2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pendidikan adalah Ibu dari Ilmu Pengetahuan

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
January 19, 2025
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

MASIH melekat dalam ingatan apa yang disampaikan oleh Kaprodi Ilmu Pendidikan Pascasarjana Undiksha Singaraja, Prof Dr Putu Kerti Nitiasih,MA.,saat perayaan HUT ke-9 Prodi Ilmu Pendidikan Pascasarjana di Gedung Pascassarjana. Ia menyampaikan bahwa pendidikan itu adalah ibu dari ilmu pengetahuan.

Apa yang disampaikan itu jelas sangat tepat karena pendidikan adalah fondasi utama yang membentuk individu, masyarakat, dan peradaban. Ia bagaikan seorang ibu yang melahirkan dan merawat ilmu pengetahuan hingga tumbuh menjadi kekuatan yang mampu mengubah dunia. Dalam pendidikan, seseorang diajarkan tidak hanya untuk memahami fakta, tetapi juga untuk memupuk kemampuan berpikir kritis, mencari solusi, dan menciptakan inovasi.

Pendidikan membuka jalan bagi berkembangnya ilmu pengetahuan. Tanpa pendidikan, ilmu pengetahuan tidak akan menemukan wadah untuk tumbuh dan berkembang. Pendidikan formal di sekolah, misalnya, memberikan dasar-dasar ilmu seperti matematika, sains, sejarah, dan bahasa yang menjadi pijakan bagi kemajuan di berbagai bidang. Namun, pendidikan tidak hanya terbatas pada ruang kelas; pengalaman hidup, pembelajaran mandiri, dan diskusi juga merupakan bagian dari proses pendidikan yang memperkaya wawasan seseorang.

Sebagai “ibu,” pendidikan memiliki tugas yang mulia: membimbing manusia untuk mengembangkan potensi terbaiknya. Ia mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial yang menjadi pedoman dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan. Tanpa bimbingan pendidikan, ilmu pengetahuan bisa saja disalahgunakan dan membawa dampak negatif bagi kehidupan.

Sejarah menunjukkan betapa pentingnya pendidikan dalam melahirkan penemuan-penemuan besar. Para ilmuwan seperti Albert Einstein, Marie Curie, dan Ibnu Sina adalah bukti nyata bahwa pendidikan menjadi akar dari kemajuan di bidang ilmu pengetahuan. Mereka tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman, bimbingan guru, dan rasa ingin tahu yang terus diasah melalui pendidikan.

Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan perjalanan panjang yang melibatkan pembentukan karakter, pengasahan keterampilan, dan penanaman semangat belajar sepanjang hayat. Dengan pendidikan yang baik, ilmu pengetahuan akan terus berkembang, membawa manfaat bagi seluruh umat manusia, dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.

Sebagai ibu, pendidikan memiliki tanggung jawab yang besar sekaligus merupakan kunci untuk menciptakan perubahan positif dalam sikap dan perilaku manusia. Dengan pendidikan, seseorang tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk menilai, bertindak, dan berinteraksi dengan cara yang lebih bijak. Oleh karena itu, pengetahuan yang dihasilkan dari proses pendidikan tersebut adalah investasi dalam masa depan yang lebih baik, baik bagi individu maupun masyarakat

Namun, tidak dapat disangkal bahwa pendidikan menghadapi tantangan di era modern ini. Ketimpangan akses pendidikan, kurikulum yang kurang relevan, dan minimnya dorongan untuk berpikir kreatif sering kali menjadi penghambat. Disamping itu saat ini yang menjadi tantangan sangat besar dan sering menjadi pembicaraan di masyarakat adalah masalah disiplin.

Kita menyadari dalam hal merubah sikap dan prilaku ke arah positif dan baik maka faktor disiplin mutlak diperlukan. Sering kita melihat penegakan disiplin yang dilakukan oleh pendidik sering di salah artikan oleh masyarakat sebagai bentuk kekerasan atau pembulyan , karena hal tersebutlah sering  membuat seorang pendidik menjadi apatis dan tidak peduli karena takut disalahkan dan dikenakan sangsi, apalagi saat ini dalam dunia pendidikan yang selalu disalahkan adalah pendidik tersebut.

