalih pembangunan, tambang dilegalkan
atas nama pertumbuhan ekonomi
angka-angka disusun rapi

Di depan meja konferensi itu,
seolah kebijakan tak pernah bermasalah
laut naik perlahan menelan kampung nelayan
banyak tanah longsor
melenyapkan harta paling sederhana

Rakyat belajar bertahan,
sementara negara belajar berdalih
kita bukan kekurangan regulasi
melainkan hilangnya rasa empati
dan kesadaran politik menggunakan hati

Padahal kita semua tahu,
bencana tak pernah netral
bahkan berpihak pada kelompok tertentu

Untuk melindungi bumi yang semakin rapuh,
ekologi yang rusak bukanlah arsip kekuasaan
mengapa negeri yang gemah ripah loh jinawi
tak mampu menjaga rumahnya sendiri?

(Jakarta, 2025)

Bencana Ekologis

Bumi bukan oposisi,
bagi mereka yang masih menjaga moral
namun terus saja masih disangkal

Bumi tak ikut pemilu,
bagi mereka yang tak mau tahu
sampai hasilnya membawa pilu

Suatu hari,
mendengar kabar adanya bencana
sekelompok generasi maju bertanya:
mengapa kekuasaan yang rakus
lebih dilindungi daripada peradaban?

Dan di antara reruntuhan kota pesisir,
di bawah langit yang berubah anasir
bahwa bencana ekologis
bukan sekedar takdir
melainkan keputusan politik
yang terlambat dan menimbulkan pelik

(Jakarta 2025)

Ratap Bumi

Bumi,
bukan terluka tiba-tiba
ia terluka secara perlahan
oleh tangan-tangan yang lupa

Bumi,
juga punya ingatan
ia adalah rumah paling nyaman
namun kini tinggallah kenangan

Hutan gugur tanpa melihat musim,
sungai menangis tanpa sempat berkeluh
janji hanya sebatas janji
luberan sampah sampai airnya menjadi keruh

Ikan-ikan berenang tak tahu arah,
mati begitu saja sambil menunggu berbenah
nurani manusia yang lupa pada asalnya
sebagai sebuah tanda yang kita sebut bencana

Banjir adalah surat peringatan,
tanah longsor adalah beban keserakahan
mereka bilang ini musibah,
mereka tidak bilang ini ulah manusia

jika suatu hari bumi benar-benar diam
bukan karena ia kehabisan suara
tetapi karena kita tak pernah mau belajar
dari tanda-tanda yang sudah diperlihatkan

(Jakarta, 2025)

Ketika Bumi Tak Henti Menangis

Di ruang-ruang berpendingin udara,
peta dunia terbentang rapi
garis batas negara digambar tebal
bagaimana dengan isi hati bumi?

Laut naik setinggi janji kampanye,
namun tak pernah surut bagai sesumbar reklame
hutan tumbang lebih cepat
siapa yang mau peduli hasil rapat?

Para pemimpin sibuk berdiskusi,
sampai lupa bahasa intuisi
dibalik fenomena pertumbuhan
antara grafik dan statistik
yang selalu diperdebatkan

Lihatlah kini bumi terengah-engah,
mencari jeda untuk bisa bernapas
Krisis iklim nyata semakin parah
seolah bencana masih bisa ditunda
hingga masa periode berikutnya

Petani dipaksa meramalkan cuaca
emisi dihitung sebagai kompromi politik
satu keluarga kehilangan tanah
keluarga yang lain tak merasa bersalah.

Jika kebijakan adalah kalkulasi kekuasaan,
tambang dibuka atas nama pembangunan
sungai yang mengering sampai pembalakan lahan
kepada siapa kami harus mengadu pembenahan?

Dan ketika banjir datang membawa murka,
negara menyebut ini sebagai musibah
mengacuhkan diri atas ulah kejahatan
rumah mereka hancur
menghanyutkan mimpi dan juga masa depan

(Jakarta, 2025)

Tiada Harmoni Tanpa Empati

Di lereng Gunung Agung,
air suci mengalir ke subak-subak tua
membawa titah para leluhur
tentang hidup yang harus seimbang

Petuah meyakini Tri Hita Karana:
Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan
dengan lantunan kidung dan wanginya tumbuh-tumbuhan
sawah menghilang tanpa ada sebuah keadilan

Bukankah subak adalah kitab hidup,
yang ditulis oleh manusia dan semesta?

Petani terdesak, nelayan terdampak
dan anak-anak Bali dipaksa tumbuh
antara beton dan limbah korporasi
nihilnya kemajuan tanpa hadirnya welas asih
adalah kemiskinan jiwa yang telah terdistrosi

Tuhan,
jika bencana datang ke pulau kecil ini
jangan biarkan kami hanya menyalahkan takdir

Sebab kami tahu,
tiada harmoni tanpa empati
ketidakseimbangan alam oleh kebencanaan

Ajarkan kami kembali Tri Hita Karana,
sebagai jalan hidup generasi muda Bali
menjaga gunung sebagai hulu suci
memuliakan laut sebagai muara ibu pertiwi
agar generasi kami
tak lagi sibuk berdoa meratapi hari

(Jakarta, 2025)

Tobat Ekologis

Tuhan,
kami bersimpuh bingung tak karuan
tanah merekah bukan karena haus iman
melainkan musibah karena keserakahan

