12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Empat Area Kajian Sastra Pariwisata Menurut Prof. Darma Putra

tatkala by tatkala
February 12, 2024
in Khas
Empat Area Kajian Sastra Pariwisata Menurut Prof. Darma Putra

Buku sastra Pariwisata

KAJIAN sastra pariwisata dapat dibagi menjadi empat area, yaitu (1) tempat sastra (literary places): rumah sastrawan, kuburan, museum pengarang, dan setting sastra; (2) event sastra (literary events): festival sastra seperti Ubud Writers and Readers Festival; (3) tema terkait pariwisata, misalnya “Sajak Pulau Bali” (1974), Rendra, novel Eat Pray Love (2006) Elizabeth Gilbert, cerita rakyat “Putri Mandalika”; (4) alih wahana, misalnya film Laskar Pelangi, Eat Pray Love’dari novel masing-masing berjudul sama.

Area-area itu tentu saja bisa dikombinasikan, dengan menggunakan pendekatan kajian relevan termasuk kajian estetik, romantik, kritis, resepsi pembaca, post-kolonial, relasi kuasa, hegemoni, host and guests, dan representasi.

Penjelasan di atas itu disampaikan Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., Korprodi Doktor Kajian Budaya FIB Universitas Udayana, Bali), dalam program Sekolah Sastra dengan tema “Sastra Pariwisata”. Sekolah sastra itu diselenggarakan Himpunan Sarjana Kesusastraan (HISKI) Pusat dalam dua pecan beruntun di bulan Februari 2024 melalui zoom meeting. Program kedua diselenggarakan 10 Februari 2024.

Prof. Darma Putra (kiri atas)

Pada program itu, Prof. Darma Putra menjelaskan, Sastra Pariwisata menyediakan objek dan wilayah penyelidikan baru bagi studi sastra dan studi pariwisata serasi dan selaras dengan fenomena global dan inisiatif Gerakan Nasional Literasi.

Selain itu, kata dia, sastra pariwisata juga mendukung pendekatan kreatif bagi penulis untuk mendorong penulisan karya sastra pariwisata dan bentuk tulisan lain yang sejak lama dilabel dengan travel writing, travelogue.

Selain kontribusi teoritik, multidisiplin, kajian kritis, dan creative writing, Sastra Pariwisata juga berkontribusi dalam penciptaan branding dan strategi pemasaran wisata destinasi. “Tak akan ada kontribusi tanpa inovasi, tanpa aksi,” kata Prof. Darma Putra.

Sekolah Sastra

Sekolah Sastra merupakan program inovatif HISKI Pusat sejak kepemimpinan Prof. Novi. Selama tahun 2024 dirancang pembahasan 12 topik aktual tentang kajian sastra, dibawakan oleh narasumber ahli yang berbeda setiap bulan. Setiap topik dibahas dua kali, dipilih hari Sabtu, berarti setiap narasumber tampil dua kali.

Sekolah Sastra dimaksudkan sebagai forum bagi anggota HISKI dan kalangan guru serta umum untuk memperdalam pengetahuan tentang kajian sastra yang terus berkembang. Sejauh ini, peserta puas dengan penyajian materi dan tanya-jawab, seperti dapat dirasakan dari banyaknya yang hadir, dan salah satu komen jenaka berikut:

Bulan Januari misalnya tampil Prof. Djoko Saryono membahas “Etnopuitika” (dua kali) dan bulan Februari tampil Prof. Darma Putra membahas “Sastra Pariwisata”. Sampai 4 kali digelar, pesertanya di atas 350 orang dari seluruh Indonesia. Tiap acara berjalan dua jam, penuh dengan tanya-jawab yang dinamis dan kritis.

Di minggu pertama, bulan Februari, kelas Sastra Pariwisata dihadiri oleh 350 peserta di Zoom meeting dan sekitar 600-an di YouTube Cannel. Selain menjawab sejumlah pertanyaan seputar pengertian sastra pariwisata dan contoh kajian sastra pariwisata,

Sejumlah Referensi

Prof. Darma juga memberikan sejumlah referensi yang memonitavi para peserta untuk lebih mendalami sastra pariwisata, misalnya buku Jenkins, I., & Lund, K. A. (Eds.). (2019). Literary tourism: Theories, practice and case studies; Watson, N. (Ed.). (2009). Literary tourism and nineteenth-century culture; Quinteiro, S., & Baleiro, R. (2018). Key concepts in literature and tourism studies; sejumlah artikel kajian sastra pariwisata dan disertasi sastra pariwisata, misalnya Toba dalam Sastra: Peran Tiga Novel Indonesia dalam Promosi Destinasi Wisata Toba di Sumatra Utama (Bertova Simanihuruk, FIB Sumatra Utara, 2023) dan Manifestasi Ideologi Gender dalam Legenda Bergenre Romance di Destinasi Wisata (Yostiani Noor Asmi Harini, FIB Universitas Padjajaran, 2024).

