17 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sumayana, Bali Pure, dan Aspirasi Pelaku UMKM: Pemerintah Jangan Sekadar Habiskan Anggaran

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
January 22, 2025
in Persona
Sumayana, Bali Pure, dan Aspirasi Pelaku UMKM: Pemerintah Jangan Sekadar Habiskan Anggaran

Ketut Sumayana

IA punya semangat tinggi bicara soal ekonomi kreatif dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Seluruh gagasannya akan tumpah-ruah, dan karena itulah ia bisa dikata sebagai tokoh muda dari Bali Utara yang senantiasa menjadi sumber inspirasi bagi pelaku-pelaku ekonomi kreatif, bukan hanya di Bali, melainkan juga di Indonesia.

Tokoh muda yang kita bicarakan ini adalah I Ketut Sumayana. Ia lahir di Alassari, Desa Pacung, Buleleng, 12 Mei 1988. Ia sudah punya istri dan dua anak, dan juga punya usaha kreatif bernama Bali Pure.

Bali Pure adalah brand usaha ekonomi kreatif yang ia rintis dengan begitu pelan, hati-hati, dan kini sudah jadi perhitungan penting dalam dunia usaha dalam lingkup yang lebih luas. Untuk itulah ia tak henti-henti bicara soal soal ekonomi kreatif dan Usaha Kecil Menengah (UKM), tak henti-henti juga bekerja untuk mewujudkan segala cita-citanya di bidang pengembangan ekonomi kreatif dan UKM, khususnya di Bali, juga di Indonesia.

โ€œEkonomi kreatif adalah sebuah pendekatan ekonomi yang berbasis pada kreatifitas, inovasi, eksplorasi dari nilai budaya lokal untuk menciptakan produk maupun layanan jasa yang memiliki daya tarik unik dan nilai tambah melalui pemanfaatan kearifan lokal, inovasi produk, pengalaman otentik, kolaborasi dan berkomunitas serta pemberdayaan lokal,โ€ kata Sumayana.

Kata-kata Sumayana tentang ekonomi jreatif itu seakan-akan menjadi kredo bagi dirinya untuk berada pada jalur yang tepat dalam pengembangan ekonomi kreatif dan UKM. Kredo itu juga dijadikan patokan dia dalam mengembangkan Bali Pure.

Dimulai dari Minyak VCO untuk Spa

Sejarah berdiri Bali Pure dimulai Sumayana bekerja di Villa Boreh. Di villa itu, ia menemukan kenyataan baru. Minyak yang digunakan untuk spa adalah minyak VCO (virgin coconut oils).

โ€œSecara langsung saya melihat dan mendata bahwa selama tiga tahun menjadi manajer, tidak ada tamu yang mengeluh dengan penggunaan minyak VCO untuk spa,โ€ kata Sumayana.

Bahkan Sumayana mendapat dorongan dari teman-teman bule untuk memproduksi minyak vco secara massal. Apalagi, bule-bule itu melihat sepanjang sepadan pantai di wilayah Kecamatan Tejakula penuh dengan perkebunan kelapa.

Hasil panen kelapa itu biasanya dikirim oleh warga keluar pulau dengan harga yang ditekan oleh para tengkulak. Dan, Sumayana yang punya latar belakang sebagai petani tentu bisa merasakan sendiri keprihatinan petani, di mana kelapa mereka kadang dihargai dengan sangat murah.

Dari perasaan prohatin itulah Sumayana mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Bulan Maret 2015 ia memutuskan untuk resign dari pekerjaannya sebagai manager, dan Juni 2015 memulai membangun usaha Bali Pure.

โ€œModal awalnya 300 ribu,โ€ ujar Sumayana yang tamatan STIE Satya Dharma Singaraja itu.

Dengan modal sekecil itu ia memang harus kerja sendiri. Dari proses produksi sampai penjualan dikerjakan sendiri. Ia meminjam garasi mobil temannya untuk dijadikan tempat usaha.

Produk-produk Bali Pure | Foto: Dok. Bali Pure

Awalnya Bali Pure memang hanya menghasilkan minyak VCO. Namun setahun kemudian Bali Pure menambah produk berupa serbuk kunyit.

Soal kunyit ini juga punya cerita sendiri. Selain harganya murahโ€”saat itu hanya seribu rupiah perkiloโ€”juga tak banyak pembelinya. Petani kunyit sampai-sampai menaruh kunyitnya di tempat Bali Pure sebanyak 150 kilogram karena tidak laku.

