14 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Benarkah “bertujuan untuk” itu Lewah?

I Made Sudiana by I Made Sudiana
November 26, 2024
in Bahasa
Benarkah “bertujuan untuk” itu Lewah?

Ilustrasi tatkala.co

SETELAH sekilan lama tidak berkomunikasi karena kesibukan kami masing-masing, tiba-tiba saja seorang teman mengirim pesan via WhatApp (WA). Dalam pesannya dia mengatakan bahwa dia ingin berdiskusi. Kami memang kerap berdiskusi tentang bahasa dan penggunannya. Salah satu diskusi kami via WA kali ini berkaitan dengan kalimat sebuah abstrak artikel penelitian.

Kalimat yang kami diskusikan sebagai berikut.

(1) Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan …..

Kalimat (1) di atas dikatakan lewah, mubazir. Disebutkan bahwa bertujuan untuk itu lewah. Menurut dia, kalimat (1) berdasarkan yang pernah dia baca dari sebuah tulisan orang, cukup bertujuan, tidak perlu untuk.

Kalimat yang lebih tepat menurut dia sebagai berikut.

(2) Penelitian ini bertujuan membuktikan …..

Kalimat tersebut, menurut dia, bisa juga dibuat sebagai berikut.

(3) Penelitian ini untuk membuktikan …..

Sejenak saya merenung dibuatnya.

Saya berpikir kalimat (1) sudah tepat sesuai dengan pola kalimat bahasa Indonesia. Kalimat (2) juga boleh. Kalimat (3) dari sisi pola kalimat bahasa Indonesia tidak bermasalah. Akan tetapi, kalimat (3) berkesan tidak formal. Untuk itu, umumnya dihindari penggunaannya dalam karya tulis ilmiah (KTI).

Mari kita cermati struktur kalimat dalam bahasa Indonesia. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (TBBBI) Edisi Keempat (2017) memuat enam tipe pola kalimat dasar bahasa Indonesia, yakni S-P, S-P-O, S-P-Pel, S-P-Ket, S-P-O-Pel, dan S-P-O-Ket.

Kalau kita perhatikan, kalimat (1) bertipe S-P-Ket. Subjek (S) kalimat (1) adalah penelitian ini; predikat (P) kalimat (1) adalah bertujuan; dan keterangan (Ket) kalimat (1) adalah untuk membuktikan ….. Kehadiran keterangan dalam kalimat (1) bersifat wajib. Keterangan pada kalimat (1) merupakan keterangan tujuan yang ditandai dengan kata untuk.

Kita beralih ke kalimat (2). Kalimat (2) bertipe S-P-Pel. Subjek (S) kalimat (2) adalah penelitian ini; predikat (P) kalimat (2) adalah bertujuan; dan pelengkap (Pel) kalimat (2) adalah membuktikan ….. Kehadiran pelengkap dalam kalimat (2) juga bersifat wajib. Permasalahan yang sering terjadi dalam kalimat, seperti kalimat (2) ini adalah adanya dua verba, yaitu bertujuan dan membuktikan yang kerap membingungkan pembaca atau pendengar. Kerap kali bertujuan membuktikan dianggapsebagai predikat.Kalau hal ini terjadi, akan terjadi kerancuan antara kalimat transitif dan kalimat intransitif. Celakanya kalau kalimat (2) dianggap transitif (kalimat yang verbanya membutuhkan objek), bagian … setelah membuktikan dianggap sebagai objek. Di sinilah saya menganggap kehadiran untuk menjadi penting untuk menghindari kesalahan pola kalimat.

Selanjutnya, kalimat (3). Kalimat (3) bertipe S-P. Subjek kalimat (3) adalah penelitian ini; predikat kalimat (3) adalah untuk membuktikan ….. Kalimat (3) jika dilihat dari sisi predikatnya, disebut dengan kalimat nonverbal. Kalimat nonverbal adalah kalimat yang predikatnya bukan verba (kata kerja). Kalimat nonverbal dalam bahasa Indonesia predikatnya bisa berupa frasa nominal, frasa adjektival, frasa numeral, bisa juga frasa presposisional. Pada kalimat (3) predikat kalimatnya merupakan frasa preposisional. Dengan demikian, kalimat (3) juga gramatikal. Akan tetapi, dalam karya tulis ilmiah penggunaan kalimat (3) sedapat mungkin dihindari. Untuk menghindari penggunaan kalimat (3), kita bisa memunculkan predikat, misalnya dilaksanakan. Kalimatnya menjadi sebagai berikut.

