13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Jalan-jalan di Desa Les: Dari Pantai ke Bukit, Dari Palung Garam ke Panen Kunyit

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
September 30, 2022
in Khas
Wisata Jalan-jalan di Desa Les: Dari Pantai ke Bukit, Dari Palung Garam ke Panen Kunyit

Wisatawan menikamti singkon dengan campuran gula juruh di atas bukit Desa Les, Buleleng, Bali | Foto-foto: Nyoman Nadiana

Suatu hari saya mengantar seorang wisatawan muda, Levi King, asal Brisbane, Australia. Usianya 27 tahun. Saya ajak dia jalan-jalan, dimulai dari sentra pembuatan garam di pantai di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali, lalu jalan-jalan mendaki bukit di wilayah Yangudi, sebuah dusun sepi di Desa Les.

Levi King senang. Di pantai, ia mengamati petani garam membuat garam. Ia melihat palung-palung dengan air laut. Ia melihat Kristal-kristal garam, putih, bersih dan menggiurkan. Di Yangudi ia melihat petani sedang panen kunyit, lalu melihat bagaimana warga membuat jamu dari kunyit.

Levi King senang. Ia juga menikmati ketela rebus bersama kopi panas. Ia menikmati perjalanan di Desa Les, ia menikmati jeda di rumah warga, ia menikmati sejuk udara kebun kakao di sisi hutan.  

Desa Les yang merupakan salah satu dari sepuluh desa yang berada di Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali. Desa ini memang sedang mengembangkan wisata alternatif berbasis masyarakat. Salah satunya, wisata jalan-jalan menyusuri ceruk-ceruk desa.

Saya mengajak wisatawan jalan-jalan di pedusunan Yangudi, Desa Les, Buleleng, Bali

Wisata jalan-jalan berbasis masyarakat di Desa Les  ini muncul di tengah pasang surut polemik dampak wisata massal, misalnya pariwisata massal dianggap kurang baik yang menyebabkan berbagai permasalahan sosial dan lingkungan.

Desa Les punya modal untuk pengembangan wisata jalan-jalan. Kombinasi antara alam yang menyajikan pemandangan yang indah mungkin sudah biasa dilihat wisatawan.Namun, di Desa Les, sebuah perjalanan dikemas dengan sangat otentik, semisal mengunjungi petani garam tradisional, melewati jalanan desa dengan beraneka kegiatan masyarakat dari pesisir sampai bukit, dan berakhir di  sumber mata air desa.

Sampai di wilayah perbukitan, yakni di pedusunan Yangudi, wisatawan bisa merasakan sendiri bagaimana ia melihat kehidupan komunal di bukit yang bertapal batas langsung dengan hutan Kintamani. Seakan dalam hitungan beberapa menit saja, wisatawan bisa menapaki dua kabupaten sekaligus yaitu Buleleng dan Bangli.

Di masa lalu, daerah Yangudi ini memang menjadi daerah penghubung antara daerah di pegunungan Kintamani, Bangli, menuju pesisir Desa Les, Buleleng. Orang-orang Kintamani, jika hendak menemui laut di pesisir utara, mereka akan melewati jalan setapak di wilayah Yangudi. Jalan setapak dengan pemandangan yang indah.

Bangunan kecil untuk persinggahan wisatawan di atas bukit Yangudi, Desa Les, Buleleng

Petani memetik kakao di daerah perkebunan di atas bukit Yangudi, Desa Les

Wisatawan disuguhi singkong rebus dengan campuran gula juruh atau gula kental dari lontar

Selain memberikan pengalaman dalam berwisata, kegiatan wisata jalan-jalan di Desa Les ini juga mampu membuka sebuah dogma baru dalam pengembangan wisata. Tidak hanya menghandalkan wisata alam yang telah dimiliki, seperti air terjun,  tetapi wisata alam itu dikombinasikan dengan potensi lian dari warga dan kreativitas masyarakat.

Sebagai seorang “pejalan” dan insan pekerja di industri “intangible” ini, saya sangat berharap hal-hal baik ini terus menjamur. 

Selain mengajak Levi King, beberapa kalisaya  menjadi teman kunjung dari wisatawan yang mencoba untuk merasakan pengalaman yang otentik di Desa Les. Dan ternyata, kegiatan memanen kunyit secara langsung, mengolahnya menjadi jamu, menikmati kopi ala masyarakat desa bersama kudapan singkong rebus yang disiram setetes gula juruh, adalah pengalaman yang belum pernah wisatawan  itu  rasakan.

Jika hari ini di berbagai pertemuan digaungkan tentang pariwisata yang berkelanjutan, mungkin ini harus terus berlanjut. Pertanian berlanjut, nelayan berlanjut, bahkan sampai tukang ojek pun bisa hidup. Hebatnya lagi sang tamu senang bukan kepalang sambil meneguk jamu kunyit dan singkong rebus sambil ngopi.

Bukankah itu kemewahan dalam kesederhanaan? [T]

Wisatawan bisa memandang lautan dari atas bukit di Desa Les, Buleleng

Salah satu rumah warga di atas bukit Desa Les, Buleleng, Bali

Wisatawan menikmati singkong rebus dengan gula juruh dan kopi hangat di atas bukit desa Les, Buleleng, Bali

Gede Suryantara dari Desa Les | Menganyam Bambu, Menganyam Hidup, di Pondok Kecil Tepi Hutan
Petani Garam Desa Les | Berjaga Terus Pada Rasa Asin, Agar Tak Hambar Hidup Ini…
Tags: bulelengDesa LesPariwisatapariwisata rakyat
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hamil Palsu dan Faktor Pikiran

Next Post

Monyet Pintar Karena Pandai Panjat Pohon | Apakah Ikan Bodoh Karena Tak Bisa Memanjat?

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Monyet Pintar Karena Pandai Panjat Pohon | Apakah Ikan Bodoh Karena Tak Bisa Memanjat?

Monyet Pintar Karena Pandai Panjat Pohon | Apakah Ikan Bodoh Karena Tak Bisa Memanjat?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co