12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pergelaran Seni Budaya di Tabanan: Menteri Kebudayaan Hadir, dan Seniman Juga Berharap Hadirnya Museum dan Ruang Pameran Internasional

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
September 6, 2025
in Khas
Pergelaran Seni Budaya di Tabanan: Menteri Kebudayaan Hadir, dan Seniman Juga Berharap Hadirnya Museum dan Ruang Pameran Internasional

Menbud Fadli Zon di acara seni budaya di Tabanan

DI Kabupaten Tabanan ada pergelaran seni budaya yang mempertemukan pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hadir dalam kegiatan itu, dan langsung menyaksikan pergelaran sekaligus membuka ruang dialog strategis mengenai pengembangan budaya Indonesia di kancah global.

Acara ini digagas Empu Drs. I Gusti Nengah Nurata, M.Sn., dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kegiatan itu menghadirkan pengalaman budaya yang memikat melalui tabuhan gamelan, tarian klasik, pembacaan puisi, dan pameran seni rupa—sebuah perayaan taksu, semangat hidup khas Bali.

Tabanan: Simbol Kehidupan dan Tradisi yang Berkelanjutan

Kegiatan dibuka di Jero Tengah, Banjar Tegal Belodan, dalam suasana sakral yang menegaskan kesinambungan lintas generasi. Anak-anak, remaja, dan orang dewasa berbaur dalam tabuhan gamelan, menandai bahwa tradisi tetap hidup dan diwariskan.

Tari Kebyar Duduk karya maestro I Ketut Marya dibawakan penuh penghayatan oleh I Putu Gede Raka Anggara Guna. Sementara pembacaan puisi Tabanan dalam Untaian Kata dan Rasa disampaikan I Gusti Ayu Putu Mahindu Dewi dan penyair Putu Bawa Samar Gantang. Semua itu menjadi jembatan harmonis antara tradisi dan kontemporer.

Menbud Fadli Zon dalam acara seni budaya di Tabanan | Foto: Surya Darma

Dalam sambutannya, Menteri Fadli Zon mengatakan, dari pengalaman kunjungannya ke lebih dari 100 negara menunjukkan bahwa keanekaragaman seni dan budaya Indonesia jauh melampaui banyak bangsa lain. Tabanan, menurutnya, bukan sekadar menyimpan warisan sejarah, tetapi juga memiliki energi baru untuk mengembangkan budaya kontemporer yang berpijak pada tradisi—modal penting agar Indonesia sejajar dengan pusat kebudayaan dunia.

Pameran Seni Rupa: Dari Bali untuk Dunia

Di Gedung Kesenian I Ketut Maria, berlangsung pameran seni rupa dari Maha Rupa Batukaru bertajuk Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi, yang terselenggara berkat dedikasi pengurus Maha Rupa Batukaru: Nyoman Wijaya, Wayan Naya, dan I Wayan Susana. Dalam waktu singkat, mereka berhasil menghadirkan karya dari 30 seniman lokal, lengkap dengan katalog pameran, dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Pameran ini menjadi wujud nyata komitmen komunitas seni dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan seni rupa lokal.

Sastrawan Putu Bawa Samar Gantang baca puisi | Foto: Surya Darma

Pembukaan pameran ditandai dengan penaburan bunga sandat oleh Menteri Kebudayaan, diiringi lagu “Bungan Sandat” ciptaan I Gusti Agung Ketut Wira Sutha. Hadir pula tokoh penting, antara lain Ida Cokorda Anglurah Puri Agung Tabanan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, dan I Putu Supadma Rudana, MBA (Presiden The Rudana Art Gallery and Museum, Ketua Umum Asosiasi Seni Indonesia).

Karya-karya yang dipamerkan menyingkap denyut agraris Tabanan, menampilkan seni rupa modern dan kontemporer yang mencerminkan dinamika zaman. Bali terbukti tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga melahirkan inovasi yang relevan secara global.

