24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Melihat Proyeksi Industri Film Bagi Pengembangan Bali

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
August 19, 2021
in Opini
Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

Tampaknya belum banyak yang tahu rencana pembangunan industri perfilman bertaraf internasional di Bali. Belakangan rencana ini kembali mengemuka saat salah satu akun portal berita daring mengunggah infografis tentang hal tersebut. Saya pun tersenyum saat melihat dan membaca secara detail pembahasan yang tersaji di dalamnya.

Dalam infografis, disebutkan kalau industri tersebut terbangun atas kerja sama antara UMA (Indonesia) dan CAA (AS). Namun setelah saya mencari informasi, saya tidak menemukan satu pun info tentang kerja sama tersebut. Namun, saya menemukan hal yang tidak kalah menarik—rencana pembangunan industri film di Bali nyatanya sudah dimulai sejak awal tahun 2018.

Film Sebagai Media Edukasi Hingga Penanaman Ideologi

Film merupakan rangkaian gambar hidup (bergerak), sering juga disebut dengan movie. Film adalah sekadar gambar yang bergerak. Adapun pergerakannya disebut sebagai intermitten movement, gerakan yang muncul hanya karena keterbatasan kemampuan mata dan otak manusia menangkap sejumlah pergantian gambar dalam sepersekian detik.

Film menjadi media yang sangat berpengaruh, melebihi media-media lainnya. Oleh karena itu, film sejak dulu hingga kini selalu digunakan untuk berbagai kepentingan guna menyampaikan pesan si pembuat film kepada penontonnya.

Film hingga kini sangatlah digandrungi oleh banyak kalangan di segala segmentasi usia, sehingga dapat pula disebut bahwa film adalah media yang efektif untuk menyampaikan pesan tertentu. Hal ini dikarenakan film adalah salah satu bagian dari medium komunikasi massa, yaitu sebagai penyampaian berbagai jenis pesan dan peradaban modern.

Komunikasi massa sendiri merupakan jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melalui melalui media massa sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan dalam waktu yang singkat. Film juga memiliki kekuatan yang mampu menciptakan image di masyarakat luas serta membangun nilai-nilai karena telah ada peletakan film di tatanan murni sebagai hiburan.

Selain sebagai hiburan, film juga digunakan sebagai penggambaran terhadap keadaan dalam masyarakat. Tidak asing lagi jika film merupakan sarana yang begitu efektif dalam menyampaikan maksud baik sifatnya edukatif maupun penanaman ideologi.

Sebut saja Korea Selatan yang kini mampu menjadikan industri film mereka sebagai media untuk memperkenalkan budaya-budaya di negara mereka sehingga digandrungi di negara lainnya. Tidak hanya Korea Selatan—Jepang, China, hingga Thailand pun sukses menancapkan dan memperkenalkan budaya negara mereka di Indonesia. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Dunia perfilman di Indonesia sejatinya sudah berkembang pasca kemerdekaan. Film pun sudah banyak digunakan untuk berbagai kepentingan, baik sebagai media edukasi, penanaman ideologi, hingga alat untuk menyampaikan satire terhadap berbagai fenomena sosial. Sebut saja film “Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI” yang diproduksi pada tahun 1984 dan disutradarai oleh Arifin C. Noer ini berhasil menjadi alat propaganda bagi pemerintah Orde Baru kala itu.

Sebuah survey tahun 2000 yang dilakukan oleh majalah TEMPO Indonesia menemukan bahwa 97% dari 1.101 siswa yang disurvei telah menyaksikan film ini dan 87% dari mereka telah menyaksikan sebanyak lebih dari sekali. Film yang menjadi tontonan wajib masyarakat Indonesia dalam kurun waktu 1985 – 1997 ini berhasil menanamkan di kepala seluruh masyarakat Indonesia tentang kekejaman PKI kala itu. Terlepas dari berbagai kontroversi yang diciptakan oleh film tersebut, nyatanya film ini berhasil mempropaganda masyarakat Indonesia.

Tidak hanya sebagai alat propaganda. Film juga digunakan di Indonesia untuk menyampaikan kritik sosial—salah satu yang menjadikan film sebagai media dalam menyampaikan kritik sosialnya adalah grup lawak Warkop DKI yang digawangi oleh Dono, Kasino, dan Indro. Berbagai judul film dan berbagai pesan moral di dalamnya telah tersampaikan ke jutaan masyarakat Indonesia bahkan terngiang hingga kini.

Selanjutnya adalah film “Si Doel Anak Betawi”, film ini merupakan media yang digunakan untuk memperkenalkan budaya dan kehidupan sosial masyarakat Betawi di tengah perkembangan zaman di akhir abad 20. Terakhir, film “Bumi Manusia” yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Mawar Eva de Jongh ini berhasil mencuri perhatian masyarakat Indonesia.

Film yang berangkat dari “Bumi Manusia” buku pertama dari Tetralogi Buru karya legendaris Pramoedya Ananta Toer berhasil menjaring penonton di bioskop hingga 1.316.583 penonton. Film ini pun dimaksudkan untuk mengajak anak muda menyukai dunia sastra—mengingat kini dunia sastra perlahan mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Berangkat dari beberapa contoh yang disampaikan di atas, bahwasanya film adalah media yang paling efektif untuk menyampaikan pesan kepada khalayak banyak pada waktu yang relatif singkat.

