12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
July 21, 2025
in Bahasa
Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

Ilustrasi tatkala.co | Diolah dengan Canva

MASYARAKAT Bali  pada umumnya berkomunikasi dengan anaknya dengan menggunakan nama diri. Misalnya anak perempuannya bernama  Indah, orang tua akan memanggilnya dengan kata itu. Saat ini  masyarakat Bali  juga menggunakan bentuk sapaan Kakak/Kak, Adik/Dik, Adek/Dek untuk menyapa anaknya. Bentuk sapaan  ini merupakan bentuk sapaan yang dipinjam dari bahasa Indonesia. Bentuk sapaan ini sangat intensif dipergunakan dalam berkomunikasi antara orang  tua dengan anaknya. Penggunaan bentuk sapaan ini sangat populer saat ini.

 Kata adik awalnya dipergunakan untuk merujuk kekerabatan yang mana pasangan suami istri  mempunyai dua anak atau lebih. Bentuk sapaan yang digunakan oleh adik menyapa kepada kakaknya dengan memanggil kakak begitu sebaliknya. Namun saat ini, bentuk sapaan adik/dik /dek juga digunakan oleh orang tua untuk menyapa anaknya.

Data 1

Ibu                  : Adik  kayeh nae malu

                          ’Adik mandi dulu.’

Anak               : Ita nu ngae tugas, Mak.

                          ’Ita masih buat tugas, Mak’

Kata adik/dik atau dek sering kali digunakan sebagai sapaan yang mencerminkan keakraban dan kasih sayang. Meskipun secara literal bahwa  adik bermakna  orang yang lebih muda. Penggunaannya bentuk sapaan adik dalam konteks keluarga saat ini lebih fleksibel. Penggunaan  bentuk sapaan ini memberi kesan bahwa ibu ingin mengekspresikan hubungan emosional yang hangat dan penuh perhatian kepada anaknya.

Penggunaan kata adik bisa menjadi upaya ibu untuk menciptakan suasana yang akrab dan hangat di antara anggota keluarga. Dengan menyapa anak dengan cara ini, ibu dapat memperkuat ikatan emosional dan mendorong perasaan saling menghargai di antara saudara-saudara lainnya dalam keluarga. Panggilan bentuk sapaan dik tidak saja digunakan oleh orang tua dalam menyapa anaknya tetapi juga digunakan oleh nenek kepada cucunya. Perhatikan data berikut (data terekam saat di rumah makan Bali di Desa Lukluk, Kabupaten Badung, Bali)

Data 2

Nenek             : Dik, sing dadi nakal.

                            ’Dik tidak boleh nakal.’

Nenek             : Aduh nakal sajan ne. Dik .. Adik.

                              ’ Aduh nakal sekali. Dik.. Adik.’

Penggunaan kata dik untuk menunjukkan kedekatan antara penyapa dengan yang disapa. Parkinson (2020) menyatakan bahwa bentuk sapaan dipergunakan mencerminkan keakraban, ketidakakraban , kekuatan, solidaritas, dan kesetaraan.  Dalam hal ini anggota keluarga (nenek) menyapa dengan menggunakan  bentuk sapaan dikuntuk menjalin kedekatan emosional antara nenek  dengan cucunya.  Uniknya penggunaan bentuk sapaan dik digunakan untuk menyapa anaknya  yang merupakan anak tunggal. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kata adik/dik /dek tidak harus merujuk bahwa anak tersebut sebagai anak yang  lebih kecil. Hal ini diakibatkan oleh pengaruh penggunaan bentuk sapaan adik/dik/dek di sinetron-sinetron.

Bentuk Sapaan Kakak/Kak

Fenomena penggunaan bentuk sapaan kakak/kak sama seperti penggunaan kata adik/dik/dek.  Saat ini masyarakat Bali sangat intensif menggunakan bentuk sapaan ini. Hal ini dipengaruhi oleh penggunaan bentuk sapaan ini di sinetron-sinetron yang ditayangkan beberapa stasiun televisi nasional. Penggunaan bentuk sapaan terebut karena pengaruh bahasa indonesia.

Data 3

Ibu                  : Kakak mandi malu.

                          ’Kakak  mandi dulu.’

Anak               : Dija mandi Mak?

                          ’ Dimana mandi Mak?’

Ibu                  : Di kamar mandi diwang.

                             ’Di kamar mandi di luar’

Ibu                  : Kak, suba suud mandi?

                             ’ Kak, sudah selesai mandi?’

