4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi Pendidikan dalam Bioskop India Jalan-Jalan di Karangasem

Ni Kadek Grace Vernita by Ni Kadek Grace Vernita
March 7, 2026
in Panggung
Refleksi Pendidikan dalam Bioskop India Jalan-Jalan di Karangasem

Bioskop India Jalan-Jalan di aula Yayasan Yasa Kerthi, Karangasem | Foto: Grace

LAYAR putih besar sudah terpasang di panggung aula Yayasan Yasa Kerthi, Karangasem, Jumat (6/3) malam. Gedung seluas 500 m2 yang biasanya sepi dan hening di malam hari ini, mendadak ramai dihadiri hampir 500 orang. Di sinilah, Boomba Ride akan diputar. Film India berdurasi 70 menit ini akan menemani masyarakat Karangasem hingga pukul 20.30 Wita.

Penonton yang terdiri dari komunitas teater, siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum datang dengan sumringah. Malam ini terasa sangat istimewa karna sudah sangat jarang, bahkan mungkin tidak pernah lagi, komunitas film mengadakan kegiatan nonton bersama. Pada dekade sebelum 2000-an, layar tancap memang sering diadakan, bahkan hingga ke desa-desa. Namun, setelah TV semakin marak dan digitalisasi ferfilman semakin merebak, layar tancap sangat jarang ditemukan. Ini mungkin menjadi kesenangan tersendiri bagi ratusan penonton yang hadir.

Bioskop India Jalan-Jalan di aula Yayasan Yasa Kerthi, Karangasem | Foto: Grace

Kegiatan menonton film ini merupakan program penguatan kebudayaan India oleh Consulat General of India, Bali bersama Teater Garaka dan Singaraja Menonton. Tajuknya adalah Bioskop India Jalan-Jalan.

Ada sesi menarik sebelum film India itu diputar, yaitu pemutaran film pendek karya siswa. Ada dua film pendek yang diputar, yaitu Terjebak karya Teater Garaka SMA Negeri 1 Amlapura dan Sebelum Cahaya Itu Padam karya Teater Galang Kangin SMA Negeri 2 Amlapura. Sesudah kedua dilm ini diputar, Tarania, selaku host dalam acara ini memanggil Kardian Narayana, filmmaker dari Singaraja Menonton untuk memberikan kritik atas kedua karya tersebut.

Orisinalitas dan isu adalah hal utama yang disoroti oleh Kardian. Praktisi film yang aktivitasnya sudah menasional ini mengungkapkan, semasih menjadi siswa, tidak apa-apa karya kita jelak, kurang bagus, tetapi jujur, termasuk juga pemuatan musik. Kejujuran akan menjadi fondasi baik dalam berkarya.

Dua film pendek karya siswa

Bagi Kardian, kelemahan lainnya dari dua film itu adalah kekritisan atas isu yang menjadi dasar pembuatan film. Baginya, isu kedua film di atas: narkoba dan keluarga, belum cukup kritis. Pola alurnya pun masih template, misalnya seorang pemuda dijebak memakai narkoba lalu ditangkap polisi. Pun dalam film kedua, seorang anak yang kuliah, lalu kembali ke rumah dengan ibu yang sudah meninggal.

Tepat pukul 19.00 Wita saat perwakilan Konsul India selesai menyampaikan pidatonya, lampu sorot mulai di padamkan. Semua mata pun tertuju pada layar putih besar di depan mereka.

Boomba Ride diputar. Film diawali dengan komedi dari tokoh Boomba sehingga penonton berhasil dibuat tertawa bersama. Namun, hingga beberapa menit berukutnya, penonton mulai paham bahwa flim ini bukan komedi biasa.

