4 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tubuh Ini adalah Badan Usaha Ciptaan Tuhan, Pengelolanya adalah Pikiran

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
January 12, 2025
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

DALAM berkehidupan di masyarakat kita melihat adanya sebuah sistem pemerintahan, yang tentunya dalam menjalankan roda pemerintahan perlu adanya pemasukan atau penghasilan, salah satu dengan mendirikan Badan usaha, seperti misalnya ada BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), bahkan sampai di desa pun ada BUMDES (Badan Usaha Milik Desa ) .

Semua usaha usaha yang dilakukan dalam badan usaha itu tentunya orientasinya profit, yang ujung ujungnya hasil dari profit itu akan dikembalikan dan digunakan untuk memenuhi kepentingan dari wilayah itu.

Melihat dan mencermati kondisi badan ssaha itu, dan merefleksikan hal itu ke dalam diri secara mikro, maka diri kita ini adalah merupakan Badan Usaha milik Yang Maha Agung, yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Di mana Badan Usaha ini dipercayakan pengelolaannya kepada Sang Pikiran. Sukses dan gagal dari sebuah badan usaha tersebut tergantung dari manajemen yang diterapkan oleh sang pengelola usaha tersebut yaitu Sang Pikiran.

Kita melihat banyak orang yang berhasil dalam hidup dan banyak juga yang gagal dalam mengelola usaha itu, bahkan sampai gulung tikar alias bunuh diri. Kita sangat paham dan mengerti bahwa berhasil dan gagal sangat ditentukan oleh kemampuan Sang Pengelola, yakni pikiran dari Badan Usaha itu.

Ada orang yang memiliki penghasilan sampai miliaran bahkan sampai triliunan, dan ada yang jatuh miskin tidak memiliki apa-apa seperti usaha yang dikatakan pailit.

Badan Usaha yang maha sempurna itu adalah Badan Usaha milik Tuhan, yaitu badan kita. Kita tahu dan menyadari bahwa kita dianugerahi potensi yang besar dan tidak terbatas, justru pikiran itu sendirilah tanpa disadari sering membatasi potensi itu untuk keluar.

Kenapa saya katakan badan kita adalah badan usaha yang maha sempurna?

Karena sejatinya tubuh manusia adalah sebuah karya agung, diciptakan dengan detil dan keseimbangan yang luar biasa oleh Sang Pencipta. Seperti sebuah badan usaha yang dirancang untuk menjalankan misi tertentu, tubuh kita memiliki sistem yang saling terhubung dan mendukung, dari aliran darah hingga detak jantung, dari pernapasan hingga metabolisme. Namun, sebagus apa pun rancangan sebuah badan usaha, keberhasilannya tetap bergantung pada siapa yang mengelolanya. Dalam konteks tubuh, pengelola utama itu adalah pikiran.

Pikiran memainkan peran sentral dalam mengarahkan tubuh menuju tujuan yang diinginkan. Ia adalah pemimpin, perencana, sekaligus pengambil keputusan. Pikiran mampu mengarahkan tubuh untuk bergerak, bertindak, bahkan merespons kondisi di sekitarnya.

Ketika pikiran dikelola dengan baik—dengan pola pikir positif, pengendalian emosi, dan disiplin—maka tubuh akan berfungsi optimal. Sebaliknya, ketika pikiran dikuasai oleh stres, kekhawatiran, atau pikiran negatif, tubuh bisa melemah, menjadi rentan terhadap penyakit, dan kehilangan arah.

Bayangkan tubuh sebagai sebuah perusahaan dengan aset besar, seperti kekuatan fisik, energi, dan kesehatan. Jika aset ini dikelola dengan bijaksana oleh pikiran, perusahaan ini akan tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk lingkungan sekitarnya. Sebagai pemimpin perusahaan ini, pikiran bertanggung jawab untuk memastikan tubuh mendapatkan apa yang dibutuhkan—nutrisi yang baik, istirahat yang cukup, serta latihan yang mendukung kebugaran. Pikiran juga bertanggung jawab menjaga moral perusahaan dengan menyuplai pikiran positif dan visi yang jelas.

Namun, tubuh dan pikiran tidak bekerja terpisah. Mereka saling memengaruhi dan saling mendukung. Ketika pikiran memiliki visi yang jelas dan pengelolaan yang baik, tubuh pun merespons dengan kekuatan, daya tahan, dan produktivitas. Sebaliknya, tubuh yang sehat dan terawat membantu pikiran untuk tetap fokus, kreatif, dan tenang.

Sebagai ciptaan Tuhan, tubuh kita adalah amanah yang harus kita jaga. Tugas pikiran adalah menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, memanfaatkan segala potensi yang telah diberikan Sang Pencipta dengan sebaik-baiknya. Dengan menjaga keseimbangan antara tubuh dan pikiran, kita tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga menghormati Sang Pencipta yang telah memberikan karunia luar biasa ini.

Dalam hukum low of atraction (hukum tarik menarik) dari semesta, bahwa apa yang dipikirkan maka tubuh akan mewujudkannya.

Maka dari itu , kelola pikiran dengan baik maka tubuh akan mengikuti menjadi baik dan sudah pasti hasilnya akan baik. Sebab, hanya dengan sinergi keduanya, kita bisa menjalankan peran kita di dunia ini secara maksimal dan memberikan banyak manfaat untuk kehidupan yang pada akhirnya dan bisa dipastikan akan mendapatkan reward atau penghargaan dari Tuhan (pemilik sejati dari badan usaha ini). [T]

  • BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG
Perjalanan di Tahun 2024: Pelajaran Sebagai Pondasi untuk Melangkah di Tahun 2025
Harapan Kedamaian di Hari Ibu, Natal dan Tahun Baru
Kita Kerap Lupa 1 Guru, Di Luar 4 Guru yang Kita Hormati
Bersatu Kita Lahir, Bersatu Kita Hidup
Tags: kesehatanpikiranTubuh
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Band “3 GURU”, Band Pendidik dari Bali Utara: Lahir dari Keresahan dan Hobi yang Sama

Next Post

Puisi-puisi Sonhaji Abdullah | Menyesap Manis Perih Hidup

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
0
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

Read moreDetails

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

by Angga Wijaya
June 4, 2026
0
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

Read moreDetails

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Sonhaji Abdullah | Menyesap Manis Perih Hidup

Puisi-puisi Sonhaji Abdullah | Menyesap Manis Perih Hidup

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co