26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 17, 2024
in Khas
Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Pemandangan di sebuah rumah di Desa Adat Pineg, Marga, Tabanan, Bali | Foto: Dede Putra Wiguna

BALI merupakan daerah destinasi wisata andalan Indonesia yang terkenal di manca negara. Bali memiliki banyak objek wisata alam yang indah. Selain keindahan alamnya, Bali juga didukung dengan seni budaya yang sangat erat dengan tradisi umat Hindu Bali. Pulau ini menduduki peringkat ketiga dari 25 Pulau Terbaik Dunia 2023 versi Travel and Leisure.

Salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Desa Wisata Pinge. Desa Pinge merupakan salah satu desa adat yang terletak di Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Menurut warga setempat, nama “Pinge” berasal dari sebuah pohon cempaka putih yang tumbuh sangat besar di salah satu pura peninggalan sejarah Bali kuno di desa ini, yaitu Pura Natar Jemeng. Nama “Pinge” sendiri berarti “Putih”.

Desa Adat Pinge mulai dikembangkan menjadi desa wisata pada tahun 2003 dan ditetapkan secara resmi pada tahun 2004 menjadi Desa Wisata Pinge. Ketika memasuki desa ini, wisatawan akan disuguhkan dengan lingkungan desa yang bersih, asri, hijau, tertata, dan tenang dari kebisingan. Karena jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, tempat ini sangat sesuai untuk refreshing dan melepas penat dari carut-marutnya kota, kalau istilah kekiniannya, healing.

Desa Wisata Pinge mengedepankan pariwisata berbasis Tri Hita Karana, semua yang diperlihatkan adalah keasrian alam dan realita kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Penerapan konsep Tri Hita Karana di desa ini dapat dilihat dari keseharian warga, mulai dari Palemahan dilakukan dengan menjaga kebersihan dan keasrian desa serta lingkungan hijaunya, Pawongan dilihat dari gotong royong warga dalam membantu sesama, dan Parahyangan dilakukan dengan berbagai kegiatan-kegiatan adat seperti piodalan (upacara suci di Pura).

Keseharian masyarakat Desa Pinge adalah bertani, berkebun, beternak, mengukir, mejejaitan (membuat sarana upacara), dan membuat jajanan Bali. Selain itu banyak pula warga yang mencoba mengadu nasib dengan merantau ke kota, mereka hanya pulang saat kegiatan-kegiatan tertentu saja, karena itulah desa ini tidak terlihat padat penduduk.

Desa Wisata Pinge menawarkan program live in, melalui program ini wisatawan bisa merasakan sensasi menjadi orang kampung dan bagaimana asyiknya hidup di desa. Untuk merasakan sensasi live in wisatawan bisa menginap di rumah-rumah warga, minum kopi di bale jineng (lumbung padi), trekking mengelilingi desa, dan mengikuti aktivitas keseharian warga.

Berfoto bersama di jalan Desa Adat Pinge, Marga, Tabanan

Anak Agung Ngurah Putra Arimbawa selaku Ketua pengelola Desa Wisata Pinge menyebutkan, rumah-rumah warga difungsikan sebagai tempat menginap (homestay) untuk para wisatawan, dengan total 93 kamar inap. Beliau juga mengungkapkan bahwa promosi desa tidak terlalu di-expose layaknya desa-desa wisata yang lain, promosi dilakukan hanya dari mulut ke mulut.

Objek wisata ini tidak terlalu digaungkan oleh pengelola dan masyarakat sekitar karena pada dasarnya semua berasal dari adat dan tidak harus digembar-gemborkan. Selain itu, keberadaan Desa Pinge sebagai objek wisata tidak hanya untuk mengejar profit, masyarakat tidak ingin pengembangan pariwisata justru menurunkan kealamian dan keajegan Desa Adat Pinge.

Desa Wisata Pinge mengutamakan pengalaman wisatawan. Setiap rumah nampak seragam dengan arsitektur khas Bali, setiap rumah berisi nomor yang berurutan dari ujung ke ujung, dan di depan setiap rumah terdapat kul-kul (kentongan) dari bambu. Bambu merupakan sarana yang selalu digunakan oleh masyarakat Desa Pinge saat mengadakan upacara.

Selain itu kul-kul juga menjadi alat komunikasi sebagai penanda-penanda tertentu, seperti kematian, kumpul warga, upacara-upacara tertentu, dan lain sebagainya.

I Made Jadrayasa selaku Bendesa (Kepala Desa Adat) mengungkapkan para pengelola Desa Wisata Pinge tidak ada yang memiliki basic pariwisata, hanya bermodalkan semangat ngayah (kerja tulus ikhlas), sambil jalan sambil belajar mengelola pariwisata yang berprinsip kerakyatan.

Yang terpenting mau dan memiliki semangat untuk membangun desa. Dengan adanya Desa Wisata Pinge membuat perekonomian desa berjalan dengan stabil, karena hasil dari Desa Wisata sepenuhnya dikelola dan digunakan untuk pengembangan desa dan masyarakat Desa Pinge. Kebersihan desa juga selalu dijaga oleh masyarakat, sehingga menciptakan lingkungan desa yang bersih, asri, dan sehat.

Menurut I Wayan Dibya selaku Sekretaris pengelola Desa Wisata Pinge, tempat ini sangat sesuai untuk wisatawan yang ingin merasakan sensasi pulang ke kampung halaman sendiri.

Desa ini juga sangat cocok untuk wisatawan yang ingin jauh dari kebisingan kota, karena di desa ini suasananya begitu sunyi sangat minim ada kendaraan yang lalu-lalang. Keasrian alam di Desa Pinge dapat dilihat dari hamparan sawah yang membentang luas, sungai-sungai mengalir dengan jernih, dan rumah-rumah warga juga ditata dengan tumbuh-tumbuhan yang menyejukkan.

Selain itu bangunan-bangunan di sini tidak boleh melewati batas yang telah ditentukan, dan warung-warung juga dibatasi bahkan bisa dihitung dengan jari. Ia juga mengungkapkan bahwa semua peraturan sudah diatur dan disetujui oleh masyarakat dalam peraturan desa (awig-awig), peraturan ini tidak boleh dilanggar demi kenyamanan dan kesejahteraan bersama. [T]

Wisata Jalan-jalan di Desa Les: Dari Pantai ke Bukit, Dari Palung Garam ke Panen Kunyit
Mengenal Wisata Organologi [Gamelan Village], Desa Tihingan, Klungkung
Mengukir Tradisi dan Kreativitas dalam Euforia Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta
Tags: Desa Pingedesa wisatadestinasi wisataobyek wisataPariwisatapariwisata balitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Antara Penyair dan Karya, Siapa yang Lebih Dulu Mati?

Next Post

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails
Next Post
Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
Liputan Khusus

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

by Jaswanto
October 26, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co