โ€œKami diminta untuk membeli, kalau tidak mau, petani rela untuk dibuang saja,โ€ cerita Sumayana.

Tentu, kondisinya itulah yang kemudian membuat Sumayana bekerja agak keras untuk mencari tahu produk-produk apa saja yang bisa diolah dari bahan kunyit.  โ€œLalu saya dapat ide untuk membuat serbuk kunyit natural,โ€ ujarnya.

Pada proses perjalanannya, Bali Pure akhirnya terus berkembang. Dari awalnya kerja sendiri, sampai akhirnya Bali Pure bisa mengajak siswa sekolah tingkat SMP dan SMA untuk ikut belajar sekaligus membantu pengembangan Bali Pure, tentu saja seusai siswa itu pulang sekolah.

โ€œBiaya sekolah dan uang bekal siswa itu ditanggung oleh Bali Pure,โ€ ujar Sumayana.

Dan, hingga kini sudah ada 18 siswa yang dibiayani sekolahnya oleh Bali Pure sampai mereka tamat SMA. Ada juga yang sampai pada pendidikan D3 maupun S1.

Sampai saat ini Bali Pure berkembang dengan memiliki tempat produksi sendiri dengan standar BPOM MD untuk pengolahan minyak VCO dan komestika golongan B untuk produk seperti sabun mandi VCO, body scrub sampai massage oils dan produk lainya.

Tak puas hingga di situ, Sumayana terus mengembangkan inovasi, misalnya ia membuat sabun natural dari bahan minyak VCO, dan membuat body scrub dari ampas kemiri hasil perasan kemiri.

Dari hasil kerja keras dan hasil inovasi terus-menerus, Bali Pure kini memiliki berbagai produk, sepert minyak VCO, body oils, minyak kemiri, sabun VCO, serbuk kunyit, serbuk jahe merah, dan minyak tanusan kelapa,

โ€œKami masih terus melakukan inovasi, tentang produk yang bisa kami buat lagi, terutama produk dengan bahan-bahan lokal yang dihasilkan oleh petani lokal,โ€ kata Sumayana.

Produk-produk Bali Pure | Foto: Dok. Bali Pure

Bali Pure kini sudah melakukan โ kerjasama juga dengan UMKM lokal Buleleng, misalnya dalam bentuk berbagi pengetahuan dengan beberapa kali menjadi narasumber dalam beberapa kegiatan UMKM. Selain itu juga melakukan kerjasama dengan berbagi akses permodalan, seperti berbagi akses tentang jalur menjadi binaan Pertamina dengan modal bergulir sampai 200 juta rupiah, akses ke Unud dalam pengajuan hibah dari Kementerian Ristek dan BRIN, akses hibah dengan voucher belanja dari Kemenparekraf sampai 50 juta rupiah.

Selain itu juga akses pengembangan dengan menjadi binaan Yayasan Bedo, serta dengan menjadi binaan SETC (Sampoerna Entreprenuership Training Center) serta akses pasar dengan memberikan dan berbagi kontak dengan permintaan buyer terhadap produk produk tertentu yang tersedia di lembaga-lembaga UMKM Buleleng

Berbagai Penghargaan

Setelah melewati kerja keras secara kreatif dan penuh dedikasi, Bali Pure yang dirawat dengan baik oleh Sumayana itu akhirnya mendapatkan berbagai penghargaan dari berbagai lembaga.

Yang terbaru Bali Pure mendapat penghargaan UKM Unggulan, Kolaborator Terbaik 2024 yang diberikan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM.

โ 

Ketut Sumayana | Foto: Dok. pribadi

Penghargaan diberikan karena Bali Pure dilihat cukup aktif dalam mendukung UMKM Buleleng dalam beberapa kegiatan, salah satunya kegiatan business coaching clinic dengan mengundang 50 UMKM Buleleng serta melakukan kegiatan pelatihan bagi sahabat difabel bisu tuli untuk menjadi seorang barista yang bekerjasama dengan Buleleng Social Community, ICA, Suka Duka UMKM Aluh dan kegiatan itu juga didukung oleh Dinas Dagperinkop-UKM dan Kominfosanti Buleleng dengan sponsor dari Sampoerna Enterprenuership Training Center (SETC), serta beberapa kegiatan yang dilakukan bersama Dinas Dagperinkop-UKM Buleleng.

