24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Gede Agus Eka Pratama by Gede Agus Eka Pratama
May 31, 2024
in Khas
Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Yahya Umar, Teddy, dan Yoyo | Foto: Pande

KETIKA matahari berada di ujung garis lautan, dengan pantulan warna jingga di langit biru, di pinggir sawah yang baru saja selesai dibajak itu, berdiri sebuah rumah, tempat kaula muda menempa diri. Namanya Rumah Belajar Komunitas Mahima, yang beralamat di Jl. Pantai Indah III No. 46, Singaraja, Bali.

Sore itu, dalam suasana hari ulang tahun tatkala.co yang ke-8, Rumah Belajar Komunitas Mahima tampak ramai, tidak seperti hari biasanya.Terlihat satu persatu orang-orang memasuki rumah tersebut.

Kedatangan mereka bukan untuk menghadiri acara pesta ulang tahun, apalagi untuk meminta sumbangan. Melainkan untuk mendapatkan ilmu baru—ilmu tentang tata cara menuangkan cerita dalam tulisan, khususnya membuat sebuah ulasan politik.

Benar. Tahun ini, Tatkala May May May 2024 (tajuk acara hari jadi tatkala.co), menyelenggarakan “Workshop Menulis Ulasan Politik”sebagai salah satu mata acaranya. Lokakarya ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Mei 2024.

Yoyo Raharyo saat menjadi narasumber di Tatkala May May May 2024 | Foto: Pande

(Sekadar informasi, Tatkala May May May tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun lalu dilakukan setiap weekend sepanjang bulan Mei, sedangkan untuk tahun ini hanya berlangsung selama tiga hari. Dimulai dari tanggal 23 hingga 26 Mei 2024.)

Kegiatan worshop menulis ulas politik tidak seperti workshop pada umumnya—yang biasanya terkesan kaku dan penuh dengan bau keformalan—melainkan dilaksanakan dengan situasi kekeluargaan, penuh dengan rasa kehangatan.

Meski begitu, apa yang dipaparkan dalam acara itu, masih memuat nilai-nilai keilmuan yang disampaikan dengan santai layaknya ngobrol di warung kopi.

Kegiatan workshop hari itu menghadirkan dua narasumber, Teddy C Putra, penulis esai politik; dan Yoyo Raharyo, salah satu jurnalis senior di Bali; serta hadir juga Yahya Umar, Pimred Balisharing.com yang didaku sebagai moderator pada kegiatan hari itu.

Dalam diskusi tersebut, Mas Yoyo—sebagaimana orang-orang memanggil Yoyo Raharyo—menyampaikan bahwa belajar menulis bisa dimulai dari lingkungan terdekat dalam hidup kita.

“Kalau kita mau nulis tentang isu politik dinasti, bisa memulainya dengan isu-isu yang dekat. Seperti misal, ayahnya adalah seorang DPR RI, sedangkan anaknya menjadi DPRD Kabupaten. Hal-hal itu bisa kita ulas, jadi tidak harus berfokus di pemerintahan pusat saja,” tutur Yoyo dihadapan para peserta workshop hari itu.

Sedangkan, dalam kesempatan berikutnya, Teddy C Putra juga memberikan pemahaman tentang bagaimana mengawali ketika ingin membuat sebuah ulasan tentang politik.

Teddy C Putra saat menjadi narasumber di Tatkala May May May 2024 | Foto: Pande

“Yang terpenting adalah kita punya keresahan mengenai dunia politik. Jangan sampai membuat ulasan politik tanpa mempunyai keresahan, nanti jatuhnya akan seperti ngedumel,” jelasnya.

Selain itu, Teddy, yang merupakan lulusan S2 ilmu politik, menambahkan tentang kunci dari sebuah tulisan agar bisa membuat para pembaca tertarik adalah dimulai dari paragraf pertama.

“Kalau paragraf pertamanya menarik, orang pasti akan terus membacanya,” jelasnya. Sesaat setelah menikmati secangkir kopinya, ia menambahkan, “Karena kalau paragraf pertamanya terlalu bertele-tele, orang tidak akan berminat membacanya sampai tuntas. Biasanya mereka malah bosan,” jelasnya.

