2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sudahkah Bahasa Kita Berdaulat?

Ahmad Sihabudin by Ahmad Sihabudin
July 30, 2025
in Bahasa
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Ahmad Sihabudin

Dalam  tulisan ini yang maksud kedaulatan bahasa adalah, digunakannya suatu bahasa dalam hal ini bahasa Indonesia secara sadar dan bertanggung jawab oleh masyarakat pendukungnya, yaitu masyarakat Indonesia, sebagai alat berkomunikasi dalam berbagai aktifitas komunikasi antarmanusia di Indonesia. Pernyataan ini tanpa bermaksud berlebihan, dalam Undang-Undang Dasar Negara kita jelas dikemukakan bahasa resmi Negara Republik Indonesia adalah Bahasa Indonesia.

Kenyataannya, yang teramati penggunaan bahasa Indonesia di ruang-ruang publik sepertinya kita malu menggunakan bahasa Indonesia. Contoh, di suatu Mall Serpong, ada tertulis “In”, “Out”, “buy 1 get 1”, “lobby – Parking”, “authorized employee only”,  “caution wet floor” Intinya kita menjadi asing di kota sendiri, apakah ini satu tanda era global, berjaringan dunia tanpa batas.

Itu baru satu contoh di sebuah Mall di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, dan juga melanda pusat-pusat perniagaan di kota-kota besar di negeri kita. Berikut papan iklan di sepanjang jalan Kota Jakarta, Tangerang, Tol Jakarta- Merak, antara lain: Ready to be occupied; Available Space; Integrity for Excellent Distribution; The Space Need Your Creative Ads;Changes for the Better; See the Great Feel the Great; Provides Life Insurance for Indonesia;Pure quality made in USA is coming this year; Innovating Energy Technology; We Change for a Better Future; More to the Next Stage; Toward 60 years of Contributions in Indonesia; Comfort Creates Happiness; The Promises of a healthy backbone, Crafted with passion. Itu contoh menurut saya tidak berdaulatnya bahasa Indonesia di negerinya sendiri.

Ini fakta kita malu dalam menggunakan bahasa Indonesia, mungkin khawatir disebut kampungan atau “kaum inlander”, seperti pada masa kolonial Belanda. Atau memang sedang ada pergeseran nilai dalam berbahasa, padahal bahasa adalah identitas suatu bangsa.

Bahasa adalah simbol pertama dan utama bagi konsep diri seseorang. Mempengaruhi kesadaran, melambangkan status, cita rasa budaya, untuk memperoleh citra tertentu (pengelolaan kesan). Bahasa mempengaruhi kehidupan kita, mempengaruhi orang lain untuk memperlakukan kita, mempengaruhi kita dalam mempersepsi diri sendiri.

Menurut Eko Wahyudi (http://www.kompasiana.com/czeslaw/kekuatan-bahasa_54ffa9a18133111e5efa6efe), bahasa adalah medium tanpa batas yang membawa segala sesuatu di dalamnya,yaitu segala sesuatu yang mampu termuat dalam lapangan pemahaman manusia. Mampu memahami bahasa akan memungkinkan untuk memahami bentuk-bentuk pemahaman manusia. Pengaruh dan fungsi dari bahasa sangatlah luas, bahasa mampu mencetak sebuah kepribadian dan memproduksi suatu prilaku tertentu.

***

Kehadiran bahasa dalam kehidupan manusia tidak dapat dianggap berada dalam suatu ruang hampa. Bahasa merupakan wahana komunikasi utama manusia. Dalam arti luas, bahasa memiliki dua ciri utama. Pertama, bahasa digunakan dalam proses transmisi pesan. Kedua, bahasa merupakan kode yang penggunaanya ditentukan bersama oleh warga suatu kelompok atau masyarakat. Karenanya, bahasa disebut berdimensi sosial. Ini berarti, bahasa merupakan suatu aspek kehidupan sosial manusia.

Pertanyaannya apakah memang benar sudah resmi dan sah secara aturan, menggunakan istilah dan frasa kata asing. Saat ini marak penggunaan istilah asing,  seperti menu sebuah Café ini: Beef Pepper Rice; Classic Tomato Pasta with Chicken; Curry Rice with Sliced Beef;Curry Chicken Pepper Rice with Cheese; Curry Rice with Chicken & Mushroom. Membaca menu yang ditawarkan kita seperti berada di sebuah negeri entah berantah, karena kenyataannya kita berada di dalam kota sendiri, tetapi bahasa yang dipakai membuat kita terasing, seperti di mana gitu.

Itulah mungkin kekuatan bahasa dalam menggugah selera makan kita, tapi bisa jadi, bisa juga tidak menu-menu tersebut tidak jauh lebih enak dari ayam kari, ayam balado, semur daging sapi, atau nasi rames rendang sapi.