(3a) Penelitian ini dilaksanakan untuk membuktikan ….

Pola kalimat (3a) menjadi S-P-K. Kalimat (3a) terkesan lebih formal dan tidak menimbulkan penafsiran kalimat yang tidak berpredikat.

Dalam Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia (TTBI) Daring, Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, verba bertujuan bersinonim dengan beritikat, bermaksud, dan berniat. Verba bertujuan merupakan kata turunan dari tujuan (nomina) ‘itikat, maksud, niat’  yang mendapat prefiks/awalan ber-.

Dalam TBBBI, subkelompok verba berprefiks (berawalan) ber- yang terbesar mempunyai pangkal nomina yang di antaranya berarti ‘mempunyai, memiliki’ yang disebut oleh nomina itu, misalnya berdebu, berguna, bernama, berhasil, bermaksud, berumur, berduri, bersenjata, beristri, berisi.

Bertujuan berarti ‘mempunyai/memiliki tujuan, bermaksud berarti ‘mempunyai/memiliki maksud’. Bertujuan dan bermaksud bersinonim dengan ingin. Dari segi kelas kata, bertujuan dan bermaksud berkelas kata verba, sedangkan ingin berkelas kata adverbia.

Mari kita perhatikan kalimat berikut.

(4) Peneliti ingin membuktikan ….

Kalau kita cermati, kalimat (4) berpola S-P-O.  Subjek kalimat (4) adalah peneliti; predikat kalimat (4) adalah ingin membuktikan. Objek kalimat (4) adalah …. Kalimat (4) merupakan kalimat transitif, yaitu kalimat yang predikatnya membutuhkan objek. Kalimat (4) bisa saja ditambahkan keterangan. Dalam hal ini keterangannya bersifat manasuka.

Benarkah “bertujuan untuk” itu lewah? [T]

BACA artikel lain tentang BAHASA atau artikel lain dari penulis MADE SUDIANA

Ketika WNA Pemelajar BIPA Beradu Pantun Berbahasa Indonesia
Mengenal Bahasa Isyarat “Kata Kolok” dalam Lingkup Kesehatan Individu dan Pengobatan di Desa Bengkala
Bahasa | Papan Tik Aksara Bali
Bineka dan “Bhinneka”
“Ketika Memberi”, Bagaimana Memadankannya ke Bahasa Bali?
Sesuatu yang Setengah
Transfer Lisan Bahasa Tutur
Tags: Bahasabahasa ilmiah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Panggung Pentas Seni Bersama Disabilitas di Kuta: Ini Tempat Anak-anak Disabilitas Ekspresikan Diri

Next Post

Cerita Pilkada dari Sebuah TPS di Kampung Bugis: Ibu yang Terburu dan Dua Hansip Tanpa Bintang  

I Made Sudiana

I Made Sudiana

Lahir di Tabanan tahun 1974. Sekarang sebagai peneliti bahasa di Pusat Riset Preservasi Bahasa dan Sastra, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sebelumnya bekerja di Balai Bahasa Provinsi Bali.

Related Posts

Takjil

by Ahmadul Faqih Mahfudz
February 22, 2026
0
Takjil

MASJID-MASJID di kota atau masjid-masjid di sisi jalan raya menggelar buka puasa Bersama selama Ramadan. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga...

Read moreDetails

Tabé dan Tabik: Kesopanan dalam Bertindak dan Kesantunan dalam Berbahasa

by I Made Sudiana
February 14, 2026
0
Tabé dan Tabik: Kesopanan dalam Bertindak dan Kesantunan dalam Berbahasa

Wira, seorang pegiat TikTok dengan nama Si Bli Wira, melalui konten media sosialnya belakangan ini sering mengungkapkan tabik sugra dalam...