Salah satu peserta yang hadir memberikan padangannya tentang kondisi politik di Indonesia saat ini, yang sangat seksi untuk dijadikan sebuah tulisan. Ia mengaku bahwa masyarakat di era sekarang ini, politik transaksionalnya sangat kental.

“Politik sekarang ini jauh sekali dengan yang dirumuskan oleh pendahulu-pendahulu,” ucapnya.

Peserta itu bernama I Wayan Sudira. Menurut pria bertubuh gempal itu, mengacu pada literatur yang pernah ia baca dari tahun 2019-2024, kencedrungan masyarakat dalam menentukan calon pememimpin berdasarkan berapa banyak dana atau sembako yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Sehingga, praktik-praktik seperti itu bisa dikatakan sebagai politik transaksional dan tidak bersih,” ujar lelaki yang pernah menjabat sebagai komisioner Bawaslu Buleleng itu.

Sedang waktu terus bergulir, terlihat seluruh peserta yang hadir pada kegiatan hari itu tampak larut dalam keasyikan hangatnya diskusi. Meski cahaya matahari sudah berganti dengan sinar bulan yang mulai gelap. Malam itu, dihadapan perbincangan politik, meski kopi semakin dingin, namun diskusi menjadi semakin hangat.

Suasana workshop menulis ulasan politik | Foto: Pande

Yoyo kembali bercerita. Sebagai seorang jurnalis, kondisi sekarang ini membuat dunia kepenulisan seorang jurnalis terbelenggu oleh berita-berita yang sifatnya advertorial. Maksudnya adalah, banyak media yang lebih mementingkan uang dalam iklan ketimbang keabsahan sebuah berita. Sehingga mengakibatkan terjadi banyak kepentingan dalam sebuah berita yang dimuat oleh media-media tersebut.

“Sebenarnya, seorang jurnalis itu sangat ingin membuat ulasan yang mengkritik. Namun, media tempat bernaung yang membuat hal tersebut menjadi sedikit terhalang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan jika media masih bergantung dengan berita yang sifatnya advertorial akan susah untuk membuat berita yang bersifat mengkritisi. Sehingga, tambahnya waktu itu, solusi dari permasalahan tersebut ialah media harus mengurangi ketergantungannya kepada berita-berita beriklan, agar bisa kembali menjadi media yang independen dan punya nilai kritis.

Sedangkan, menurut Teddy, ada beberapa hal yang bisa ditulis dalam dunia politik. Seperti misalnya, menceritakan atau mengkritik penyelenggara Pemilu, seperti KPU dan Bawaslu. Selain itu, tulisan ulasan politik juga bisa mengulas tentang pola perilaku masyarakat ketika menjelang Pemilu datang.

“Bisa menulis tentang perilaku masyarakat, yang biasanya kalau ada caleg datang ke kampungnya, bukannya bertanya tentang gagasan atau visi-misinya, justru malah bertanya tentang bantuan apa atau seberapa banyak yang bisa diberikan si calon-calon itu ke masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, perilaku tersebut bisa dijadikan sebagai bahan untuk menulis ulasan politik. Sehingga, tulisan-tulisan tentang ulasan politik tidak melulu tentang politik pusat saja, melainkan perilaku masyarakat di sekitar kita juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menulis ulasan politik.

Tak terasa, malam semakin larut. Tepat pukul tujuh malam lebih, diskusi pun akhirnya selesai. Dan, sebagai penutup, Made Adnyana Ole—atau yang lebih dikenal dengan sapaan Pak Ole—yang merupakan pemilik acara dan Pimred tatkala.co itu, memberikan merchandise berupa baju tatkala kepada para pemateri sebagai tanda penghargaan dan kenang-kenangan.[T]

Tags: Tatkala May May May 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Kritis dan Karakter Masyarakat yang Kolot: Ulasan Film “Membicarakan Kejujuran Diana”

Next Post

Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Gede Agus Eka Pratama

Gede Agus Eka Pratama

Mahasiswa Jurusan Dharma Duta, Ilmu Komunikasi, STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co