Dalam sepi kami baca ayat-ayat-Mu,
namun lupa membaca tanda-tanda-Mu

Apa yang mereka sebut sebagai kemajuan,
hutan gundul ulah pembangunan
sungai keruh bercampur limbah lumpur
air bah datang sebabkan rumah kami hancur

Melihat anak-anak meratapi masa depan,
bukan hanya karena lapar
tapi ketiadaan tempat tinggal

Tuhan,
ijinkan kami memohon keselamatan
ajarkan pula kami bertobat dalam segala kekhilafan
sebab iman tanpa kasih adalah hampa
dan ibadah tanpa memikirkan kemanusiaan
adalah gema tanpa menghadirkan makna

Tuhan,
ketuklah hati para pemimpin negeri
untuk senantiasa menggunakan hati
menjaga yang lemah,
merawat yang hidup,
saling berbagi
agar bumi tersenyum kembali

(Jakarta, 2025)

Penulis: Made Bryan Mahararta
Editor: Adnyana Ole

Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Sajaa” Bali Sepi? –Melihat Bali dari Jembrana

Next Post

Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

Made Bryan Mahararta

Made Bryan Mahararta

Made Bryan Mahararta atau akrab disapa Ibenk adalah seorang pegiat literasi dan advokasi kebangsaan yang berasal dari Buleleng. Aktif menjadi podcaster dan salah satu pendiri Sociocorner, sebuah komunitas media alternatif yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu kebangsaan dan keberagaman. Lahir di Surabaya, 22 Februari 1991 memiliki hobi menonton film dan pementasan budaya. Saat ini, penulis menetap di Jakarta dan aktif menjadi pembicara maupun kolumnis media online yang memiliki konsentrasi terhadap demokrasi, partisipasi anak muda, dan moderasi beragama. Buku yang pernah diterbitkan antara lain: Ruang Baru Masyarakat Digital (2020) dan Candradimuka Gerakan Intelektual (2022).

Related Posts

Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

by Pitrus Puspito
March 1, 2026
0
Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

JARAK MENCURI KAU DARIKU Ketika cinta mulai terjelaskanjarak telah mencuri kau dariku. Sementara pagi tak menjanjikanbahwa kau akan datang,setiap detik...

Read moreDetails

Puisi-puisi Aura Syfa Muliasari  |  Mampir di Nakarempe

by Aura Syfa Muliasari
February 28, 2026
0
Puisi-puisi Aura Syfa Muliasari  |  Mampir di Nakarempe

MAMPIR DI NAKAREMPE angin berlalu liarmenelisik dan menjelma lalim yang jemawamembawa perkarabersoal tentang pendapa di ujung desa tapi atap ijuknya...

Read moreDetails

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Hidup Bagai Galeri Ponsel

by Vito Prasetyo
February 27, 2026
0
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Hidup Bagai Galeri Ponsel

Hidup Bagai Galeri Ponsel Tatapanmu seperti sinar yang tersasardi antara bantal-bantal bau peluhkita bicara soal hidup sambil mengunyah gorengantapi hening...

Read moreDetails

Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

by Ida Ayu Made Dwi Antari
February 22, 2026
0
Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

LENTERA DI AMBANG PINTU Penghujung tahun ini dinginTangis seperti membendung waktuMenyesakkan batin Ada seseorang pernah jadi muara harapKini pupusKecewa mendekapkuHarapan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Wayan Esa Bhaskara | Hikayat Begadang

by Wayan Esa Bhaskara
February 21, 2026
0
Puisi-puisi Wayan Esa Bhaskara | Hikayat Begadang

Hikayat Begadang satu peringatan, bayangkanada tangga menuju surga, dan aku siap-siap menaridi bawahnya, malam kliwon baru saja usai tak ada...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Aku Tanpa-Mu

by Chusmeru
February 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Aku Tanpa-Mu

Aku Tanpa-Mu Ramadan hari iniSama seperti saat lalu ya RabbMenghitung pinta yang tak habis di sela doaMenagih nyata yang tak...

Read moreDetails

Puisi-puisi I Wayan Kuntara | Aku Benci Politik

by I Wayan Kuntara
February 15, 2026
0
Puisi-puisi I Wayan Kuntara | Aku Benci Politik

Aku Benci Politik aku benci politikdatang dengan senyum licikmanis kata-kata penuh retoriknamun di baliknya tersimpan taktik aku benci politikJanji-janji menggema...

Read moreDetails

Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Hipokrit

by Made Bryan Mahararta
February 14, 2026
0
Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Hipokrit

Sepintas Kita pernah berjumpa meski sesaatdari pagi yang masih terasa beratsampai langit semakin gemerlapdan lampu jalan redup perlahan, padam Ku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Maria Utami | Dongeng Robusta Nusantara

by Maria Utami
February 13, 2026
0
Puisi-puisi Maria Utami | Dongeng Robusta Nusantara

Pengakuan Si Pahit dari Sumatra Aku tidak punya waktu untuk urusan asmaradi ketinggian yang manja.Lahir dari tanah Lampung yang keras...

Read moreDetails

Puisi-puisi Karst Mawardi | Aktual, Residu, Multiple Exposure

by Karst Mawardi
February 8, 2026
0
Puisi-puisi Karst Mawardi | Aktual, Residu, Multiple Exposure

AKTUAL preseden dan prediksijadi 2 sisi koin logammereka lemparkan itubukan buat ditangkap peristiwa jadi gentingtatkala koin mendaratmemaksa kita berpikirmelulu soal...

Read moreDetails
Next Post
Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co