Penggunaan bentuk sapaan kakak/kak digunakan oleh seorang ibu untuk meminta kepada anaknnya untuk segera mandi. Penggunaan bentuk sapaan kakak/kak ini untuk membangun kedekatan emosional antara ibu dengan anaknya. Susanto (2014:142) menyatakan bahwa penggunaan bentuk sapaan bertujuan  untuk mengekspresikan rasa hormat, solidaritas, keakraban, serta memelihara hubungan sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kasus ini seorang ibu menggunakan bentuk sapaan kakak/kak untuk menciptakan keakraban dan mengekpresikan kasih sayang kepada anaknya. Uniknya pemakaian bentuk sapaan kakak/kak digunakan juga  kepada anaknya yang merupakan anak tunggal. Hal ini dilakukan untuk mengekspresikan perasaan kasing sayang antara seorang ibu kepada anaknya.

Secara literal, kakak berarti saudara yang lebih tua, baik laki-laki maupun perempuan. Dalam konteks keluarga keluarga bentuk sapaan kakak digunakan untuk menyebut atau menyapa saudara yang lebih tua. Di Luar konteks keluarga bentuk sapaan kakak digunakan untuk menyapa atau merujuk pada seseorang yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan, khususnya dalam percakapan sehari-hari yang informal.

Lalu bagaimana sebaiknya bentuk sapaan yang digunakan untuk anak? Sebaiknya bentuk sapaan yang digunakan adalah nama diri. Jika anak tersebut nama Diah, sebaiknya bentuk sapaan yang digunakan adalah dengan menggunakan nama diri anak tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak mengaburkan makna bentuk sapaan adik/dek dan kakak. [T]

Penulis: Ketut Suar Adnyana
Editor: Jaswanto

Kesulitan dalam Pendokumentasian Tradisi Lisan
Istilah Pertanian yang Hilang: “Slisihan”,  Sistem Gotong Royong dalam Menggarap Tegalan Kopi di Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng
Pergeseran Makna Bentuk  Sapaan Bahasa Bali “Mbok” dan “Bli”
Subatah, Makanan Unik: Di Desa Pucaksari Subatah Biasa Digoreng, juga Bisa Di-nyatnyat
Tags: BahasaBahasa BaliNamanama bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Antida Sound Garden Resmi Dibuka Kembali, Hidupkan Lagi Ruang Seni Alternatif di Denpasar

Next Post

Selamanya Diogo Jota

I Ketut Suar Adnyana

I Ketut Suar Adnyana

Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

Related Posts

Labirin Bahasa di Sekitar Kita

by I Made Sudiana
September 4, 2026
0
Labirin Bahasa di Sekitar Kita

PERNAHKAH Anda memperhatikan bagaimana sebuah kata bekerja di media sosial atau di obrolan sehari-hari? Kita sering mengira bahasa itu seperti...

Read moreDetails

Gol versus Gul

by I Made Sudiana
September 3, 2026
0
Gol versus Gul

KITA teriak “gol” manakala tim sepak bola yang kita dukung memasukkan bola ke gawang lawan. Ketika bola mengenai tiang gawang,...

Read moreDetails

Perkara Anarkis dan Anarkistis

by I Made Sudiana
August 30, 2026
0
Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

Read moreDetails

Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

by I Made Sudiana
August 18, 2026
0
Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

PERNAHKAH Anda berhenti sejenak di depan papan nama sebuah lembaga pendidikan atau kursus dan memperhatikan semboyan mereka: "Membaca, Menulis, dan...

Read moreDetails

Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

by I Made Sudiana
August 15, 2026
0
Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

 “Kenapa nama anakmu keindia-indiaan banget? Agak aneh rasanya.” Pertanyaan dan pernyataan itu terlontar dari seorang teman yang penasaran saat mendengar...

Read moreDetails

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

by I Made Sudiana
August 13, 2026
0
Sekali Lagi tentang Dirgahayu

SETIAP menjelang bulan Agustus, ruang publik kita dipenuhi oleh baliho, spanduk, dan ucapan digital dengan berbagai variasi kalimat selamat hari...

Read moreDetails

Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

by I Made Sudiana
August 11, 2026
0
Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

Peristiwa tragis yang baru-baru ini terjadi di Tabanan—saat seorang terduga pencuri tewas diamuk massa dan meninggalkan duka mendalam bagi anaknya—kembali...

Read moreDetails

Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

by I Made Sudiana
August 9, 2026
0
Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

PERNAHKAH Anda membaca berita lingkungan dan merasa bingung dengan dua istilah yang mirip: timbulan sampah dan timbunan sampah? Sekilas keduanya tampak sama, tetapi...

Read moreDetails

Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

by I Made Sudiana
June 29, 2026
0
Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali...

Read moreDetails

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

by I Made Sudiana
June 25, 2026
0
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

Read moreDetails
Next Post
Selamanya Diogo Jota

Selamanya Diogo Jota

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co