26 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 17, 2024
in Khas
Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Pemandangan di sebuah rumah di Desa Adat Pineg, Marga, Tabanan, Bali | Foto: Dede Putra Wiguna

BALI merupakan daerah destinasi wisata andalan Indonesia yang terkenal di manca negara. Bali memiliki banyak objek wisata alam yang indah. Selain keindahan alamnya, Bali juga didukung dengan seni budaya yang sangat erat dengan tradisi umat Hindu Bali. Pulau ini menduduki peringkat ketiga dari 25 Pulau Terbaik Dunia 2023 versi Travel and Leisure.

Salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Desa Wisata Pinge. Desa Pinge merupakan salah satu desa adat yang terletak di Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Menurut warga setempat, nama “Pinge” berasal dari sebuah pohon cempaka putih yang tumbuh sangat besar di salah satu pura peninggalan sejarah Bali kuno di desa ini, yaitu Pura Natar Jemeng. Nama “Pinge” sendiri berarti “Putih”.

Desa Adat Pinge mulai dikembangkan menjadi desa wisata pada tahun 2003 dan ditetapkan secara resmi pada tahun 2004 menjadi Desa Wisata Pinge. Ketika memasuki desa ini, wisatawan akan disuguhkan dengan lingkungan desa yang bersih, asri, hijau, tertata, dan tenang dari kebisingan. Karena jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, tempat ini sangat sesuai untuk refreshing dan melepas penat dari carut-marutnya kota, kalau istilah kekiniannya, healing.

Desa Wisata Pinge mengedepankan pariwisata berbasis Tri Hita Karana, semua yang diperlihatkan adalah keasrian alam dan realita kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Penerapan konsep Tri Hita Karana di desa ini dapat dilihat dari keseharian warga, mulai dari Palemahan dilakukan dengan menjaga kebersihan dan keasrian desa serta lingkungan hijaunya, Pawongan dilihat dari gotong royong warga dalam membantu sesama, dan Parahyangan dilakukan dengan berbagai kegiatan-kegiatan adat seperti piodalan (upacara suci di Pura).

Keseharian masyarakat Desa Pinge adalah bertani, berkebun, beternak, mengukir, mejejaitan (membuat sarana upacara), dan membuat jajanan Bali. Selain itu banyak pula warga yang mencoba mengadu nasib dengan merantau ke kota, mereka hanya pulang saat kegiatan-kegiatan tertentu saja, karena itulah desa ini tidak terlihat padat penduduk.

Desa Wisata Pinge menawarkan program live in, melalui program ini wisatawan bisa merasakan sensasi menjadi orang kampung dan bagaimana asyiknya hidup di desa. Untuk merasakan sensasi live in wisatawan bisa menginap di rumah-rumah warga, minum kopi di bale jineng (lumbung padi), trekking mengelilingi desa, dan mengikuti aktivitas keseharian warga.

Berfoto bersama di jalan Desa Adat Pinge, Marga, Tabanan

Anak Agung Ngurah Putra Arimbawa selaku Ketua pengelola Desa Wisata Pinge menyebutkan, rumah-rumah warga difungsikan sebagai tempat menginap (homestay) untuk para wisatawan, dengan total 93 kamar inap. Beliau juga mengungkapkan bahwa promosi desa tidak terlalu di-expose layaknya desa-desa wisata yang lain, promosi dilakukan hanya dari mulut ke mulut.

Objek wisata ini tidak terlalu digaungkan oleh pengelola dan masyarakat sekitar karena pada dasarnya semua berasal dari adat dan tidak harus digembar-gemborkan. Selain itu, keberadaan Desa Pinge sebagai objek wisata tidak hanya untuk mengejar profit, masyarakat tidak ingin pengembangan pariwisata justru menurunkan kealamian dan keajegan Desa Adat Pinge.

Desa Wisata Pinge mengutamakan pengalaman wisatawan. Setiap rumah nampak seragam dengan arsitektur khas Bali, setiap rumah berisi nomor yang berurutan dari ujung ke ujung, dan di depan setiap rumah terdapat kul-kul (kentongan) dari bambu. Bambu merupakan sarana yang selalu digunakan oleh masyarakat Desa Pinge saat mengadakan upacara.

