14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura”: Implementasi Wikithon Bali Lestari BASAbali Wiki untuk Menjaga Kebersihan dan Kesucian Pura Batur

Julio Saputra by Julio Saputra
April 1, 2025
in Budaya
“Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura”: Implementasi Wikithon Bali Lestari BASAbali Wiki untuk Menjaga Kebersihan dan Kesucian Pura Batur

BERTEPATAN dengan perayaan Ngembak Geni, sembari diselimuti hawa dingin Kintamani dan hujan yang mengguyur dari langit yang tinggi, bertempat di Jaba Tengah Pura Ulun Danu Batur pada Minggu, 30 Maret 2025 siang hari, sebuah aturan penting dikukuhkan sepenuh hati, yaitu Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura atau Aturan Pengingat berupa lima usaha menjaga pura agar selalu bersih dan suci.

Lima butir pengingat tersebut bukan sekadar kata-kata yang diucapkan, melainkan titah luhur yang diharapkan menjadi pedoman bagi siapapun yang berkunjung dan bersembahyang di Pura Ulun Danu Batur untuk menjaga kebersihan dan kesucian pura, sekaligus sebagai wujud kepedulian terhadap tempat suci yang menjadi jantung spiritual umat.

Inisiatif tersebut lahir dari semangat BASAbali Wiki sebagai bentuk implementasi dari Wikithon Partisipasi Publik-Bali Lestari, sebuah ajakan bagi generasi muda untuk berani bersuara, menulis pemikiran mereka, dan menyuarakan kepedulian dalam video berbahasa Bali berfokuskan pada upaya pengurangan sampah dalam setiap aktivitas keagamaan. Pada dasarnya, kesucian pura bukan hanya soal sesajen yang dihaturkan, doa-doa yang dipanjatkan, atau mantra-mantra yang dirapalkan, tapi juga soal menjaga warisan suci agar tetap lestari di masa depan.

Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Jero Penyarikan Duuran Batur, Pamangku Pura Ulun Danu Batur, Kesinoman Desa Adat Batur, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur, Akademisi UHN IGB Sugriwa Denpasar, DPK Peradah Kabupaten Bangli, Komunitas PlastikDetox, Tempek Roban-Daha Bunga Desa Adat Batur, Koordinator Yowana Abhinaya BASAbali Wiki, pemenang Wikithon Partisipasi Publik-Bali Lestari, pangayah serta krama Desa Adat Batur.

Representasi BASAbali Wiki bersama Jero Penyarikan Duuran Batur berfoto sambil bersama-sama mengangkat Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura yang sudah dikukuhkan | Foto: BASAbali Wiki

Sebagai organisasi yang bertujuan memperkuat peran pemuda untuk menyikapi isu publik bersama pemerintah melalui platform digital berbahasa Bali, BASAbali Wiki memberikan wadah yang aman untuk para pemuda dalam menyampaikan ide dan gagasannya. Karya para pemenang lomba kemudian dirumuskan dalam Risalah Kebijakan (policy brief), yang disusun bersama pemuda, pemerintah, praktisi, akademisi, komunitas lingkungan, dan media melalui Dialog Kebijakan BASAbali Wiki pertama pada Desember 2024 dan Dialog Kebijakan BASAbali Wiki kedua pada Januari 2025.

Risalah Kebijakan (policy brief) itulah yang kemudian menjadi dasar pembuatan Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura, berkolaborasi dengan Pangamong Pura Ulun Danu Batur yang dipimpin oleh Jero Gede Duuran (Kanginan) Batur. Jero Penyarikan Duuran Batur juga terlibat langsung dalam pembuatan lima aturan pengingat tersebut. Ia menyoroti masalah sampah menjadi tantangan serius di Pura Ulun Danu Batur dan berharap penerapan dan kampanye Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura dapat menjadi acuan bagi umat yang bersembahyang ke Pura Ulun Danu Batur untuk turut serta menjaga kebersihan dan kesucian pura. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting atas permasalahan sampah sisa upacara keagamaan di Pura Ulun Danu Batur, sekaligus menegaskan bahwa nilai spiritual dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan.

Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura ini mengandung lima imbauan utama untuk menjaga kebersihan dan kesucian pura.

Pertama, tidak diperbolehkan membawa sarana persembahan baik berupa banten, aturan, dan sarana persembahan lainnya menggunakan tas plastik. Apabila ada yang masih menggunakan plastik agar dibawa pulang setelah persembahyangan selesai dilakukan.