Industri Film Sebagai Alternatif Ekonomi Bali di Masa Depan

Rencana pembangunan Baliwood Land di Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali dan pencanangan Desa Film Internasional berbasis budaya lokal sebagai desa wisata dunia dan zona global indusri kembali mengemuka meskipun Memorandum of Understanding (MoU) sudah ditandatangani sejak tahun 2018.

Mengingat Bali yang notabene tanah kelahiran saya akan dijadikan pusat film yang berskala internasional, tentu besar harapan saya terhadap skena perfilman Indonesia, khususnya Bali ke depannya.  Hadirnya industri film di Bali diharapkan dapat menjadi pemantik bagi generasi muda menggandrungi dunia kreatif satu ini. Hal ini tentu sejalan dengan semangat dan program pemerintah perihal meningkatkan partisipasi anak muda dalam memajukan industri kreatif di Indonesia.

Rencana ini juga menjadi angin segar bagi Bali yang saat ini sedang terpuruk akibat pariwisata yang mati suri. Pariwisata yang mengandalkan wisatawan pun tidak bisa berkutik akibat pandemi COVID-19. Industri film tentu menjadi alternatif menarik guna memutar roda ekonomi Bali ke depannya. Namun mengingat masyarakat Bali belum bisa melupakan euphoria pariwisata seutuhnya, hadirnya industri film di Bali bisa menjadi boomerang bagi masyarakat Bali sendiri. Mengapa demikian?

Kerugian bisa jadi kembali menimpa Bali apabila masyarakat Bali hanya nimbrung sebagai penunjang industri ini saja, tidak mau terjun sebagai pelaku utama dalam skena ini. Untuk memperoleh hasil maksimal, masyarakat Bali harus terjun langsung menjadi pelaku utama dalam skena ini—menggeluti dunia kreatif ini sejak dini sebelum industri film di Bali resmi bergulir adalah jalan satu-satunya untuk mampu bersaing. Mengingat kini persaingan sudah sangat terbuka—kompetensi sangatlah diutamakan.

Pandemi COVID-19 setidaknya memberi tamparan keras bagi perekonomian Bali. Pariwisata nyatanya tidak mampu bertahan di segala situasi—terbukti hari ini. Saatnya Bali untuk mencari sektor lain yang mampu menggerakkan roda ekonominya.

Bali tidak bisa mengandalkan Sumber Daya Alam karena memang Bali tidak memiliki potensi tambang dan sebagainya, tetapi Bali memiliki Sumber Daya Manusia yang mampu bersaing hingga tataran global. Hadirnya industri film adalah sebuah harapan yang layak untuk masyarakat Bali perjuangkan dan menyiapkan diri untuk menyambut hadirnya skena ini patut kita lakukan. Jadi sudah tahu kan apa yang harus kalian lakukan? [T]

Tags: balifilm
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kuasa Tanah dan Anugerah Air: Meneropong Hubungan Batur-Ubud

Next Post

Pura Besakih, Kekuasaan, dan Gering Agung

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
0
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

Read moreDetails

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
0
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

Read moreDetails

Pewarisan di Persimpangan Konstitusi: Tantangan Hukum Waris Indonesia Pasca Putusan MK

by I Made Pria Dharsana
August 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

KEMATIAN seseorang seharusnya mengakhiri kehidupan, bukan memulai ketidakpastian hukum bagi keluarganya. Namun dalam praktik hukum Indonesia, kematian justru kerap menjadi...

Read moreDetails

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

by Luh Putu Sendratari
August 12, 2026
0
“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

ADA hasil percakapan yang masih mengusik ingatan penulis sampai saat ini, ketika 5 tahun yang lalu bercakap dalam suatu wawancara...

Read moreDetails

Larangan Alih Fungsi Sawah: Tegas di Atas Kertas, Longgar di Lapangan?

by I Made Pria Dharsana
August 12, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PEMERINTAH sedang berada di persimpangan yang tidak sederhana. Pembangunan tanpa merusak alam. Di satu sisi, negara harus menjaga lahan sawah...

Read moreDetails

BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) ——Ketika Perseroan Menjadi Topeng Kepemilikan

by I Made Pria Dharsana
August 5, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

"Di atas kertas, pemegang saham dapat berganti. Namun kendali sesungguhnya sering kali tetap berada di tangan orang yang tidak pernah...

Read moreDetails

Insolvensi dan Kewajiban Debitur Pailit

by I Made Pria Dharsana
July 31, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXIII/2025 menjadi salah satu penegasan penting dalam perkembangan hukum kepailitan di Indonesia. Melalui putusan tersebut, Mahkamah...

Read moreDetails

Ketika Warisan Baru Dianggap Sah Setelah Dicatat Negara —Membongkar Distorsi Administrasi dalam Peralihan Hak Waris di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
July 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Kematian seseorang tidak hanya mengakhiri eksistensi biologis, tetapi sekaligus memicu konsekuensi hukum yang kompleks dalam sistem hukum perdata. Salah satu...

Read moreDetails

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
0
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

Read moreDetails

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

Read moreDetails
Next Post
Tatkala Pandemi, (Bali) Jangan Berhenti Menggelar Ritual Seni dan Budaya

Pura Besakih, Kekuasaan, dan Gering Agung

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
Pendidikan

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo
Pop

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma
Esai

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
Telenovela
Esai

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

by Angga Wijaya
August 24, 2026
Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini
Kritik Seni

Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini

“Everybody In Bali Seems to be an artist” Kutipan itu persis terlontar 89 tahun lalu dari Miguel Covarrubias. Seorang seniman...

by Made Chandra
August 24, 2026
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co