Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan
“Kenapa nama anakmu keindia-indiaan banget? Agak aneh rasanya.” Pertanyaan dan pernyataan itu terlontar dari seorang teman yang penasaran saat mendengar ...
Read moreDetails“Kenapa nama anakmu keindia-indiaan banget? Agak aneh rasanya.” Pertanyaan dan pernyataan itu terlontar dari seorang teman yang penasaran saat mendengar ...
Read moreDetailsNAMA diri dalam masyarakat Bali tidak sekadar berfungsi sebagai alat identifikasi individu, melainkan merupakan bagian integral dari sistem tanda yang ...
Read moreDetailsPENAMAAN seseorang tidak hanya berfungsi sebagai identitas formal, melainkan juga merupakan representasi dari sistem nilai, budaya, dan filosofi masyarakat tempat ...
Read moreDetailsPADA komunitas-komunitas desa di Bali, adalah jamak seorang pria dipanggil dengan menyisipkan nama anaknya, misalnya Pan Karma. Karma bukan namanya, ...
Read moreDetailsMASYARAKAT Bali pada umumnya berkomunikasi dengan anaknya dengan menggunakan nama diri. Misalnya anak perempuannya bernama Indah, orang tua akan memanggilnya ...
Read moreDetailsKALI INI SAYA PUNYA kesempatan menantang pujangga terbesar sepanjang sejarah, Shakespeare yang tersohor dengan ungkapan satirnya, “What’s in a name?” ...
Read moreDetailsFilsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...
Read moreDetailsIJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...
Read moreDetailsBarangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...
Read moreDetails

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...
SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...
GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co