14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pergelaran Seni Budaya di Tabanan: Menteri Kebudayaan Hadir, dan Seniman Juga Berharap Hadirnya Museum dan Ruang Pameran Internasional

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
September 6, 2025
in Khas
Pergelaran Seni Budaya di Tabanan: Menteri Kebudayaan Hadir, dan Seniman Juga Berharap Hadirnya Museum dan Ruang Pameran Internasional

Menbud Fadli Zon di acara seni budaya di Tabanan

DI Kabupaten Tabanan ada pergelaran seni budaya yang mempertemukan pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hadir dalam kegiatan itu, dan langsung menyaksikan pergelaran sekaligus membuka ruang dialog strategis mengenai pengembangan budaya Indonesia di kancah global.

Acara ini digagas Empu Drs. I Gusti Nengah Nurata, M.Sn., dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kegiatan itu menghadirkan pengalaman budaya yang memikat melalui tabuhan gamelan, tarian klasik, pembacaan puisi, dan pameran seni rupa—sebuah perayaan taksu, semangat hidup khas Bali.

Tabanan: Simbol Kehidupan dan Tradisi yang Berkelanjutan

Kegiatan dibuka di Jero Tengah, Banjar Tegal Belodan, dalam suasana sakral yang menegaskan kesinambungan lintas generasi. Anak-anak, remaja, dan orang dewasa berbaur dalam tabuhan gamelan, menandai bahwa tradisi tetap hidup dan diwariskan.

Tari Kebyar Duduk karya maestro I Ketut Marya dibawakan penuh penghayatan oleh I Putu Gede Raka Anggara Guna. Sementara pembacaan puisi Tabanan dalam Untaian Kata dan Rasa disampaikan I Gusti Ayu Putu Mahindu Dewi dan penyair Putu Bawa Samar Gantang. Semua itu menjadi jembatan harmonis antara tradisi dan kontemporer.

Menbud Fadli Zon dalam acara seni budaya di Tabanan | Foto: Surya Darma

Dalam sambutannya, Menteri Fadli Zon mengatakan, dari pengalaman kunjungannya ke lebih dari 100 negara menunjukkan bahwa keanekaragaman seni dan budaya Indonesia jauh melampaui banyak bangsa lain. Tabanan, menurutnya, bukan sekadar menyimpan warisan sejarah, tetapi juga memiliki energi baru untuk mengembangkan budaya kontemporer yang berpijak pada tradisi—modal penting agar Indonesia sejajar dengan pusat kebudayaan dunia.

Pameran Seni Rupa: Dari Bali untuk Dunia

Di Gedung Kesenian I Ketut Maria, berlangsung pameran seni rupa dari Maha Rupa Batukaru bertajuk Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi, yang terselenggara berkat dedikasi pengurus Maha Rupa Batukaru: Nyoman Wijaya, Wayan Naya, dan I Wayan Susana. Dalam waktu singkat, mereka berhasil menghadirkan karya dari 30 seniman lokal, lengkap dengan katalog pameran, dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Pameran ini menjadi wujud nyata komitmen komunitas seni dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan seni rupa lokal.

Sastrawan Putu Bawa Samar Gantang baca puisi | Foto: Surya Darma

Pembukaan pameran ditandai dengan penaburan bunga sandat oleh Menteri Kebudayaan, diiringi lagu “Bungan Sandat” ciptaan I Gusti Agung Ketut Wira Sutha. Hadir pula tokoh penting, antara lain Ida Cokorda Anglurah Puri Agung Tabanan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, dan I Putu Supadma Rudana, MBA (Presiden The Rudana Art Gallery and Museum, Ketua Umum Asosiasi Seni Indonesia).

Karya-karya yang dipamerkan menyingkap denyut agraris Tabanan, menampilkan seni rupa modern dan kontemporer yang mencerminkan dinamika zaman. Bali terbukti tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga melahirkan inovasi yang relevan secara global.

Temu Wicara Budaya: Repatriasi Artefak dan Masa Depan Museum

Diskusi dilanjutkan dengan Temu Wicara Budaya, menghadirkan tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, dan keluarga besar Puri Arya Kenceng. Tema utama adalah repatriasi artefak Puputan Tabanan dan Puputan Badung dari Belanda ke Indonesia.

Forum dipandu Empu Drs. I Gusti Nengah Nurata, M.Sn., dengan narasumber Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Bupati Sanjaya, dan I Putu Supadma Rudana, MBA.

Dalam forum ini, Putu Supadma Rudana menegaskan ⁠museum bukan sekadar ruang penyimpanan, melainkan mercusuar peradaban. Kehadiran museum bertaraf internasional di Bali akan memperkuat posisi Indonesia di peta kebudayaan dunia, sekaligus menjadi pusat edukasi, apresiasi, dan diplomasi budaya.
“Artefak yang baru dipulangkan harus ditempatkan dalam ruang yang bermartabat, menjadi inspirasi dan kebanggaan generasi mendatang,” kata Supadma Rudana.

Menbud Fadli Zon di pameran lukisan | Foto: Surya Darma

Menteri Fadli Zon menambahkan, ⁠visi Putu Supadma Rudana sejalan dengan misi Kementerian Kebudayaan. “Melalui Dana Indonesiana, yang memanfaatkan Dana Abadi Kebudayaan LPDP, kami mendukung fasilitas budaya strategis yang mengangkat citra Indonesia di mata dunia,” kata Fadli Zon.

Forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun infrastruktur budaya berkelas dunia.

Harapan Pelaku Seni, Pariwisata, dan Investasi

Seniman dan pelaku pariwisata I Gede Made Surya Darma menyampaikan aspirasi strategis melalui tulisan di media ini: Tabanan membutuhkan museum dan ruang pameran bertaraf internasional. Bali, yang menerima lebih dari 16,4 juta wisatawan per tahun, memiliki potensi besar menjadikan fasilitas ini pusat kebudayaan sekaligus peluang investasi strategis.

⁠“Seni adalah napas Bali. Museum internasional di Tabanan akan mengangkat karya seniman lokal ke panggung global dan menjadi magnet baru pariwisata budaya. Pemerintah dan investor seharusnya melihat ini sebagai warisan sekaligus peluang emas bagi Bali dan Indonesia,” kata Surya Darma.

Foto bersama para seniman Tabanan | Foto: Surya Darma

Para seniman menyoroti manfaat konkret museum dan galeri bertaraf internasional, yakni menjadi ruang diplomasi budaya Indonesia di tingkat global, menjadi daya tarik baru pariwisata budaya berbasis pengalaman, memberikan nilai tambah ekonomi melalui industri kreatif, dan emperkuat posisi Bali sejajar dengan pusat seni dunia seperti Venice Biennale, Art Basel, dan Art SG di Singapura.

Dengan terwujudnya museum dan ruang pameran bertaraf internasional di Tabanan, Bali akan semakin memperkuat branding sebagai destinasi seni dan budaya dunia, sekaligus menjadi hub inovasi kreatif dan diplomasi budaya yang menarik investor nasional maupun internasional. [T]

Penulis: I Gede Made Surya Darma
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
“Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi”, Pameran Maha Rupa Batukaru, Diharap Jadi  Momentum Titik Balik Perkembangan Seni Rupa di Tabanan
Tags: Fadli ZonMenteri Kebudayaan Fadli ZonSenitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi”, Pameran Maha Rupa Batukaru, Diharap Jadi  Momentum Titik Balik Perkembangan Seni Rupa di Tabanan

Next Post

Puisi-puisi S. Kamar | Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi S. Kamar  |  Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

Puisi-puisi S. Kamar | Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co