Temu Wicara Budaya: Repatriasi Artefak dan Masa Depan Museum

Diskusi dilanjutkan dengan Temu Wicara Budaya, menghadirkan tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, dan keluarga besar Puri Arya Kenceng. Tema utama adalah repatriasi artefak Puputan Tabanan dan Puputan Badung dari Belanda ke Indonesia.

Forum dipandu Empu Drs. I Gusti Nengah Nurata, M.Sn., dengan narasumber Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Bupati Sanjaya, dan I Putu Supadma Rudana, MBA.

Dalam forum ini, Putu Supadma Rudana menegaskan ⁠museum bukan sekadar ruang penyimpanan, melainkan mercusuar peradaban. Kehadiran museum bertaraf internasional di Bali akan memperkuat posisi Indonesia di peta kebudayaan dunia, sekaligus menjadi pusat edukasi, apresiasi, dan diplomasi budaya.
“Artefak yang baru dipulangkan harus ditempatkan dalam ruang yang bermartabat, menjadi inspirasi dan kebanggaan generasi mendatang,” kata Supadma Rudana.

Menbud Fadli Zon di pameran lukisan | Foto: Surya Darma

Menteri Fadli Zon menambahkan, ⁠visi Putu Supadma Rudana sejalan dengan misi Kementerian Kebudayaan. “Melalui Dana Indonesiana, yang memanfaatkan Dana Abadi Kebudayaan LPDP, kami mendukung fasilitas budaya strategis yang mengangkat citra Indonesia di mata dunia,” kata Fadli Zon.

Forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun infrastruktur budaya berkelas dunia.

Harapan Pelaku Seni, Pariwisata, dan Investasi

Seniman dan pelaku pariwisata I Gede Made Surya Darma menyampaikan aspirasi strategis melalui tulisan di media ini: Tabanan membutuhkan museum dan ruang pameran bertaraf internasional. Bali, yang menerima lebih dari 16,4 juta wisatawan per tahun, memiliki potensi besar menjadikan fasilitas ini pusat kebudayaan sekaligus peluang investasi strategis.

⁠“Seni adalah napas Bali. Museum internasional di Tabanan akan mengangkat karya seniman lokal ke panggung global dan menjadi magnet baru pariwisata budaya. Pemerintah dan investor seharusnya melihat ini sebagai warisan sekaligus peluang emas bagi Bali dan Indonesia,” kata Surya Darma.

Foto bersama para seniman Tabanan | Foto: Surya Darma

Para seniman menyoroti manfaat konkret museum dan galeri bertaraf internasional, yakni menjadi ruang diplomasi budaya Indonesia di tingkat global, menjadi daya tarik baru pariwisata budaya berbasis pengalaman, memberikan nilai tambah ekonomi melalui industri kreatif, dan emperkuat posisi Bali sejajar dengan pusat seni dunia seperti Venice Biennale, Art Basel, dan Art SG di Singapura.

Dengan terwujudnya museum dan ruang pameran bertaraf internasional di Tabanan, Bali akan semakin memperkuat branding sebagai destinasi seni dan budaya dunia, sekaligus menjadi hub inovasi kreatif dan diplomasi budaya yang menarik investor nasional maupun internasional. [T]

Penulis: I Gede Made Surya Darma
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
“Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi”, Pameran Maha Rupa Batukaru, Diharap Jadi  Momentum Titik Balik Perkembangan Seni Rupa di Tabanan
Tags: Fadli ZonMenteri Kebudayaan Fadli ZonSenitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi”, Pameran Maha Rupa Batukaru, Diharap Jadi  Momentum Titik Balik Perkembangan Seni Rupa di Tabanan

Next Post

Puisi-puisi S. Kamar | Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi S. Kamar  |  Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

Puisi-puisi S. Kamar | Penyair Muda, Lagu Kanak-Kanak: Menanam Jagung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co