14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pendidikan Transformatif untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Ni Putu Maha Lina by Ni Putu Maha Lina
December 18, 2024
in Opini
Pendidikan Transformatif untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Ilustrasi tatkala.co

PERNYATAAN Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti-Sainstek) tentang transformasi pendidikan tinggi di Indonesia menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pembangunan berkelanjutan. Transformasi ini mencakup perubahan dalam pola pikir, pendekatan pembelajaran, serta sistem pendidikan yang bertujuan untuk membentuk sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi tantangan global. Seiring dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), transformasi pendidikan tinggi menjadi sangat penting untuk memastikan Indonesia dapat berkontribusi secara maksimal dalam mencapai tujuan tersebut. Meskipun demikian, implementasi kebijakan ini masih menghadapi berbagai kendala yang memerlukan perhatian serius.

Salah satu tantangan utama dalam melaksanakan transformasi pendidikan tinggi adalah keterbatasan sumber daya yang tersedia. Infrastruktur pendidikan yang memadai, pendanaan, serta kapasitas institusi pendidikan dalam menyediakan fasilitas dan program yang mendukung pendekatan transformatif masih menjadi permasalahan. Selain itu, minimnya integrasi lintas sektor turut menjadi penghambat dalam pencapaian tujuan SDGs melalui pendidikan. Integrasi antara sektor pendidikan, pemerintahan, industri, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Tanpa adanya kolaborasi yang efektif, keberhasilan transformasi pendidikan tinggi akan sulit tercapai.

Lebih lanjut, kesiapan peserta didik dan institusi pendidikan dalam mengadaptasi pendekatan transformatif juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Pendekatan pendidikan transformatif yang berfokus pada perubahan pandangan dunia dan peningkatan kesadaran terhadap isu-isu global tidak dapat diterima dengan mudah oleh semua pihak. Beberapa peserta didik dan pengajar mungkin mengalami kesulitan dalam menerima atau menerapkan perubahan ini, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, yang masih menghadapi tantangan dalam hal pemahaman dan penerimaan terhadap pendekatan baru dalam pendidikan.

Pendekatan pembelajaran transformatif yang pertama kali diperkenalkan oleh Jack Mezirow pada tahun 1970, menawarkan sebuah metode yang mampu merubah cara berpikir peserta didik secara fundamental (Mezirow, 2009). Pembelajaran transformatif berfokus pada refleksi diri dan pemahaman mendalam terhadap pengalaman, nilai-nilai, serta sistem kepercayaan yang ada. Melalui pendekatan ini, peserta didik diharapkan dapat mengkaji ulang pandangan dunia mereka, menyadari perbedaan perspektif, serta mengembangkan kesadaran tentang pentingnya isu-isu global, seperti lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Melalui transformasi pemikiran ini, peserta didik diharapkan dapat berperan aktif dalam mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan tersebut. Pendidikan tinggi yang mengadopsi pendekatan ini akan memfasilitasi peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif, serta siap untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di sinilah peran penting pendidikan tinggi dalam menciptakan pemikir-pemikir yang tidak hanya kompeten dalam bidangnya, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi.

Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mengembangkan pengetahuan, penelitian, serta teknologi yang dapat membantu mewujudkan solusi terhadap tantangan global yang kompleks, seperti perubahan iklim, kemiskinan, ketimpangan sosial, dan ketahanan pangan. Melalui riset dan pengembangan, pendidikan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencari solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

Sebagai contoh, sektor pendidikan tinggi di Indonesia dapat berperan dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pengentasan kemiskinan. Pendidikan tinggi juga dapat memfasilitasi kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender, perlindungan hak asasi manusia, dan pembangunan sosial yang inklusif. Untuk itu, institusi pendidikan tinggi harus dapat menyediakan program studi yang relevan dengan kebutuhan global dan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi untuk memberikan solusi terhadap isu-isu tersebut.

Salah satu pendekatan penting yang mendukung transformasi pendidikan tinggi dalam konteks pembangunan berkelanjutan adalah Education for Sustainable Development (ESD) atau pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. ESD merupakan bagian dari inisiatif yang tercantum dalam Resolusi Majelis Umum PBB yang mencanangkan Dekade Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (DESD) (UNESCO, 2005). Melalui ESD, peserta didik didorong untuk mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam setiap aspek kehidupan mereka, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam mencapai SDGs.

Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi pendidikan tinggi, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah. Kolaborasi lintas sektor ini sangat penting untuk memastikan bahwa tujuan SDGs dapat tercapai secara optimal. Dalam hal ini, pendidikan tinggi berfungsi sebagai motor penggerak dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.

Transformasi pendidikan tinggi merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk memastikan bahwa Indonesia dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Meskipun pelaksanaan kebijakan ini dihadapkan pada berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya dan kesiapan peserta didik, pendidikan tinggi tetap memegang peranan penting dalam menciptakan solusi inovatif untuk pembangunan berkelanjutan. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD) menjadi salah satu pendekatan yang dapat menghubungkan pendidikan tinggi dengan tujuan SDGs, dan membentuk generasi yang mampu menghadapi tantangan global dengan penuh tanggung jawab.

Daftar Pustaka:

Mezirow, J. (2009). An Overview of Transformative Leaning. Contemporary Theories of Learning: Learning Theorists in Their Own Words, 90–105.

UNESCO. (2005). International Implementation Scheme. United Nations Decade of Education for Sustainable Development (2005-2014), 1–31. http://unesdoc.unesco.org/images/0014/001486/148654E.pdf

Dinasti dalam Pendidikan Tinggi
Menepis Simplifikasi MBKM di Perguruan Tinggi
Pendidikan Inklusi : Realitas dan Problematikanya
Tags: PendidikanPendidikan Tinggi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pande Made Iron Digjaya, Berenang Bersama Ayah Sejak Kecil, Kini Juara PON

Next Post

Tantangan Pers Bebas dan Bertanggung Jawab di Era Disrupsi Digital

Ni Putu Maha Lina

Ni Putu Maha Lina

Penulis adalah Dosen Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Bali

Related Posts

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

Read moreDetails

MKN Bukan Tameng Impunitas: Notaris Berintegritas, Penegak Hukum  Taati Prosedur

by I Made Pria Dharsana
May 9, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MAHKAMAH Konstitusi melalui Putusan Nomor 65/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa persetujuan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor...

Read moreDetails

Menguji Batas Tanggung Jawab Terbatas:  ‘Piercing the Corporate Veil’ dalam Sengketa Kepemilikan dan Pengalihan Saham

by I Made Pria Dharsana
May 7, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM rezim hukum Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, prinsip tanggung jawab terbatas...

Read moreDetails

Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

by KH Ketut Imaduddin Jamal
May 2, 2026
0
Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

ADA satu penyakit lama dalam kebijakan publik kita: negara sering merasa telah bekerja hanya karena program sudah diumumkan, anggaran sudah...

Read moreDetails

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

Read moreDetails

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

Read moreDetails

Tanah Dijual, Adat Ditinggal —Alarm Krisis Tanah Bali di Tengah Arus Investasi

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MASYARAKAT Bali sejatinya tidak kekurangan aturan untuk menjaga tanahnya yang kerap diuji , justru adalah keteguhan untuk mempertahankannya. Di tengah...

Read moreDetails

BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

by I Gede Joni Suhartawan
April 13, 2026
0
BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

BEGINILAH sebuah paradoks yang dilakoni Bali ketika berada di jagat politik anggaran Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta: Bali adalah si...

Read moreDetails

BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

by I Gede Joni Suhartawan
April 12, 2026
0
BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

BELAKANGAN ini, wajah politik di Bali tampak tidak sedang baik-baik saja. Jika kita jeli membaca arah angin dari Jakarta, ada...

Read moreDetails

Singkong dan Dosa Orde Baru

by Jaswanto
April 9, 2026
0
Singkong dan Dosa Orde Baru

RASANYA gurih, meski hanya dibubuhi garam. Teksturnya lembut sekaligus sedikit lengket di lidah. Tampilannya sederhana saja, mencerminkan masyarakat yang mengolah...

Read moreDetails
Next Post
Tantangan Pers Bebas dan Bertanggung Jawab di Era Disrupsi Digital

Tantangan Pers Bebas dan Bertanggung Jawab di Era Disrupsi Digital

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co