23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia: Melompat dengan Beban Berat

Chusmeru by Chusmeru
June 5, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

KABAR gembira datang bagi industri pariwisata Tanah Air. Indeks atau peringkat kinerja pariwisata Indonesia meningkat. Berdasarkan keterangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Indonesia menduduki peringkat 22 dunia.

Indeks kinerja pariwisata atau Travel Tourism Development Index (TTDI) yang dirilis oleh World Ekonomic Forum (WEF) pada tanggal 21 Mei 2024, posisi Indonesia melompat dari peringkat 32 di tahun 2021 menjadi peringkat 22 di tahun 2024 ini. Lompatan yang luar biasa, tentunya. Mengingat tahun 2019 Indonesia masih ada di peringkat 36 dunia.

Peningkatan kinerja pariwisata Indonesia melampaui Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Bahkan yang luar biasa, Indonesia berhasil mengungguli Belgia, Selandia Baru, dan Turki. Prestasi yang cukup membanggakan, di tengah beban berat yang sedang dipikul pariwisata Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Lompatan indeks kinerja pariwisata Indonesia didasarkan pada lima aspek penilaian (Antara, 26 Mei 2024). Pertama, keberhasilan Indonesia melejit 10 peringkat dibanding tahun 2021 adalah karena kondisi lingkungan bisnis, keamanan, dan kesehatan yang mendukung ekosistem pariwisata.

Kedua, infrastruktur dan layanan di bidang pariwisata. Ketiga, kebijakan yang berkaitan dengan pariwisata. Keempat, sumber daya pariwisata yang dimiliki, baik berupa alam maupun budaya. Kelima, keberlanjutan pariwisata.

Indonesia memang melakukan lompatan besar dalam kinerja pariwisatanya. Dan itu patut untuk diapresiasi. Meski demikian, bukan berarti pariwisata Indonesia sedang baik-baik saja tanpa masalah. Beban berat justru menghadang perkembangan pariwisata di masa datang.

Faktor Keberhasilan

Sukses Indonesia menduduki peringkat 22 dari 119 negara di dunia itu sudah pasti merupakan kerja keras seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata. Keberhasilan Indonesia tidak terlepas dari dua faktor pendukung.

Pertama, tingkat kompetisi (competitiveness) pariwisata Indonesia sudah mulai membaik. Jika dibandingkan negara yang peringkatnya di bawah, Indonesia memiliki tingkat kompetisi atau daya saing lebih baik.

Kompetisi bisa berkaitan dengan harga produk wisata, akomodasi, kualitas produk, maupun bentuk pelayanan. Terdapat peningkatan terhadap daya saing pariwisata Indonesia di pasar wisata dunia.

Kedua, Indonesia juga mengalami peningkatan dalam keunggulan nilai komparatif (comparative value). Keunggulan komparatif menjadi salah satu pertimbangan bagi wisatawan untuk mengunjungi satu destinasi di sebuah negara.

Keunggulan komparatif pariwisata Indonesia antara lain ada pada paket wisatanya. Indonesia memiliki paket wisata yang komplit. Banyak pemandangan alam yang masih natural. Indonesia juga memiliki banyak ragam seni budaya, kuliner, dan kerajinan rakyat.

Keunggulan berikutnya terdapat pada kondisi Indonesia saat ini. Di mata dunia, Indonesia dianggap sebagai negara yang aman, sehat, dan nyaman untuk dikunjungi. Hal itu terlihat dari kesuksesan Indonesia menggelar event-event internasional seperti konferensi, olah raga, dan konser musik. Semua berjalan lancar, aman, dan sukses.

Tugas Berat

Apakah lompatan indeks kinerja itu menggambarkan kondisi pariwisata Indonesia sudah pulih? Pertanyaan yang tidak dapat terburu-buru untuk dijawab. Mengingat kendala ekonomi dalam negeri masih menghadang. Harga kebutuhan komoditas pangan yang melambung dan biaya transportasi yang tinggi menjadi beban berat pemulihan pariwisata.

Oleh karenanya tugas berat menyertai peningkatan indeks kinerja pariwisata. Infrastruktur pariwisata Indonesia masih banyak yang perlu dibenahi, utamanya pada objek dan daya tarik wisata di daerah. Banyak destinasi wisata daerah yang belum terjangkau infrastruktur jaringan telekomunikasi.

Aksebilitas menuju destinasi wisata menjadi tugas berat pemerintah dalam mengembangkan pariwisata di daerah. Begitu pun dengan amenitas berupa tempat parkir, toilet yang bersih, maupun kios cinderamata yang belum tertata dengan baik.

Peningkatan kualitas SDM pariwisata merupakan tugas yang selalu harus dilakukan berkesinambungan. Pelayanan di sektor pariwisata harus diberikan oleh SDM yang memiliki kualifikasi dan standar internasional. Sedangkan di daerah masih banyak SDM pariwisata yang melayani wisatawan dengan keterampilan seadanya.

Faktor penting yang menjadi tugas berat pemerintah adalah membuat kebijakan di sektor pariwisata yang mendukung upaya konservasi dan regenerasi. Dampak negatif pariwisata mesti diantisipasi dengan kebijakan yang mendukung konservasi alam dan regenerasi kerusakan alam.

Sektor pariwisata Indonesia saat ini sedang menanggung beban berat. Pelanggaran tata ruang untuk kepentingan pariwisata nyaris terjadi di semua daerah. Persawahan berubah menjadi hotel, villa, dan restoran. Rindang pepohonan berubah menjadi beton-beton untuk kepentingan pariwisata.

Sederet masalah menyertai kenaikan indeks kinerja pariwisata Indonesia. Pencemaran lingkungan di darat, laut, sungai, danau, dan udara. Sampah mewarnai pemandangan di destinasi wisata. Kemacetan lalu lintas membuat ketidaknyaman wisatawan. Tindak kriminalitas juga mulai terjadi di destinasi wisata; baik yang dilakukan oleh penduduk lokal maupun wisatawan.

Lompatan peringkat kinerja pariwisata Indonesia bukan sekadar hitungan angka. Di baliknya ada amanat, di belakangnya ada beban berat. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Medis Mendulang Turis
Menimbang Dana Abadi Pariwisata
Wisata Lansia: Memanjakan “Baby Boomer”
Wisata Kemiskinan: Menjual Citra dan Nestapa
Wisata Edukasi untuk Generasi Alpha dan Z

                                                             

Tags: ilmu pariwisataIndeks Kinerja PariwisataPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Membicarakan Kembali Identitas Musikal Dangin Njung dan Dauh Njung di Bali Utara

Next Post

Berbincang dengan Kunti Afrida Maharani, Pemenang Putri Hijabfluencer Bali 2024

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Berbincang dengan Kunti Afrida Maharani, Pemenang Putri Hijabfluencer Bali 2024

Berbincang dengan Kunti Afrida Maharani, Pemenang Putri Hijabfluencer Bali 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co