4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemuda Bahas Kebudayaan di CHANDI 2025, Mulai dari Green School Bali hingga Film Animasi

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 5, 2025
in Khas
Pemuda Bahas Kebudayaan di CHANDI 2025, Mulai dari Green School Bali hingga Film Animasi

Pemuda berbicara dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” | Foto: tatkala.co/Bud

Ini mungkin paling menarik dalam dalam perhelatan Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 di Bali. Forum yang menghadirkan para pemimpin kebudayaan dunia ini menyuguhkan diskusi konstruktif dalam memetakan budaya sebagai aset berharga untuk masa depan yang berkelanjutan. Dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” itu menghadirkan anak-anak muda sebagai pembicara.

Lihatlah di awal pleno. Pidato kunci (keynote speech) disampaikan oleh Ni Putu Pradnya Lalita Nara, siswa dari Green School Bali. Dalam pidatonya, Pradnya Lalita Nara menyampaikan narasi pentingnya menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari sebuah bangsa yang kaya akan budaya. “Sejak usia dini, anak-anak belajar memainkan gamelan, alat musik Bali, cara menari, cara membuat sesajen, dan cara mengenakan kebaya dengan benar. Kita tidak menunggu dewasa untuk mengenal budaya,” jelasnya.

Menurutnya, di tengah keragaman budaya di Indonesia, sangat besar kemungkinan akan munculnya tantangan berupa perubahan budaya, terutama bagaimana tradisi dilakukan dengan interaksi berkelanjutan. Dirinya menggambarkan bagaimana masyarakat Bali hidup dalam harmoni spiritual dan alam, lalu dihadapkan dengan tantangan peradaban. “Ketika modernisasi mulai masuk, tradisi mempersembahkan yang dahulu hanya menggunakan buah lokal, kini kadang disertai buah impor yang diberi stiker dan dibungkus kemasan plastik,” katanya di hadapan ratusan peserta yang memadati Bali Beach Convention The Meru Sanur.

Pemuda berbicara dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” | Foto: tatkala.co/Bud

Pradnya Lalita Nara lalu menegaskan, serat alami yang biasa dipakai, kini terkadang digantikan pita sintetis atau bahkan plastik sekali pakai sebagai hiasan. Merespon situasi ini, ia memandang perlunya diskusi terbuka antara pemuda dengan para pemangku kepentingan, komunitas, pemangku agama, orang tua, dan tenaga pendidik.

Pleno yang dimoderatori oleh Putri Trianita Wijayanti, Academic Operations Specialist dari IPMI Institute, juga menghadirkan tiga panelis lainnya, yakni Vice Chairperson of Southeast Asian Culture Heritage Alliance (SEACHA), Fauzi Ismail; sutradara Indonesia, Angga Dwimas Sasongko; dan aktris sekaligus penyanyi asal Jepang, Mainamind.

Vice Chairperson of SEACHA, Fauzi Ismail, mendorong para pemuda turut ambil bagian tak hanya untuk membentuk masa depan, tetapi juga ambil bagian mulai hari ini. “Setiap individu membawa pengalaman dan sudut pandang yang berbeda, termasuk dalam menyikapi teknologi yang terus berkembang. Kaum muda bukan hanya masa depan, tetapi juga bagian penting dari masa kini,” tegasnya.

Memaparkan praktik baik yang telah dilakukan oleh SEACHA, Fauzi menambahkan, pelibatan generasi muda dalam ruang-ruang diskusi warisan budaya harus melampaui peran representasi. Dibutuhkan upaya konkrit untuk memberdayakan suara para pemuda, membekali generasi muda agar mampu memberikan dampak nyata di komunitasnya, sekaligus mampu menyuarakan aspirasinya dalam forum global.

Lebih dari sekadar hadir, para pemuda harus turut merancang dan proaktif dalam memimpin masa depan budaya yang berkelanjutan. Upaya untuk ‘melampaui representasi’ ini harus dibarengi dengan keterampilan dan jejaring antarpemuda, mulai dari komunitas hingga kawasan. “Dengan
memberdayakan pemuda hari ini, kita memastikan bahwa warisan budaya tetap hidup, relevan, dan revolusioner,” katanya.

Selanjutnya, Mainamind, seorang aktris, pengisi suara, sekaligus penyanyi Jepang, hadir untuk menyampaikan pesan penuh makna. Satu mimpi yang ia dambakan yakni sebuah dunia yang dipenuhi cinta, bukan kebencian, atau dunia tanpa perselisihan. Dengan adanya kedamaian, manusia akan saling menggandeng tangan, saling membantu, dan melangkah bersama menuju masa depan yang damai.

Pemuda berbicara dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” | Foto: tatkala.co/Bud

Dalam kesempatan ini, Mainamind juga memperkenalkan budaya Jepang yang mencerminkan keramahan, kerap disebut sebagai Omotenashi. Namun, bukan hanya sekadar keramahan, tetapi juga sebuah seni yang mengajarkan untuk memperlakukan orang lain sebaik-baiknya, tanpa pamrih.

Nilai ini dapat dicerminkan melalui sikap, bahasa, atau perhatian kecil setulus hati. “Ketika seseorang diperlakukan dengan baik, atau menerima Omotenashi, mereka akan terdorong untuk meneruskan kebaikan tersebut kepada orang lain. Bahkan ketika dikecewakan, mereka tidak akan balas dendam karena keyakinan apabila suatu hari mereka yang pernah menyakiti akan tersentuh dan bangkit pada kebaikan yang sejati,” jelasnya.

Dalam pleno ini, Angga Dwimas Sasongko, CEO Visinema sekaligus sutradara Indonesia yang telah melahirkan deretan film layar lebar, memberikan gagasannya tentang kreativitas dalam produksi film. Angga, yang juga berada di balik kesuksesan film animasi Jumbo, menekankan bahwa karya animasi bukan sekadar hiburan, melainkan medium penting untuk membuka wawasan generasi muda.

Ia menegaskan misinya sebagai seniman muda adalah tidak hanya menjadikan industry animasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga membentuk audiens anak-anak agar tumbuh lebih terbuka, dewasa, inspiratif, dan kreatif. “Film adalah sarana untuk mendidik sekaligus menghibur. Melalui animasi, kita bisa menanamkan pengetahuan dan imajinasi yang akan membentuk generasi mendatang,” ujar Angga.

Melalui pleno ini, para perwakilan generasi muda menegaskan bahwa peran pemuda, kebudayaan, keberlanjutan, dan masa depan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Budaya bukan hanya sebatas warisan, melainkan pondasi bagi sebuah bangsa. Maka dari itu, perlu pembangunan berkelanjutan demi masa depan generasi selanjutnya dengan melestarikan tradisi yang sudah diwariskan oleh para pendahulu. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: CHANDI 2025film animasigreen schoolKementerian Kebudayaanpemuda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Delegasi CHANDI 2025 Ikut Mencanting dan Mewarnai Batik Wastra Nusantara

Next Post

Perempuan, Kartu Pos dan Meneer Cohen

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Perempuan, Kartu Pos dan Meneer Cohen

Perempuan, Kartu Pos dan Meneer Cohen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co