Kedua, mengurangi banten dan persembahan lainnya yang masih menggunakan bungkus plastik agar tidak mengurangi kesucian dan bisa mencemari lingkungan.

Ketiga, setelah selesai sembahyang, sarana persembahyangan seperti sampian, canang, dan dupa diambil lalu dibawa pulang atau dapat dibuang di tempat sampah.

Keempat, masyarakat yang akan memohon tirta diimbau membawa tempat tirta masing-masing sehingga tidak menggunakan plastik.

Dan yang terakhir, setelah selesai bersembahyang dan menikmati sisa persembahan di halaman pura, sangat dimohon sampah yang dihasilkan dibawa pulang, tidak diperbolehkan menyisakan sampah di area suci pura ataupun di jalan.

Pangeling-eling tersebut akan diterapkan pada upacara Ngusaba Kadasa 2025 di Pura Ulun Danu Batur dan seterusnya.

Nyoman Diana selaku Ketua DPK Peradah Indonesia Kabupaten Bangli sangat mengapresiasi kegiatan pengukuhan Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura di Pura Ulun Danu Batur. Sosialisasi terkait Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura tersebut sangat diperlukan agar seluruh masyarakat tahu tentang aturan pengingat yang sudah dikukuhkan. Harapannya, seluruh umat yang akan bersembahyang ke Pura Ulun Danu Batur meminimalisir penggunaan plastik. 

Berlangsungnya acara Pengukuhan Pengeling-eling Panca Pamahayu Pura di Pura Ulun Danu Batur | Foto: BASAbali Wiki

Koordinator Yowana Abhinaya BASAbali Wiki, Gede Adrian Maha Putra menyatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki dampak besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Suara pemuda membawa perubahan, dari Wikithon Partisipasi Publik-Bali Lestari hingga lahirnya Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura di Pura Ulun Danu Batur,” ujarnya.

Lebih lanjut, melalui kampanye tersebut diharapkan generasi muda dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di area pura.

“Sampah yang kita bawa sendiri, harus kita bersihkan sendiri, kebersihan pura adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya.

Selain pengukuhan Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura, BASAbali Wiki juga menayangkan video kolaborasi BASAbali Wiki dengan pemenang Wikithon Partisipasi Publik-Bali Lestari lewat videotron. Penayangan video tersebut merupakan bagian dari kampanye untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah dalam setiap aktivitas keagamaan di Pura Ulun Danu Batur. Nantinya, kampanye akan dilanjutkan melalui media sosial berkolaborasi dengan Jero Gede Duuran (Kanginan) Batur dan Jero Penyarikan Duuran Batur.

K. L. Herdayatamma selaku Program & Engagement Director BASAbali Wiki, menegaskan Pura Ulun Danu Batur, sebagai salah satu Pura Kahyangan Jagat yang terletak di hulu Bali, memiliki peran penting dalam menjaga harmoni dan stabilitas Bali. Oleh karena itu, ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh yang menginspirasi seluruh pura di Bali dan membawa manfaat bagi lingkungan di Batur khususnya, serta bagi Bali secara lebih luas.

Isi Pangeling-Eling dalam Tiga Bahasa yang Dikukuhkan di Pura Ulun Danu Batur, 30 Maret 2025

PANGELING-ELING 

Panca Pamahayu Pura

Om Swastyastu. Ida Dané para pamedek sané jagi ngamargiang pamuspan ring Pura Ulun Danu Batur  mangda lédang nguratiang indiké puniki: 

1. Banten, aturan, miwah sarana pamuspan nénten kalugra nganggén tas krésék. Yéning kantun wénten sané nganggén krésék utawi plastik, patut kabakta budal sasampuné pamuspan puput kalaksanayang.

2. Ngiring kirangin banten miwah aturan druéné sané mabungkus antuk plastik mangda nénten ngirangin kasucian tur nyemerin palemahan utawi ramah lingkungan.  

3. Ri sampuné wusan muspa, sarana pamuspan sakadi sampian, canang, miwah dupa mangda lédang kaambil raris kabakta budal utawi dados kagenahang ring genah luu utawi tong sampah. 

