6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
November 28, 2021
in Khas
Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

Salah satu peserta dengan menampilkan Wayang Tradisi Bali gaya Buleleng (Bali Utara)

Hari Wayang Nasional merupakan sebuah momentum perayaan seni pewayangan dan pedalangan dirayakan setiap satu tahun sekali, tepatnya pada setiap tanggal 7 November. Merayakan Hari Wayang Nasional sangatlah penting.

Selain menjadi pengingat atas diakuinya wayang sebagai Warisan Agung Budaya Dunia oleh UNESCO, perayaan hari wayang juga sebagai salah satu ruang untuk menghadirkan wayang secara serentak melalui berbagai bentuk sajian seperti pementasan, diskusi, workshop, hingga pameran rupa wayang.

Di Bali perayaan Hari Wayang Nasional pertama diselenggarakan tahun 2020 oleh Program Studi Seni Pedalangan Institut Seni Indonesia Denpasar bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Seni Pedalangan Institut Seni Indonesia Denpasar.

Namun perayaan waktu itu hanya dapat dirayakan secara daring (live streaming) melalui kanal youtube ISI DENPASAR mengingat pada saat itu semua acara kesenian tidak dapat terselenggara secara langsung, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para mahasiswa dan dosen yang tergabung dalam panitia acara untuk merayakan hari wayang ini.

Dialog Seni Pewayangan

Dalam perayaan Hari Wayang Nasional tahun 2020 yang lalu hanya menyajikan Dialog Seni Pewayangan yang mengusung tema “Refleksi Perkembangan Wayang” dengan 3 orang pakar Seni Pewayangan Bali sebagai pemantik dialog yaitu Prof. Dr. I Nyoman Sedana, M.A, Dr. I Dewa Ketut Wicaksana, SSP., M.Hum, dan  I Made Sidia, SSP., M.Sn. Ketiga pakar tersebut mengulas tentang perkembangan Wayang Bali dulu, kini, dan akan datang.

Selain Dialog Seni Pewayangan, pada acara tersebut juga menyajikan pementasan Wayang Kulit Tradisi Bali gaya Sukawati dengan mementaskan dua dalang yang mumpuni. keistimewaan dari perayaan tahun lalu adalah penampilan Dalang Wanita yaitu Kadek Candy Cintya Dewi yang menampilkan pertunjukan wayang dengan sangat aktraktif walaupun seorang perempuan tetapi aksi dari candy sebagai salah satu Dalang Wanit di Bali sangat memukau penikmat yang menikmati acara perayaan tersebut melalui layar kaca.

Tidak puas dengan perayaan tahun lalu secara daring, tahun ini (2021) perayaan Hari Wayang Nasional kembali digelar dengan nuansa dan bentuk penyajian yang berbeda dari sebelumnya yaitu live (langsung) dan daring (dalam jaringan).

Perayaan hari wayang tahun ini digelar dengan tujuan untuk membangkitkan kembali gairah kreativitas seni pewayangan di Bali yang secara langsung tertuang dalam tema besar acara ini yaitu SAMITA. SAMITA berasal dari kata Samirana Atangia (Bangkit dari keterpurukan).

Perayaan tahun ini dapat dikatakan sangatlah meriah terlihat dari berbagai rangkaian acara seperti diadakannya perlombaan Topeng Pengraos Se-Bali, lomba Dalang Cilik Se-Bali, dan lomba Macepat Se-Bali. Selain itu Dialog Seni Pewayangan kembali dihadirkan dalam sajian live streaming melalui kanal youtube ISI Denpasar dengan narasumber Dr. I Made Marajaya, SSP., M.Si dan I Gusti Aryana, S.Sn yang membahas topik tentang “Tantangan dan Peluang Dalang di Masa Pandemi”.

Dalam Dialog Seni Pewayangan ini juga menyuguhkan pementasan Wayang Tradisi Bali gaya Buleleng (Bali Utara) yang menambah kemeriahan perayaan Hari Wayang Nasional tahun 2021.

Di tengah-tengah rangkaian acara juga menghadirkan webinar berskala Nasional bekerjasama dengan PEPADI Bali yang menghadirkan narasumber yang juga sebagai pakar Pedalangan Indonesia. Puncak dari acara ini dilaksanakan pada tanggal 7 november 2021 dengan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian wayang dan teater.

Lomba Dalang Cilik

Moment menarik dalam perayaan Hari Wayang Nasional di Bali tahun ini yang diselenggarakan oleh Prodi Seni Pedalangan dan Hmp Seni Pedalangan adalah perhelatan lomba Dalang Cilik Se-Bali yang diikuti oleh anak-anak yang rata-rata berumur 9-14 tahun.

Dalam mengikuti perlombaan, para peserta sangat taat terhadap aturan yang dibuat oleh panitia yang terformulasi dalam kriteria dengan tujuan untuk menyatukan pemahaman dan kesepakatan sehingga perlombaan ini berjalan dengan lancar.

Hal yang menarik dalam lomba Dalang Cilik ini adalah bentuk penyajian pementasannya menggunakan konsep wayang lemah yaitu pertunjukan wayang yang secara penyajiannya tanpa menggunakan kelir (layar) dan blencong (lampu api) dengan tujuan untuk melatih mental para peserta karena mereka dapat dengan jelas melihat penonton dan situasi kondisi didepannya.

Penggunaan konsep penyajian ini tidak ada kaitannya dengan wayang lemah dalam konteks upacara namun lebih kepada melatih mentalitas para peserta Dalang Cilik sehingga luaran lomba ini dapat melahirkan generasi dalang dengan kemampuan dan mental yang mumpuni.

Satu catatan kecil untuk perhelatan lomba Dalang Cilik tahun ini adalah penggunaan kelir (layar). Perlu dipikirkan kembali bahwa penggunaan kelir sangatlah penting dalam menghadirkan tetikesan sebagai salah satu unsur utama dalam penyajian pertunjukan Wayang Tradisi Bali.

Tetikesan merupakan sebuah teknik permainan gerak wayang yang terfokus pada tangan sang dalang dalam memberikan spirit agar wayang terlihat hidup baik melalui gerak berjalan maupun gerak menari.

Sebagai teknik dasar permainan wayang dalam menghadirkan keindahan gerak, teknik tetikesan juga memberikan pemahaman tentang pentingnya kerapian dalam menyajikan pertunjukan Wayang Tradisi Bali yang dapat dilihat dari kecapakan sang dalang saat memegang wayang.

Namun yang sangat diapresiasi dalam perlombaan Dalang Cilik ini adalah prinsip dasarnya bahwa perhelatan lomba Dalang Cilik Se-Bali ini bukan bertujuan untuk memperlombakan style/penggayaan wayang setiap daerah, tapi lebih kepada pembinaan dalang-dalang muda sebagai generasi penerus melalui kompetisi yang menitik beratkan pada kemampuan sang dalang tersebut karena tidak dapat dipungkiri bawah kompetisi ini juga merupakan salah satu media ruang melahirkan dalang cilik/dalang muda berbakat.

Semoga perayaan Hari Wayang Nasional tahun depan dapat dilaksanakan dengan lebih meriah dan diusahakan hadir ditengah-tengah masyarakat. [T]

Tags: dalam cilikHari WayangISI Denpasarseni pertunjukanwayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puisi-puisi Made Adnyana Ole | Peristiwa Biasa Pada Hari-hari Bahagia

Next Post

Dalem Dukut, Raja Nusa yang Tak Berdarah Nusa

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Dalem Dukut, Raja Nusa yang Tak Berdarah Nusa

Dalem Dukut, Raja Nusa yang Tak Berdarah Nusa

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co