Akibat dari hal tersebut bisa kita nilai out put pendidikan saat ini kayak bagaimana? Sebagai seorang yang mengalami proses pendidikan era 80-an, penegakan disiplin dari pendidik dan sekolah yang ketat, dan hasilnya bisa kita rasakan sampai saat ini .

Semua orang pasti setuju bahwa disiplin adalah kunci keberhasilan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam proses pendidikan. Sebagai fondasi utama, disiplin membantu individu untuk membangun karakter, mencapai tujuan, dan meraih hasil maksimal dari pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, disiplin bukan sekadar tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola waktu, tanggung jawab, dan fokus pada tujuan.

Pendidikan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi. Tanpa disiplin, siswa akan kesulitan mengembangkan kebiasaan belajar yang baik, menghadapi tantangan akademik, atau menyelesaikan tugas dengan tepat waktu. Sebaliknya, dengan disiplin, seseorang dapat belajar untuk mengatur prioritas, menghargai proses, dan tetap termotivasi meskipun menghadapi hambatan.

Disiplin adalah elemen krusial dalam proses pendidikan yang tidak hanya membantu siswa meraih prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dan tangguh. Dengan disiplin, pendidikan menjadi lebih efektif, terarah, dan bermakna. Oleh karena itu, menanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini adalah investasi berharga untuk masa depan yang lebih baik.

Dalam penegakan disiplin didalamnya terdapat sanksi yang sering dikatakan sebagai hukuman. Tanpa sanksi maka sudah pasti disiplin itu tidak akan berarti, dan tujuan pendidikan tersebut tidak tercapai.

Disiplin akan memiliki nilai yang tepat ketika dilakukan saat yang tepat, ditempat yang tepat dan oleh orang dan pada orang yang tepat, dan akan menjadi bias ketika itu dilihat dan dinilai oleh orang yang tidak tepat, dan disinilah yang menjadi masalahnya sehingga sering terjadi mis interpretasi dari sebuah sangsi dalam penegakan disiplin tersebut.

Kita menyadari disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Guru ,orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin kepada anak-anak. Guru dapat memberikan teladan melalui konsistensi dan pendekatan yang tegas namun adil, sementara orang tua dapat memperkuat kebiasaan baik di rumah, sedangkan masyarakat dituntut bijak menilai hal tersebut.

Pada akhirnya, pendidikan adalah ibu dari ilmu pengetahuan karena darinya lahir pemahaman, inovasi, dan kebijaksanaan. Dan untuk mencapai hal tersebut faktor disiplin memiliki peran sangat besar, sebagai ibu, maka pendidikan itu harus dipelihara, dijaga dan dirawat agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dan memiliki sikap yang baik dalam menggunakan ilmunya untuk kebaikan bersama, dan ini adalah tugas kita bersama.[T]

Penulis: Dr. dr. Ketut Putra Sedfana, Sp.OG
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG
Tubuh Ini adalah Badan Usaha Ciptaan Tuhan, Pengelolanya adalah Pikiran
Perjalanan di Tahun 2024: Pelajaran Sebagai Pondasi untuk Melangkah di Tahun 2025
Harapan Kedamaian di Hari Ibu, Natal dan Tahun Baru
Kita Kerap Lupa 1 Guru, Di Luar 4 Guru yang Kita Hormati
Bersatu Kita Lahir, Bersatu Kita Hidup
Tags: Dokter Caputilmu pengetahuanPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kawasan Bali Selatan Kini Berkembang Menjadi Perkotaan Tanpa Pusat dan Aksis

Next Post

“Matirtayatra” ke Kawasan Pariwisata Religius Agraris: Pura Batukaru dan  Jatiluwih  

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
“Matirtayatra” ke Kawasan Pariwisata Religius Agraris: Pura Batukaru dan  Jatiluwih  

"Matirtayatra" ke Kawasan Pariwisata Religius Agraris: Pura Batukaru dan  Jatiluwih  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co