23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Esa Bhaskara | Punggung Udang di Lingkar Piring

Wayan Esa Bhaskara by Wayan Esa Bhaskara
October 30, 2021
in Puisi
Puisi-puisi Esa Bhaskara | Punggung Udang di Lingkar Piring

Foto: satu karya dalam pameran seni rupa di Undiksha Singaraja (2014)

IKAN BAKAR DAN SEPORSI SORE

Di hadapanku sore berdebar
di atas piring datar
segaris di depannya tatapan garis pantai
berlumur senyum ringan tipis tak beralamat
tak beraturan dibentuk kecemasan

Barangkali ini tak pernah kurasa sebelumnya
maka bersyukur kulakukan pertama
rumah terbaik bagi rasa
sebab musim tak pernah sama

Meski janji ombak pada pasir belum tuntas
Telapak kakiku terlena harum nyala batang dupa
menyimpul setengah rona dan degup dada

Di hadapanku teronggok puisi
dalam seporsi sore
dan bumbu lengkap obrolan di restoran seafood

Barangkali ini deja vu
maka perlu kucari-cari ruang ingat
berasil!
seporsi sore dan ikan bakar harum batok kelapa
menghentikan air mata dan kemarau panjang

tentu tak bisa diremehkan
juga janji ubi santan
dan tumis pakis bunga pepaya
berhasil mengaduk genangan kenangan

aroma garam menohok hidung
bercampur sedap sampai sudut-sudut rumah nelayan
akan lelaki tua itu
pengipas ikan pada tungku bakar
tempat ia pulang

(2018)

LAWAR BUATAN NENEK

/1/
adalah penyembuh
tak ada alasan pada citra buruk rupa
karena rasa istana
bersalut doa dan suka cita
dirajang secukupnya

/2/
daun pakis cuga nangka muda
menawarkan kekawatiran pada lidah-lidah asing
di halaman belakang rumah
daun belimbing cenderung
memesona ketimbang daun cabau puyung
misalnya ketika berpose
di akun-akun instagram restoran tradisional milik ajik dan biang
yang setia merekam momen
dalam menu-menu penuh borehan bumbu

/3/
kenangan buat tak ragu kembali
menegak tradisi yang dijual mahal
konon rempah jamu
antusias diimbuhi begitu rupa pariwisata
menyegarkan tanah pertiwi
sudah barang tentu
juga mengeraskan rindu
tak lelah menari bersama jari-jari
dan riak manis nyiur
meneduhkan di atas kepala kami

(2018)

GULA-GULA KAPAS

  • bersama putri, dayu, pandit

kami pernah jadi anak-anak
dengan kisah hampir sama
suka jajan pinggir jalan
ringan tapi manis

kami ingin lagi jadi anak-anak
senyum simpul,
lipatan rindu
pada saku kemeja marun
bermotif ruas-ruas Denpasar

kami bukan lagi anak-anak
maka, kutitip gelak
pada percakapan kalian
dengan malu-malu

kurajut lalu jadi puisi
warna-warni

(2017)

BAYANGKAN JAGUNG

Aku suka membayangkan
butir-butir keemasan itu
kuantar pada tiap libur panjangku
dari dapur ibu yang sederhana

Aku senang
melukis lepet, urap, talam, dan bubur
di atas piring porselen
koleksi kebanggaan ayah
yang tampak selalu menggodamu
ya, mungkin kala itu masih pagi
matahari masih hangat
ibu masih sehat

Aku menginginkan
perlahan saja
waktu kini
mengirimkanmu lagi
bukan hanya dongeng

(2017)

MEMINUM KOPI

Rintik sisa hujan menyejukkan
mengiringi perjalanan menuju secangkir kopi
adalah berkat bagi lambung

Sore semakin gigil
jalan setapak makin lengket
mampirlah jika tak sibuk
sekadar bertegur sapa buat buah tangan
bercerita tentang pemandangan indah
pesona pisang goreng dan lupis ketan aroma pandan
buatan istri
atau menyimpan sejuk pedesaan
dalam satu dua jepretan langit cerah, angin tawa, dan keluh lirih

atau kembang kopi
pendongeng ulung
perekam kisah nenek moyang
juga penjawab bagi segala pertanyaanmu
bahkan hingga malam menggeliat manis
serupa cairan gula palem

(2018)

