31 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
in Panggung
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

Penampilan artis-artis Taiwan dalam “Taiwan Beats 2026” di Biji World, Ubud, Bali, Sabtu, 22 Agustus 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya terdengar lembut dan akrab di telinga, membawa nostalgia ketika lagu-lagu Mandarin dimainkan. Apalagi ketika lagu-lagu Indonesia dibawakan dengan gaya Mandarin, kenangan lama seperti kembali hadir dan membangun semangat baru.

Suasana itulah yang terasa saat menyaksikan penampilan artis-artis Taiwan dalam “Taiwan Beats 2026” di Biji World, Ubud, Bali, Sabtu, 22 Agustus 2026. Malam itu menghadirkan lima musisi dari Taiwan dan Indonesia. Dua panggung di Biji World menjadi tempat “Taiwan Beats Showcase Night”, sekaligus puncak rangkaian pertukaran industri musik Taiwan dan Indonesia di Bali.

“Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian Taiwan-Indonesia Music Exchange & Business Matching Event yang berlangsung di Bali dan Jakarta pada 21–25 Agustus 2026. Acara ini diselenggarakan oleh Biro Pengembangan Industri Audiovisual dan Musik (BAMID) Kementerian Kebudayaan Taiwan,” kata Chairperson Taiwan Beats 2026, Phil Tang, saat konferensi pers sebelum pertunjukan musik.

Malam itu, perwakilan Taiwan, LINION dan MANAGONI, masing-masing menghadirkan karakter musik yang berbeda. LINION membawa ritme R&B dengan alunan soul yang mengalir, sementara MANAGONI memadukan musik dan seni suara dengan teknologi visual. Keduanya memperlihatkan keragaman musik populer Taiwan. Penampilan mereka memikat pengunjung di destinasi Ubud tersebut. Pertunjukan tidak hanya disaksikan wisatawan asal Taiwan, tetapi juga wisatawan dari berbagai negara yang tengah menikmati Ubud.

LINION merupakan salah satu musisi dan produser R&B di skena musik Asia yang memimpin penampilan sembari memainkan bas. Ia memadukan neo-soul, R&B, dan funk untuk membentuk alur laid-back. Kemampuannya mencipta lagu dalam bahasa Mandarin dan Inggris membuat LINION memiliki karakter vokal yang mudah beresonansi dengan audiens internasional.

Sementara itu, MANAGONI memiliki konsep yang memadukan musik, seni suara, dan teknologi visual. Eksplorasinya berfokus pada pengembangan sensasi musik kontemporer yang unik melalui kolaborasi lintas disiplin.

Kehadiran kedua musisi tersebut menjadi bagian dari upaya Taiwan Beats mempertemukan karya dan pelaku musik Taiwan dengan ekosistem musik Indonesia. Melalui showcase, pertukaran langsung antara musisi dan penonton juga menjadi bagian penting dari program tersebut.

Pertemuan itu tidak berhenti pada panggung pertunjukan. Bagi Tang, peluang pertukaran tersebut dapat berkembang lebih jauh ke berbagai bidang industri kreatif. Ia melihat hubungan Taiwan dan Indonesia memiliki ruang untuk dikembangkan melalui proyek lintas negara.

“Saya percaya tema lintas negara seperti ini dapat menjadi salah satu arah yang memungkinkan Taiwan dan Indonesia memperdalam kerja sama di masa depan. Tema semacam ini juga dapat membuka arah yang menarik untuk memperkuat hubungan antara Taiwan dan Indonesia,” ujar Tang.

Dari Bali, panggung diisi Rhythm Rebels yang digawangi Reza Achman pada drum kit dan Rizal Hadi yang memainkan berbagai instrumen buatannya sendiri, termasuk bambu didgeridoo, bambu upright bass, synthesizer, dan lainnya. Grup yang berbasis di Ubud, Bali, ini menyatukan kekuatan musikal keduanya untuk menciptakan perpaduan unik musik roots yang penuh energi.

