26 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Apa Kabar 5 Destinasi Wisata Super Prioritas?

Chusmeru by Chusmeru
March 20, 2025
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PARIWISATA Indonesia selalu dikaitkan dengan Bali. Tolok ukur perkembangan pariwisata di Tanah Air kerap mengacu pada angka kunjungan wisatawan di Bali. Artinya, ketika kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali meningkat, maka pariwisata Indonesia membaik.

Atas dasar asumsi seperti itu, pemerintah mencanangkan pengembangan “ 10 Bali Baru”. Harapannya, destinasi wisata yang ada di penjuru Tanah Air dapat berkembang seperti Bali. Tahap awal pemerintah membentuk 5 (lima) Destinasi Wisata Super Prioritas (DSP), yaitu Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuhan Bajo, dan Likupang.

Lima destinasi wisata yang diharapkan menjadi Bali Baru itu juga digadang dapat menciptakan persebaran wisatawan, sehingga tidak hanya menumpuk di Bali. Selama ini Bali masih menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Sedangkan destinasi lain hanyalah limpahan setelah mengunjungi Bali.

Perkembangan 5 DSP ternyata tidak sesuai yang diharapkan. Alih-alih menjadi Bali Baru, 5 DSP terseok-seok untuk menggaet wisatawan. Kelima destinasi itu berhadapan dengan berbagai persoalannya sendiri, sehingga belum mampu menjadi Bali Baru bagi Indonesia.

Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata memang dibangun di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas. Namun tetap saja belum mampu mendongkrak angka kunjungan wisata secara signifikan. Dari kelima destinasi wisata itu, hanya Borobudur yang relatif berkembang. Danau Toba juga tidak terlalu menggembirakan.

Apa sesungguhnya yang membuat 5 DSP itu sulit berkembang? Jawabnya tentu sangat jelas, jika tolok ukurnya adalah pariwisata Bali. Mereka tidak memiliki seperti yang Bali miliki. Bali merupakan destinasi wisata yang komplet untuk dikunjungi. Wisatawan dapat menikmati dan melakukan apa saja di Bali.

Produk Spektakuler

Mengharap 5 DSP menjadi seperti Bali tidaklah mudah. Bali memiliki segalanya. Alam yang indah, fasilitas pariwisata yang lengkap, adat dan tradisi yang unik, atraksi seni budaya yang tiada henti, hasil kerajinan yang berkualitas, serta kuliner yang nikmat. Maka, jika 5 DSP itu hendak dijadikan Bali Baru, maka harus memiliki produk wisata yang spektakuler untuk sejajar dengan Bali.

Menjadi Bali Baru berarti produk wisata yang dimiliki lima destinasi wisata itu memiliki tiga kriteria capaian, selain angka kunjungan wisatawan. Pertama, tingkat penghunian kamar (occupancy rate) hotel. Tahun 2024 tingkat penghunian kamar (TPK) di Bali bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 68,78%. Jika ingin menjadi Bali Baru, maka 5 DSP itu harus memiliki TPK yang mendekati angka Bali.

Kedua, rata-rata lama menginap wisatawan (length of stay). Lama menginap wisatawan domestik dan mancanegara pada hotel berbintang di Bali periode Juli 2024 tercatat 2,748 hari. Pertanyaannya, mampukah 5 DSP itu mencapai rata-rata lama menginap seperti Bali?

Ketiga, pengeluaran wisatawan selama berada di destinasi (spending money). Rata-rata pengeluaran wisatawan di Bali mencapai 1.145 dolar Amerika Serikat atau sekitar 18 juta rupiah. Akankah 5 DSP itu juga mampu membuat target pengeluaran wisatawan sama dengan Bali?

Bukan hal yang mudah bagi 5 DSP untuk menjadi Bali Baru. Produk wisata mereka harus spektakuler. Mereka harus memiliki objek wisata, alam dan budaya, ekonomi kreatif, dan kuliner yang spektakuler. Jika tidak, maka sulit untuk disamakan dengan Bali.

Borobudur di Jawa Tengah memiliki objek spektakuler berupa candi yang menjadi warisan budaya dunia sebagaimana ditetapkan UNESCO pada tahun 1991. Namun Borobudur sebagai destinasi wisata masih perlu menggali potensi seni budaya lain serta event internasional. Begitu pula dengan Danau Toba, Mandalika, Labuhan Bajo, dan Likupang.

Interkonektivitas dan Atraksi

Selain Borobudur, pengembangan destinasi pada 5 DSP hampir memiliki problematika yang sama. Aksesibilitas menjadi salah satu masalah bagi wisatawan untuk berkunjung. Kalau pun ada bandara, wisatawan masih harus mengeluarkan biaya dan waktu untuk sampai ke destinasi wisata. Tidak ada interkonektivitas yang memudahkan wisatawan dari bandara menuju destinasi wisata.