Berikut ini juga frasa asing di sebuah Mall: Now Open; Grand Opening; Smoke Free Zone;Free Salad Come & Melt with Us; Get your card & register now; Friday I am in Love; Buy 1 Get 1 Free; 20 % off valid on Saturday and Sunday; Special Birthday and Anniversary Offer; Ask our service staff for further details. Itu contoh-contoh tidak berdayanya bahasa kita di kota dan negeri sendiri, sepengetahuan saya Mall tersebut pengunjungnya adalah sebagian besar masyarakat lokal.

Dalam berkomunikasi lisan juga apakah dalam acara formal atau sedang santai kadang tanpa sadar kita juga sering menggunakan bahasa gado-gado atau campuran seperti dengan kata-kata ini “meng-appreciate”; “me-review”; “mem-break down”; “men-treat”; “meng-apply”; “di-calculate”; “di-follow up”; “Nge-host”;”nge-match”; “menge-match-kan”; Nge-print”, dan lain-lain.

Melihat gejala tersebut kedaulatan bahasa kita belum sepenuh berdaulat, hal ini banyak faktor yang menyebabkan salah satunya adalah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi khususnya, yang memudahkan kita mendapatkan berbagai informasi melalui jaringan internet.

Menurut Foucoult, bahasa memiliki pengaruh pada rekayasa perilaku manusia “siapa yang mampu memberi nama, dialah yang menguasai”, dan menurut Thomas Szas tentang bahasa, “jika di dunia hewan berlaku hukum makan dan dimakan maka di dunia manusia berlaku hukum membahasakan atau dibahasakan”, (kita dapat diasingkan atau terasingkan oleh bahasa yang kita gunakan)

Melihat gejala ini sebaiknya pemerintah harus ikut berperan dan hadir dalam membangun kedaulatan bahasa persatuan kita, dengan membuat dan menegakkan peraturan pemerintah mengenai penggunaan bahasa Indonesia, serta teladan para tokoh masyarakat. Jadi, sudahkah bahasa kita berdaulat? [T]

Penulis: Ahmad Sihabudin
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel lain dari penulis AHMAD SIHABUDIN
Demi Waktu yang Terus Berjalan, Aku Adalah Harimu
Citra Sebuah Kota Bukan Sekadar Jargon
Pulau dan Kepulauan di Nusantara: Nama, Identitas, dan Pengakuan
Tags: BahasaBahasa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Setiap Lari dan Melangkah Menemukan Makna

Next Post

“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

Ahmad Sihabudin

Ahmad Sihabudin

Dosen Komunikasi Lintas Budaya, Fisip, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten

Related Posts

Labirin Bahasa di Sekitar Kita

by I Made Sudiana
September 4, 2026
0
Labirin Bahasa di Sekitar Kita

PERNAHKAH Anda memperhatikan bagaimana sebuah kata bekerja di media sosial atau di obrolan sehari-hari? Kita sering mengira bahasa itu seperti...

Read moreDetails

Gol versus Gul

by I Made Sudiana
September 3, 2026
0
Gol versus Gul

KITA teriak “gol” manakala tim sepak bola yang kita dukung memasukkan bola ke gawang lawan. Ketika bola mengenai tiang gawang,...

Read moreDetails

Perkara Anarkis dan Anarkistis

by I Made Sudiana
August 30, 2026
0
Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

Read moreDetails

Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

by I Made Sudiana
August 18, 2026
0
Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

PERNAHKAH Anda berhenti sejenak di depan papan nama sebuah lembaga pendidikan atau kursus dan memperhatikan semboyan mereka: "Membaca, Menulis, dan...

Read moreDetails

Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

by I Made Sudiana
August 15, 2026
0
Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

 “Kenapa nama anakmu keindia-indiaan banget? Agak aneh rasanya.” Pertanyaan dan pernyataan itu terlontar dari seorang teman yang penasaran saat mendengar...

Read moreDetails

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

by I Made Sudiana
August 13, 2026
0
Sekali Lagi tentang Dirgahayu

SETIAP menjelang bulan Agustus, ruang publik kita dipenuhi oleh baliho, spanduk, dan ucapan digital dengan berbagai variasi kalimat selamat hari...

Read moreDetails

Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

by I Made Sudiana
August 11, 2026
0
Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

Peristiwa tragis yang baru-baru ini terjadi di Tabanan—saat seorang terduga pencuri tewas diamuk massa dan meninggalkan duka mendalam bagi anaknya—kembali...

Read moreDetails

Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

by I Made Sudiana
August 9, 2026
0
Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

PERNAHKAH Anda membaca berita lingkungan dan merasa bingung dengan dua istilah yang mirip: timbulan sampah dan timbunan sampah? Sekilas keduanya tampak sama, tetapi...

Read moreDetails

Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

by I Made Sudiana
June 29, 2026
0
Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali...

Read moreDetails

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

by I Made Sudiana
June 25, 2026
0
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

Read moreDetails
Next Post
“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co