Read moreDetails

Ketika “Rujak” Bukan Sekadar Nama Makanan di Indonesia

by Angga Wijaya
September 15, 2025
0
Ketika “Rujak” Bukan Sekadar Nama Makanan di Indonesia

ESAI “Saling Rujak” karya Dahlan Iskan yang terbit di Disway.id pada Senin, 15 September 2025, berangkat dari suasana Forum GREAT...

Read moreDetails

Sudahkah Bahasa Kita Berdaulat?

by Ahmad Sihabudin
July 30, 2025
0
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Dalam  tulisan ini yang maksud kedaulatan bahasa adalah, digunakannya suatu bahasa dalam hal ini bahasa Indonesia secara sadar dan bertanggung...

Read moreDetails

Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

by I Ketut Suar Adnyana
July 21, 2025
0
Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

MASYARAKAT Bali  pada umumnya berkomunikasi dengan anaknya dengan menggunakan nama diri. Misalnya anak perempuannya bernama  Indah, orang tua akan memanggilnya...

Read moreDetails

Istilah Pertanian yang Hilang: “Slisihan”,  Sistem Gotong Royong dalam Menggarap Tegalan Kopi di Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng

by I Ketut Suar Adnyana
July 18, 2025
0
Istilah Pertanian yang Hilang: “Slisihan”,  Sistem Gotong Royong dalam Menggarap Tegalan Kopi di Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng

DESA Pucaksari, yang terletak di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta di wilayah...

Read moreDetails

Pergeseran Makna Bentuk  Sapaan Bahasa Bali “Mbok” dan “Bli”

by I Ketut Suar Adnyana
July 18, 2025
0
Pergeseran Makna Bentuk  Sapaan Bahasa Bali “Mbok” dan “Bli”

PERKEMBANGAN bahasa Bali  saat ini sangat dinamis. Hal itu diakibatkan adanya kontak  dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kontak bahasa...

Read moreDetails

Bahasa Chat Makin Bebas, Huruf Kapital Jadi Korban Tren Digital

by Vivit Arista Dewi
June 27, 2025
0
Bahasa Chat Makin Bebas, Huruf Kapital Jadi Korban Tren Digital

Dari bangku sekolah dasar hingga bangku perkuliahan, selalu diajarkan bahwa setiap awal kalimat harus berhuruf kapital. Namun, jika dicermati percakapan...

Read moreDetails

Cepat Terampil “Sor” dan “Singgih” Bahasa Bali

by Komang Berata
March 2, 2025
0
Cepat Terampil “Sor” dan “Singgih” Bahasa Bali

ANDA kuasai ragam sor dan singgih bahasa Bali yang dimunculkan panca indra, Anda terampil berbahasa Bali. Saya meyakini hal ini....

Read moreDetails

Truni Itu Truna

by Komang Berata
February 26, 2025
0
Truni Itu Truna

SENJA lebih dari dua puluh tahun yang lalu, saya berkunjung ke rumah Ida I Dewa Gde Catra. Sekadar berkunjung saja....

Read moreDetails
Next Post
Cerita Pilkada dari Sebuah TPS di Kampung Bugis: Ibu yang Terburu dan Dua Hansip Tanpa Bintang  

Cerita Pilkada dari Sebuah TPS di Kampung Bugis: Ibu yang Terburu dan Dua Hansip Tanpa Bintang  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kritik Sosial dan Wajah Bhuta Kala Hari Ini pada Ogoh-Ogoh Barbar
Panggung

Kritik Sosial dan Wajah Bhuta Kala Hari Ini pada Ogoh-Ogoh Barbar

SIANG itu, jalanan Kota Negara penuh oleh lautan manusia. Dentuman gambelan baleganjur bertalu-talu, sorot matahari memantul pada wajah para penonton...

by Satria Aditya
March 14, 2026
Sudamala Digital:  Ruwat Bayang-Bayang di Tengah Panggung Flexing dan Intrik Algoritma
Esai

Sudamala Digital:  Ruwat Bayang-Bayang di Tengah Panggung Flexing dan Intrik Algoritma

SETIAP Tumpek Wayang di Bali secara inheren menawarkan momen meditatif yang mengetuk kesadaran batin melalui ritual yang khas, namun pengalaman...

