4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

PENITI Generation  ‘Mebaleganjuran Ngarap’,  Dari Panggung Lomba ke Panggung Nyata di Tengah Masyarakat

Agus Suardiana Putra by Agus Suardiana Putra
March 7, 2026
in Panggung
PENITI Generation  ‘Mebaleganjuran Ngarap’,  Dari Panggung Lomba ke Panggung Nyata di Tengah Masyarakat

Para Penabuh PENITI Generation mengiringi Pelebon Jero Mangku Banjar Peninjoan Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, Bali

BAGAIMANA jika sebuah panggung pentas untuk atraksi baleganjur ngarap terjadi langsung di tengah-tengah masyarakat, bukan di atas panggung dalam sebuah gedung pertunjukan sebagaimana yang terjadi dalam lomba-lomba atau perhelatan festival?

Tentu saja seru

Apalagi ada properti berupa arak-arakan lembu putih dan bade padma—tempat layon berbentuk bangunan beratap dihiasi ukiran-ukiran khas. Panggungnya berupa jalan raya, penontonnya berdiri di pingggir jalan, dan jalanan dipenuhi dengan masyarakat yang mengiringi upacara.

Hal itu terjadi di tengah-tengah masyarakat adat Banjar Peninjoan, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, pada saat di banjar itu diadakan upacara pitra yadnya (ngaben). Masyarakat adat memberikan ruang pentas untuk sekaa gong baleganjur generasi baru, PENITI Generation.

PENITI Generation adalah seka gong generasi baru Banjar Peninjoan Desa Batuan Sukawati yang kini semaakin bersinar setelah beberapa bulan lalu mengikuti lomba Baleganjur pada HUT Desa Batuan Sukawati.  (Baca “Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan). Dalam lomba itu PENITI Generation berhasil meraih juara 2.  

Lembu Putih untuk mengantarkan layon jero mangku Banjar Peninjoan Desa Batuan, Sukawati, Gianyar

Panggung lomba dan “pentas” langsung di masyarakat merupakan dua panggung yang berbeda. Tampil di panggung ketika lomba, penabuh memainkan gamelan dengan duduk, bisa konsentrasi dengan persiapan gending baleganjur. Jalan gendingnya sudah terukur dan terpatok. Tantangannya hampir tidak ada jika pentas di panggung lomba.

Sangat berbeda jika “pentas” langsung di tengah masyarakat dalam upcara ngaben. Baleganjur ngarap dimainkan berdiri, kadang kala sambil berlari karena kondisi di lapangan. Dan saat itulah para penabuh diuji kesigapannya, konsentrasi, maupun kekompakannya.

Peniti Generation dibentuk dengan harapan mampu meneruskan seka gong baleganjur di Banjar Peninjoan Desa Batuan, Sukawati. Panggung PENITI Generation, dalam kehidupan masyarakat adat sehari-hari, hidup lebih nyata, penuh tantangan yang diberikan oleh masyarakatnya.

Tanggal 6 Februari 2026, panggung itu dipersembahkan oleh krama Banjar Peninjoan Desa Batuan Sukawati untuk mengiringi upacara pitra yadnya (pelebon) dari dua layon bergelar Jero Mangku di lingkungan Banjar Peninjoan Desa Batuan Sukawati.

Berawal dari seruan di grup Whatsapp pada tanggal 20 Januari 2026, pengumuman ngayah diumumkan oleh salah satu anggota grup. Hanya berselang kurang lebih semenit, beberapa anggota grup PENITI Generation langsung merespon pengumumuan itu. Terlihat dari respon cepat, semangat mereka untuk pentas berikutnya begitu antusias. Seruan tersebut menjadi tanda bahwa mereka kembali menikmati hobinya memainkan gamelan baleganjur ngarap setelah lomba berlalu.

