16 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 17, 2024
in Khas
Mengenal Lebih Dekat Desa Adat Pinge, Desa Wisata Berbasis Tri Hita Karana

Pemandangan di sebuah rumah di Desa Adat Pineg, Marga, Tabanan, Bali | Foto: Dede Putra Wiguna

BALI merupakan daerah destinasi wisata andalan Indonesia yang terkenal di manca negara. Bali memiliki banyak objek wisata alam yang indah. Selain keindahan alamnya, Bali juga didukung dengan seni budaya yang sangat erat dengan tradisi umat Hindu Bali. Pulau ini menduduki peringkat ketiga dari 25 Pulau Terbaik Dunia 2023 versi Travel and Leisure.

Salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Desa Wisata Pinge. Desa Pinge merupakan salah satu desa adat yang terletak di Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Menurut warga setempat, nama “Pinge” berasal dari sebuah pohon cempaka putih yang tumbuh sangat besar di salah satu pura peninggalan sejarah Bali kuno di desa ini, yaitu Pura Natar Jemeng. Nama “Pinge” sendiri berarti “Putih”.

Desa Adat Pinge mulai dikembangkan menjadi desa wisata pada tahun 2003 dan ditetapkan secara resmi pada tahun 2004 menjadi Desa Wisata Pinge. Ketika memasuki desa ini, wisatawan akan disuguhkan dengan lingkungan desa yang bersih, asri, hijau, tertata, dan tenang dari kebisingan. Karena jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, tempat ini sangat sesuai untuk refreshing dan melepas penat dari carut-marutnya kota, kalau istilah kekiniannya, healing.

Desa Wisata Pinge mengedepankan pariwisata berbasis Tri Hita Karana, semua yang diperlihatkan adalah keasrian alam dan realita kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Penerapan konsep Tri Hita Karana di desa ini dapat dilihat dari keseharian warga, mulai dari Palemahan dilakukan dengan menjaga kebersihan dan keasrian desa serta lingkungan hijaunya, Pawongan dilihat dari gotong royong warga dalam membantu sesama, dan Parahyangan dilakukan dengan berbagai kegiatan-kegiatan adat seperti piodalan (upacara suci di Pura).

Keseharian masyarakat Desa Pinge adalah bertani, berkebun, beternak, mengukir, mejejaitan (membuat sarana upacara), dan membuat jajanan Bali. Selain itu banyak pula warga yang mencoba mengadu nasib dengan merantau ke kota, mereka hanya pulang saat kegiatan-kegiatan tertentu saja, karena itulah desa ini tidak terlihat padat penduduk.

Desa Wisata Pinge menawarkan program live in, melalui program ini wisatawan bisa merasakan sensasi menjadi orang kampung dan bagaimana asyiknya hidup di desa. Untuk merasakan sensasi live in wisatawan bisa menginap di rumah-rumah warga, minum kopi di bale jineng (lumbung padi), trekking mengelilingi desa, dan mengikuti aktivitas keseharian warga.

Berfoto bersama di jalan Desa Adat Pinge, Marga, Tabanan

Anak Agung Ngurah Putra Arimbawa selaku Ketua pengelola Desa Wisata Pinge menyebutkan, rumah-rumah warga difungsikan sebagai tempat menginap (homestay) untuk para wisatawan, dengan total 93 kamar inap. Beliau juga mengungkapkan bahwa promosi desa tidak terlalu di-expose layaknya desa-desa wisata yang lain, promosi dilakukan hanya dari mulut ke mulut.

Objek wisata ini tidak terlalu digaungkan oleh pengelola dan masyarakat sekitar karena pada dasarnya semua berasal dari adat dan tidak harus digembar-gemborkan. Selain itu, keberadaan Desa Pinge sebagai objek wisata tidak hanya untuk mengejar profit, masyarakat tidak ingin pengembangan pariwisata justru menurunkan kealamian dan keajegan Desa Adat Pinge.

Desa Wisata Pinge mengutamakan pengalaman wisatawan. Setiap rumah nampak seragam dengan arsitektur khas Bali, setiap rumah berisi nomor yang berurutan dari ujung ke ujung, dan di depan setiap rumah terdapat kul-kul (kentongan) dari bambu. Bambu merupakan sarana yang selalu digunakan oleh masyarakat Desa Pinge saat mengadakan upacara.

Selain itu kul-kul juga menjadi alat komunikasi sebagai penanda-penanda tertentu, seperti kematian, kumpul warga, upacara-upacara tertentu, dan lain sebagainya.

I Made Jadrayasa selaku Bendesa (Kepala Desa Adat) mengungkapkan para pengelola Desa Wisata Pinge tidak ada yang memiliki basic pariwisata, hanya bermodalkan semangat ngayah (kerja tulus ikhlas), sambil jalan sambil belajar mengelola pariwisata yang berprinsip kerakyatan.

Yang terpenting mau dan memiliki semangat untuk membangun desa. Dengan adanya Desa Wisata Pinge membuat perekonomian desa berjalan dengan stabil, karena hasil dari Desa Wisata sepenuhnya dikelola dan digunakan untuk pengembangan desa dan masyarakat Desa Pinge. Kebersihan desa juga selalu dijaga oleh masyarakat, sehingga menciptakan lingkungan desa yang bersih, asri, dan sehat.

Menurut I Wayan Dibya selaku Sekretaris pengelola Desa Wisata Pinge, tempat ini sangat sesuai untuk wisatawan yang ingin merasakan sensasi pulang ke kampung halaman sendiri.

Desa ini juga sangat cocok untuk wisatawan yang ingin jauh dari kebisingan kota, karena di desa ini suasananya begitu sunyi sangat minim ada kendaraan yang lalu-lalang. Keasrian alam di Desa Pinge dapat dilihat dari hamparan sawah yang membentang luas, sungai-sungai mengalir dengan jernih, dan rumah-rumah warga juga ditata dengan tumbuh-tumbuhan yang menyejukkan.

Selain itu bangunan-bangunan di sini tidak boleh melewati batas yang telah ditentukan, dan warung-warung juga dibatasi bahkan bisa dihitung dengan jari. Ia juga mengungkapkan bahwa semua peraturan sudah diatur dan disetujui oleh masyarakat dalam peraturan desa (awig-awig), peraturan ini tidak boleh dilanggar demi kenyamanan dan kesejahteraan bersama. [T]

Wisata Jalan-jalan di Desa Les: Dari Pantai ke Bukit, Dari Palung Garam ke Panen Kunyit
Mengenal Wisata Organologi [Gamelan Village], Desa Tihingan, Klungkung
Mengukir Tradisi dan Kreativitas dalam Euforia Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta
Tags: Desa Pingedesa wisatadestinasi wisataobyek wisataPariwisatapariwisata balitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Antara Penyair dan Karya, Siapa yang Lebih Dulu Mati?

Next Post

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails
Next Post
Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Gunung Batur yang Kesekian Kalinya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co