24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Golput: Komunikasi Politik yang Gagal

Chusmeru by Chusmeru
July 25, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

PEMILIHAN UMUM (Pemilu) tahun 2024 tinggal menghitung bulan. Seperti Pemilu sebelumnya, selalu muncul dinamika dalam pesta demokrasi itu. Selain tahapan kampanye, pemilihan, penghitungan, dan penetapan suara; dinamika Pemilu juga diwarnai adanya golongan putih (Golput).

Golput adalah seseorang yang tidak menggunakan hak pilih dalam Pemilu karena berbagai sebab. Beberapa kali Pemilu di Indonesia angka Golput terbilang cukup banyak.

Data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggambarkan angka Golput di tahun 2009 sebesar 29,01%. Sedangkan di tahun 2014 angka Golput sebanyak 24,89%. Sedangkan data dari Lingkaran Survei Indonesia menyebutkan, Pemilu tahun 2019 angka Golput untuk Pemilu Presiden (Pilpres) adalah 18,24%; dan untuk Pemilu Legislatif (Pileg) sejumlah 29,68%.

Sejatinya fenomena Golput ini tidak menjadi masalah dalam Pemilu yang demokratis. Hasil Pemilu tetap sah dan konstitusional, meski diwarnai adanya Golput. Walau demikian, Golput tetap mengundang perhatian publik; mengapa masih saja ada warga negara yang tidak menggunakan hak pilihnya.

Idealnya, angka Golput dalam Pemilu memang sedikit. Menekan angka Golput bukan semata kerja KPU, namun juga andil seluruh peserta Pemilu, mulai dari partai politik (Parpol), calon anggota legislatif (Caleg), dan calon presiden (Capres). Apalagi setiap hajatan Pemilu selalu disertai dengan perubahan dan perkembangan karakteristik pemilih dan kompleksitas masalah yang dihadapi rakyat Indonesia.

Karakteristik Pemilih

Pemilu sering dianggap berhasil jika partisipasi pemilih tinggi. Oleh karenanya berbagai upaya dilakukan agar orang menggunakan hak pilihnya saat Pemilu. Mencermati karakteristik pemilih menjelang Pemilu menjadi penting bagi Parpol, Caleg, dan Capres.

Berdasarkan hasil Sensus Nasional tahun 2020, Pemilu tahun 2024 nanti akan didominasi oleh pemilih dari generasi Z dan generasi  milenial. Generasi Z yang berusia 8-23 tahun berjumlah 27,94% atau 75,49 juta jiwa. Sedangkan generasi milenial yang berusia 24-39 tahun berjumlah 25,87% atau 69,38 jiwa.

Generasi Z pada Pemilu tahun 2024 nanti akan menjadi pemilih pemula atau kedua kalinya. Sedangkan generasi milenial adalah pemilih yang sudah dua kali atau lebih mengikuti Pemilu.

Mencermati data tersebut, diperlukan komunikasi politik untuk memahami need, problem, and goal mereka dalam menggunakan hak pilih. Kesalahan mengidentifikasi karakteristik pemilih dapat berakibat apatisme politik yang berujung pada Golput.

Secara umum generasi milenial dan Z hampir memiliki kebutuhan dan masalah yang sama, yaitu aksesibilitas teknologi komunikasi dan informasi. Mereka juga membutuhkan aksesibilitas pendidikan yang menunjang karir.

Berdasarkan hasil survei internasional Deloitte, 2023 Gen Z and Millennial Survey, baik generasi milenial maupun generasi Z membutuhkan work life balance; yaitu keseimbangan antara pekerjaan, kebutuhan pribadi, kehidupan keluarga serta rekreasi. Survei dilakukan terhadap lebih dari 22.000 generasi milenial dan Z di 44 negara di dunia terkait pergeseran hubungan kerja.

Persoalan besaran gaji dalam bekerja tidak menjadi prioritas utama, namun lebih mengutamakan kondisi dan budaya kerja yang fleksibel. Mereka sangat mengedepankan kemajuan dalam berbagai hal. Tak kalah penting adalah kemudahan mendapatkan perumahan dan transportasi yang murah dan nyaman, sebagai dampak biaya tinggi dalam hidup.

Parpol, Caleg, dan Capres harus mampu menawarkan isu dan solusi tersebut. Jika tidak, peserta Pemilu dianggap gagal melakukan komunikasi politik, dan Golput akan berpotensi menjadi pilihan mereka.

