24 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Apa Kabar 5 Destinasi Wisata Super Prioritas?

Chusmeru by Chusmeru
March 20, 2025
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PARIWISATA Indonesia selalu dikaitkan dengan Bali. Tolok ukur perkembangan pariwisata di Tanah Air kerap mengacu pada angka kunjungan wisatawan di Bali. Artinya, ketika kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali meningkat, maka pariwisata Indonesia membaik.

Atas dasar asumsi seperti itu, pemerintah mencanangkan pengembangan “ 10 Bali Baru”. Harapannya, destinasi wisata yang ada di penjuru Tanah Air dapat berkembang seperti Bali. Tahap awal pemerintah membentuk 5 (lima) Destinasi Wisata Super Prioritas (DSP), yaitu Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuhan Bajo, dan Likupang.

Lima destinasi wisata yang diharapkan menjadi Bali Baru itu juga digadang dapat menciptakan persebaran wisatawan, sehingga tidak hanya menumpuk di Bali. Selama ini Bali masih menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Sedangkan destinasi lain hanyalah limpahan setelah mengunjungi Bali.

Perkembangan 5 DSP ternyata tidak sesuai yang diharapkan. Alih-alih menjadi Bali Baru, 5 DSP terseok-seok untuk menggaet wisatawan. Kelima destinasi itu berhadapan dengan berbagai persoalannya sendiri, sehingga belum mampu menjadi Bali Baru bagi Indonesia.

Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata memang dibangun di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas. Namun tetap saja belum mampu mendongkrak angka kunjungan wisata secara signifikan. Dari kelima destinasi wisata itu, hanya Borobudur yang relatif berkembang. Danau Toba juga tidak terlalu menggembirakan.

Apa sesungguhnya yang membuat 5 DSP itu sulit berkembang? Jawabnya tentu sangat jelas, jika tolok ukurnya adalah pariwisata Bali. Mereka tidak memiliki seperti yang Bali miliki. Bali merupakan destinasi wisata yang komplet untuk dikunjungi. Wisatawan dapat menikmati dan melakukan apa saja di Bali.

Produk Spektakuler

Mengharap 5 DSP menjadi seperti Bali tidaklah mudah. Bali memiliki segalanya. Alam yang indah, fasilitas pariwisata yang lengkap, adat dan tradisi yang unik, atraksi seni budaya yang tiada henti, hasil kerajinan yang berkualitas, serta kuliner yang nikmat. Maka, jika 5 DSP itu hendak dijadikan Bali Baru, maka harus memiliki produk wisata yang spektakuler untuk sejajar dengan Bali.

Menjadi Bali Baru berarti produk wisata yang dimiliki lima destinasi wisata itu memiliki tiga kriteria capaian, selain angka kunjungan wisatawan. Pertama, tingkat penghunian kamar (occupancy rate) hotel. Tahun 2024 tingkat penghunian kamar (TPK) di Bali bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 68,78%. Jika ingin menjadi Bali Baru, maka 5 DSP itu harus memiliki TPK yang mendekati angka Bali.

Kedua, rata-rata lama menginap wisatawan (length of stay). Lama menginap wisatawan domestik dan mancanegara pada hotel berbintang di Bali periode Juli 2024 tercatat 2,748 hari. Pertanyaannya, mampukah 5 DSP itu mencapai rata-rata lama menginap seperti Bali?

Ketiga, pengeluaran wisatawan selama berada di destinasi (spending money). Rata-rata pengeluaran wisatawan di Bali mencapai 1.145 dolar Amerika Serikat atau sekitar 18 juta rupiah. Akankah 5 DSP itu juga mampu membuat target pengeluaran wisatawan sama dengan Bali?

Bukan hal yang mudah bagi 5 DSP untuk menjadi Bali Baru. Produk wisata mereka harus spektakuler. Mereka harus memiliki objek wisata, alam dan budaya, ekonomi kreatif, dan kuliner yang spektakuler. Jika tidak, maka sulit untuk disamakan dengan Bali.