PUNGGUNG UDANG DI LINGKAR PIRING

Di ruang dingin ini
Bunyi sibuk diantar satu-satu
Gemeltuk langkah sepatu gadis ramah
yang luput dari ingatan
biarkan gambar-gambar asing mengering

di piring ini
aroma sahaja pada setangkai doa
bangun pagi sebagai petarung
duduk menunggu disapa senyum-senyum ranum
asmara sejak halaman pertama

di balik harum bumbu
cerita dimulai oleh bibir beku
ditumis api waktu
hingga dendang gurih kutunggu

di malam ini surga disajikan dalam seporsi lagi
punggung udang irisan seledri
membangun kembali keikhlasan, kesabaran, sisa mimpi

di ruangan dingin ini
kutulis mantra penyambung hidup
kueja dengan riang
meski kadang malah berbuah air mata

(2018)

TUAN LIDAH

di sebuah meja yang di atasnya
ditata cerita

di dalam perut
riang berdendang

berulang kali rempah, bawang putih, dan kemiri
lekas tegakkan punggung lidah

mulut terkagum
oleh kelihaian seorang peracik
untuk para pencari
sajian pagi

(2016)

WARUNG TENDA PASAR NYANGGELAN

kau masuk mendesah
gemulai kenangan mulai menggenang
bersilat di genuruh dada

di sudut malam minggu
nama, sebuah kalimat sampai satu-satu
berulang jadi sepasang
jadi rindu menggebu

sendawa bercinta
malam mulai pergi
saat bunyi blender,
pekat kopi, dan wangi tempe goreng
menunggu di ujung hidung

kau telah usai
terbata bereskan warung
ketika tiba-tiba
aroma minyak wangi penjual soto sapi
tergerus angin dan gerimis
pada atap-atap terpal

(2018)

SAMBAL MATAH

cerita berderai
mata redup lampau
menatap potongan cabai rawit merah
seakan tak ada lagi pagi

kepada wangi minyak kelapa
di dalam gemulai lincah perutmu
waktu menjelma cemburu

harum daun jeruk
gelinding bawang merah
kukenang demikian di kepala

menyelinap potongan serai
di antara wangi garam kusamba
dengan hati terbuka
menghamburkan bahagia

(2015)

CUMI BEGALO

mari berlayar
sari laut menyambut kita
menuang kembali
sebagai kenangan di atas piring

dalam ribu tanya
baluran rempah
menyelimuti debur ombak
belum terjawab

kupilih diam
saat kata-kata gempita
buat kembali membumbung langit lidahku

sesekali tercium aroma ampas kopi
di mata di lidahmu
cahaya puas terkulum

(2017)

NASI MEN DARTA

: Made Adnyana Ole

Setelah kubaca sajak nasimu,
ada ruang sempit bagi pengelana
buat hilang rasa lapar

Maka saat lapar berikutnya,
kuingat kembali cerita pengantar pulang itu
kupesan seporsi nasi men darta, seperti katamu

Tak terbayangkan bisik rempah hangatkan tubuh
kutambah sedikit garam,
kubiarkan waktu sambung tali sejarah
biar kuah bening tulang kaki tambah resah

Sebab jarak masa lalu
serakkan kata-kata persinggahan denpasar – singaraja
telah dilindas kendaraan-kendaraan
pencari kenangan

(2019)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Yuwana Asri” | Strategi Kepemudaan Menangkan Bonus Demografi di Buleleng

Next Post

Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Wayan Esa Bhaskara

Wayan Esa Bhaskara

Menulis esai, puisi, dan cerpen disela-sela pekerjaannya sebagai guru

Related Posts

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

by Angga Wijaya
June 6, 2026
0
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ama Gaspar

by Ama Gaspar
June 5, 2026
0
Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

Read moreDetails

Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu

by Muammar Qadafi Muhajir
May 31, 2026
0
Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu

Kelambu Suatu hari, aku bicara dengan kelambuDia berkeluh kesah tentangmalam itu doa-doakutidak sengaja tersangkut di ketiaknyaIa bilang ia khilaf dan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Eddy Pranata PNP | Pusat Cahaya

by Eddy Pranata PNP
May 30, 2026
0
Puisi-puisi Eddy Pranata PNP | Pusat Cahaya

CANGKIR TEH YANG MENUA kita masuki rumah baru, AC yang tidak dinginrapikan dapur dan kamar, bersihkan kamar mandi: "au, kita...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Hujan Malam

by Sholihul Mubarok
May 29, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Hujan Malam

ASIMTOTE sebentar nyala mataharidari pagimenyalak matakudan matamuselalu silau ada jeda tersembunyidi bibir sianglebih sunyidari celah renggang akan tetapi, bayangmemanjang satu...

Read moreDetails
Next Post
Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co