23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pergelaran Seni Budaya di Tabanan: Menteri Kebudayaan Hadir, dan Seniman Juga Berharap Hadirnya Museum dan Ruang Pameran Internasional

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
September 6, 2025
in Khas
Pergelaran Seni Budaya di Tabanan: Menteri Kebudayaan Hadir, dan Seniman Juga Berharap Hadirnya Museum dan Ruang Pameran Internasional

Menbud Fadli Zon di acara seni budaya di Tabanan

DI Kabupaten Tabanan ada pergelaran seni budaya yang mempertemukan pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hadir dalam kegiatan itu, dan langsung menyaksikan pergelaran sekaligus membuka ruang dialog strategis mengenai pengembangan budaya Indonesia di kancah global.

Acara ini digagas Empu Drs. I Gusti Nengah Nurata, M.Sn., dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kegiatan itu menghadirkan pengalaman budaya yang memikat melalui tabuhan gamelan, tarian klasik, pembacaan puisi, dan pameran seni rupa—sebuah perayaan taksu, semangat hidup khas Bali.

Tabanan: Simbol Kehidupan dan Tradisi yang Berkelanjutan

Kegiatan dibuka di Jero Tengah, Banjar Tegal Belodan, dalam suasana sakral yang menegaskan kesinambungan lintas generasi. Anak-anak, remaja, dan orang dewasa berbaur dalam tabuhan gamelan, menandai bahwa tradisi tetap hidup dan diwariskan.

Tari Kebyar Duduk karya maestro I Ketut Marya dibawakan penuh penghayatan oleh I Putu Gede Raka Anggara Guna. Sementara pembacaan puisi Tabanan dalam Untaian Kata dan Rasa disampaikan I Gusti Ayu Putu Mahindu Dewi dan penyair Putu Bawa Samar Gantang. Semua itu menjadi jembatan harmonis antara tradisi dan kontemporer.

Menbud Fadli Zon dalam acara seni budaya di Tabanan | Foto: Surya Darma

Dalam sambutannya, Menteri Fadli Zon mengatakan, dari pengalaman kunjungannya ke lebih dari 100 negara menunjukkan bahwa keanekaragaman seni dan budaya Indonesia jauh melampaui banyak bangsa lain. Tabanan, menurutnya, bukan sekadar menyimpan warisan sejarah, tetapi juga memiliki energi baru untuk mengembangkan budaya kontemporer yang berpijak pada tradisi—modal penting agar Indonesia sejajar dengan pusat kebudayaan dunia.

Pameran Seni Rupa: Dari Bali untuk Dunia

Di Gedung Kesenian I Ketut Maria, berlangsung pameran seni rupa dari Maha Rupa Batukaru bertajuk Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi, yang terselenggara berkat dedikasi pengurus Maha Rupa Batukaru: Nyoman Wijaya, Wayan Naya, dan I Wayan Susana. Dalam waktu singkat, mereka berhasil menghadirkan karya dari 30 seniman lokal, lengkap dengan katalog pameran, dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Pameran ini menjadi wujud nyata komitmen komunitas seni dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan seni rupa lokal.

Sastrawan Putu Bawa Samar Gantang baca puisi | Foto: Surya Darma

Pembukaan pameran ditandai dengan penaburan bunga sandat oleh Menteri Kebudayaan, diiringi lagu “Bungan Sandat” ciptaan I Gusti Agung Ketut Wira Sutha. Hadir pula tokoh penting, antara lain Ida Cokorda Anglurah Puri Agung Tabanan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, dan I Putu Supadma Rudana, MBA (Presiden The Rudana Art Gallery and Museum, Ketua Umum Asosiasi Seni Indonesia).

Karya-karya yang dipamerkan menyingkap denyut agraris Tabanan, menampilkan seni rupa modern dan kontemporer yang mencerminkan dinamika zaman. Bali terbukti tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga melahirkan inovasi yang relevan secara global.

Temu Wicara Budaya: Repatriasi Artefak dan Masa Depan Museum

Diskusi dilanjutkan dengan Temu Wicara Budaya, menghadirkan tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, dan keluarga besar Puri Arya Kenceng. Tema utama adalah repatriasi artefak Puputan Tabanan dan Puputan Badung dari Belanda ke Indonesia.

Forum dipandu Empu Drs. I Gusti Nengah Nurata, M.Sn., dengan narasumber Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Bupati Sanjaya, dan I Putu Supadma Rudana, MBA.

Dalam forum ini, Putu Supadma Rudana menegaskan ⁠museum bukan sekadar ruang penyimpanan, melainkan mercusuar peradaban. Kehadiran museum bertaraf internasional di Bali akan memperkuat posisi Indonesia di peta kebudayaan dunia, sekaligus menjadi pusat edukasi, apresiasi, dan diplomasi budaya.
“Artefak yang baru dipulangkan harus ditempatkan dalam ruang yang bermartabat, menjadi inspirasi dan kebanggaan generasi mendatang,” kata Supadma Rudana.

Menbud Fadli Zon di pameran lukisan | Foto: Surya Darma

Menteri Fadli Zon menambahkan, ⁠visi Putu Supadma Rudana sejalan dengan misi Kementerian Kebudayaan. “Melalui Dana Indonesiana, yang memanfaatkan Dana Abadi Kebudayaan LPDP, kami mendukung fasilitas budaya strategis yang mengangkat citra Indonesia di mata dunia,” kata Fadli Zon.

Forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun infrastruktur budaya berkelas dunia.

Harapan Pelaku Seni, Pariwisata, dan Investasi

Seniman dan pelaku pariwisata I Gede Made Surya Darma menyampaikan aspirasi strategis melalui tulisan di media ini: Tabanan membutuhkan museum dan ruang pameran bertaraf internasional. Bali, yang menerima lebih dari 16,4 juta wisatawan per tahun, memiliki potensi besar menjadikan fasilitas ini pusat kebudayaan sekaligus peluang investasi strategis.

⁠“Seni adalah napas Bali. Museum internasional di Tabanan akan mengangkat karya seniman lokal ke panggung global dan menjadi magnet baru pariwisata budaya. Pemerintah dan investor seharusnya melihat ini sebagai warisan sekaligus peluang emas bagi Bali dan Indonesia,” kata Surya Darma.

Foto bersama para seniman Tabanan | Foto: Surya Darma

Para seniman menyoroti manfaat konkret museum dan galeri bertaraf internasional, yakni menjadi ruang diplomasi budaya Indonesia di tingkat global, menjadi daya tarik baru pariwisata budaya berbasis pengalaman, memberikan nilai tambah ekonomi melalui industri kreatif, dan emperkuat posisi Bali sejajar dengan pusat seni dunia seperti Venice Biennale, Art Basel, dan Art SG di Singapura.

Dengan terwujudnya museum dan ruang pameran bertaraf internasional di Tabanan, Bali akan semakin memperkuat branding sebagai destinasi seni dan budaya dunia, sekaligus menjadi hub inovasi kreatif dan diplomasi budaya yang menarik investor nasional maupun internasional. [T]

Penulis: I Gede Made Surya Darma
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
“Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi”, Pameran Maha Rupa Batukaru, Diharap Jadi  Momentum Titik Balik Perkembangan Seni Rupa di Tabanan
Tags: Fadli ZonMenteri Kebudayaan Fadli ZonSenitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi”, Pameran Maha Rupa Batukaru, Diharap Jadi  Momentum Titik Balik Perkembangan Seni Rupa di Tabanan

Next Post

Puisi-puisi S. Kamar | Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi S. Kamar  |  Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

Puisi-puisi S. Kamar | Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co