13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Empat Area Kajian Sastra Pariwisata Menurut Prof. Darma Putra

tatkala by tatkala
February 12, 2024
in Khas
Empat Area Kajian Sastra Pariwisata Menurut Prof. Darma Putra

Buku sastra Pariwisata

KAJIAN sastra pariwisata dapat dibagi menjadi empat area, yaitu (1) tempat sastra (literary places): rumah sastrawan, kuburan, museum pengarang, dan setting sastra; (2) event sastra (literary events): festival sastra seperti Ubud Writers and Readers Festival; (3) tema terkait pariwisata, misalnya “Sajak Pulau Bali” (1974), Rendra, novel Eat Pray Love (2006) Elizabeth Gilbert, cerita rakyat “Putri Mandalika”; (4) alih wahana, misalnya film Laskar Pelangi, Eat Pray Love’dari novel masing-masing berjudul sama.

Area-area itu tentu saja bisa dikombinasikan, dengan menggunakan pendekatan kajian relevan termasuk kajian estetik, romantik, kritis, resepsi pembaca, post-kolonial, relasi kuasa, hegemoni, host and guests, dan representasi.

Penjelasan di atas itu disampaikan Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., Korprodi Doktor Kajian Budaya FIB Universitas Udayana, Bali), dalam program Sekolah Sastra dengan tema “Sastra Pariwisata”. Sekolah sastra itu diselenggarakan Himpunan Sarjana Kesusastraan (HISKI) Pusat dalam dua pecan beruntun di bulan Februari 2024 melalui zoom meeting. Program kedua diselenggarakan 10 Februari 2024.

Prof. Darma Putra (kiri atas)

Pada program itu, Prof. Darma Putra menjelaskan, Sastra Pariwisata menyediakan objek dan wilayah penyelidikan baru bagi studi sastra dan studi pariwisata serasi dan selaras dengan fenomena global dan inisiatif Gerakan Nasional Literasi.

Selain itu, kata dia, sastra pariwisata juga mendukung pendekatan kreatif bagi penulis untuk mendorong penulisan karya sastra pariwisata dan bentuk tulisan lain yang sejak lama dilabel dengan travel writing, travelogue.

Selain kontribusi teoritik, multidisiplin, kajian kritis, dan creative writing, Sastra Pariwisata juga berkontribusi dalam penciptaan branding dan strategi pemasaran wisata destinasi. “Tak akan ada kontribusi tanpa inovasi, tanpa aksi,” kata Prof. Darma Putra.

Sekolah Sastra

Sekolah Sastra merupakan program inovatif HISKI Pusat sejak kepemimpinan Prof. Novi. Selama tahun 2024 dirancang pembahasan 12 topik aktual tentang kajian sastra, dibawakan oleh narasumber ahli yang berbeda setiap bulan. Setiap topik dibahas dua kali, dipilih hari Sabtu, berarti setiap narasumber tampil dua kali.

Sekolah Sastra dimaksudkan sebagai forum bagi anggota HISKI dan kalangan guru serta umum untuk memperdalam pengetahuan tentang kajian sastra yang terus berkembang. Sejauh ini, peserta puas dengan penyajian materi dan tanya-jawab, seperti dapat dirasakan dari banyaknya yang hadir, dan salah satu komen jenaka berikut:

Bulan Januari misalnya tampil Prof. Djoko Saryono membahas “Etnopuitika” (dua kali) dan bulan Februari tampil Prof. Darma Putra membahas “Sastra Pariwisata”. Sampai 4 kali digelar, pesertanya di atas 350 orang dari seluruh Indonesia. Tiap acara berjalan dua jam, penuh dengan tanya-jawab yang dinamis dan kritis.

Di minggu pertama, bulan Februari, kelas Sastra Pariwisata dihadiri oleh 350 peserta di Zoom meeting dan sekitar 600-an di YouTube Cannel. Selain menjawab sejumlah pertanyaan seputar pengertian sastra pariwisata dan contoh kajian sastra pariwisata,

Sejumlah Referensi

Prof. Darma juga memberikan sejumlah referensi yang memonitavi para peserta untuk lebih mendalami sastra pariwisata, misalnya buku Jenkins, I., & Lund, K. A. (Eds.). (2019). Literary tourism: Theories, practice and case studies; Watson, N. (Ed.). (2009). Literary tourism and nineteenth-century culture; Quinteiro, S., & Baleiro, R. (2018). Key concepts in literature and tourism studies; sejumlah artikel kajian sastra pariwisata dan disertasi sastra pariwisata, misalnya Toba dalam Sastra: Peran Tiga Novel Indonesia dalam Promosi Destinasi Wisata Toba di Sumatra Utama (Bertova Simanihuruk, FIB Sumatra Utara, 2023) dan Manifestasi Ideologi Gender dalam Legenda Bergenre Romance di Destinasi Wisata (Yostiani Noor Asmi Harini, FIB Universitas Padjajaran, 2024).