Borobudur di Jawa Tengah memiliki objek spektakuler berupa candi yang menjadi warisan budaya dunia sebagaimana ditetapkan UNESCO pada tahun 1991. Namun Borobudur sebagai destinasi wisata masih perlu menggali potensi seni budaya lain serta event internasional. Begitu pula dengan Danau Toba, Mandalika, Labuhan Bajo, dan Likupang.

Interkonektivitas dan Atraksi

Selain Borobudur, pengembangan destinasi pada 5 DSP hampir memiliki problematika yang sama. Aksesibilitas menjadi salah satu masalah bagi wisatawan untuk berkunjung. Kalau pun ada bandara, wisatawan masih harus mengeluarkan biaya dan waktu untuk sampai ke destinasi wisata. Tidak ada interkonektivitas yang memudahkan wisatawan dari bandara menuju destinasi wisata.

Pembangunan infrastruktur pariwisata memang gencar dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. Namun tidak dibarengi dengan interkonektivas yang memadai menuju destinasi. Akibatnya kunjungan wisatawan tidak sesuai dengan harapan. Hal itu terlihat dari kasus pencabutan status internasional pada 17 bandara di Indonesia, lantaran tidak mampu mendatangkan wisatawan mancanegara ke daerah-daerah itu.

Atraksi wisata menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan 5 DSP tersebut. Antraksi wisata dapat dikemas dalam bentuk event seni, budaya, maupun olah raga yang berskala nasional dan internasional. Betapa pun indah pemandangan alam di suatu destinasi, apabila tidak memiliki event akan sulit menarik kunjungan wisatawan.

Labuhan Bajo di Nusa Tenggara Timur menjadi bagian dari lima destinasi super prioritas, karena memiliki alam yang indah dan habitat Komodo yang langka di dunia. Angka kunjungan ke Labuhan Bajo dapat digenjot lebih baik jika memiliki agenda event berskala internasional.

Atraksi wisata di 5 DSP perlu dikemas secara berkelanjutan. Likupang di Sulawesi Utara memiliki pantai yang indah untuk berenang dan menyelam. Namun tanpa adanya event, Likupang tidak akan dapat memberikan kepuasan bagi wisatawan.

Mandalika di Nusa Tenggara Barat juga dikenal dunia karena event ajang balap MotoGP. Masalahnya, setelah gelaran MotoGP itu berakhir, apa yang dapat dinikmati wisatawan ketika mengunjungi Mandalika? Oleh karenanya perlu dukungan atraksi seni budaya di Mandalika agar wisatawan tetap tertarik untuk berkunjung, meskipun tak ada agenda MotoGP.

Saatnya Kementerian Pariwisata bertanggung jawab atas pencanangan 10 Bali Baru, termasuk 5 DSP ini. Bukan semata untuk kepentingan peningkatan angka kunjungan wisatawan. Lebih dari itu, masyarakat di sekitar destinasi juga mengharap manfaat ekonomi bagi peningkatan kesejahteraan mereka. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

“Influencer” dan Promosi Pariwisata
Ironi Efisiensi dan Bangga Berwisata di Indonesia
Berwisata ke Rumah Jokowi: Ada Apa?
Kuliner sebagai Ikon Wisata: Ya Makan, Ya Wisata
“Nostalgic Tourism” : Reduksi dan Kanalisasi Kenangan
Bali Perlu Desain dan Terapi Kejut Pariwisata
“Silent Tourism”: Berwisata dalam Kesenyapan
Mencermati Tren Pariwisata Indonesia 2025
Tags: Pariwisatapariwisata indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yang Tak Biasa Menjadi Seorang Ibu | Catatan Monolog Nova Aryani, “Hidup Dimulai di 40”

Next Post

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bupati Sutjidra Minta Umat Hindu dan Muslim di Buleleng Tetap Kuatkan Persaudaraan

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

by Gema Pertiwi
September 22, 2026
0
Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

KONTEN mindfulness dari Maudy Ayunda yang mengajak masyarakat menata respons emosional di tengah maraknya berita buruk memicu gelombang kritik netizen....

Read moreDetails

Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

by I Ketut Suar Adnyana
September 22, 2026
0
Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

SUASANA pagi hari di kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng diwarnai oleh suara burung, embun yang masih menggantung di...

