24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Difabel, Pandemi dan Perjuangan Inklusi | Catatan dari “Berbagi Kabar Akhir Tahun”

Pasraman Air by Pasraman Air
December 9, 2021
in Khas
Difabel, Pandemi dan Perjuangan Inklusi | Catatan dari “Berbagi Kabar Akhir Tahun”

Berbagi Kabar Akhir Tahun dengan tema Difable, Pandemi dan Perjuangan Inklusi. Diselenggarakan pada hari minggu, 5 Desember 2021 di Taman Baca Kesiman

Sebuah dialog mengalir cair pada Minggu sore, 5 Desember 2021 di Taman Baca Kesiman, Denpasar. Dialog mulai dari bagaimana solidaritas di antara kawan-kawan difable di Yayasan Cahaya Mutiara yang kian menguat untuk menghadapi pandemi. Diasah oleh keadaan ketika beberapa anggota yayasan terpapar Covid-19 dan harus isolasi mandiri di yayasan akibat tidak siapnya satgas covid menyediakan ruang yang akses dan pendamping bagi kaum difable yang terpapar Covid-19.

Covid-19 membuat kebiasaan merawat kawan yang sakit harus ditinggalkan, karena mereka yang terpapar Covid-19 harus diisolasi. Pilihan juga harus diambil, memilih tetap tinggal di yayasan dengan akses yang mendukung kemampuan untuk mandiri atau pulang ke rumah yang artinya akan menghadapi keterbatasan akses untuk bisa melakukan aktivitas mereka secara mandiri.

Adaptasi juga harus dilakukan oleh lembaga-lembaga yang melakukan pelayanan rehabilitasi fisik dan alat bantu. Seperti yang kita ketahui, pelayanan rehabilitasi fisik merupakan pelayanan yang penting bagi kawan-kawan dengan perbedaan kemampuan fisik. Latihan yang intens, teratur dan terprogram hendaknya dilakukan sejak dini untuk mengoptimalkan kemampuan yang bisa dimiliki. Sayanganya tidak semua fasilitas kesehatan milik pemerintah menyediakan pelayanan ini secara khusus.

Pada saat pandemi lembaga seperti YPK Bali dan Puspadi Bali harus berusaha beradaptasi. Terutama pada awal-awal pandemi, disaat kebijakan work from home diberlakukan. Pelayanan yang biasa dilaksanakan di kantor atau terpusat di kecamatan tidak bisa dilaksanakan. Adaptasi tentu saja dengan membuat konseling online dan atau therapy online. Namun tentu efektifitas akan berbeda secara langsung. Hal senada juga dilakukan oleh Puspadi Bali yang memaksa mereka melaksanakan evaluasi lewat telpon.

Berbagi Kabar Akhir Tahun dengan tema Difable, Pandemi dan Perjuangan Inklusi diselenggarakan pada hari Minggu, 5 Desember 2021 di Taman Baca Kesiman, Denpasar

Situasi lebih rumit juga harus dihadapi A.A Gede Putra Agung, salah satu pengajar di sebuah SLB di Kabupaten Badung. siswa yang selama ini diampunya merupakan siswa dengan kondisi tuna rungu (tuli) Tuna grahita (slow learning dan autism). Kendala yang dihadapi tentu lebih tinggi jika dibandingkan dengan tantangan sekolah pada umumnya. Pada kondisi pembelajaran anak difabel membutuhkan atensi dan interaksi pengajar dengan anak difabel.

Setelah kendala-kendala yang dihadapi dalam tingkat paling local akar rumput, obrolan berlanjut dengan cerita bagaimana Pemerintah Propinsi Bali telah menerbitkan Peraturan Daerah No.9 tahun 2015.

Harapannya dengan kehadiran Perda tersebut tentu saja adalah untuk mendorong Bali menjadi ruang yang lebih inklusif. Namun sayangnya tidak banyak perubahan setelah hampir 6 tahun perda tersebut disahkan.

Perjuangan iklusi yang dilakukan kawan-kawan difabel hingga berhasil melahirkan Perda Disabilitas tentu merupakan sebuah perjuangan panjang. Namun kelahiran perda tidak serta merta membuat Bali sebagai sebuah ruang untuk hidup bersama ramah untuk difabel. Jika menarik ke ruang yang lebih besar, situasi kian terlihat jelas ketika seoarng mentri memaksa kawa tuli untuk bisa mendengar.

Hal ini menunjukkan bagaimana pemerintah belum memiliki pemahaman akan apa hak-hak difabel.