Pada pertemuan kedua, 10 Februari 2024, narasumber menjawab sejumlah pertanyaan yang belum sempat mendapatkan respon dan jawaban dari narasumber.

Museum Multatuli di Lebak Banten didirikan sebagai penghormatan terhadap sastrawan yang menulis novel Max Havelaar

Dari sejumlah pernyataan di pertemuan kedua, Prof. Darma menekankan bahwa sastra pariwisata dapat dipahami dari segi kajian sastra dan proses kreatif. Prof. Darma mencontohkan salah satu karya kreatif sastra pariwisata yang telah diterbitkan anggota HISKI adalah Tarian Laut, Antologi 222 Puisi Maritim yang sebagian besar bertema wisata maritim.

Kelas diselenggarakan melalui jaringan zoom meeting dan YouTube Channel HISKI Pusat, TribunJatim Official, TribunMadura Official, Tribun Mataraman, Suryamalang.com, Harian Surya (TribunnewsSurya).

Acara dibuka oleh Ketua Umum HISKI Pusat (Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum.), dilanjutkan sambutan dari Wakil Ketua HISKI Pusat (Prod, Dr. Mohd. Harun, M.Pd.). Kelas dimoderatori oleh Wakil Sekretaris HISKI Pusat Ferry Kurniawan, M.Pd.

Pada pertemuan pertama, Sabtu, 3 Februari 2024, Prof. Darma Putra menjelaskan pengertian sastra pariwisata dan berbagai konsep yang berhubungan dengan kajian sastra pariwisata.

Prof. Darma menjelaskan bahwa sastra dan pariwisata merupakan bidang ilmu yang multidimensi dan multidisiplin, yang kajiannya diperkaya dengan teori ilmu-ilmu humaniora lainnya.

Sastra pariwisata terjadi ketika sastrawan atau karyanya menjadi sangat populer sehingga orang-orang tertarik pada lokasi yang terkait dengan penulis tersebut (misalnya tempat kelahiran, rumah, kuburan) atau yang ditampilkan dalam tulisan mereka.

Pada pertemuan minggu pertama, Prof. Darma juga memperkenalkan buku Sastra Pariwisata yang ditulis oleh anggota HISKI (Anoegrajekti, Saryono, Putra, 2020).

Dengan perkenalan tersebut, paling tidak Prof. Darma sebagai salah satu editor Sastra Pariwisata akan menyatakan bahwa sebelum terselengaranya kelas Sastra Pariwisata ini, sebagian anggota HISKI telah mengawali melakukan kajian sastra pariwisata.

Selain itu, Prof. Darma juga menjelaskan bahwa sastra pariwisata juga mendukung pendekatan kreatif bagi penulis untuk mendorong penulisan karya sastra pariwisata dan bentuk tulisan lain yang sejak lama dilabel dengan travel writing, travelogue.

Kajian Terhadap Tempat lahir dan Kuburan Pengarang

Dari forum tanya jawab dalam program itu ada sejumlah hal yang dapat dicatat dan ditindaklanjuti bagi para peneliti sastra, antara lain kajian terhadap tempat kelahiran dan kuburan para penulis terkenal, yang belum banyak dilakukan oleh para peneliti sastra. Misalnya, kajian tanah kelahiran dan kuburan Pramudya Ananta Toer, Raja Ali haji, I Nyoman Panji Tisna, dan sebagainya.

Hal menarik lainnya adalah menjawab pertanyaan kriteria artikel hasil kajian sastra pariwisata, Prof. Darma menyarankan bahwa artikel yang memiliki peluang lolos ke jurnal scopus lebih baik menonjolkam subtansi masalahnya, bukan teorinya. Kelas Sastra Pariwisata minggu kedua dihadiri sekitar 260 peserta di zoom, berlangsung mulai pukul 10.00–12.10 WIB. [T]

Sumber: dasarbali.com
Editor: Adnyana Ole

Potret Ikonis Singaraja dalam Cerpen
Pertemuan Sejarah dan Pariwisata: Perihal Kebebasan Sejarah
Mlancaran ke Sasak: Sastra Pariwisata Bernuansa Cinta
Tags: Prof. Darma PutrasastraSastra Indonesiasastra pariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kapitan Lie Eng Tjie, Rumah Besar dan Jejak Kampung Pecinan di Singaraja

Next Post

Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co