27 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 17, 2024
in Khas
Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Pemandangan di sebuah rumah di Desa Adat Pineg, Marga, Tabanan, Bali | Foto: Dede Putra Wiguna

BALI merupakan daerah destinasi wisata andalan Indonesia yang terkenal di manca negara. Bali memiliki banyak objek wisata alam yang indah. Selain keindahan alamnya, Bali juga didukung dengan seni budaya yang sangat erat dengan tradisi umat Hindu Bali. Pulau ini menduduki peringkat ketiga dari 25 Pulau Terbaik Dunia 2023 versi Travel and Leisure.

Salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Desa Wisata Pinge. Desa Pinge merupakan salah satu desa adat yang terletak di Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Menurut warga setempat, nama “Pinge” berasal dari sebuah pohon cempaka putih yang tumbuh sangat besar di salah satu pura peninggalan sejarah Bali kuno di desa ini, yaitu Pura Natar Jemeng. Nama “Pinge” sendiri berarti “Putih”.

Desa Adat Pinge mulai dikembangkan menjadi desa wisata pada tahun 2003 dan ditetapkan secara resmi pada tahun 2004 menjadi Desa Wisata Pinge. Ketika memasuki desa ini, wisatawan akan disuguhkan dengan lingkungan desa yang bersih, asri, hijau, tertata, dan tenang dari kebisingan. Karena jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, tempat ini sangat sesuai untuk refreshing dan melepas penat dari carut-marutnya kota, kalau istilah kekiniannya, healing.

Desa Wisata Pinge mengedepankan pariwisata berbasis Tri Hita Karana, semua yang diperlihatkan adalah keasrian alam dan realita kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Penerapan konsep Tri Hita Karana di desa ini dapat dilihat dari keseharian warga, mulai dari Palemahan dilakukan dengan menjaga kebersihan dan keasrian desa serta lingkungan hijaunya, Pawongan dilihat dari gotong royong warga dalam membantu sesama, dan Parahyangan dilakukan dengan berbagai kegiatan-kegiatan adat seperti piodalan (upacara suci di Pura).

Keseharian masyarakat Desa Pinge adalah bertani, berkebun, beternak, mengukir, mejejaitan (membuat sarana upacara), dan membuat jajanan Bali. Selain itu banyak pula warga yang mencoba mengadu nasib dengan merantau ke kota, mereka hanya pulang saat kegiatan-kegiatan tertentu saja, karena itulah desa ini tidak terlihat padat penduduk.

Desa Wisata Pinge menawarkan program live in, melalui program ini wisatawan bisa merasakan sensasi menjadi orang kampung dan bagaimana asyiknya hidup di desa. Untuk merasakan sensasi live in wisatawan bisa menginap di rumah-rumah warga, minum kopi di bale jineng (lumbung padi), trekking mengelilingi desa, dan mengikuti aktivitas keseharian warga.

Berfoto bersama di jalan Desa Adat Pinge, Marga, Tabanan

Anak Agung Ngurah Putra Arimbawa selaku Ketua pengelola Desa Wisata Pinge menyebutkan, rumah-rumah warga difungsikan sebagai tempat menginap (homestay) untuk para wisatawan, dengan total 93 kamar inap. Beliau juga mengungkapkan bahwa promosi desa tidak terlalu di-expose layaknya desa-desa wisata yang lain, promosi dilakukan hanya dari mulut ke mulut.

Objek wisata ini tidak terlalu digaungkan oleh pengelola dan masyarakat sekitar karena pada dasarnya semua berasal dari adat dan tidak harus digembar-gemborkan. Selain itu, keberadaan Desa Pinge sebagai objek wisata tidak hanya untuk mengejar profit, masyarakat tidak ingin pengembangan pariwisata justru menurunkan kealamian dan keajegan Desa Adat Pinge.

Desa Wisata Pinge mengutamakan pengalaman wisatawan. Setiap rumah nampak seragam dengan arsitektur khas Bali, setiap rumah berisi nomor yang berurutan dari ujung ke ujung, dan di depan setiap rumah terdapat kul-kul (kentongan) dari bambu. Bambu merupakan sarana yang selalu digunakan oleh masyarakat Desa Pinge saat mengadakan upacara.

Selain itu kul-kul juga menjadi alat komunikasi sebagai penanda-penanda tertentu, seperti kematian, kumpul warga, upacara-upacara tertentu, dan lain sebagainya.