Pada pertemuan kedua, 10 Februari 2024, narasumber menjawab sejumlah pertanyaan yang belum sempat mendapatkan respon dan jawaban dari narasumber.

Museum Multatuli di Lebak Banten didirikan sebagai penghormatan terhadap sastrawan yang menulis novel Max Havelaar

Dari sejumlah pernyataan di pertemuan kedua, Prof. Darma menekankan bahwa sastra pariwisata dapat dipahami dari segi kajian sastra dan proses kreatif. Prof. Darma mencontohkan salah satu karya kreatif sastra pariwisata yang telah diterbitkan anggota HISKI adalah Tarian Laut, Antologi 222 Puisi Maritim yang sebagian besar bertema wisata maritim.

Kelas diselenggarakan melalui jaringan zoom meeting dan YouTube Channel HISKI Pusat, TribunJatim Official, TribunMadura Official, Tribun Mataraman, Suryamalang.com, Harian Surya (TribunnewsSurya).

Acara dibuka oleh Ketua Umum HISKI Pusat (Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum.), dilanjutkan sambutan dari Wakil Ketua HISKI Pusat (Prod, Dr. Mohd. Harun, M.Pd.). Kelas dimoderatori oleh Wakil Sekretaris HISKI Pusat Ferry Kurniawan, M.Pd.

Pada pertemuan pertama, Sabtu, 3 Februari 2024, Prof. Darma Putra menjelaskan pengertian sastra pariwisata dan berbagai konsep yang berhubungan dengan kajian sastra pariwisata.

Prof. Darma menjelaskan bahwa sastra dan pariwisata merupakan bidang ilmu yang multidimensi dan multidisiplin, yang kajiannya diperkaya dengan teori ilmu-ilmu humaniora lainnya.

Sastra pariwisata terjadi ketika sastrawan atau karyanya menjadi sangat populer sehingga orang-orang tertarik pada lokasi yang terkait dengan penulis tersebut (misalnya tempat kelahiran, rumah, kuburan) atau yang ditampilkan dalam tulisan mereka.

Pada pertemuan minggu pertama, Prof. Darma juga memperkenalkan buku Sastra Pariwisata yang ditulis oleh anggota HISKI (Anoegrajekti, Saryono, Putra, 2020).

Dengan perkenalan tersebut, paling tidak Prof. Darma sebagai salah satu editor Sastra Pariwisata akan menyatakan bahwa sebelum terselengaranya kelas Sastra Pariwisata ini, sebagian anggota HISKI telah mengawali melakukan kajian sastra pariwisata.

Selain itu, Prof. Darma juga menjelaskan bahwa sastra pariwisata juga mendukung pendekatan kreatif bagi penulis untuk mendorong penulisan karya sastra pariwisata dan bentuk tulisan lain yang sejak lama dilabel dengan travel writing, travelogue.

Kajian Terhadap Tempat lahir dan Kuburan Pengarang

Dari forum tanya jawab dalam program itu ada sejumlah hal yang dapat dicatat dan ditindaklanjuti bagi para peneliti sastra, antara lain kajian terhadap tempat kelahiran dan kuburan para penulis terkenal, yang belum banyak dilakukan oleh para peneliti sastra. Misalnya, kajian tanah kelahiran dan kuburan Pramudya Ananta Toer, Raja Ali haji, I Nyoman Panji Tisna, dan sebagainya.

Hal menarik lainnya adalah menjawab pertanyaan kriteria artikel hasil kajian sastra pariwisata, Prof. Darma menyarankan bahwa artikel yang memiliki peluang lolos ke jurnal scopus lebih baik menonjolkam subtansi masalahnya, bukan teorinya. Kelas Sastra Pariwisata minggu kedua dihadiri sekitar 260 peserta di zoom, berlangsung mulai pukul 10.00–12.10 WIB. [T]

Sumber: dasarbali.com
Editor: Adnyana Ole

Potret Ikonis Singaraja dalam Cerpen
Pertemuan Sejarah dan Pariwisata: Perihal Kebebasan Sejarah
Mlancaran ke Sasak: Sastra Pariwisata Bernuansa Cinta
Tags: Prof. Darma PutrasastraSastra Indonesiasastra pariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kapitan Lie Eng Tjie, Rumah Besar dan Jejak Kampung Pecinan di Singaraja

Next Post

Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co