24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Maju Bersama Indonesia Raya | Catatan Bulan Bahasa di SMAN 2 Kuta Selatan

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
October 27, 2024
in Khas
Maju Bersama Indonesia Raya | Catatan Bulan Bahasa di SMAN 2 Kuta Selatan

Foto : Dayu Dena OSIS SMAN 2 Kuta Selatan

TIBA-TIBA saja saya ingat puisi berjudul “Menyesal” dari H. Hasjmy ketika saya membuka kegiatan Bulan Bahasa serangkaian Peringatan Sumpah Pemuda ke-96 di SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska, Jumat Kliwon Pujut, 25 Oktober 2024.   

Tiga baris terakhir puisi itu penuh pesan harapan kepada para pemuda. ‘… Kepada yang muda kuharap/Atur barisan di pagi hari/Menuju arah padang bakti”.

Dalam sejarahnya, Indonesia memang dilahirkan oleh pemuda pejuang yang embrionya dimulai dari tumbuhnya kesadaran Nasional sejak berdirinya organisasi modern yang bernama Boedi Oetomo. Sebuah organisasi yang didirikan oleh kaum muda literat dengan nama penuh wibawa, ber-taksu menurut kamus orang Bali. Betapa tidak, dari nama organisasinya saja, yang dipentingkan adalah keutamaan budi. Keutamaan budi hanya dimiliki oleh mereka yang memiliki kesadaran bersama untuk memerdekakan bangsanya dari kaum kolonial dengan menanggalkan sekat suku,agama,ras, dan antargolongan. Boedi Oetomo adalah Jalan Raya Kebangsaan menuju Indonesia Raya. 

Foto-foto oleh Dayu Dena, OSIS SMAN 2 Kuta Selatan

“Maju bersama Indonesia Raya” adalah tema Peringatan 96 Tahun Sumpah Pemuda, yang empat tahun lagi memasuki usia seabad. Tema ini menarik dikulik, di tengah gelombang tsunami informasi yang mahaderas. Pertama, memberikan pesan kepada generasi muda yang hari ini sedang belajar di kelas-kelas sekolah.

Kehadiran mereka di kelas hari ini adalah wajah Indonesia pada 2045, saat seabad Indonesia Merdeka. Maka tugas mereka adalah menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh meniru para pemuda pejuang dengan semangat pantang menyerah merambah bacaan agar menjadi literat supaya tidak ada celah untuk dibohongi atau di-bully dengan informasi yang menyesatkan.

Kedua, sebagai refleksi dari semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang mengimajinasikan Indonesia merdeka dengan Indonesia Raya. Kelak lagu  “Indonesia Raya”  ciptaan W.R. Supratman ini menjadi lagu kebangsaan.

Sedihnya, saat Indonesia diproklamasikan oleh Bung Karno, W.R. Supratman sudah meninggal dunia 7 tahun sebelum Indonesia Merdeka. Ia lahir 9 Maret 1903 dan meninggal dalam usia 35 tahun pada 17 Agustus 1938.  Namun, gema Indonesia Raya telah mendahului 17 tahun sebelum Proklamasi dibacakan Bung Karno.  

Ajakan W.R. Supratman tentang Indonesia Merdeka dengan membangun jiwa bangsa lebih dahulu sebelum membangun fisiknya. “…bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia Raya…”.  Membangun jiwa bangsa tidak ada pilihan lain kecuali dengan pembangunan SDM melalui Pendidikan yang membebaskan. Pendidikan yang memerdekakan.

Ketiga, untuk mewujudkan tema Sumpah Pemuda ke-96 ini perlu kerja sama dan gotong royong yang padu dengan semangat kolaboratif bersama Tri Pusat Pendidikan. Pemerintah sesuai dengan kewenangannya sebagai guru wisesa akan menentukan masa depan Pendidikan Indonesia. Sekolah sudah tentu berada di garda terdepan menerjemahkan program  pemerintah dengan muatan Kurikulum yang berpihak kepada sang anak.

Foto-foto oleh Dayu Dena, OSIS SMAN 2 Kuta Selatan

Kurikulum yang menghamba kepada sang anak dengan keunikan masing-masing. Begitu pula orang tua dan masyarakat seyogyanya satu bahasa dalam mendukung pendidikan anak-anaknya. Penyatuan sikap dan bahasa itu adalah bagian dari upaya membumikan semangat Sumpah Pemuda yang dicita-citakan Muhammad Yamin.  Ki Hadjar Dewantara menyebutnya sebagai konsentris dalam ajaran Trikon-nya.