4. Krama sané pacang nunas tirta, mangda ledang makta genah tirta soang-soang mangda nénten malih nganggén plastik.

5. Sasampune puput ngaturang bakti tur nunas lungsuran ring bencingah, banget katunas mangda sakancan luu druene kabakta budal, nenten kangkat nyisaang luu ring wewidangan suci pura utawi ring margine.

Ngiring sareng-sareng raksa kaasrian miwah kasucian pura druéné makajalaran pamaripurna bakti ring Ida Batara sakala miwah niskala. 

Om  Santih Santih Santih Om.

Foto bersama dalam acara Pengukuhan Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura | Foto: BASAbali Wiki

ATURAN PENGINGAT

Lima Usaha Menjaga Kebersihan dan Kesucian Pura

Om Swastyastu. Masyarakat yang akan melaksanakan persembahyangan di Pura Ulun Danu Batur dimohon untuk memperhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Tidak diperbolehkan membawa sarana persembahan baik berupa banten, aturan, dan sarana persembahan lainnya menggunakan tas plastik. Apabila ada yang masih menggunakan plastik agar dibawa pulang setelah persembahyangan selesai dilakukan.
  2. Mari kita kurangi banten dan persembahan lainnya yang masih menggunakan bungkus plastik agar tidak mengurangi kesucian dan bisa mencemari lingkungan.
  3. Setelah selesai sembahyang, sarana persembahyangan seperti sampian, canang, dan dupa agar diambil lalu dibawa pulang atau dapat dibuang di tempat sampah.
  4. Masyarakat yang akan memohon tirta agar membawa tempat tirta masing-masing sehingga tidak menggunakan plastik.
  5. Setelah selesai bersembahyang dan  menikmati sisa persembahan di halaman pura, sangat dimohon agar sampah yang dihasilkan dibawa pulang, tidak diperbolehkan menyisakan sampah di area suci pura ataupun di jalan.

Mari kita jaga kebersihan dan kesucian pura kita sebagai bagian dari penyempurna rasa bakti kepada Ida Batara, baik sakala maupun niskala.

Om  Santih Santih Santih Om.

*

REMINDER RULES

Five Efforts to Maintain the Cleanliness and Sacredness of the Temple

Om Swastyastu.

To all visitors and worshippers to Pura Ulun Danu Batur, please pay attention to the following guidelines:

  1. It is prohibited to bring offerings (banten, aturan, or other ceremonial items) in plastic bags. If plastic is used, it must be taken back home after the prayer is completed.
  2. Let us reduce the use of offerings wrapped in plastic to maintain the sacredness of the temple and prevent environmental pollution.
  3. After completing the prayer, ceremonial items such as sampian, canang, and incense sticks should be collected and either taken home or disposed of properly in the trash and recycling bins.
  4. Those seeking tirta (holy water) are encouraged to bring their own containers instead of using plastic.
  5. After finishing the prayer and consuming leftover offerings in the temple courtyard, all waste must be taken home. Leaving trash in the sacred temple area or along the pathways is strictly prohibited.

Thank you for upholding the cleanliness and sacredness of our temple.

Om  Santih Santih Santih Om.

Link Video kampanye Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura  di media sosial:

  • https://www.instagram.com/reel/DH284Q0vppY/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Link Kampanye Pangeling-eling Panca Pamahayu Pura 3 bahasa:

  • https://www.instagram.com/p/DH2-qxPPItw/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Penulis: Julio Saputra
Editor: Adnyana Ole

Tags: Basa Bali WikiPura Batur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Man of the Match” itu Lelaki Penjolok Kabel — Cerita Ogoh-Ogoh Banjar Kelod Kauh, Panji, Buleleng

Next Post

“Les Ngembak Festival 2025” di Desa Les: Ini Bukan Hanya Soal Pariwisata

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails

Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

by tatkala
March 12, 2026
0
Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

Masyarakat Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, melaksanakan upacara Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas Pura Ulun Danu...

Read moreDetails

Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

by Nyoman Budarsana
March 7, 2026
0
Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

Anak-anak itu datang dengan wajah ceria. Busananya sopan, terlihat nyaman dan segar. Jika diajak bicara mereka sangat ramah, dan cepat...

Read moreDetails

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails
Next Post
“Les Ngembak Festival 2025” di Desa Les: Ini Bukan Hanya Soal Pariwisata

“Les Ngembak Festival 2025” di Desa Les: Ini Bukan Hanya Soal Pariwisata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co