I Made Jadrayasa selaku Bendesa (Kepala Desa Adat) mengungkapkan para pengelola Desa Wisata Pinge tidak ada yang memiliki basic pariwisata, hanya bermodalkan semangat ngayah (kerja tulus ikhlas), sambil jalan sambil belajar mengelola pariwisata yang berprinsip kerakyatan.

Yang terpenting mau dan memiliki semangat untuk membangun desa. Dengan adanya Desa Wisata Pinge membuat perekonomian desa berjalan dengan stabil, karena hasil dari Desa Wisata sepenuhnya dikelola dan digunakan untuk pengembangan desa dan masyarakat Desa Pinge. Kebersihan desa juga selalu dijaga oleh masyarakat, sehingga menciptakan lingkungan desa yang bersih, asri, dan sehat.

Menurut I Wayan Dibya selaku Sekretaris pengelola Desa Wisata Pinge, tempat ini sangat sesuai untuk wisatawan yang ingin merasakan sensasi pulang ke kampung halaman sendiri.

Desa ini juga sangat cocok untuk wisatawan yang ingin jauh dari kebisingan kota, karena di desa ini suasananya begitu sunyi sangat minim ada kendaraan yang lalu-lalang. Keasrian alam di Desa Pinge dapat dilihat dari hamparan sawah yang membentang luas, sungai-sungai mengalir dengan jernih, dan rumah-rumah warga juga ditata dengan tumbuh-tumbuhan yang menyejukkan.

Selain itu bangunan-bangunan di sini tidak boleh melewati batas yang telah ditentukan, dan warung-warung juga dibatasi bahkan bisa dihitung dengan jari. Ia juga mengungkapkan bahwa semua peraturan sudah diatur dan disetujui oleh masyarakat dalam peraturan desa (awig-awig), peraturan ini tidak boleh dilanggar demi kenyamanan dan kesejahteraan bersama. [T]

Wisata Jalan-jalan di Desa Les: Dari Pantai ke Bukit, Dari Palung Garam ke Panen Kunyit
Mengenal Wisata Organologi [Gamelan Village], Desa Tihingan, Klungkung
Mengukir Tradisi dan Kreativitas dalam Euforia Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta
Tags: Desa Pingedesa wisatadestinasi wisataobyek wisataPariwisatapariwisata balitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Antara Penyair dan Karya, Siapa yang Lebih Dulu Mati?

Next Post

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails
Next Post
Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta
Esai

Teatrikal Politik Lingkungan di Bali

BALI sedang tidak baik-baik saja. Setidaknya pernyataan tersebut valid dalam perspektif lingkungan. Telah menjadi diskursus publik bahwa Bali saat ini...

by Teddy Chrisprimanata Putra
April 26, 2026
Payung Pantai Menjamur, Pohon Memudar: Menurunnya Keindahan Alam Bali
Esai

Payung Pantai Menjamur, Pohon Memudar: Menurunnya Keindahan Alam Bali

KEDATANGAN wisatawan ke Bali pada dasarnya bukan semata-mata karena hotel mewah, pusat hiburan, atau tempat belanja. Mereka datang karena ingin...

by Nyoman Mariyana
April 26, 2026
Sekolah Siaga Kependudukan, Apa Pula Itu?
Esai

Sekolah Siaga Kependudukan, Apa Pula Itu?

SEKOLAH selalu menjadi objek sosialisasi bagi kesuksesan program pemerintah, baik pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Gaungnya makin kencang setelah reformasi...

by I Nyoman Tingkat
April 26, 2026
Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali
Berita

Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung...

by tatkala
April 25, 2026
Serangga dalam Piring Makan Kita
Kuliner

Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

by Jaswanto
April 25, 2026
Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan
Cerpen

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

CAKEH yang baru dilarikan ke rumah Pak Ik merintih kesakitan. Anak perempuan berumur 14 tahun itu baru digigit ular kobra...

by Depri Ajopan
April 25, 2026
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani
Puisi

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu
Esai

Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

KEKERASAN seksual di Indonesia telah menjadi luka yang tak kunjung usai, bahkan kini merebak di kampus - kampus ternama selain...

by Putu Ayu Sunia Dewi
April 25, 2026
Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’
Ulas Musik

Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’

DALAM tradisi hermeneutika, teks tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu lahir dari horison sejarah, budaya, dan kesadaran penuturnya. Apa yang...

by Ahmad Sihabudin
April 25, 2026
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co