23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar dari Kekecewaan — Kisah Atlet Muaythai Buleleng di Porprov Bali 2022

Komang Karuni by Komang Karuni
January 2, 2023
in Khas
Belajar dari Kekecewaan — Kisah Atlet Muaythai Buleleng di Porprov Bali 2022

Saya (Komang Karuni) harus puas berada di tempat kedua cabor muaythai Porprov Bali 2022

AKU ATLET MUAYTHAI dari Buleleng. Pada pergelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV tahun 2022 aku turut bertanding memperkuat kontingen Buleleng. Dan, saya mendapatkan medali, tapi saya merasa kecewa dan sedih.  

Aku tidak bisa menyumbangkan medali emas di Porprov itu. Tidak terasa air mata membasahi pipiku. Hatiku bagaikan dicambuk-cambuk, akibat dari rasa kecewa yang mendalam.

Rasanya lebih baik pukulan tangan lawan mendarat di wajahku daripada menerima rasa sakit ini. Aku harus berada di podium  kedua, tidak di podium satu. Suatu kehormatan bagi diriku jika bisa berada di podium satu dan bisa mempersembahkan emas untuk kabupaten tercintaku, Kabupaten Buleleng.

Aku Komang Karuni, seorang atlet Muaythai—olah raga bela diri dari Thailand yang sudah resmi dipertandingkan di Porprov tahun 2022.

Pada Porprov kali ini aku berlaga di nomor kelas under 57 kg dan harus menghadapi lawan-lawan dari kabupaten lain. Porprov Bali diikuti 9 kabupaten/kota yang ada di Bali dan Porprov, aku rasa, memang sebagai ajang pertaruhan nama kabupaten.

Aku bertekad menyumbangkan emas untuk kabupaten Buleleng pada Porprov itu dan berada di podium satu.  Dan aku berjuang jauh-jauh hari sebelum Porprov dimulai.

Kalau di ingat-ingat lagi, perjuangan untuk menjadi tim Porprov tidaklah mudah. Banyak proses yang harus aku lalui sebagai atlet yang bisa membawa harum nama Kabupaten Buleleng.

Saat bertanding di Porprov Bali tahun 2022

Aku masuk menjadi tim Porprov sangatlah tidak mudah, mulai dari latihan, dan proses yang dilalui tidaklah singkat. Semua proses membutuhkan fisik dan mental yang kuat dan tahan banting.

Selama mengikuti latihan aku benar benar memiliki beban yang sangat berat dan tertekan. Sebagai atlet, aku harus menjalani latihan yang begitu keras dan melelahkan, Selain itu, aku harus menghadapi didikan pelatih yang sangat keras, mulai dari cara pelatih melatih fisik dan mentalku.

Kadang aku ingin berhenti, tapi aku teringat dengan misi awalku sebelum memutuskan masuk di tim Porprov, yaitu bisa membawa harum nama kabupaten, keluargku dan tim muaythai-ku.

Muaythai sudah menjadi tempat ternyaman untukku, apalagi aku merasakan mendapatkan keluarga baru di muaythai ini. Aku merasa, aku dirangkul dan dituntun untuk menjadi orang yang berguna bagi diriku sendiri, keluarga dan semua orang .

Di cabang olahraga muaythai aku bisa mendapatkan apa itu arti kehidupan yang bisa bermanfaat. Karena muaythai aku bisa mengekspresikan diriku, dan muaythai adalah  sebagai salah satu tempat  untuk diriku menjadi seseorang yang bisa berguna bagi semua orang khususnya untuk diriku sendiri dan keluargaku.

Meski hanya mendapatkan medali perak, aku menyadari, segala hal sudah aku temukan selama menjadi seorang atlet. Apalagi di Porprov tahun 2022 ini ada banyak cerita yang membuat aku menangis, tertawa, kecewa hingga menyayat hatiku.

Hasil yang aku raih di Porprov membuat aku perpikir bahwa segala perjuanganku telah sia-sia karena aku tidak bisa memberikan emas untuk Kabupaten Buleleng.

Di medan laga ini aku sudah sangat berjuang mulai dari menghadapi lawan dari Denpasar yang cukup tangguh bagiku. Meski menghadapi lawan-lawan yang tangguh, aku tidak berhenti berjuang demi mendapatkan medali emas.

Namun perjuanganku terputus di babak final, di mana aku harus menghadapi tuan rumah yaitu Gianyar.

Air mata kekecewaanku tidak bisa kubatasi karena bukan aku saja yang kecewa, melainkan juga kontingen muaythai Buleleng, karena harus bisa menerima berada di posisi juara umum ketiga.. Pencapaian ini jauh dari prekdisi pelatihku.

Gede Sudarma, yang sering dipanggil Buda merupakan pelatih andalanku menargetkan Kontingen Buleleng sebagai juara umum 1. Namun kontingen Buleleng hanya bisa meraih juara umum 3. Semua itu karena masing masing kabupaten di Bali sudah cukup kuat untuk bersaing di cabor muaythai ini.

Kontingen Buleleng menyiapkan 17 atlet untuk berlaga di Porprov tahun 2022  yakni 15 atlet  bermain di nomor  laga dan 2 atlet bermain di nomor seni, yaitu waikru.

Pencapaian atlet-atlet secara umum cukup memuaskan karena. Dari 17 atlet, sebanyak 16 atlet sudah meraih medali, yakni 3 medali emas, 10 perak dan 3 medali perunggu.

Bersama atlet-atlet muaythai Buleleng

Wayan Tarik sebagai manager di cabor muaythai mengatakan kontingen Buleleng harus lebih bekerja keras lagi untuk Porprov yang akan datang, karena 9 kabupaten/kota yang ikut serta dalam porprov sudah mulai bersaing dan tangguh-tangguh.

“Jjika kita tidak berkerja keras lagi, maka kontingen Buleleng tidak bisa lagi merebut juara umum 1 di Bali,” katanya.

Kontingen Buleleng harus cukup berbangga karena tidak pulang dengan tangan kosong di ajang bergensi, Porprov tahun 2022. Semua pencapaian yang sudah diterima perlu ditingkatkan lagi agar kontingen Buleleng bisa berjaya lagi di medan laga khususnya di cabor muaythai. Karena di ajang Porprov adalah ajang petaruhan nama kabupaten.

Belajar dari kekeceawaanku, memang banyak hal yang perlu aku dan tim kontingen Buleleng  harus tingkatkan jika ingin merebut juara umum 1 di Porprov yang akan datang. Karena berjuang saja tidak cukup, melainkan juga berlatih, berdoa, dan fokus dengan apa yang sudah direncanakan.

Sebagai atlet, lelah boleh, tapi jangan menyerah sampai titik perjuangan yang penghabisan. [T]

Sabet Dua Emas, Xiangqi Buleleng Juara Umum II di Porprov Bali 2022
Porprov dan Singa Ambara Raja Cup: Sebuah Usul untuk PBVSI Buleleng
Dulu 55 Emas, Kini Target 60 Dapatnya 75 Emas, Begitulah Buleleng di Porprov 2022
Tags: olahragaolahraga muaythaiPorprov Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Antara Cemas dan Sukacita Tak Dapat Dipilih | Catatan Puisi “Desember” Karya Tan Lioe Ie

Next Post

Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Komang Karuni

Komang Karuni

Atlet muaythai Buleleng. Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co