18 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dharma Wiweka Sang Guru Menuju Jaya Sadhu    

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 4, 2024
in Esai
Dharma Wiweka Sang Guru Menuju Jaya Sadhu    

Guru-guru SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan mengikuti Workshop untuk meningkatkan kompetensi demi mencerdaskan anak bangsa | Foto: Dok. Nyoman Tingkat

MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti meluncurkan Program Bulan Guru Nasional (BGN) pada 1 November 2024 di SD Negeri 59 Kota Palembang  Sumatera Selatan. Pencanangan BGN mengingatkan saya pada gebrakan Anies Baswedan ketika menjabat Mendikbud pada awal periode pertama Pemerintahan Jokowi.

Kala itu Anies Baswedan mencanangkan Bulan Mei sebagai Bulan Pendidikan dengan tema berganti setiap minggu selama 4 pekan. Kelak Bulan Pendidikan bermetamorfosis menjadi Bulan Merdeka Belajar saat Mendikbudristek dijabat Nadiem Makarim. Begitulah pemimpin berubah lalu bertansformasi.  Ibarat koki, lain koki lain selera makanan dan memasaknya pun berbeda seiring dengan cita rasanya.

Dalam pidato peluncuran Program BGN, Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti menjelaskan alasan memilih Palembang sebagai tempat peluncuran BGN karena kejayaan Indonesia, pernah mulai dari Kerajaan Sriwijaya.

Sementara itu, peluncuran dilaksanakan di SD melibatkan PAUD karena PAUD/SD ibarat pohon dengan akarnya harus kuat”, kata Abdul Mu’ti. Dua alasan itu, mencerminkan Prof. Dr. Abdul Mu’ti adalah tokoh yang memiliki kesadaran sejarah yang tinggi dan mengingatkan generasi muda kini agar rajin dan bersungguh-sungguh belajar untuk menciptakan sejarah peradaban yang setara dengan kemajuan zaman Sriwijaya.

Selanjutnya, Abdul Mu’ti  menginginkan pondasi Pendidikan Dasar harus kuat dan kokoh dimulai dari SD dan PAUD/TK. Ibarat pohon, PAUD/TK dan SD adalah akar yang akan menopang pertumbuhan pohon menjadi besar dan rindang sehingga kelak bisa menjadi tempat berteduh yang sejuk dan nyaman. Akar dari sebuah pohon ada di tanah dan membumi. Begitulah Pendidikan dasar seyogyanya dikembangkan tanpa tercerabut dari akar lingkungan terdekatnya. Ini sesuai dengan prinsif belajar dari hal-hal dekat (konkret) ke jauh (abstrak). Hal ini sejalan dengan pemerolehan belajar bahasa, dengan prinsif : “here and now”.

Oleh karena itu, Mendikdasmen merancang Program Wajib Belajar 13 Tahun dan segera diluncurkan dengan penguatan pada PAUD/TK. Saat ini, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2023),anak-anak yang ber-TK/PAUD masih rendah dengan angka partisipasi kasar 36,36 % dari sekitar 32 Juta Anak Indonesia. Untuk mengatasi kesenjangan itu, dalam waktu dekat, ada baiknya pemerintah membangun PAUD/TK Inpres sebagaimana zaman Orde Baru ketika mencanangkan Wajib Belajar SD dan secara umum telah berhasil.

Guru-guru SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan mengikuti Workshop untuk meningkatkan kompetensi demi mencerdaskan anak bangsa | Foto: Dok. Nyoman Tingkat

Jika Proyek Inpres itu dilaksanakan harus pula dibarengi dengan penyediaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sehingga layanan prima bisa diwujudkan. Pemenuhan fasilitas Pendidikan dan SDM guru bermutu untuk semua, sesuai dengan tagline yang diusung Mendikdasmen yaitu Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Tagline itu akan menjadi slogan kosong kalau ketersediaan guru dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang memadai tidak tersedia. Walaupun kini zaman teknologi makin canggih, kehadiran guru tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi informasi.  Hal ini sejalan dengantemaperingatan Hari Guru Nasional 2024  : Guru Hebat, Indonesia Kuat.

Dalam konteks itu, Pencanangan BGN 2024 kita maknai.

Pertama, Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh setiap 25 November, kini digaungkan sebulan selama November 2024, bersamaan dengan 30 Tahun Perayaan HGN sejak 1994 berdasarkan Surat Keputusan  Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Perayaannya menjadikan tonggak kelahiran PGRI setelah 100 Hari Kemerdekaan RI. Jadi, momentum sejarah yang heroik biasanya digaungkan sehari, kini aura dan gemanya sebulan. Waktu  sebulan mengapresiasi guru di tengah tantangan yang tidak mudah.