Beberapa catatan menarik dari dialog yang terbangun:

  1. Difable sebuah keadaan yang bisa menimpa siapa saja dan kapan saja, baik oleh bawaan (factor kesehatan semenjak lahir) atau dapatan (kecelakaan, bencana alam [Indonesia adalah supermarket bencana]), dan atau oleh perilaku manusia (industri pertambangan dan rangkaiannya).
  2. Membangun sebuah forum inklusi dimana komunitas difabel dan kantong gerakan social lainnya bisa terhubung.
  3. Mencari tahu mekanisme penanganan pandemi bagi difabel dari satgas covid.
  4. Mengawalan dan sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Bali nomer 9 tahun 2015 tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas yang telah disahkan, sosialisasi khususnya bagi difable dan atau keluarga dengan difable komunitas masyarakat secara umum.
  5. Menuntut sarana trasportasi publik dan fasilitas publik yang ramah difable, karena transport publik dan fasilitas publik yang bisa diakse dengan mudah oleh difable akan mendorong interaksi dan relasi baik diantara difable serta difable dengan masyarakat sekitarnya.
  6. Memulai dengan pendekatan local dalam membangun narasi inklusi.
  7. Komunitas atau organisasi difable harus madiri, memiliki inisiatif untuk mengajak kolompok-kelompok masyarakat yang lain (non difable) untuk untuk terlibat dalam setiap gagasan dan atau kegiatan perjuangan inklusi.
  8. Komitment pada gagasan dan gerakan yang menjadi inisiatif kawan-kawan difabel.
  9. Mengubah paradigma bahwasannya gerakan difabel merupakan gerakan ekslusif yang selama ini terbentuk oleh sistem yang dibangun, karena gerakan difabel berkaitan erat dengan gerakan buruh, gerakan lingkungan, kebencanaan, kesetaraan gender dan gerakan-gerakan social lainnya.
  10. Desa merupakan ruang kolektif terkecil dan terdekat yang yang butuh didorong dan distimulasi sebagai ranah perjuangan ruang inklusi, karena masih banyak difabel hidup dalam ruang dengan lingkungan yang terbatas atas pemahaman akan apa itu difable dan hak-hak difable.
  11. Menghapus pandangan (doktrin) serta pendekatan karikatif “AMAL dan PENYAKIT” yang masih tertanam dalam pemahaman birokrasi publik dan atau bahkan publik itu sendiri ketika memandang atau bersikap terhadap Difabel dan menggantinya dengan pemahaman pendekatan social, bahwasannya lingkungan merupakan daya dukung utama difable untuk menumbuhkan kemampuan kemandirian yang bermuara pada pendekatan hak asasi manusia bagi difabel.
  12. Inklusi adalah sebuah semangat untuk menciptakan ruang bersama yang ramah, setara dan aksesebel. Saling memahami dan menghormati setiap kemampuan yang dimiliki untuk kemudian berinteraksi dalam relasi saling merawat dan menjaga.

Dialog yang berlangsung merupakan rangkaian dari kegiatan Berbagi Kabar Akhir Tahun dengan tema Difable, Pandemi dan Perjuangan Inklusi. Diselenggarakan pada hari Minggu, 5 Desember 2021 di Taman Baca Kesiman, acara ini menjadi upaya kecil untuk ikut merayakan difable day yang jatuh setiap tanggal 3 Desember.

Berbagi Kabar Akhir Tahun dengan tema Difable, Pandemi dan Perjuangan Inklusi diselenggarakan pada hari Minggu, 5 Desember 2021 di Taman Baca Kesiman, Denpasar

Acara dihadiri oleh perwakilan beberapa lembaga difable antara lain; Yayasan Cahaya Mutiara Ubud (YCMU), YPK Bali, PUSPADI Bali, PUSBISINDO Bali, Potads Bali, serta beberapa orang yang datang secara perorangan. Acara dilaksanakan secara hybrid dengan penanggap Heri Kurniawan dan Ken Karta dari Lingkar Sosial Malang, sosok-sosok yang intens membangun desa inklusi di beberapa kabupaten di jawa timur.

Acara yang dibuka dengan penampilan komposisi tari berjudul “Laneta” dari YCMU berakhir sekitar pukul 19.00 dengan harapan dialog mengenai difable dan perjuangan inklusi bisa lebih sering hadir di ruang-ruang publik. Sehingga pemahaman akan difabel bisa semakin meluas dan perjuangan inklusi tidak hanya menjadi perjuangan kaum difable namun juga perjuangan kita bersama, bukan untuk hari ini tetapi untuk esok. Esok, Pulau ini bisa menjadi pulau yang ramah tidak hanya bagi turist yang membawa dolar namun juga bagi warga difable yang setiap harinya hidup dan menghidupi Bali. [T][Rai]

Tags: difabelHari Difabel
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pentingnya Filsafat di Era Kedangkalan Berpikir dan Industri Kebohongan

Next Post

Burdah Pegayaman, Penguat Cerita Asal Usul dan Terapi Bagi yang Sakit Parah

Pasraman Air

Pasraman Air

Sebuah Ruang Belajar Lintas Disiplin. Berupaya menghadirkan Dialog akan Kesadara atas Kehilangan, dalam upaya mencipta Solidaritas untuk menghadirkan Ruang Tumbuh Bersama.

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Burdah Pegayaman, Penguat Cerita Asal Usul dan Terapi Bagi yang Sakit Parah

Burdah Pegayaman, Penguat Cerita Asal Usul dan Terapi Bagi yang Sakit Parah

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
Pendidikan

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo
Pop

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma
Esai

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
Telenovela
Esai

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

by Angga Wijaya
August 24, 2026
Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini
Kritik Seni

Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini

“Everybody In Bali Seems to be an artist” Kutipan itu persis terlontar 89 tahun lalu dari Miguel Covarrubias. Seorang seniman...

by Made Chandra
August 24, 2026
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co