by I Gede Tilem Pastika
March 14, 2026
Tumpek Landep dan Ketajaman Pikiran
Esai

Tumpek Wayang dan Bali Masa Kini

Di Bali, kalender bukan sekadar penanda hari, tetapi juga pengingat tentang cara manusia menempatkan diri di tengah semesta. Salah satu...

by I Wayan Yudana
March 14, 2026
Hari Perempuan Sedunia dan Merayakan Suara Perempuan Pesisir
Khas

Hari Perempuan Sedunia dan Merayakan Suara Perempuan Pesisir

SAYA tengah mencoba banyak merenung ketika tulisan ini dibuat, tepat sehari setelah Hari Perempuan Sedunia (International Women’s Day)--yang diperingati pada...

by Komang Ari
March 14, 2026
Elektron, Dharma, dan Kesadaran: Membaca Alam Semesta dengan Mata Jiwa
Esai

Elektron, Dharma, dan Kesadaran: Membaca Alam Semesta dengan Mata Jiwa

Kita Bukan Kebetulan SERING kali kita merasa hidup ini kacau. Politik gaduh. Ekonomi tidak pasti. Hubungan manusia penuh konflik. Kita...

by Agung Sudarsa
March 14, 2026
Sekolah Tinggi | Cerpen Syafri Arifuddin Masser
Cerpen

Sekolah Tinggi | Cerpen Syafri Arifuddin Masser

SUDAH seminggu lamanya bapak dan ibumu seperti orang asing satu sama lain. Di malam hari, bapakmu akan menghamparkan tikarnya di...

by Syafri Arifuddin Masser
March 14, 2026
Puisi-puisi A Jefrino-Fahik | Bonito, Kemerdekaan, Kamar Kita
Puisi

Puisi-puisi A Jefrino-Fahik | Bonito, Kemerdekaan, Kamar Kita

Bonito kau, laki-laki duniapergi dengan kuas sendirimelukis apa puntak pernah dikenal duniadan hatimu ialah kabut tenanglah di dalam langkahmutak ada...

by A. Jefrino-Fahik
March 14, 2026
Membaca Luka Digital dan Kegelisahan Zaman  —Ulasan Buku Puisi ‘Anak-anak Luka di Dunia Maya’ Karya Yahya Umar
Ulas Buku

Membaca Luka Digital dan Kegelisahan Zaman  —Ulasan Buku Puisi ‘Anak-anak Luka di Dunia Maya’ Karya Yahya Umar

SASTRA sering kali menjadi cermin paling jujur bagi kehidupan sosial. Sastra tidak selalu menyampaikan fakta dalam bentuk angka, statistik, atau...

by Dian Suryantini
March 13, 2026
Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya
Khas

Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya

MENJELANG magrib selama bulan Ramadan, pelataran Masjid Bukit Palma, Surabaya, berubah menjadi ruang perjumpaan. Orang-orang berdatangan dari berbagai arah: sebagian...

by Jaswanto
March 13, 2026
Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal
Gaya

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

LAMPU sorot menyambar dan menerangi panggung Gedung Kesenian Gde Manik yang menampilkan sepuluh pasangan finalis Jegeg Bagus Buleleng 2026. Mereka...

by Radha Dwi Pradnyani
March 13, 2026
Negeri yang Menjual Isi Perutnya | Cerpen Muhammad Khairu Rahman
Cerpen

Negeri yang Menjual Isi Perutnya | Cerpen Muhammad Khairu Rahman

Di negeri itu, tanah tidak lagi disebut tanah. Ia disebut komoditas. Gunung tidak lagi dipandang sebagai punggung yang menyangga langit,...

by Muhammad Khairu Rahman
March 13, 2026
Puisi-Puisi Chusmeru | Lebaran Bersama Tuhan
Puisi

Puisi-Puisi Chusmeru | Lebaran Bersama Tuhan

Lebaran Bersama Tuhan Takbirku menyusup di antara ladang dosa di bawah timbunan mimpiWiridku tak pernah putus oleh genderang duniawi berjibun...

by Chusmeru
March 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co