ROBOKIDS terdiri atas tiga anggota, yaitu Deda (vokal dan bas), Meta (synth dan vokal), serta Abenk (drum). Mereka menciptakan musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berupaya memberikan warna baru bagi industri musik Indonesia. Sementara itu, Adam Alydrus, seorang musisi live looping dan world music asal Kalimantan yang kini berbasis di Bali, memadukan beragam suara, ritme, dan pengaruh budaya dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, Timur Tengah, Balkan, dan Afrika.

Rhythm Rebels, Robokids, dan Adam Alydrus malam itu memberikan penampilan terbaik mereka sebagai musisi yang telah lama berkecimpung di skena musik setempat. Para musisi dari kedua pihak berinteraksi dengan antusias bersama para penikmat musik yang hadir, menciptakan “Malam Taiwan” dengan suasana yang khas.

Pertukaran musik tersebut menjadi semakin menarik karena hubungan Taiwan dan Indonesia ternyata memiliki sejarah perjumpaan yang lebih luas. Phil Tang menjelaskan, Taiwan Beats hadir untuk memperluas pemahaman antara industri musik Taiwan dan Indonesia. Kedua negara memiliki hubungan budaya yang sudah cukup dekat, termasuk melalui musik.

“Di Taiwan, banyak lagu yang sangat populer sebenarnya memiliki pengaruh dari Indonesia. Saya juga memiliki banyak grup musik Indonesia yang saya sukai dan sudah beberapa kali menghadiri Java Jazz Festival,” ujar Phil Tang, Chairperson Taiwan Beats 2026.

Menurutnya, pertukaran seperti Taiwan Beats diperlukan untuk membuka lebih banyak ruang bagi pelaku industri dari kedua negara untuk saling mengenal. Ia melihat masih terdapat potensi besar yang belum sepenuhnya digarap dalam hubungan musik Taiwan dan Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa penonton di kedua negara sebenarnya memiliki banyak ruang untuk saling mengenal. Kami memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar, dan itulah salah satu makna dari pertukaran yang kami lakukan hari ini. Artinya, kami perlu meningkatkan saling pengertian,” paparnya.

Pertukaran tersebut juga mempertemukan sekitar 30 tokoh penting dari industri musik kedua negara. Di dalamnya terdapat pendiri Ubud Folk Fest, Rizal Hadi, serta akademisi Taiwan yang meneliti isu seni, budaya, dan pekerja migran, Wu Ting-Kuan. Pertemuan tersebut membahas ekosistem musik dan lingkungan kreatif di kedua negara.

Indonesia merupakan negara dengan populasi besar di Asia Tenggara sekaligus mitra budaya potensial yang memiliki keterkaitan erat dengan Taiwan melalui pekerja migran dan imigran baru. Karena itu, BAMID membawa delegasi bisnis industri musik yang terdiri atas hampir 20 orang untuk mengunjungi Antida Music, salah satu perusahaan produksi musik terkemuka di Bali.

Kunjungan tersebut membantu pelaku industri musik populer Taiwan memahami secara lebih tepat preferensi audiens setempat, pola produksi, serta ritme bisnis di pasar lokal. Pada saat yang sama, kunjungan itu menjadi landasan bagi kerja sama di masa mendatang dalam bidang agen pertunjukan, lisensi musik, dan kolaborasi lintas negara.

Upaya memperluas pasar musik populer Taiwan ke Asia Tenggara sebenarnya telah dimulai sejak 2025. BAMID menjalankan “Program Perluasan Pasar Musik Populer ke Asia Tenggara” dengan membentuk delegasi pertukaran bisnis Taiwan Beats. Thailand menjadi tujuan pertama dalam upaya perluasan tersebut.

“Tahun ini (2026), program tersebut untuk pertama kalinya memasuki Indonesia. Mulai 21 Agustus, delegasi menjalani rangkaian kunjungan selama lima hari, dengan mendalami dua wilayah, yaitu Bali dan Jakarta,” jelas Phil Tang.