Faktor Golput

Keberadaan Golput bukan semata persoalan hitam putih dalam pelaksanaan Pemilu. Banyak faktor yang mendorong lahirnya Golput. Paling tidak ada tiga faktor penyebab Golput, yaitu faktor teknis, faktor individual, dan faktor komunikasi.

Faktor teknis acapkali menjadi penyebab orang tidak dapat hadir di tempat pemungutan suara (TPS). Persoalan teknis administrasi Pemilu dapat menyebabkan seseorang tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap Pemilu. Ada pula klasifikasi pekerjaan yang menyebabkan orang tidak menggunakan hak pilihnya lantaran tidak dapat meninggalkan pekerjaan. Mereka yang tiba-tiba sakit pada saat pemilihan juga menjadi salah satu faktor Golput.

Sikap rasional dan emosional merupakan faktor individual penyebab Golput. Orang dapat secara sengaja menjadi Golput karena pertimbangan rasional, bahwa siapa pun yang dia pilih tidak akan membawa perubahan. Sedangkan pertimbangan emosional berkaitan dengan suka atau tidak suka terhadap peserta pemilu. Suka dan tidak suka terhadap kandidat bisa dikarenakan pertimbangan usia, suku, agama, penampilan, dan faktor emosional lain.

Faktor komunikasi menyangkut sosialisasi Pemilu oleh KPU dan kampanye kandidat. Semestinya sosialisasi Pemilu dilakukan jauh hari dan secara masif dengan menggunakan berbagai saluran komunikasi. Selain menggunakan media massa dan digital, media komunikasi tradisional masih dipandang penting untuk pemilih di pedesaan.

Kampanye kandidat peserta Pemilu sangat penting memperhatikan karakteristik pemilih dan kebiasaan penggunaan media. Mengingat generasi milenial dan Z merupakan pemilih mayoritas dalam Pemilu, maka media habit mereka perlu diperhatikan.

Beberapa hasil riset terkait sumber informasi yang paling sering dirujuk generasi Z, termasuk juga milenial; diperoleh data bahwa YouTube, Tiktok, Instagram, dan Twitter menjadi media andalan mereka. Sayangnya, kedua generasi itu kurang dalam hal informasi politik.  Diperlukan strategi menggaet generasi Z dan milenial agar berpartisipasi dalam Pemilu. Kesalahan dalam memilih media kampanye akan menyebabkan kegagalan komunikasi politik.

Memang diperlukan kesadaran kognitif dan kecerdasan intelektual dalam memilih. Namun kadangkala dibutuhkan juga kesadaran afektif dan kecerdasan emosional untuk menentukan pilihan. Artinya, akal dan hati nurani sama-sama penting dalam memutuskan pilihan.

Memilih dalam Pemilu di negara demokrasi adalah hak. Patut diapresiasi bagi yang menggunakannya. Begitu pun bagi yang tidak memilih adalah satu pilihan. Tak perlu dikutuk. Karena ia bukan barang kutukan. [T]

  • BACA opini dan esai lain tentang komunikasi dari penulis CHUSMERU
Mendem: Totalitas Komunikasi Transendental dalam Berkesenian
Ilmu Komunikasi di Perguruan Tinggi Hindu, Untuk Apa?
Ruang Komunikasi dalam Seni Rupa
Komunikasi sebagai Kunci Interaksi Lintas Budaya | Catatan dari Inggris [2]
Strategi Kampanye Pemilu: Antara Komunikasi Persuasif dan Pencitraan
Sentuhan Komunikasi dalam Pariwisata
Tradisi Bayen di Wonosobo: Komunikasi Antarpersona Mewujudkan Women Support Women
Teknologi Komunikasi: Analisis Trade Policy Marketplace di Indonesia
Komunikasi dan Revitalisasi Kesenian Tradisional
Menjaga Reputasi Melalui Interaksi dengan Netizen

                                                                               

Tags: golputilmu komunikasikomunikasiPemilu 2024Politik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Diskusi Film di Sela-sela Lovina Festival: Menjadikan Buleleng Sebagai Pusat Produksi Film International

Next Post

Di Balik Layar “Ketemu Made Sanggra Ring Bali Jani” : Siap Tanpa Persiapan

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Di Balik Layar “Ketemu Made Sanggra Ring Bali Jani” : Siap Tanpa Persiapan

Di Balik Layar “Ketemu Made Sanggra Ring Bali Jani” : Siap Tanpa Persiapan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co