Demikianlah, ketika memperingati Hari Sumpah Pemuda, kita mesti menyebut dan memuliakan para pemuda yang gagah berani melawan kolonial Belanda. Dua nama yang monumental itu adalah Muhammad Yamin dan W.R. Supratman. Keduanya adalah pemuda yang literat dengan darah seni meng-Indonesia. W.R. Supratman menyiapkan Jalan Indonesia Raya yang dinyanyikan pertama kali pada 28 Oktober 1928.

Pencapaiannya sangat hebat dalam usia 28 tahun, W.R. Supratman telah memanggungkan syair lagunya dihadapan para pemuda dari berbagai daerah yang berkongres di Jakarta.  Sementara itu, Muhamad Yamin yang kala itu berusia 25 tahun  (lahir 24 Agustus 1903 dan meninggal 17 Oktober 1962) dan kawan-kawan menyiapkan puisi kebangsaan yang mahaakbar bernama Sumpah Pemuda.

Dengan merunut kesejarahan itu, sejak  Boedi Oetomo berdiri hingga Indonesia Merdeka bahkan hingga Reformasi bergulir 1998, peran pemuda selalu membakar api semangat. Pantang api Sumpah Pemuda dipadamkan, apalagi menjadi abu. Nyalanya harus dirawat generasi kini untuk menerangi wajah gelap informasi negatif yang dominan viral menutupi informasi yang benar dan tervalidasi. Sumpah Pemuda sebagai api suci kebangsaan  dilahirkan para pemuda literat yang meleburkan diri menjadi Indonesia, melepaskan identitas kesukuan melalui ikrar mahasakti :

Kami Putra dan Putri Indonesia
Mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia
Mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia
Menjunjung Bahasa persatuan, Bahasa Indoesia.

Sumpah Pemuda yang menjadi inspirasi kemerdekaan mengajak kita semua untuk melepaskan ego SARA demi Indonesia Jaya. Peta Jalan Indonesia Merdeka telah dibuka  kaum muda intelek literat dengan bacaan mahaluas sehingga berhasil melahirkan sari rasa kebangsaan dari saripati ke-Indonesia-an yang berbhineka. Perbedaan adalah jembatan emas menuju kemajuan Indonesia Merdeka. Kini, generasi muda  bisa bercermin dari semangat ini melalui aneka kegiatan sesuai dengan tema Sumpah Pemuda 2024, Maju Bersama Indonesia Raya.

Foto-foto oleh Dayu Dena, OSIS SMAN 2 Kuta Selatan

Di SMA Negeri 2 Kuta Selatan misalnya, tema itu diterjemahkan melalui aneka lomba, seperti Lomba Membaca Berita, Lomba Bercerita, Lomba Menulis Cerpen, Lomba Peragaan Busana Batik, dan Bincang Buku “Siswa Merdeka Menulis” sebagai produk  program Gelis Diksi (Gerakan Literasi bersama Pendidik dan Siswa).

Buku “Siswa Merdeka Menulis” adalah buku ketiga yang terbit di Toska pada 2024, setelah buku “Sekolah Penggerak : Sebuah Refleksi” oleh Kepala Sekolah (I Nyoman Tingkat) dan “Guru Merdeka Menulis” oleh guru-guru yang sudah dibedah menjelang Lustrum Toska pada 3 September 2024.

Pembedahnya Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten (Sastrawan yang Pengawas SMA Provinsi Bali) dan Ida Bagus Pawana Suta (Sastrawan yang guru SMA Negeri 2 Semarapura, Klungkung)

Selain itu, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada Senin, 28 Oktober 2024 juga dilaksanakan upacara bendera yang dirangkaikan dengan Pelantikan OSIS masa bakti 2024/2025.

OSIS SMA hari ini adalah wajah Indonesia 2045, yang diproyeksikan menjadi  generasi emas. Semoga Semangat Sumpah Pemuda selalu menjadi inspirasi mengisi dan mengasah diri agar tidak menyesal kelak sebagaimana diingatkan H. Hasjmy dalam puisi berjudul, “Menyesal”.

Kepada yang muda kuharap,
Atur barisan di pagi hari
Menuju arah padang bakti.

OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   
Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala
Tags: bulan bahasaPendidikanSMAN 2 Kuta Selatansumpah pemuda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Memanen Hasil Belajar di Lokakarya Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 Kabupaten Buleleng

Next Post

Politik Uang Mengotori Demokrasi, Sampah Baliho Mengotori Bumi

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Politik Uang Mengotori Demokrasi, Sampah Baliho Mengotori Bumi

Politik Uang Mengotori Demokrasi, Sampah Baliho Mengotori Bumi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 23, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co