Kedua, momentum refleksi  bagi Kemendikdasmen terkait dengan semangat Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD) Nomor 14 Tahun 2005 yang disahkan 30 Desember 2005.  Dalam UUGD itu ditegaskan setelah 10 tahun sejak diundangkan, semua guru sudah tersertifikasi yang berdampak pada tingkat kesejahteraan guru dan dosen.

Namun, faktanya kini guru yang sudah tersertifikasi sekitar 1,3 juta dan yang belum tersertifikasi mencapai 1,6 juta. Ini Pekerjaan Rumah yang harus segera diselesaikan agar guru makin bermartabat dan semakin mulia karena kerja-kerja Pendidikan yang mencerdaskan dan mencerahkan sesuai dengan makna yang melekat pada kata “guru”, menerangi kegelapan.

Ketiga, menempatkan posisi dan profesi guru secara profesional terbebas dari beban-beban politik praktis dan pelecehan terhadap guru dalam mendidik dan mendisiplinkan para siswa.

Guru diberikan otonomi sesuai dengan profesi dan kewenangannya mendidik siswa di sekolah. Hentikan intervensi berlebihan dari tokoh politik demi pencitraan dan intervensi orang tua demi memanjakan anak.  Selain membuat ketakutan bagi guru menegakkan disiplin juga menjerumuskan anak menatap masa depan yang penuh tantangan ketika orang tuanya sudah tiada.  

Apa yang dialami  Supriyani guru honorer dari Sulawesi Tenggara dan peristiwa guru dipermalukan di depan umum oleh tokoh, sudah saatnya dihentikan. Jangan lupa, mereka yang ditokohkan itu juga pernah berguru. Karena di dunia ini, hanya ada dua profesi, yaitu guru dan lain-lain. Artinya, guru adalah profesi utama dan setelahnya baru ada profesi yang lain. Itu pun berkat guru.

Guru-guru SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan mengikuti Workshop untuk meningkatkan kompetensi demi mencerdaskan anak bangsa | Foto: Dok. Nyoman Tingkat

Keempat, kesempatan juga bagi Kemendikdasmen untuk menyelesaikan tiga isu penting tentang guru : kesejahteraan, kompetensi, dan sertifikasi. Kini, janji politik tentang tambahan gaji 2 juta perbulan sedang diviralkan oleh grup-grup guru di tengah tugas-tugas yang menumpuk dan berharap janji itu segera dipenuhi.

Selanjutnya, peningkatan kompetensi guru (akademik, pedagogik, sosial, dan moral ) perlu dibuatkan peta jalan yang terarah, terstruktur, dan sistematis sehingga tidak terjadi bongkar pasang kebijakan dalam meningkatkan kualitas guru yang jumlahnya tidak sedikit dan beragam tingkat kompetensinya. Kompetensi mereka perlu distandarkan melalui Pendidikan dan pelatihan secara berkesinambungan melibatkan komunitas di sekolah.

Bagus pula bila diadakan program percepatan (ingat di negeri ini pernah ada Program Guru Kilat)  terintegrasi dengan Program Sertifikasi Guru sehingga hak-hak guru terlayani sesuai dengan harapan :  guru makin sejahtera lahir batin.   

Begitulah BGN kita maknai dengan harapan guru tidak menjadi bulan-bulanan politik atau pinjaman on line atau judi on line. Itu sudah membuat  banyak korban di kalangan guru karena kurang literat. Oleh karena itu, guru perlu makin cerdas mengedepankan dharma wiweka agar jaya sadhu dengan melatih kesabaran sebagai mana disindir Chairil Anwar dalam puisinya.

“… Aku hendak berbicara
Suaraku hilang, tenaga terbang
Sudah ! Tidak jadi apa-apa !
Ini dunia enggan disapa, ambil perduli

…”

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Masima Krama Toska: Membangun Kebersamaan
Canang Sari : Budaya Positif Dari Toska     
Bincang Buku Karya Siswa Toska : Menulis Untuk Keabadian    
Maju Bersama Indonesia Raya | Catatan Bulan Bahasa di SMAN 2 Kuta Selatan
Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Tags: Bulan Guru NasionalguruPendidikansekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Belajar dan Menikmati Laklak di Warung Secret Aan, di Sudut Tersembunyi Desa Aan, Klungkung

Next Post

Belajar Bahasa Bali dari Komik Beluluk

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
0
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

Read moreDetails

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails
Next Post
Belajar Bahasa Bali dari Komik Beluluk

Belajar Bahasa Bali dari Komik Beluluk

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co