24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tak Sekadar Piala, Prestasi di Bangku Sekolah Punya Makna Tersendiri di Hati Aiko

Kadek Windari by Kadek Windari
December 26, 2025
in Persona
Tak Sekadar Piala, Prestasi di Bangku Sekolah Punya Makna Tersendiri di Hati Aiko

Aiko

SEDIKIT genangan air tampak di pelupuk mata. Raut wajahnya berubah setelah mendengar namanya disebut sebagai peraih juara kelas. Aiko Belva Kaswadi (13), akrab disapa Aiko, siswi kelas VIII di SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta), berhasil meraih peringkat pertama pada akhir semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 setelah melewati berbagai rintangan dan persaingan di kelas.

Tak hanya itu, Aiko juga mencatat prestasi memuaskan lainnya. Ia menyabet juara Lomba Story Telling sebanyak tiga kali berturut-turut dalam tahun yang sama. Meski kemenangan itu membuatnya terkejut, Aiko mengaku lebih tercengang ketika mengetahui dirinya menduduki peringkat teratas di kelas.

“Saya nggak nyangka bisa dapat ranking satu. Biasanya yang ranking satu itu orangnya yang rajinnya, rajin banget,” ujarnya sambil menahan air mata yang perlahan membasahi pipinya.

Gadis kelahiran Banyuwangi ini dikenal memiliki tekad yang kuat. Sejak bersekolah di Griasta, ia merasa tertantang untuk berkembang. Melihat deretan prestasi siswa-siswi di sekolah tersebut, Aiko pun berkeinginan mengikuti jejak mereka. Namun, dibalik pencapaian gemilang itu, tersimpan kisah kelam yang pernah ia lalui.

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Aiko bukanlah sosok yang menonjol. Ia cenderung pendiam dan memilih diam ketika mendapat olok-olok dari teman-temannya. Rasa takut untuk bersekolah perlahan tumbuh, membuatnya jarang bergaul, takut gagal, dan enggan mencoba hal baru.

“Saya merasa seperti figuran. Melihat teman-teman berprestasi, saya juga ingin seperti mereka, tapi tak tahu harus mulai dari mana,” tuturnya.

Aiko (tengah) meraih peringkat pertama kelas VIII pada akhir semester ganjil tahun ajaran 2025/2026│Foto: Windari

Padahal, sejak dini Aiko telah berusaha menunjukkan potensi. Ia sempat ingin mengikuti lomba menyanyi, namun belum mendapat dukungan dari pihak sekolah. Minatnya pada olahraga (baseball) pun tidak sempat membuahkan hasil, hanya berhasil lolos hingga tingkat provinsi. Sayangnya, cedera memaksanya untuk mundur dan menghentikan langkah di cabang olahraga tersebut.

Aiko mengakui, pada masa itu ia juga kehilangan fokus dalam belajar. Rasa malas muncul akibat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya, terutama ketika ia merasa dimanfaatkan.

“Saya sadar, sejak saat itu saya tidak pernah belajar lagi. Buat apa belajar rajin kalau akhirnya jawaban saya disalin oleh mereka?” mengungkapkannya dengan nada tegas.

Kenangan pahit tersebut memunculkan kembali emosi yang masih membekas hingga kini. Meski Aiko telah mampu bangkit dan berjalan tegak, ingatan tentang masa lalu kerap mempengaruhi suasana hatinya.

Aiko mengikuti kegiatan Duta Bahasa Jepang Griasta di Dharma Negara Alaya 2025│Foto: Dok. Aiko

Memasuki kelas VI, Aiko bertekad mengubah segalanya. Ia mulai membatasi diri, tidak lagi memberikan jawaban, mengabaikan komentar orang lain, dan menyadari bahwa tidak semua orang layak dijadikan teman.

“Sejak saat itu saya tidak pernah lagi membagikan jawaban saya kepada orang lain. Iya, walapun akhirnya saya jadi tak punya teman,” ujarnya sambil menghela nafas.

