2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Wahyu Mahaputra by Wahyu Mahaputra
May 1, 2024
in Khas
Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Perayaan Hari Puisi di SDN 5 Les, Tejakula

Kecewa, Hampir

“Mohon maaf, Dik, setelah kami diskusikan, sepertinya tidak boleh menempel di dinding nggih.”

Kira-kira seperti itu pesan yang saya dapatkan ketika sedang bersiap mengemas materi pameran hari pertama di salah satu sudut lantai dua Kampus Bawah Undiksha Singaraja.

Saya dan teman-teman dari Komunitas Cemara Angin, komunitas kecil yang terhimpun dari orang-orang kecil di Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah kala itu sedang membuat perhelatan kecil berupa Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi yang kami kemas dalam tajuk “Jelang Malam”.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam Malam Apresiasi Sastra guna memperingati Hari Puisi Nasional. Dalam pameran tersebut kami memasang materi-materi seputar puisi dan cerita pendek dari penyair tersohor seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, Putu Sahadewa, Seno Gumira Ajidarma, sampai puisi-puisi sederhana buatan anak-anak Cemara Angin. Selain itu, ada pula lapak buku dan musik dari media @menjadimanusiabahasa, serta dokumentasi perjalanan jurusan kami dari masa ke masa.

Tujuannya sederhana, yakni membuat hubungan antara dosen dan mahasiswa bukan hanya hubungan akademis, tapi juga hubungan yang humanis. Kekeluargaan.

Menempel di kamar mandi adalah salah satu cara kami memampang puisi dan cerita pendek dengan maksud mudah dibaca. Narasinya sebagai berikut:

“Kampus ini sudah terlalu banyak kata-kata akademis, retorika, dan hal-hal ilmiah lainnya. Komunitas Cemara Angin ingin hadir sebagai anomali melalui kegiatan “Jelang Malam” yang di dalamnya terdapat Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi.  Pameran ini bukanlah tempat untuk kata-kata hebat, atau syair-syair pelipur lara, tapi kata-kata dan hanya kata-kata.”

Pameran di Kampus Bawah, Undiksha | Foto: Dok

“Seringkali kamar mandi menjadi tempat yang tabu untuk dijamah dan dibicarakan ke publik. Padahal kamar mandi adalah tempat bersih dan pembersihan, kamar mandi adalah tempat menemukan ide-ide kreatif atau kamar mandi menjadi studio musik. Selain itu, kamar mandi selalu dikunjungi orang, sehingga sastra dapat dibaca dan dekat dengan siapapun. Dengan rasional tersebut, tidak salah kiranya memilih “Kamar Mandi” sebagai tempat pameran.”

Dengan alasan tertentu, diskusi alot, dan gorengan yang belum habis kami makan. Sedikit berat hati, kami menerima bahwa pameran yang mestinya berlanjut dua hari kedepan, kami tutup. Instalasi dibongkar, puisi-puisi kami tarik, dan sisa-sisanya kami dokumentasikan. Kami pulang dengan kecewa, hampir.

Cerita di Desa Les

Kenapa hampir? Ya, ternyata pameran dan perayaan yang kami rancang diminta dibawa ke Desa Les, di Kecamatan Tejakula, Buleleng, serangkaian kegiata Bakti Sosial yang digawangi ormawa-ormawa resmi di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha.

Pameran kami di Undiksha seharusnya tanggal 25-27 April dan dihilir dengan Malam Apresiasi Sastra tanggal 28 April 2024. Tapi, pameran hanya bisa dilakukan tanggal 25 April saja, dan pindah ke Desa Les tanggal 27 April. Jadi, ada waktu sehari saja, yakni tanggal 26 April, untuk membuat ulang materi pameran karena di Desa Les sasarannya anak SD. Ini cukup membuat saya dan teman-teman merasa tertantang. Ini hal baru, semuanya baru bagi kami yang tidak pernah berpameran. Menulis pun jarang.

Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, saya mengajak teman-teman komunitas untuk segera move on dan datang ke kampus mengerjakan materi. Maksud hati mengatasi kegundahan meraka, saya awali pertemuan dengan karaoke bersama menggunakan proyektor besar di sekretariat Himpunan Mahasiswa Jurusan. Sekretariat tersebut dipenuhi spanduk-spanduk bekas program kerja himpunan, saya mengambilnya satu dan menjadikannya alas bermain dengkleng. “Kita buat pameran interaktif, ajak anak-anak itu meplalian saja,” ujar saya kala itu.

Coretan lukisan anak-anak di SDN 5 Les, Tejakula | Foto: Dok

Sementara saya dan dua teman membuat dengkleng, ada perempuan-perempuan yang menulis kata-kata untuk pameran mini di SD yang kami belum ketahui rupa dan siswanya. Kurang lebih pukul sepuluh malam, materi telah rampung. Di antaranya kami membawa dengkleng, puisi bergambar, buku, musik (kaset pita), wayang, dan seperangkat permainan pembelajaran bahasa. Kami siap berangkat dan menginap sehari sesuai rencana acara Bakti Sosial tersebut.

Pukul 04:00 dini hari, alarm saya berbunyi, artinya sebentar lagi harus ke kampus dan berangkat menuju Desa Les yang sama sekali belum pernah saya jamah, sayangnya saya belum mengemas barang bawaan menginap. Saya berkumpul kemudian berangkat bersama pukul 06:00 WITA dengan astrea merah kebanggan sembari membawa walkman lengkap kaset pitanya untuk menunjang lapak buku dan musik saya.

Pukul 09:05 WITA, pembukaan acara belum kunjung mulai, sementara anak-anak SDN 5 Les harus pulang pukul 11:00. Sebetulnya sudah ada kegiatan pengajaran, namun hanya terfokus di kelas 5, sementara kelas lain tidak berkegiatan. Pukul 09:30 kegiatan tak kunjung dibuka, namun anak-anak SD itu terus penasaran dan bertanya kepada saya. Akhirnya saya bawa materi-materi kemarin malam, saya taruh di depan UKS, di bawah pohon cemara.

Seorang siswa SDN 5 Les menunjukkan lukisannya | Foto: Dok

1001 Cerita itu dimulai dari sini. Dengkleng saya taruh di lapangan, depan UKS saya dan teman-teman hias dengan tempelan kutipan-kutipan puisi dan kata-kata, di lantai saya gelar lapak buku bacaan, bale bengong saya minta salah seorang teman mendongeng, dan di jalan depan kolam saya pampang permainan mencari kata serta lukisan pohon yang tidak berisi daun (mereka yang mengisi daunnya kemudian dengan cap jempol).

Ah, senangnya. Anak-anak itu seperti orang kehausan, haus bacaan, haus interaksi. Yang saya ingat, Sintya, siswi kelas dua yang belum lancar membaca, dan meminta saya untuk mendongengkannya. Kemudian, Riski dan teman-temannya, siswa kelas dua juga yang kepo sekali dengan buku-buku.

Ah iya, ada juga beberapa kelas satu yang sibuk mencari batu untuk bermain dengkleng. Kelas enam yang habis ujian praktik juga turut menghampiri. Namun, satu yang membuat saya penasaran tujuh keliling adalah anak berbaju kuning. Anak itu sibuk membaca, saya tanya tidak menyahut, saya kasi hadiah, tidak digubris, sepertinya dia telah hanyut dalam kisah Hanoman yang hilang itu. [T]

Teater Kampus Seribu Jendela Undiksha Bawa “Jero Ketut” ke Hari Teater Sedunia di Surakarta
Lomba Musikalisasi Puisi Dies Natalis Undiksha: FBS dan FE Baik, FHIS Mengejutkan
Membidik Peristiwa Menelisik Makna – Catatan Lomba Puisi Festra Basindo Undiksha
Tags: Desa LesHari Puisi IndonesiaUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Govinda’s Kitchen, Kampanye Plant Based Food, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis: Merayakan Hari Buruh dengan Cara Berbeda

Next Post

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Wahyu Mahaputra

Wahyu Mahaputra

Bernama lengkap I Putu Wahyu Mahaputra, akrab dipanggil WM Putra, lahir di Gianyar, 14 Maret 2004. Masyarakat sipil biasa yang baru belajar menulis dan gemar mendengarkan nada-nada minor, sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha.

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co