6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Asuh Kayuan, Usaha Merawat dan Melestarikan Sumber Mata Air di Pedawa

Jaswanto by Jaswanto
December 27, 2023
in Khas
Asuh Kayuan, Usaha Merawat dan Melestarikan Sumber Mata Air di Pedawa

Program Asuh Kayuan Kayoman Pedawa | Foto: Yuli

PADA akhir tahun 2023, sekitar bulan November, dalam jangka waktu kurang dari dua bulan, kelompok Kayoman Pedawa dengan sigap mensosialisasikan gagasan program “Asuh Kayuan” kepada para pemilik lahan di mana tempat sumber mata air berada.

Asuh Kayuan merupakan program Kayoman Pedawa dan masyarakat pemilik lahan tempat mata air berada dengan melibatkan pihak ketiga dan bertujuan untuk menyelamatkan sumber mata air di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.

Program tersebut, hingga per Desember 2023, setidaknya sudah ada lima titik mata air yang diadopsi oleh Kelompok Kayoman dan CV. Tata Wana Tirta—perusahaan skincare yang mengusung brand “Be Essential”. Sebagaimana diketahui banyak orang bahwa Kayoman Pedawa merupakan kelompok yang sangat konsen terhadap isu-isu lingkungkan termasuk keberadaan sumber sumber mata air.

Pendiri Be Essential, Ade Irma Amelia, menceritakan, sejak tahun 2011 dirinya sangat concern terhadap isu krisis air di Bali. Dan terkait awal pertemuannya dengan orang-orang Kayoman Pedawa, ia mengatakan itu terjadi ketika perhelatan “Jambore Masyarakat Adat International” yang berlangsung pada pertengahan tahun 2023.

“Berawal dari pertemuan itu kemudian berkembang berbagai macam diskusi seputar air dan ritual pelestarian air di masyarakat adat Pedawa, serta berbagai kendala yang dihadapi kelompok Kayoman dalam menjalankan misi pelestarian sumber mata air. Dari diskusi itu pula kemudian melahirkan satu gagasan bersama, yaitu Asuh Kayuan,” ujar Ade Irma Amelia.

Mengenai skemanya Asuh Kayuan, sebagaimana dijelaskan Amelia, pemilik lahan akan mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari Kayoman dan pihak ketiga—pihak yang memiliki kepedulian akan upaya-upaya pelestarian sumber mata air.

Sebelum menjalankan program tersebut, hal paling utama yang dilakukan oleh Kayoman Pedawa adalah mempelajari dan menciptakan pengetahuan yang setara tentang pentingnya pelestarian sumber mata air dan infrastruktur ekologis yang terkait dengannya.

Sedangkan terkait insentif secara materi diberikan melalui penggalangan dana yang didapat dari pihak ketiga. Sebagai proyek awal, CV. Tata Wana Tirta bersedia memelopori langkah menjadi orang tua asuh untuk beberapa titik mata air, dan sesuai dengan diskusi yang disepakati, mereka menerima komitmen untuk menjadi orang tua asuh minimal selama lima tahun.

“Untuk besaran insentif kepada pemilik lahan nominalnya dapat beragam dan ditentukan secara internal oleh Kelompok Kayoman dan pemilik lahan. Sedangkan pihak ketiga akan menyatakan kesanggupan komitmennya. Insentif ini diberikan setahun sekali kepada pemilik lahan selama masa kesepakatan berlangsung,” jelas Ade Irma.

Sebagaimana telah disinggung di awal, langkah awal program Asuh Kayuan dimulai efektif per Desember 2023 dan akan berlangsung selama 5 tahun hingga tahun 2028. Setelah masa komitmen berakhir, nota kesepakatan dapat diperpanjang—bahkan jika kepemilikan lahan sudah berganti.

“Sepanjang pemilik lahan tetap berkomitmen untuk menjaga sumber mata air dan infrastruktur ekologis sekitarnya, ia akan tetap menerima insentif yang disalurkan oleh kelompok Kayoman,” ujar Ade Irma.

Menurut keterangan Putu Yuli Supriyandana, ketua kelompok Kayoman Pedawa, kegiatan Asuh Kayuan ini bertujuan penyelamatan sumber mata air dengan menggunakan sistem 3P: perawatan, pemeliharaan, dan penghijauan di sekitar sumber mata air.

“Kegiatan ini tentu akan berdampak positif pada proses konservasi yang selanjutnya melibatkan masyarakat secara langsung, yaitu pemilik lahan di mana sumber mata air ada di situ,” kata Putu Yuli.

Selain sebagai orang tua asuh, menurut Yuli, pihak CV. Tata Wana Tirta juga terus memberikan dukungan kepada pihak Kayoman agar tetap melakukan pendampingan kepada masyarakat pemilik lahan. Dalam hak ini pihak Kayoman diharapkan melakukan pendataan, monitoring, dan evaluasi kepada sumber-sumber air yang menjadi anak asuh.

Untuk tahun 2023, ada 5 kayuan (sumber air) yang dijadikan sebagai pilot project kegiatan tersebut dan akan berlangsung selama 5 tahun ke depan. “Adapun 5 kayuan itu, yaitu Selundingan di bawah lahan milik Ketut Ribut; Muncus di bawah lahan milik Ketut Parta; Penyungan di bawah lahan milik Wayan Pasol; Sabih di bawah lahan milik Wayan Dolat; dan Mumbul di bawah lahan milik Wayan Peraya,” jelas Putu Yuli.

Menurut Yuli, Asuh Kayuan ini akan memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga hulu kayuan tersebut dengan tetap memelihara kayu atau tumbuhan (pohon) yang mampu menyerap dan menyimpan debit air untuk kelangsungan dari sumber air tersebut. “Dampaknya tentu akan terus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” lanjutnya.

Harapan terbesar dari adanya program Asuh Kayuan ini adalah, sebagaimana diungkapkan Ade Irma Amelia, adanya kesetaraan pengetahuan dan pemahaman akan pentingnya upaya pelestarian sumber mata air. Program Asuh Kayuan merupakan pemantik bagi masyarakat sekitar Desa Pedawa maupun masyarakat luas, bahwa tanpa menjaga sumber air, tidak akan ada ritual yang dapat dijalankan, apalagi kegiatan bisnis lainnya.

“Dari program Asuh Kayuan ini, kami berharap ke depannya insentif tidak lagi dibutuhkan karena telah tercipta kesadaran kolektif terhadap hal-hal signifikan, terutama tentang sumber air. Tidak menutup kemungkinan program Asuh Kayuan membuka kesempatan pada individu atau pihak ketiga lainnya yang peduli akan kelestarian air, untuk ikut serta dalam upaya pelestarian sumber air bersama kelompok Kayoman Pedawa,” pungkas Ade Irma.[T]

Pemuda-pemuda yang Mengabarkan Cerita Baik dari Pedawa: Menanam Pohon, Mencintai Tradisi dan Bahasa
Sambut Tahun 2020, Pemuda Kayoman Pedawa Tak Henti Tanam Pohon
Reboisasi Desa Pedawa: Usaha Menguatkan Citra Pedawa Sebagai Penghasil Gula Aren  
Tags: balibali agabulelengDesa Pedawa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tren Wisata 2024: Catatan Akhir Tahun Pariwisata Indonesia

Next Post

Mulat Sarira: Jawa-Islam dan Arus Balik Kebudayaan

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Libur Hari Jumat

Mulat Sarira: Jawa-Islam dan Arus Balik Kebudayaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co