24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Keajaiban Itu Bernama Berbagi | Catatan Hari Jadi Ke-7 Yayasan Sesama

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
October 2, 2022
in Esai
Keajaiban Itu Bernama Berbagi | Catatan Hari Jadi Ke-7 Yayasan Sesama

Kita sering mengharapkan sebuah keajaiban, namun enggan untuk menciptakannya.

Bagaimana menciptakan sebuah keajaiban? Memang saat memikirkannya, banyak hal tiba-tiba menjadi sulit, bahkan seakan mustahil. Padahal, keajaiban dapat diciptakan dengan cara-cara yang teramat mudah dan sederhana.

Berbagi salah satunya.

Bagaimana ceritanya, berbagi kok merupakan sebuah keajaiban? Memang, kita sering mengabaikan hal-hal biasa dan sederhana. Padahal hal-hal biasa dan sederhana sering kali menyimpan kekuatan-kekuatan besar yang dapat mengguncang dunia.

Sang Budha membuka jalan megah spiritualisme hanya dengan kekuatan pemaafan bukan penaklukan.  Virus yang telah mengguncang dunia dan menebarkan rasa takut bagi segenap umat manusia hanyalah mahluk bersel satu, tanpa kendaraan lapis baja dan rudal berhulu ledak nuklir.

Kita sering terlena dengan hal-hal besar dan megah yang hadir cuma sebagai mimpi dan imaji. Mari kembali pada hal-hal kecil dan sederhana yang bisa dilakukan dan dapat saja itu adalah sebuah keajaiban.

Berbagi jelas merupakan sebuah keajaiban. Karena kita telah memberikan milik kita yang kita dapatkan dengan kerja keras lalu kita berikan kepada orang lain yang sangat membutuhkan.

Keajaiban pertama adalah, orang-orang papa yang sudah tak mampu lagi bekerja untuk mendapatkan nafkah, tiba-tiba, kini mendapatkan penyambung hidupnya.

Keajaiban kedua, nilai materi yang kita berikan kepada mereka yang kekurangan, nilainya niscaya akan menjadi berlipat-lipat. Ini mudah dipahami mengingat nilai relatif yang akan berubah sesuai dengan kondisi seseorang. Sekilo gram beras yang bagi kita tak seberapa, namun bagi mereka yang tak punya beras sama sekali nilainya akan menjadi sangat besar.

Keajaiban ketiga adalah, bukankah orang-orang miskin itu yang telah membuka ladang-ladang keajaiban bagi kita? Beruntunglah jika kemudian kita telah menemukannya. Mungkin sebelumnya kita tak pernah menyadari hal ini. Tak salah lagi, Tuhan telah bersemayam dalam tubuh-tubuh orang miskin dan menderita. Keajaiban yang keempat dan seterusnya? Kita cukup duduk manis dan santai, karena suatu saat ia akan hadir menemui kita. Itulah kenapa berbagai adalah sebuah pekerjaan cerdas.

Saya akan berbagi cerita tentang berbagi. Ingat, berbagi adalah sebuah keajaiban. Maka kita perlu berbagi apa saja termasuk sebuah cerita.

Saat menjadi seorang dokter umum, saya pernah bertugas selama lima tahun lamanya di daerah sangat terpencil di pelosok negeri. Sebagain besar kisahnya telah saya tulis dalam sebuah buku berjudul Merayakan Ingatan (Mahima, 2019).

Selain sangat terpencil dengan risiko besar terhadap keselamatan jiwa saya, ekonomi masyarakat di pedalaman itu pun sangat sulit. Maka menjadi dokter di sana adalah betul-betul sebuah pengabdian.

Anggapan bahwa dokter adalah profesi yang mendatangkan banyak uang, terbantahkan saat itu. Namun, saya berusaha tetap melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Pun pada periode yang sama saya mengabdi menjadi guru SMP di kecamatan tersebut dikarenakan jumlah tenaga guru yang sangat minim.

Rasanya saya telah menyadari rahasia tentang keajaiban berbagi pada saat itu. Pada masa-masa selanjutnya saya pun memetik buah-buah keajaiban tersebut. Saya dapat melanjutkan pendidikan dokter spesialis dengan beasiswa. Tentu saja dari pedalaman saya tidak membawa uang yang cukup untuk semua rencana, menikah, membangun rumah, melanjutkan pendidikan dan lain sebagainya.

Keajaiban lain pun saya alami saat diberikan kepercayaan menjadi direktur rumah sakit kabupaten. Sebuah amanah yang tak pernah saya bayangkan, seorang anak guru SD dan ibu yang sekolahnya tak sampai SMP. 

Maka saya pun tak mau melepaskan momen-momen keajaiban lainnya. Bersama beberapa orang kawan dan kemudian didukung oleh banyak pihak, saya mendirikan sebuah yayasan kemanusiaan. Kami beri nama Yayasan Sesama. Dengan spirit kearifan lokal Tat Twam Asi yang bermakna aku adalah kamu dan kamu adalah aku,

Yayasan Sesama membantu orang-orang yang kekurangan baik dalam hal ekonomi maupun dalam bidang medis.

Relawan yang berasal dari beraneka latar belakang profesi, melayani dengan semangat pluralisme, melayani untuk semua tanpa pertimbangan agama, suku, ras maupun gender. Banyak tokoh-tokoh besar yang telah memberi inspirasi kepada relawan dalam melayani sesama.

Dan ajaibnya, hampir semua adalah hal-hal kecil dan sederhana. Bunda Theresa mengatakan, tak semua dari kita dapat melakukan hal-hal besar, namun kita semua dapat melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar.

Sang Budha bersabda, ribuan lilin dapat dinyalakan dari satu lilin dan cahayanya tidak akan pernah berkurang.

Begitupun kebahagian, tidak akan pernah berkurang walai dibagi-bagi. Ia seperti air oase yang semakin jernih saat diambil untuk orang lain yang memerlukan, ia takkan pernah surut. Sesama itu saya, anda, dia, kami dan mereka. Sesama adalah kita.

Selamat hari jadi yang ke-7 Yayasan Sesama, mari ciptakan keajaiban setiap hari. [T]

BACA esai-esai lain dari Dokter Putu Arya Nugraha

Mari Menua Dengan Bahagia
Kenapa Harus Dokter Spesialis?
Berbagai Kekeliruan Tentang Vaksin
Tags: Dokter Arya Nugrahakemanusiaankesehatanrenungan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Alasan Mengapa Sampai Detik Ini Indonesia Masih Begini-Begini Saja

Next Post

Menziarahi Monumen Kata-kata Kota Singaraja

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Menziarahi Monumen Kata-kata Kota Singaraja

Menziarahi Monumen Kata-kata Kota Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co