Selama kunjungan, delegasi melakukan penjajakan bisnis secara langsung dengan kurator festival musik, label rekaman, pengelola tempat pertunjukan, serta media setempat. Pertemuan tersebut diarahkan untuk membuka peluang bisnis musik populer di Asia Tenggara. Salah satu agenda utamanya adalah “Taiwan Beats Showcase” yang digelar malam itu.

Namun, sebelum musik dimainkan di dua panggung Biji World, rangkaian kegiatan diawali dengan seminar bertajuk “Dari Mobilitas Menuju Koneksi: Bagaimana Ekosistem Musik Pekerja Migran Indonesia dan Imigran Baru di Taiwan Menjadi Gerbang Baru bagi Pertukaran Taiwan–Indonesia”. Seminar tersebut menghadirkan Wu Ting-Kuan dari Taiwan dan Rizal Hadi dari Bali.

Dari seminar hingga pertunjukan musik, Taiwan Beats 2026 memperlihatkan bahwa pertukaran budaya tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Sebuah lagu, bunyi instrumen, pengalaman musisi, atau pertemuan antarpelaku industri dapat menjadi pintu masuk untuk saling mengenal.

Di Ubud malam itu, musik menjadi ruang perjumpaan tersebut. Lagu-lagu Mandarin bertemu bunyi dan karakter musik Indonesia, sementara para musisi dari dua negara berbagi panggung dan pengalaman. Dari sana, pertukaran tidak hanya terdengar melalui musik, tetapi juga membuka kemungkinan kerja sama yang lebih panjang antara ekosistem kreatif Taiwan dan Indonesia.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: LINIONMANAGONITaiwan BeatsTaiwan Beats 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

Next Post

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
0
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

Read moreDetails

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

Read moreDetails

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
0
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

Read moreDetails

Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

by tatkala
October 28, 2026
0
Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

GUNAWAN Wicaksono membawakan tokoh Purusada dengan riasan tebal, didominasi garis merah dan hitam yang mempertegas wajahnya. Matanya melotot, suaranya menggelegar...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Ditutup, Samarasā Dirayakan lewat Tari, Puisi, dan Musik

by Dede Putra Wiguna
October 27, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Ditutup, Samarasā Dirayakan lewat Tari, Puisi, dan Musik

HUJAN mengguyur Ubud ketika malam penutupan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) hendak dimulai. Namun, hujan perlahan mereda seiring berlangsungnya...

Read moreDetails

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails
Next Post
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan
Esai

Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

BALI dikenal sebagai Pulau Dewata, sebuah pulau yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan tradisi, spiritualitas, dan nilai-nilai...

by Luh Irma Susanthi
October 31, 2026
Taman Pecangakan Disulap Jadi Playground Kreatif, Jembrana Creative Festival Digelar Dua Hari
Budaya

Taman Pecangakan Disulap Jadi Playground Kreatif, Jembrana Creative Festival Digelar Dua Hari

AKHIR pekan ini, Taman Pecangakan di jantung Kota Negara, Jembrana, punya agenda yang berbeda dari biasanya. Selama dua hari, Sabtu–Minggu,...

by tatkala
October 30, 2026
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek
Khas

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Di Ruang Tunggu Kehidupan

PAGI itu, saya kembali terbangun dengan pikiran yang sama: hari ini harus ke rumah sakit mana lagi? Hampir setengah tahun...

by Ahmad Sihabudin
October 30, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Elegi Rumah Pusaka Bernama Papua

SIDANG pembaca yang budiman, saya mengajak anda semua main ke sebuah rumah yang sangat luas. Rumah ini sangat asri, halamannya...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 30, 2026
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak
Khas

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu
Esai

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

by Agung Sudarsa
October 29, 2026
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam
Panggung

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia
Panggung

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan
Khas

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Melancaran ke Desa Les: Melihat Les dari Sisi yang Lain
Liputan Khusus

Pemberdayaan Produk Lokal Setelah Desa Les Diganjar Penghargaan ADWI 2024

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...

by Jaswanto
October 29, 2026
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen
Panggung

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co