RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026, resmi ditutup dengan sukses. Kegiatan dua tahun sekali yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini berhasil menjaring puluhan talenta muda berbakat di bidang seni dan sastra.
Mengusung misi besar untuk mewadahi kreativitas dan ekspresi seni mahasiswa, PEKSIMASIF 2026 mencatatkan antusiasme yang luar biasa. Tercatat sebanyak 67 peserta dari berbagai program studi di lingkungan FISIP Unsoed ikut berpartisipasi aktif dalam memperebutkan gelar juara di berbagai tangkai lomba yang dipertandingkan.
Ketua Pelaksana PEKSIMASIF 2026, Sendy Noviko, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran acara ini dari hulu ke hilir. “Kesuksesan PEKSIMASIF tahun ini bukan hanya terlihat dari kelancaran teknis acara, tetapi dari bagaimana mahasiswa FISIP berani melangkah ke panggung untuk menunjukkan karya-karya terbaik mereka. Kualitas karya yang dikumpulkan dalam kategori penulisan, seni rupa, maupun penampilan audio visual tahun ini benar-benar luar biasa,” ujarnya dalam sambutan penutupan acara.
Kompetisi yang berlangsung ketat selama tiga hari tersebut mempertandingkan 8 tangkai lomba yang terbagi ke dalam tiga kategori besar:
- Kategori Penulisan: Penulisan Puisi, Penulisan Lakon, dan Penulisan Cerpen.
- Kategori Seni Rupa & Desain: Lukis, Komik Strip, dan Desain Poster.
- Kategori Audio Visual & Sastra Lisan: Fotografi serta Baca Puisi (Putra/Putri).
Pada hari penganugerahan yang meriah, pihak panitia resmi mengumumkan para peraih Juara 1, 2, dan 3 untuk masing-masing kategori yang berhak mendapatkan piala penghargaan serta uang pembinaan.
Pada kategori sastra dan kepenulisan, persaingan ketat melahirkan juara-juara berbakat di mana Reyna Atikah Salma sukses menyabet Juara 1 Penulisan Lakon diikuti oleh Faiz Adnan Prasetyo dan Dea Sekarwati, sementara kompetisi Penulisan Cerpen dimenangkan oleh Azizah Fatma Haifa, Meila Fatika Sari, dan Dinda Marifa.

Pada cabang Penulisan Puisi, Hasna Aulia Dinda keluar sebagai Juara 1, disusul oleh Ibnu Nur Adim F dan Muhammad Haykal F di posisi kedua dan ketiga. Tak kalah bersinar, bidang seni rupa dan visual melahirkan Pradana Riki Arifin dan Adys Dania Munisa sebagai peraih penghargaan Komik Strip, Anggeriyes Nikosal sebagai Juara 1 Desain Poster, serta trio Alifta Faizzarani, Naila Putri Yumna, dan Airin Arvina D yang merajai podium lomba Melukis. Pada cabang Fotografi, Winarto Agus S berhasil mengamankan gelar juara utama mendahului Harits Taqiyya R dan Hazmi Ihtifazuddin.
Kemeriahan ajang ini ditutup oleh pengumuman dari tangkai lomba Baca Puisi yang melahirkan para pembaca sastra terbaik, di mana kelompok Putri dirajai berturut-turut oleh Nurul Azizah, Aslaimuna Nashiroturrahman, dan Devania Dwi Anjani, sedangkan kelompok Putra berhasil dimenangkan oleh Sa’adhi Ersyad Aprianda, Abdul Kholiq Fauzi, dan Rafael Abie Hasian.
Sebagai tindak lanjut dari kesuksesan acara ini, para mahasiswa yang berhasil menduduki peringkat Juara 1 dan 2 pada setiap tangkai lomba akan langsung dipersiapkan secara intensif untuk mewakili delegasi FISIP dalam ajang perlombaan tingkat universitas, yaitu Pekan Seni Mahasiswa Universitas (Peksimitas) Unsoed yang akan datang. Pihak fakultas berharap, prestasi yang telah diukir di tingkat fakultas ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui penutupan PEKSIMASIF 2026, FISIP Unsoed kembali menegaskan komitmentnya untuk tidak hanya mencetak mahasiswa yang unggul di bidang akademik, tetapi juga insan kreatif yang mampu berkontribusi positif bagi perkembangan dunia seni dan budaya di lingkungan kampus. [T]






