Barangkali, keputusasaan itulah yang menjadi titik balik bagi Aiko. Ia memilih untuk tidak larut dalam keputusasaan. Sejak bersekolah di Griasta, Aiko mengaku mengalami banyak perkembangan, baik secara akademik maupun mental.

“Di sinilah (Griasta) saya bisa berkembang. Tidak ada konflik dengan teman sebaya. Kalaupun ada, pasti diselesaikan dengan baik oleh BK,” katanya.

Juara I Story Telling Skagrima 2025│Foto: Dok. Aiko

Anak kedua dari dua bersaudara ini aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti modelling, Palang Merah Remaja (PMR), dan KSPAN. Meski memiliki hobi menyanyi, Aiko mengaku belum mengikuti ekstrakurikuler vokal.

Kendati demikian, semangatnya untuk berprestasi dan membanggakan sang ibu tak pernah padam. Aiko terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris sebagai modal utama mengikuti berbagai lomba. Dari sanalah motivasinya mengikuti lomba story telling bermula.

“Saya ingin menambah kemampuan dalam public speaking, tapi ragu untuk memulai dengan cara formal, seperti pidato atau MC. Jadi saya memilih story telling,” jelasnya.

Perjalanannya tak selalu mulus. Aiko sempat meraih Juara Harapan II di ajang Arunika Entertainment. Namun, kegagalan itu tak menyurutkan semangatnya. Ia bangkit dan berhasil meraih Juara I di Universitas Dhyana Pura (Undhira) serta SMK PGRI 5 Denpasar (Skagrima). Ia juga pernah mengikuti olimpiade, meski belum berhasil meraih hasil maksimal.

“Saya pernah ikut lomba selain story telling, seperti olimpiade. Tapi saya kurang berminat untuk belajar dan ingin suasana yang berbeda,” ucapnya sembari membenarkan kacamata yang melorot.

Juara I Story Telling Undhira 2025│Foto: Dok. Aiko

Di tengah maraknya siswa yang berlomba mengejar prestasi tanpa mempertimbangkan minat dan kredibilitas ajang lomba, Aiko justru melangkah dengan perlahan namun pasti. Ia memulai dari peringkat ketiga, sempat turun ke peringkat keempat, hingga akhirnya berhasil menempati peringkat pertama.

Selain mahir berbahasa Inggris, Aiko juga dipercaya menjadi Duta Bahasa Jepang di Griasta. Ia aktif melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah dasar serta berbagi pengalaman kepada para siswa. Di usia yang terbilang muda, Aiko memanfaatkannya untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif.

Semangat belajar dan menggapai cita-cita itu tumbuh sebagai upaya Aiko untuk meringankan beban sang ibu dan kakaknya. Sejak awal 2017, ia tinggal bersama Ibu dan seorang kakak perempuan di Denpasar. Mereka merantau dari Banyuwangi untuk membangun masa depan di kota ini.

“Kakak dan Ibu saya bekerja. Jadi, saya membantu dengan prestasi,” ujarnya.

Juara Harapan II Story Telling Arunika 2025│Foto: Dok. Aiko

Bagi sebagian orang, pencapaian itu mungkin terlihat biasa saja. Namun bagi Aiko, keberhasilan ini adalah kemenangan besar. Tak peduli berapa banyak piala yang ia raih di luar sekolah, menjadi siswa dengan nilai tertinggi di kelas merupakan kebanggaan tersendiri ─ bagi dirinya, dan terutama bagi sang ibu. [T]

Reporter/Penulis: Kadek Windari
Editor: Dede Putra Wiguna

Tags: Pendidikansiswasiswa berprestasiSMP PGRI 8 Denpasar
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Disability Corner, Ruang Inklusif di Tengah Riuh Denpasar Festival 2025

Next Post

“Sajaa” Bali Sepi? –Melihat Bali dari Jembrana

Kadek Windari

Kadek Windari

Tinggal dan menetap di Denpasar. Gemar menulis dan bercerita

Related Posts

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails
Next Post
“Sajaa” Bali Sepi?  –Melihat Bali dari Jembrana

“Sajaa” Bali Sepi? --Melihat Bali dari Jembrana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 23, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co