Tangkapan layar pemberitahuan di grup Whatsapp oleh Kadek Jodi

“Latihannya hanya dua kali, tapi senangnya berkali kali. Seperti itu suasana isi hati para PENITI Generation ketika ngayah Baleganjur Ngarap,” kata Kadek Jodi, begitu sapaan akrabnya, salah satu anggota PENITI Generation. “Hatipun senang, semangat, permainan gending Baleganjurnya pun lebih cepat daripada ketika lomba,” imbuhnya.

Hal unik yang dialami Kadek Jodi juga disambungkan, “Padahal saya awalnya tidak bisa ikut ngayah, namun seketika di pagi hari saat akan hendak ngayah baleganjur ngarap, semua jadwal yang harusnya saya hadiri ternyata batal. Akhirnya saya memutuskan ikut ngayah baleganjur ngarap bersama PENITI Generation walaupun tanpa ikut latihan.”

Kadek Jodi juga menceritakan bahwa adanya perbedaan yang signifikan ketika lomba dengan pentas ngayah baleganjur ngarap secara langsung di masyarakat. Kadek Jodi menjelaskan bahwa, tenaga ketika pentas di masyarakat sangat dikuras, karena beberapa bagian gending baleganjurnya diulang-ulang.

Durasi gending ketika lomba yang hanya belasan menit, namun ketika pentas di masyarakat gending baleganjur itu menjadi melebihi dari durasi lomba, hingga berjam-jam. Walau demikian, perasaan Kadek Jodi dan para penabuh lainnya sangat senang ketika pentas langsung di masyarakat.

Para Penabuh PENITI Generation memainkan gamelan Baleganjur Ngarap


Bahkan terpantau dari unggahan cerita Instagram dan Facebook dari masyarakat Banjar Peninjoan Desa Batuan Sukawati, mereka mengunggah keseruan para penabuh PENITI Generation ketika iringan lembu putih dan bade padma dan sarana lainnya sudah sampai di setra.

Terlihat salah satu penabuh yang harusnya mamainkan istrumen bende, di tengah-tengah gending baleganjur ngarap, penabuh yang dikenal dengan nama Putu Indra berdiri dan berjoged menikmati jalannya gending. Sontak aksi tersebut membuat para krama Banjar Peninjoan Desa Batuan Sukawati yang berada di lokasi itu mendekat dan menyaksikan aksi Putu Indra hingga mengabadikan dengan telepon genggam mereka.

Para penabuh lainnya pun ikut menikmati aksi Putu Indra sembari memainkan gending baleganjur ngarap yang memang atraktif itu.

Unggahan video Putu Indra (main bende dan berdiri menari) dari Mangwin (kiri dan tengah) dan Aryantini_ewiik (kanan)

Begitu menyenangkan ketika para penabuh baleganjur ngarap PENITI Generation diberi ruang untuk berkesenian. Mereka dirawat melalui kegiatan adat, yang memberikan PENITI Generation ruang untuk tampil dan mengasah kemapuannya. Masyarakat sekitar juga menjadi salah satu pengaruh untuk bisa melestarikan kesenian melalui generasi yang mereka bentuk.

Harusnya seperti itu, ketika kelompok atau sekaa yang dibentuk untuk kebutuhan sementara (seperti mewakili lomba), supaya bisa berkelanjutan dan lestari, sekaa tersebut harus terus diberi ruang untuk mereka berekspresi sekaligus terus mengasah kemampuan mereka hingga menjadi ahli dibidangnya. [T]

Penulis: Agus Suardiana Putra
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan
Tags: baleganjur ngarapDesa BatuanGianyarsukawati
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kompres Video dan Gabung Foto: Panduan Lengkap Membuat Konten Visual Lebih Menarik

Next Post

Gerabah dan Manusia yang Berubah

Agus Suardiana Putra

Agus Suardiana Putra

I Wayan Agus Suardiana Putra, S.Pd., M.Pd. Instagram @suardianaputra Facebook @Wayan Muncul

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Gerabah dan Manusia yang Berubah

Gerabah dan Manusia yang Berubah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co