3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Perpustakaan Kontainer di Lapangan Puputan Badung: Mendekatkan Buku kepada Anak-Anak

Ni Wayan Suwini by Ni Wayan Suwini
September 1, 2025
in Khas
Perpustakaan Kontainer di Lapangan Puputan Badung: Mendekatkan Buku kepada Anak-Anak

Perpustakaan mini Pusat Informasi Sahabat Anak di Lapangan Puputan Badung | Foto: Ni Wayan Suwini

JARUM jam menunjuk pukul enam sore ketika suasana Lapangan Puputan Badung, Denpasar, mulai lengang. Anak-anak yang sejak sore bermain perlahan diajak pulang, meninggalkan area bermain bersama senja. Di sisi lapangan, tepat di depan area bermain anak, sebuah bangunan warna-warni masih terbuka. Dari luar terlihat sederhana, namun di dalamnya terdapat rak buku berjejer rapi dengan cat mencolok, ada yang berwarna hijau, kuning, merah, dan juga biru, sehingga mampu menarik mata siapapun untuk singgah.

Bangunan itu bukanlah permanen, melainkan sebuah kontainer yang dimodifikasi. Pemerintah Kota Denpasar menatanya menjadi ruang literasi yang ramah anak, beralas matras, penuh warna, dan rak-rak rendah agar mudah dijangkau.

Ya, perpustakaan mini itu dihadirkan sebagai ruang literasi publik semenjak Desember 2024. Posisinya yang sangat strategis, berada di dekat Jalan Udayana, tak jauh dari ikon Patung Catur Muka, membuat perpustakaan ini nyaris tidak bisa terlewatkan bagi mereka yang sedang bermain atau sekadar melintas untuk berolahraga.

Perpustakaan mini Pusat Informasi Sahabat Anak di Lapangan Puputan Badung | Foto: Ni Wayan Suwini

Sore itu, perpustakaan mini sedang dipantau oleh dua orang penjaga perempuan. “Kami di sini kerja pakai sistem rolling, ada yang shift pagi, ada juga yang sore. Setahu saya, kalau jaga pagi itu kadang ramai, kadang sepi,” tutur Luh Putu Wulandari Saputri (24), salah satu penjaga yang sore itu bertugas. Ia kerap dipanggil Kak Wulan.

“Kalau pagi, saat anak-anak TK dan SD olahraga di lapangan, mereka suka mampir sebentar. Tapi kalau sore, hampir selalu ramai karena anak-anak main, sekalian deh ke sini untuk baca-baca,” jawab Kak Wulan sambil mengingat-ingat ketika ditanya mengenai kapan waktu yang ramai pengunjung.

Ketika ditanya soal jam operasional perpustakaan kontainer tersebut, I Dewa Agung Ayu Ari (42)—biasa dipanggil Bu Ayuk—menjawab, “Perpustakaan ini mulai buka dari jam 07.30 sampai 19.30. Biasanya kalau sudah malam itu pasti pengunjung berkurang, soalnya anak-anak yang main juga sudah pulang.”

Sejak pertama kali dibuka, fasilitas ini menuai respon positif. Banyak orang tua dan pengunjung menganggap bahwa keberadaan perpustakaan di tengah publik sangat bermanfaat. Letaknya yang strategis, persis di depan area bermain anak membuat literasi terasa dekat dengan aktivitas sehari-hari.

“Sekarang kan banyak ya anak-anak yang kurang literasi, jadi dibuatlah perpustakaan ini untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Menurut saya sendiri, perpustakaan ini sudah cukup membantu untuk meningkatkan kesadaran membaca sejak dini,” jawab Kak Wulan ketika ditanya mengenai pengaruh dari perpustakaan mini tersebut dalam meningkatkan literasi anak-anak sejak dini.

I Dewa Agung Ayu Ari dan Luh Putu Wulandari Saputri, penjaga perpustakaan mini Pusat Informasi Sahabat Anak di Lapangan Puputan Badung | Foto: Ni Wayan Suwini

Fakta rendahnya literasi di Indonesia memang bukan hal baru. Data UNESCO pernah mencatat, Indonesia sempat berada di urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca di negara ini memanglah sangat rendah.

Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, yaitu hanya 0,001%. Jika diperhitungkan, semisal dari 1000 orang Indonesia, hanya ada 1 orang saja yang memiliki minat dalam membaca. Di tengah kondisi tersebut, langkah menghadirkan perpustakaan di ruang publik menjadi terobosan kecil tapi sangat berarti.