Read moreDetails

Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

by Angga Wijaya
September 22, 2026
0
Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

SEJAK menjalani pengobatan kanker kelenjar getah bening, rumah sakit menjadi tempat yang lebih sering saya datangi. Saya duduk di ruang...

Read moreDetails

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

by Chusmeru
September 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

Read moreDetails

Sepeda Motor Bekas Sudah Cukup

by Angga Wijaya
September 21, 2026
0
Telenovela

ADA masa ketika sepeda motor bukan sekadar kendaraan. Ia bisa menjadi tanda keberhasilan, simbol kemampuan ekonomi, bahkan pengumuman diam-diam tentang...

Read moreDetails

Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

by I Kadek Adhi Dwipayana
September 21, 2026
0
Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

PENDIDIKAN terlalu sering kita pahami sebatas kegiatan mengajar. Guru menjelaskan, siswa mendengarkan, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Keberhasilan belajar pun...

Read moreDetails

Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

by I Nyoman Tingkat
September 20, 2026
0
Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

WALAUPUN Desa Adat Kutuh di wilayah Kuta Selatan termasuk desa kecil, desa ini memiliki pagar spiritual di setiap tapal batasnya...

Read moreDetails

PEMIMPIN SAKIT JIWA MENURUT HINDU DHARMA

by Sugi Lanus
September 20, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian, 20 September 2026 * Vāk-Pāruṣya (Sanskerta: वाक्पारुष्य) secara harfiah diterjemahkan sebagai "kekerasan verbal", "kata-kata kasar",...

Read moreDetails

Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

by I Ketut Suar Adnyana
September 19, 2026
0
Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

Di antara pepohonan kopi yang tumbuh di lereng dan kebun-kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, terdapat sebuah pengetahuan...

Read moreDetails

Ramai Penulis Menjadi Pelukis

by Angga Wijaya
September 19, 2026
0
Ramai Penulis Menjadi Pelukis

SAYA mulai curiga ketika beberapa nama penulis yang biasa saya temui di halaman buku, koran, dan media sosial tiba-tiba muncul...

Read moreDetails
Next Post
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bupati Sutjidra Minta Umat Hindu dan Muslim di Buleleng Tetap Kuatkan Persaudaraan

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bupati Sutjidra Minta Umat Hindu dan Muslim di Buleleng Tetap Kuatkan Persaudaraan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian
Politik

Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

PEMILIHAN Perbekel Desa Guwang 2026 telah usai. I Ketut Karben Wardana meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung pada...

by Dede Putra Wiguna
September 23, 2026
Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif
Ulas Rupa

Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

Datang Setelah Riuh Saya datang ketika riuh telah selesai. Pameran telah usai dibuka, sebagian pengunjung mulai beranjak, percakapan telah menemukan...

by Emi Suy
September 23, 2026
Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik
Esai

Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

KONTEN mindfulness dari Maudy Ayunda yang mengajak masyarakat menata respons emosional di tengah maraknya berita buruk memicu gelombang kritik netizen....

by Gema Pertiwi
September 22, 2026
Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”
Pop

Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

SETELAH merilis single “Air Keras”, Jangar melanjutkan perjalanan menuju album penuh kedua mereka, Raja Pasir, dengan melepas dua lagu sekaligus,...

by Dede Putra Wiguna
September 22, 2026
Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga
Esai

Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

SUASANA pagi hari di kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng diwarnai oleh suara burung, embun yang masih menggantung di...

by I Ketut Suar Adnyana
September 22, 2026
Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati
Esai

Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

SEJAK menjalani pengobatan kanker kelenjar getah bening, rumah sakit menjadi tempat yang lebih sering saya datangi. Saya duduk di ruang...

by Angga Wijaya
September 22, 2026
Guci Nasib di Titik Nol Kota
Ulas Rupa

Guci Nasib di Titik Nol Kota

”….dalam labirin, aku mencari guci nasibku, yang tersimpan dalam kabut kebuntuan, membentur dalam setiap sudut dinding, tak tahu jalan pulang,...

by I Wayan Westa
September 22, 2026
Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi
Ulas Film

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir
Lingkungan

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

by tatkala
September 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

by Chusmeru
September 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co