Sebelumnya, di tahun 2023, Bali pure juga mendapat penghargaan Entreprenuer Award 2023 kategori Best Chain Ecosystem oleh Kemenkop RI. Ada juga UMKM Award 2023 yang diberikan Dinas Dagperinkop-UKM Buleleng.

Selain itu ada penghargaan Badan POM yang diselenggarakan Lokapom Singaraja sebagai nominee tingkat provinsi kategori UKM pangan berdaya saing pada lomba UMK Pangan Award tahun 2024 pada HUT BPOM RI ke-23.

Penghargaan yang diterima Bali Pure | Foto: Dok. Bali Pure

Jauh sebelum Bali Pure berdiri dan mendapatkan penghargaan Ketut Sumayana juga punya riwayat sebagai pemuda berprestasi yang kemudian membentuk kepercayaan dirinya dalam menjalani dunia usaha kreatif. Antara lain ia pernah diundang untuk mengkuti short course di Kendriya Hindi Sansthan Agra, India,  selama 8 bulan belajar bahasa dan budaya India pada tahun 2009-2010.

Yang menarik, ia pernah menjadi pemenang pertama Putra Kampus Ajeg Bali tahun 2011.

Dukungan Penuh untuk UMKM Lokal

Sumayana selalu menjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM lokal, baik dalam wilayah kecil di desanya di Pacung, Tejakula, maupun dalam wilayah yang lebih luas di Bali.

Menurutnya, โ pengembangan UMKM lokal sangat perlu dilakukan karena dapat mendukung perekonomian lokal secara kecil-kecil dan masif dari segala sektor. โ€œSelain menaikan nilai tambah, dapat pula sebagai penyedia tenaga kerja sehingga masyarakat tidak harus bekerja keluar desa,โ€ kata Sumayana.

Dengan penegmbangan UMKM lokal, kata Sumayana, masyarakat bisa tetap aktif dalam menjalankan tradisi dan budaya di daerah masing masing sebagai bentuk pelestarian budaya secara langsung.

Dalam pengembangan ekonomi kreatif produk UMKM lokal itu, Sumayana berharap pemerintah baiknya melibatkan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM dalam setiap pembuatan rancangan kegiatan regulasi dan sejenisnya, agar dukungan yang diberikan sesuai dengan harapan para pelaku ekonomi kreatif maupun UMKM.

โ€œSaya juga berharap pemerintah memiliki kekuatan dalam mengatur pasar modern yang ada agar terlibat dalam menyalurkan produk UMKM dengan regulasi yang ada,โ€ ujar Sumayana.

Penghargaan yang diterima Bali Pure | Foto: Dok. Bali Pure

Kegiatan dan dukungan yang sudah dilakukan diharapkan agar lebih tertata dan terpantau agar tidak hanya sekedar menghabiskan anggaran tapi baiknya setiap anggaran yang ada disalurkan dengan tepat sasaran.

Dan pemerintah, kata Sumayana, diharapkan menyerap aspirasi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM sampai ke eksekusi.

โ€œTidak hanya ditampung aspirasi yang akhirnya tidak dilakukan apa-apa, kembali ke sekadar habiskan anggaran,โ€ kata Sumayana. [T]

Reporter/Penulis: Adnyana Ole
Editor: Adnyana Ole

Ayu Restia Putri, Gen Z dari Desa Les: Teruskan Hidup dengan Melatih Tari untuk Anak-anak Desa
Nyoman Sukerta, Petani Cengkih dari Tajun, Juga Bertani Madu Agar Bali Tetap Manis
Made Darsana, Kopi, Hutan, dan Ekonomi Berkelanjutan: Inspirasi dari Desa Wanagiri
Tags: bali purebulelengekonomi kreatifUMKMumkm lokal
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kebebasan Ekspresi dalam Lintas Semester dan Mata Kuliah | Dari Gelar Karya Mahasiswa Pendidikan Sendratasik UPMI Bali

Next Post

Sekilas Informasi Wisataย  Saba Budayaย  Baduy

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
0
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

Read moreDetails

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

โ€œSaya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,โ€ kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang senimanโ€•atau sebut saja montirโ€•muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajangย  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajangย  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails
Next Post
Sekilas Informasi Wisataย  Saba Budayaย  Baduy

Sekilas Informasi Wisataย  Saba Budayaย  Baduy

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir
Buku Tatkala

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir

Judul: Panduan Lumut -- Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putri Wijaya ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 16, 2026
Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM
Esai

Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM

LIMA hari sudah antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memenuhi SPBU di Pulau Bali. Antrean itu tidak hanya...

by I Wayan Artika
October 16, 2026
Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow
Esai

Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow

BAYANGKAN seorang tenaga medis yang baru saja menerima panggilan darurat. Seorang pasien membutuhkan pertolongan segera dan sudah terbaring di meja...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 16, 2026
Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan
Esai

Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan

ADA kejanggalan ketika mendapatkan bensin harus dirayakan sebagai sebuah kemenangan. Warga rela mengantre berjam-jam, menanti hingga dini hari, bahkan mengorbankan...

by Dede Putra Wiguna
October 16, 2026
Dariย โ€œPanic Buyingโ€ย hinggaย โ€œMaborborโ€: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali
Bahasa

Dariย โ€œPanic Buyingโ€ย hinggaย โ€œMaborborโ€: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

SECARA pribadi, saya sebisa mungkin menghindari antrean BBM di Bali saat ini. Saya pernah berada di posisi itu dahulu, dan...

by I Made Sudiana
October 16, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Selembar Kain di Antara Aku dan Dunia: Ritual Menutup Gorden Ketika Senja

Ada sebuah tindakan kecil yang hampir selalu kita lakukan tanpa pernah bertanya mengapa. Ketika sore mulai turun, cahaya matahari perlahan...

by Tri Nugroho Adi
October 16, 2026
Hukum Tanah Air Bali
Buku Tatkala

Hukum Tanah Air Bali

Judul: Hukum Tanah Air Bali Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Made Pria Dharsana ISBN: Masih dalam proses Tebal:...

by Buku Tatkala
October 15, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Kemping yang Mencekam

LIBUR semester telah tiba. Mahasiswa dan anak sekolah dapat bersantai. Agung Santoso berencana memanfaatkan libur itu bersama keluarga. Ia ingin...

by Chusmeru
October 15, 2026
๐Œ๐„๐๐“๐„๐‘๐ˆ ๐‹๐”๐€๐‘ ๐๐„๐†๐„๐‘๐ˆ ๐ˆ๐๐ƒ๐ˆ๐€ ๐๐”๐Š๐€ ๐๐€๐Œ๐„๐‘๐€๐ ๐‹๐Ž๐๐“๐€๐‘ ๐๐€๐‹๐ˆ
Pameran

๐Œ๐„๐๐“๐„๐‘๐ˆ ๐‹๐”๐€๐‘ ๐๐„๐†๐„๐‘๐ˆ ๐ˆ๐๐ƒ๐ˆ๐€ ๐๐”๐Š๐€ ๐๐€๐Œ๐„๐‘๐€๐ ๐‹๐Ž๐๐“๐€๐‘ ๐๐€๐‹๐ˆ

Menteri Luar Negeri India, ๐ƒ๐ซ. ๐’. ๐‰๐š๐ข๐ฌ๐ก๐š๐ง๐ค๐š๐ซ, 12 Oktober 2026, membuka pameran ๐‘๐‘–๐‘Ÿฤ๐‘š๐‘Ž๐‘ฆฤ๐‘ก๐‘Ž: ๐ป๐‘’๐‘Ž๐‘™๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘Ž๐‘›๐‘‘ ๐‘Š๐‘’๐‘™๐‘™๐‘๐‘’๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘–๐‘› ๐‘†๐‘œ๐‘ข๐‘กโ„Ž ๐ด๐‘ ๐‘–๐‘Ž๐‘› ๐‘‡๐‘’๐‘ฅ๐‘ก๐‘ ...

by tatkala
October 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Perjanjian Kawin Campuran dan Hak Mewaris: Ketika Pisah Harta Berhadapan dengan Hak Pasangan yang Ditinggalkan

PERJANJIAN perkawinan dibuat untuk memberikan kepastian hukum atas harta suami dan istri. Namun, bagaimana jika kesepakatan pisah harta yang semula...

by I Made Pria Dharsana
October 14, 2026
Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari
Ulas Buku

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari

BUKU Rusdi Mathari berjudul Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya, genap berusia 10 tahuan. Buku Mojok, sebagai penerbit, merayakan ulang...

by Ahmad Hirzan Anwari
October 13, 2026
Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi
Esai

Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...

by Angga Wijaya
October 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright ยฉ 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright ยฉ 2016-2025, tatkala.co