Boomba Ride mengisahkan realitas pendidikan yang dijalankan di daerah pelosok. Berkisah tentang sebuah sekolah dasar di pedesaan Assam yang hanya memiliki satu-satunya murid yaitu “Boomba”. Para guru di sana terus berjuang mempertahankan sekolah agar tidak tutup. Namun, sayangnya, motifnya sesungguhnya bukan untuk pendidikan, bukan untuk melihat anak didiknya sukses di masa depan, melainkan tujuan ekonomi agar mereka tidak kehilangan uang yang diberikan pemerintah untuk mengelola sekolah itu. Boomba sendiri tahu posisinya sebagai kunci bisnis guru-gurunya. Ia pun dengan sengaja menyusahkan mereka, misalnya dengan enggan datang ke sekolah. Agar mau datang ke sekolah, guru-gurunya terus membujuknya dengan makanan, ayam kampung, bahkan uang.

Pemutaran film Boomba Ride | Foto: Grace

Meskipun bernada komedi, film ini menyoroti realitas kenyataan pahit mengenai buruknya infrastruktur sekolah di pedesaan dan pelosok terpencil. Film ini juga juga merupakan satire terkait korupsi di tingkat bawah. Memberikan gambaran bahwa permasalahan pendidikan itu sistemik, dari pemerintah paling atas, lewat kebijakan politik pendidikannya, hingga pelaksana paling bawah melalui korupsi-korupsinya. Kisah dalam film ini memang sederhana, tetapi ada peristiwa yang menyentuh hati, sekaligus menyindir, menunjukkan bagaimana pendidikan seharusnya mentransformasi kehidupan, namun justru dijadikan alat korupsi menerima uang.

Boomba Ride berakhir dipukul 20.20 Wita. Namun, aktivitas tidak berhenti. Rintik hujan memang turun di malam itu, tetapi antusiasme penonton takturun. Di Akhir flim, penonton diajak berdiskusi.

“Dari flim yang saya nonton, itu sangat memotivasi saya sendiri. Saya menyadari bagaimana ketimpangan pendidikan antara daerah perkotaan dan di pelosok pedasaan. Karenanya saya berharap besar, ketika saya astungkara berhasil menjadi seorang guru. Saya sangat berharap sekali nantinya saya akan di tempatkan di daerah pelosok-pelosok kecil. Tidak masalah mengenai jarak tetapi mengenai bagaimana saya memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak disana.” Ucap Dayu salah satu Mahasiswa STKIP Agama Hindu yang merupakan salah satu penonton setia dalam acara itu.

Penonton pada acara Bioskop India Jalan-Jalan di aula Yayasan Yasa Kerthi, Karangasem | Foto: Grace

Di akhir penyampaiannya, Aries Pidrawan, salah satu fasilitator dalam kegiatan “Bioskop India Jalana-Jalan” mengungkapkan, dari beberapa film yang ditentukan, ia memilih Boomba Ride karena dianggap sangat selaras dengan kondisi pendidikan saat ini di Indonesia, termasuk juga di Karangasem. Yayasan Yasa Kerti sangat dekat dengan kampus pendidikan, juga dihadiri oleh siswa dan praktisi pendidikan. Jadi, menurutnya, pemutaran Boomba Ride bisa menjadi bahan refleksi bagi penguatan pendidikan di Karangasem. Boomba Ride adalah pemantik kesadaran bahwa di Karangasem sendiri, penguatan kualitas pendidikan masih perlu ditingkatkan. [T]

Penulis: Ni Kadek Grace Vernita
Editor: Adnyana Ole

Tags: film Indiafilm indiefilm pendekindiakarangasemSingaraja MenontonSMAN 1 AmlapuraSMAN 2 Amlapura
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rampung Sebelum Penghabisan | Cerpen Kadek Indra Putra

Next Post

Simakrama: Ruang Bersama yang Hilang

Ni Kadek Grace Vernita

Ni Kadek Grace Vernita

Siswa SMA Negeri 1 Amlapura. Menekuni bidang sastra, utamanya cerpen sejak duduk di bangku SMP. Saat ini mengembangkan kemampuan sastra di Teater Garaka dan dunia penulisan jurnalistik di Tika Smansapura.

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Simakrama: Ruang Bersama yang Hilang

Simakrama: Ruang Bersama yang Hilang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co