Hari-hari menjaga perpustakaan tentu tidak lepas dari cerita lucu sebab di perpustakaan tersebut anak-anak menjadi pengunjung paling dominan. “Biasanya ada tuh anak-anak yang hiperaktif, nah kadang mereka ini nggak bisa diem, suka nanya-nanya, jadinya lucu aja mereka. Kayak ada aja tingkahnya,” cerita Kak Wulan sambil tertawa ketika mengingat tingkah anak-anak yang berkunjung.

Di lain sisi, Bu Ayuk juga ikut menceritakan salah satu cerita lucu yang pernah ia alami. “Pernah juga ada anak kecil yang ngambek gara-gara bukunya nggak boleh dibawa pulang—karena memang aturan di sini seperti itu.” Lalu Bu Ayuk menjelaskan bahwa aturan di perpustakaan tersebut hanya boleh membaca buku di tempat, tidak bisa dipinjam untuk dibawa pulang.

Perpustakaan Fokus Anak

Meski begitu, antusiasme pengunjung tetap tinggi. Setiap hari ada lebih dari puluhan buku dibaca pengunjung—setidaknya berdasarkan data pada daftar kunjungan yang terdapat di perpustakaan tersebut. Ya, Bu Ayuk yang menyambut para pengunjung di meja sebelah kanan biasanya akan memberikan arahan kepada pengunjung untuk mengisi daftar kunjungan terlebih dahulu.

Perpustakaan mini Pusat Informasi Sahabat Anak di Lapangan Puputan Badung | Foto: Ni Wayan Suwini

Daftar kunjungan biasanya lebih banyak terisi ketika sore hari daripada pagi hari dan biasanya pengunjung yang membaca dominan adalah anak-anak. “Koleksi buku-buku di sini lebih banyak untuk anak-anak, buku-buku seperti novel dan lainnya mungkin hanya ada satu dua buah, karena memang di sini kita lebih fokus untuk anak-anak,” tutur Kak Wulan ketika ditanya mengenai koleksi buku yang tersedia.

Ia juga menceritakan bahwa ada beberapa pengunjung yang menyampaikan masukan agar koleksi diperbanyak. Hal itu sudah menjadi bukti bahwa fasilitas ini memberi dampak nyata.

Baik Bu Ayuk maupun Kak Wulan, sebagai penjaga perpustakaan mereka mengaku pada dasarnya keduanya memang gemar membaca dan sangat berharap agar anak-anak ke depannya semakin gemar membaca.

“Saya berharap, anak-anak lebih tertarik sama buku dan dapat mengurangi gadget,” ucap Bu Ayuk. Kebijakan perpustakaan ini juga mendukung hal tersebut. Anak-anak tidak diperbolehkan membawa atau bermain gawai di dalam ruang perpustakaan agar mereka tetap fokus pada buku dan menikmati suasana baca.

Perpustakaan mini Pusat Informasi Sahabat Anak di Lapangan Puputan Badung | Foto: Ni Wayan Suwini

Tak hanya dari penjaga, jawaban anak-anak juga mencerminkan betapa perpustakaan ini sangat bermanfaat. Mang Agus, bocah tujuh tahun yang kerap singgah mengaku lebih suka membaca buku cerita dan buku bergambar binatang. “Senang, soalnya kalau capek main bisa baca buku bentar, lihat buku dulu sambil duduk-duduk di sini,” katanya polos.

Di tengah tantangan rendahnya literasi di Indonesia, perpustakaan mini di Lapangan Puputan Badung ini hadir sebagai ruang alternatif. Dari rak-rak yang penuh warna, dari suara tawa anak-anak yang singgah membaca, tersimpan harapan sederhana bahwa minat baca anak Indonesia masih bisa diusahakan, dijaga, dipupuk kembali agar buku tetap dekat dengan masyarakat— bahkan di tengah hiruk-pikuk kebanyakan ruang publik yang tak ramah anak.[T]

  • Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Penulis: Ni Wayan Suwini
Editor: Jaswanto

Tags: BadungBukudenpasarLapangan PuputanLiterasiperpustakaan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Enak dan Banyak Pilihan — Deretan Stand Kuliner UMKM di Pesta Rakyat Kementerian Kebudayaan RI

Next Post

Perkara Tanah, Bukan Sengketa Pulau: “Sedumuk Bathuk Senyari Bumi”

Ni Wayan Suwini

Ni Wayan Suwini

Lahir 04 Februari 2005. Mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah

Related Posts

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails

Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
May 20, 2026
0
Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

PANTAI Kedonganan di kawasan Kuta, Badung, Bali, perlahan hidup kembali. Menjelang sore, deretan meja di tepi pantai mulai terisi. Aroma...

Read moreDetails
Next Post
Perkara Tanah, Bukan Sengketa Pulau: “Sedumuk Bathuk Senyari Bumi”

Perkara Tanah, Bukan Sengketa Pulau: "Sedumuk Bathuk Senyari Bumi"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co