Selain itu kul-kul juga menjadi alat komunikasi sebagai penanda-penanda tertentu, seperti kematian, kumpul warga, upacara-upacara tertentu, dan lain sebagainya.

I Made Jadrayasa selaku Bendesa (Kepala Desa Adat) mengungkapkan para pengelola Desa Wisata Pinge tidak ada yang memiliki basic pariwisata, hanya bermodalkan semangat ngayah (kerja tulus ikhlas), sambil jalan sambil belajar mengelola pariwisata yang berprinsip kerakyatan.

Yang terpenting mau dan memiliki semangat untuk membangun desa. Dengan adanya Desa Wisata Pinge membuat perekonomian desa berjalan dengan stabil, karena hasil dari Desa Wisata sepenuhnya dikelola dan digunakan untuk pengembangan desa dan masyarakat Desa Pinge. Kebersihan desa juga selalu dijaga oleh masyarakat, sehingga menciptakan lingkungan desa yang bersih, asri, dan sehat.

Menurut I Wayan Dibya selaku Sekretaris pengelola Desa Wisata Pinge, tempat ini sangat sesuai untuk wisatawan yang ingin merasakan sensasi pulang ke kampung halaman sendiri.

Desa ini juga sangat cocok untuk wisatawan yang ingin jauh dari kebisingan kota, karena di desa ini suasananya begitu sunyi sangat minim ada kendaraan yang lalu-lalang. Keasrian alam di Desa Pinge dapat dilihat dari hamparan sawah yang membentang luas, sungai-sungai mengalir dengan jernih, dan rumah-rumah warga juga ditata dengan tumbuh-tumbuhan yang menyejukkan.

Selain itu bangunan-bangunan di sini tidak boleh melewati batas yang telah ditentukan, dan warung-warung juga dibatasi bahkan bisa dihitung dengan jari. Ia juga mengungkapkan bahwa semua peraturan sudah diatur dan disetujui oleh masyarakat dalam peraturan desa (awig-awig), peraturan ini tidak boleh dilanggar demi kenyamanan dan kesejahteraan bersama. [T]

Wisata Jalan-jalan di Desa Les: Dari Pantai ke Bukit, Dari Palung Garam ke Panen Kunyit
Mengenal Wisata Organologi [Gamelan Village], Desa Tihingan, Klungkung
Mengukir Tradisi dan Kreativitas dalam Euforia Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta
Tags: Desa Pingedesa wisatadestinasi wisataobyek wisataPariwisatapariwisata balitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Antara Penyair dan Karya, Siapa yang Lebih Dulu Mati?

Next Post

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [7]: Rezim Algoritma dan Pembubaran Standar Sastra

Semua tekanan yang sudah diuraikan dalam bagian-bagian sebelumnya bisa dibaca sebagai masalah-masalah yang terpisah. Namun semuanya adalah gejala dari satu...

by Andre Syahreza
August 26, 2026
Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede
Esai

Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede

RANGKAIAN Karya Pedudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini yang berpusat di Pura Puseh Sibanggede sudah mencapai akhir melalui upacara...

by Dharma Yuda
August 26, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Kalau Rakyat Harus Naik Bus ke Jakarta Agar Didengar, Ada Apa dengan Telinga Kekuasaan?

ADA yang menarik dari perjalanan sejumlah warga Pati menuju Jakarta menjelang aksi 27 Agustus 2026.  Mereka tidak sedang piknik. Empat...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 26, 2026
Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya
Ulas Rupa

Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

DI penghujung bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 25 hingga 31 agustus mendatang – akan digelar Pameran senirupa yang bertajuk “The...

by Hartanto
August 26, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
Ibu Memasak di Kota
Esai

Ibu Memasak di Kota

MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...

by Angga Wijaya
August 25, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PROFESOR BAHASA BALI TERBAIK DARI JEPANG  — Kiprah Profesor Mayuko Hara dalam Riset Bahasa Bali Aga Pedawa dan Bahasa Indonesia

— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...

by Sugi Lanus
August 25, 2026
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?
Opini

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan
Panggung

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda
Budaya

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]
Tualang

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan
Panggung

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co