24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemuda Bahas Kebudayaan di CHANDI 2025, Mulai dari Green School Bali hingga Film Animasi

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 5, 2025
in Khas
Pemuda Bahas Kebudayaan di CHANDI 2025, Mulai dari Green School Bali hingga Film Animasi

Pemuda berbicara dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” | Foto: tatkala.co/Bud

Ini mungkin paling menarik dalam dalam perhelatan Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 di Bali. Forum yang menghadirkan para pemimpin kebudayaan dunia ini menyuguhkan diskusi konstruktif dalam memetakan budaya sebagai aset berharga untuk masa depan yang berkelanjutan. Dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” itu menghadirkan anak-anak muda sebagai pembicara.

Lihatlah di awal pleno. Pidato kunci (keynote speech) disampaikan oleh Ni Putu Pradnya Lalita Nara, siswa dari Green School Bali. Dalam pidatonya, Pradnya Lalita Nara menyampaikan narasi pentingnya menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari sebuah bangsa yang kaya akan budaya. “Sejak usia dini, anak-anak belajar memainkan gamelan, alat musik Bali, cara menari, cara membuat sesajen, dan cara mengenakan kebaya dengan benar. Kita tidak menunggu dewasa untuk mengenal budaya,” jelasnya.

Menurutnya, di tengah keragaman budaya di Indonesia, sangat besar kemungkinan akan munculnya tantangan berupa perubahan budaya, terutama bagaimana tradisi dilakukan dengan interaksi berkelanjutan. Dirinya menggambarkan bagaimana masyarakat Bali hidup dalam harmoni spiritual dan alam, lalu dihadapkan dengan tantangan peradaban. “Ketika modernisasi mulai masuk, tradisi mempersembahkan yang dahulu hanya menggunakan buah lokal, kini kadang disertai buah impor yang diberi stiker dan dibungkus kemasan plastik,” katanya di hadapan ratusan peserta yang memadati Bali Beach Convention The Meru Sanur.

Pemuda berbicara dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” | Foto: tatkala.co/Bud

Pradnya Lalita Nara lalu menegaskan, serat alami yang biasa dipakai, kini terkadang digantikan pita sintetis atau bahkan plastik sekali pakai sebagai hiasan. Merespon situasi ini, ia memandang perlunya diskusi terbuka antara pemuda dengan para pemangku kepentingan, komunitas, pemangku agama, orang tua, dan tenaga pendidik.

Pleno yang dimoderatori oleh Putri Trianita Wijayanti, Academic Operations Specialist dari IPMI Institute, juga menghadirkan tiga panelis lainnya, yakni Vice Chairperson of Southeast Asian Culture Heritage Alliance (SEACHA), Fauzi Ismail; sutradara Indonesia, Angga Dwimas Sasongko; dan aktris sekaligus penyanyi asal Jepang, Mainamind.

Vice Chairperson of SEACHA, Fauzi Ismail, mendorong para pemuda turut ambil bagian tak hanya untuk membentuk masa depan, tetapi juga ambil bagian mulai hari ini. “Setiap individu membawa pengalaman dan sudut pandang yang berbeda, termasuk dalam menyikapi teknologi yang terus berkembang. Kaum muda bukan hanya masa depan, tetapi juga bagian penting dari masa kini,” tegasnya.

Memaparkan praktik baik yang telah dilakukan oleh SEACHA, Fauzi menambahkan, pelibatan generasi muda dalam ruang-ruang diskusi warisan budaya harus melampaui peran representasi. Dibutuhkan upaya konkrit untuk memberdayakan suara para pemuda, membekali generasi muda agar mampu memberikan dampak nyata di komunitasnya, sekaligus mampu menyuarakan aspirasinya dalam forum global.

Lebih dari sekadar hadir, para pemuda harus turut merancang dan proaktif dalam memimpin masa depan budaya yang berkelanjutan. Upaya untuk ‘melampaui representasi’ ini harus dibarengi dengan keterampilan dan jejaring antarpemuda, mulai dari komunitas hingga kawasan. “Dengan
memberdayakan pemuda hari ini, kita memastikan bahwa warisan budaya tetap hidup, relevan, dan revolusioner,” katanya.

Selanjutnya, Mainamind, seorang aktris, pengisi suara, sekaligus penyanyi Jepang, hadir untuk menyampaikan pesan penuh makna. Satu mimpi yang ia dambakan yakni sebuah dunia yang dipenuhi cinta, bukan kebencian, atau dunia tanpa perselisihan. Dengan adanya kedamaian, manusia akan saling menggandeng tangan, saling membantu, dan melangkah bersama menuju masa depan yang damai.

Pemuda berbicara dalam Pleno bertajuk “Culture, Sustainability, and the Future” | Foto: tatkala.co/Bud

Dalam kesempatan ini, Mainamind juga memperkenalkan budaya Jepang yang mencerminkan keramahan, kerap disebut sebagai Omotenashi. Namun, bukan hanya sekadar keramahan, tetapi juga sebuah seni yang mengajarkan untuk memperlakukan orang lain sebaik-baiknya, tanpa pamrih.

Nilai ini dapat dicerminkan melalui sikap, bahasa, atau perhatian kecil setulus hati. “Ketika seseorang diperlakukan dengan baik, atau menerima Omotenashi, mereka akan terdorong untuk meneruskan kebaikan tersebut kepada orang lain. Bahkan ketika dikecewakan, mereka tidak akan balas dendam karena keyakinan apabila suatu hari mereka yang pernah menyakiti akan tersentuh dan bangkit pada kebaikan yang sejati,” jelasnya.

Dalam pleno ini, Angga Dwimas Sasongko, CEO Visinema sekaligus sutradara Indonesia yang telah melahirkan deretan film layar lebar, memberikan gagasannya tentang kreativitas dalam produksi film. Angga, yang juga berada di balik kesuksesan film animasi Jumbo, menekankan bahwa karya animasi bukan sekadar hiburan, melainkan medium penting untuk membuka wawasan generasi muda.

Ia menegaskan misinya sebagai seniman muda adalah tidak hanya menjadikan industry animasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga membentuk audiens anak-anak agar tumbuh lebih terbuka, dewasa, inspiratif, dan kreatif. “Film adalah sarana untuk mendidik sekaligus menghibur. Melalui animasi, kita bisa menanamkan pengetahuan dan imajinasi yang akan membentuk generasi mendatang,” ujar Angga.

Melalui pleno ini, para perwakilan generasi muda menegaskan bahwa peran pemuda, kebudayaan, keberlanjutan, dan masa depan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Budaya bukan hanya sebatas warisan, melainkan pondasi bagi sebuah bangsa. Maka dari itu, perlu pembangunan berkelanjutan demi masa depan generasi selanjutnya dengan melestarikan tradisi yang sudah diwariskan oleh para pendahulu. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: CHANDI 2025film animasigreen schoolKementerian Kebudayaanpemuda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Delegasi CHANDI 2025 Ikut Mencanting dan Mewarnai Batik Wastra Nusantara

Next Post

Perempuan, Kartu Pos dan Meneer Cohen

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails
Next Post
Perempuan, Kartu Pos dan Meneer Cohen

Perempuan, Kartu Pos dan Meneer Cohen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja
Pemerintahan

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

by tatkala
June 24, 2026
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co