Pembangunan infrastruktur pariwisata memang gencar dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. Namun tidak dibarengi dengan interkonektivas yang memadai menuju destinasi. Akibatnya kunjungan wisatawan tidak sesuai dengan harapan. Hal itu terlihat dari kasus pencabutan status internasional pada 17 bandara di Indonesia, lantaran tidak mampu mendatangkan wisatawan mancanegara ke daerah-daerah itu.

Atraksi wisata menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan 5 DSP tersebut. Antraksi wisata dapat dikemas dalam bentuk event seni, budaya, maupun olah raga yang berskala nasional dan internasional. Betapa pun indah pemandangan alam di suatu destinasi, apabila tidak memiliki event akan sulit menarik kunjungan wisatawan.

Labuhan Bajo di Nusa Tenggara Timur menjadi bagian dari lima destinasi super prioritas, karena memiliki alam yang indah dan habitat Komodo yang langka di dunia. Angka kunjungan ke Labuhan Bajo dapat digenjot lebih baik jika memiliki agenda event berskala internasional.

Atraksi wisata di 5 DSP perlu dikemas secara berkelanjutan. Likupang di Sulawesi Utara memiliki pantai yang indah untuk berenang dan menyelam. Namun tanpa adanya event, Likupang tidak akan dapat memberikan kepuasan bagi wisatawan.

Mandalika di Nusa Tenggara Barat juga dikenal dunia karena event ajang balap MotoGP. Masalahnya, setelah gelaran MotoGP itu berakhir, apa yang dapat dinikmati wisatawan ketika mengunjungi Mandalika? Oleh karenanya perlu dukungan atraksi seni budaya di Mandalika agar wisatawan tetap tertarik untuk berkunjung, meskipun tak ada agenda MotoGP.

Saatnya Kementerian Pariwisata bertanggung jawab atas pencanangan 10 Bali Baru, termasuk 5 DSP ini. Bukan semata untuk kepentingan peningkatan angka kunjungan wisatawan. Lebih dari itu, masyarakat di sekitar destinasi juga mengharap manfaat ekonomi bagi peningkatan kesejahteraan mereka. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

“Influencer” dan Promosi Pariwisata
Ironi Efisiensi dan Bangga Berwisata di Indonesia
Berwisata ke Rumah Jokowi: Ada Apa?
Kuliner sebagai Ikon Wisata: Ya Makan, Ya Wisata
“Nostalgic Tourism” : Reduksi dan Kanalisasi Kenangan
Bali Perlu Desain dan Terapi Kejut Pariwisata
“Silent Tourism”: Berwisata dalam Kesenyapan
Mencermati Tren Pariwisata Indonesia 2025
Tags: Pariwisatapariwisata indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yang Tak Biasa Menjadi Seorang Ibu | Catatan Monolog Nova Aryani, “Hidup Dimulai di 40”

Next Post

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bupati Sutjidra Minta Umat Hindu dan Muslim di Buleleng Tetap Kuatkan Persaudaraan

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

by Putu Ayu Sunia Dewi
April 25, 2026
0
Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

KEKERASAN seksual di Indonesia telah menjadi luka yang tak kunjung usai, bahkan kini merebak di kampus - kampus ternama selain...

Read moreDetails

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
0
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

Read moreDetails

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails
Next Post
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bupati Sutjidra Minta Umat Hindu dan Muslim di Buleleng Tetap Kuatkan Persaudaraan

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bupati Sutjidra Minta Umat Hindu dan Muslim di Buleleng Tetap Kuatkan Persaudaraan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali
Berita

Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung...

by tatkala
April 25, 2026
Serangga dalam Piring Makan Kita
Kuliner

Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

by Jaswanto
April 25, 2026
Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan
Cerpen

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

CAKEH yang baru dilarikan ke rumah Pak Ik merintih kesakitan. Anak perempuan berumur 14 tahun itu baru digigit ular kobra...

by Depri Ajopan
April 25, 2026
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani
Puisi

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu
Esai

Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

KEKERASAN seksual di Indonesia telah menjadi luka yang tak kunjung usai, bahkan kini merebak di kampus - kampus ternama selain...

by Putu Ayu Sunia Dewi
April 25, 2026
Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’
Ulas Musik

Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’

DALAM tradisi hermeneutika, teks tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu lahir dari horison sejarah, budaya, dan kesadaran penuturnya. Apa yang...

by Ahmad Sihabudin
April 25, 2026
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co