6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar dari Kekecewaan — Kisah Atlet Muaythai Buleleng di Porprov Bali 2022

Komang Karuni by Komang Karuni
January 2, 2023
in Khas
Belajar dari Kekecewaan — Kisah Atlet Muaythai Buleleng di Porprov Bali 2022

Saya (Komang Karuni) harus puas berada di tempat kedua cabor muaythai Porprov Bali 2022

AKU ATLET MUAYTHAI dari Buleleng. Pada pergelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV tahun 2022 aku turut bertanding memperkuat kontingen Buleleng. Dan, saya mendapatkan medali, tapi saya merasa kecewa dan sedih.  

Aku tidak bisa menyumbangkan medali emas di Porprov itu. Tidak terasa air mata membasahi pipiku. Hatiku bagaikan dicambuk-cambuk, akibat dari rasa kecewa yang mendalam.

Rasanya lebih baik pukulan tangan lawan mendarat di wajahku daripada menerima rasa sakit ini. Aku harus berada di podium  kedua, tidak di podium satu. Suatu kehormatan bagi diriku jika bisa berada di podium satu dan bisa mempersembahkan emas untuk kabupaten tercintaku, Kabupaten Buleleng.

Aku Komang Karuni, seorang atlet Muaythai—olah raga bela diri dari Thailand yang sudah resmi dipertandingkan di Porprov tahun 2022.

Pada Porprov kali ini aku berlaga di nomor kelas under 57 kg dan harus menghadapi lawan-lawan dari kabupaten lain. Porprov Bali diikuti 9 kabupaten/kota yang ada di Bali dan Porprov, aku rasa, memang sebagai ajang pertaruhan nama kabupaten.

Aku bertekad menyumbangkan emas untuk kabupaten Buleleng pada Porprov itu dan berada di podium satu.  Dan aku berjuang jauh-jauh hari sebelum Porprov dimulai.

Kalau di ingat-ingat lagi, perjuangan untuk menjadi tim Porprov tidaklah mudah. Banyak proses yang harus aku lalui sebagai atlet yang bisa membawa harum nama Kabupaten Buleleng.

Saat bertanding di Porprov Bali tahun 2022

Aku masuk menjadi tim Porprov sangatlah tidak mudah, mulai dari latihan, dan proses yang dilalui tidaklah singkat. Semua proses membutuhkan fisik dan mental yang kuat dan tahan banting.

Selama mengikuti latihan aku benar benar memiliki beban yang sangat berat dan tertekan. Sebagai atlet, aku harus menjalani latihan yang begitu keras dan melelahkan, Selain itu, aku harus menghadapi didikan pelatih yang sangat keras, mulai dari cara pelatih melatih fisik dan mentalku.

Kadang aku ingin berhenti, tapi aku teringat dengan misi awalku sebelum memutuskan masuk di tim Porprov, yaitu bisa membawa harum nama kabupaten, keluargku dan tim muaythai-ku.

Muaythai sudah menjadi tempat ternyaman untukku, apalagi aku merasakan mendapatkan keluarga baru di muaythai ini. Aku merasa, aku dirangkul dan dituntun untuk menjadi orang yang berguna bagi diriku sendiri, keluarga dan semua orang .

Di cabang olahraga muaythai aku bisa mendapatkan apa itu arti kehidupan yang bisa bermanfaat. Karena muaythai aku bisa mengekspresikan diriku, dan muaythai adalah  sebagai salah satu tempat  untuk diriku menjadi seseorang yang bisa berguna bagi semua orang khususnya untuk diriku sendiri dan keluargaku.

Meski hanya mendapatkan medali perak, aku menyadari, segala hal sudah aku temukan selama menjadi seorang atlet. Apalagi di Porprov tahun 2022 ini ada banyak cerita yang membuat aku menangis, tertawa, kecewa hingga menyayat hatiku.

Hasil yang aku raih di Porprov membuat aku perpikir bahwa segala perjuanganku telah sia-sia karena aku tidak bisa memberikan emas untuk Kabupaten Buleleng.

Di medan laga ini aku sudah sangat berjuang mulai dari menghadapi lawan dari Denpasar yang cukup tangguh bagiku. Meski menghadapi lawan-lawan yang tangguh, aku tidak berhenti berjuang demi mendapatkan medali emas.

Namun perjuanganku terputus di babak final, di mana aku harus menghadapi tuan rumah yaitu Gianyar.

Air mata kekecewaanku tidak bisa kubatasi karena bukan aku saja yang kecewa, melainkan juga kontingen muaythai Buleleng, karena harus bisa menerima berada di posisi juara umum ketiga.. Pencapaian ini jauh dari prekdisi pelatihku.

Gede Sudarma, yang sering dipanggil Buda merupakan pelatih andalanku menargetkan Kontingen Buleleng sebagai juara umum 1. Namun kontingen Buleleng hanya bisa meraih juara umum 3. Semua itu karena masing masing kabupaten di Bali sudah cukup kuat untuk bersaing di cabor muaythai ini.

Kontingen Buleleng menyiapkan 17 atlet untuk berlaga di Porprov tahun 2022  yakni 15 atlet  bermain di nomor  laga dan 2 atlet bermain di nomor seni, yaitu waikru.

Pencapaian atlet-atlet secara umum cukup memuaskan karena. Dari 17 atlet, sebanyak 16 atlet sudah meraih medali, yakni 3 medali emas, 10 perak dan 3 medali perunggu.

Bersama atlet-atlet muaythai Buleleng

Wayan Tarik sebagai manager di cabor muaythai mengatakan kontingen Buleleng harus lebih bekerja keras lagi untuk Porprov yang akan datang, karena 9 kabupaten/kota yang ikut serta dalam porprov sudah mulai bersaing dan tangguh-tangguh.

“Jjika kita tidak berkerja keras lagi, maka kontingen Buleleng tidak bisa lagi merebut juara umum 1 di Bali,” katanya.

Kontingen Buleleng harus cukup berbangga karena tidak pulang dengan tangan kosong di ajang bergensi, Porprov tahun 2022. Semua pencapaian yang sudah diterima perlu ditingkatkan lagi agar kontingen Buleleng bisa berjaya lagi di medan laga khususnya di cabor muaythai. Karena di ajang Porprov adalah ajang petaruhan nama kabupaten.

Belajar dari kekeceawaanku, memang banyak hal yang perlu aku dan tim kontingen Buleleng  harus tingkatkan jika ingin merebut juara umum 1 di Porprov yang akan datang. Karena berjuang saja tidak cukup, melainkan juga berlatih, berdoa, dan fokus dengan apa yang sudah direncanakan.

Sebagai atlet, lelah boleh, tapi jangan menyerah sampai titik perjuangan yang penghabisan. [T]

Sabet Dua Emas, Xiangqi Buleleng Juara Umum II di Porprov Bali 2022
Porprov dan Singa Ambara Raja Cup: Sebuah Usul untuk PBVSI Buleleng
Dulu 55 Emas, Kini Target 60 Dapatnya 75 Emas, Begitulah Buleleng di Porprov 2022
Tags: olahragaolahraga muaythaiPorprov Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Antara Cemas dan Sukacita Tak Dapat Dipilih | Catatan Puisi “Desember” Karya Tan Lioe Ie

Next Post

Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Komang Karuni

Komang Karuni

Atlet muaythai Buleleng. Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co