2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2024, Panggung Kebebasan Itu Telah Dibuka

Jaswanto by Jaswanto
August 3, 2024
in Panggung
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2024, Panggung Kebebasan Itu Telah Dibuka

Rason saat pentas di panggung Padi UVJF 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

CAHAYA sore yang keemasan jatuh di sebuah panggung kecil yang ditata dengan sangat artistik. Bambu-bambu dianyam, disambung-disatukan, dan menjelma menjadi semacam seni instalasi yang seolah hendak menyuarakan sesuatu—entah apa. Yang jelas panggung itu diberi nama: Padi.

Sesaat setelah orang-orang duduk di kursi malas yang empuk, melenakan, dan beberapa duduk di kursi plastik, pula lesehan di tikar di depan panggung—dengan suguhan sebotol bir dingin, tentu saja—seorang anak umur 12 tahun, dengan kepercayaan diri yang mengesankan, duduk di hadapan mereka sambil menata gitar di pangkuannya. Tiga orang yang jauh lebih tua darinya mengekor dan bersiap dengan alat musik masing-masing. Anak kecil itu bernama Rason Wardjojo. Ia memulai Sthala Ubud Village Jazz Festival 2024 dengan permainan gitar yang memukau.

Sore itu, Sthala Ubud Village Jazz Festival (UVJF), panggung kebebasan itu, resmi digelar di Sthala A Tribute Portfolio Hotel, Ubud, Gianyar, Jumat (2/8/2024). Dan tak hanya Rason, beberapa musisi jazz Tanah Air dan luar negeri, sebelum dan sesudah acara seremoni, juga menunjukkan kebolehannya di tiga panggung yang telah disiapkan: Panggung Padi, Giri, dan Subak.

Dian Pratiwi saat pentas di panggung Giri UVJF 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Musisi Asal Spanyol, Rodrigo Parejo tampil di panggung Giri UVJF 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Ketiga panggung dengan sekuen konsep yang unik dan asyik itu dirancang dan dialirkan oleh Klick Swantara dan Diana Surya, dua arsitek muda dari Achimetriz, Bali, yang selalu menawarkan suasana baru dalam setiap karyanya.

“Kami sengaja membuat beberapa perbedaan sekuen dari lorong pintu masuk, hingga gerai-gerai yang ada di festival ini. Kami merancangnya agar pengunjung mempunyai pengalaman yang baru saat memasuki arena festival ini dibanding tahun lalu,” ujar Klick Swantara di sela-sela kesibukannya.

Sepertinya panggung-panggung tersebut dibikin bukan hanya atas dasar estetika semata, tapi juga mempertimbangkan fungsi utamanya sebagai singgasana bagi para musisi jazz. Bahkan Klick mengaku merasakan jiwa dan ruhnya berada di salah satu panggung yang ia rancang—sehingga mencipta rasa nyaman dan boleh jadi juga mewakili repertoar yang dibawakan setiap musisi.

Memang, tidak bisa dimungkiri bahwa venue Sthala Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2024 tahun ini sungguh mengesankan. Selain estetika panggung dan beberapa seni instalasi di beberapa sudut, pemandangan sungai dan bunyi-bunyian yang dihasilkannya juga menambah kesejukan mata di sela-sela telinga yang mendengar simfoni jazz.

Uwe Plath saat pentas di panggung Giri UVJF 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Noe Clerc dari Prancis tampil di panggung Subak UVJF 2024 | Foto: tatkala.co/Son

Adien Fazmail Quinteto menutup hari pertama UVJF 2024 di panggung Padi | Foto: tatkala.co/Son

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2024 dibuka dengan penuh suka cita. Ada beberapa pidato di atas panggung yang disampaikan Lasta Arimbawa, general manager Sthala A Tribute Portfolio Hotel, yang mengatakan bahwa festival ini sesuai dengan spirit Sthala. Selain itu, dari pagelaran ini Sthala juga mendapat banyak keuntungan tidak langsung.

Heru Djatmiko, perwakilan team UVJF 2024, menegaskan kembali bahwa UVJF tetap mempertahankan idealisme dengan tidak menampilkan genre musik lain. Sedangkan Anom Darsana dan Yuri Mahatma, Co-Founder UVJF, menggandeng Aram Rustamyants dari New Centropezn Quartet untuk menandatangani kerja sama antara UVJF dengan Rostov Festival, Rusia.

Festival jazz yang menampilkan seratus persen musik jazz ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, I Wayan Gede Sedana Putra, yang kemudian disusul dengan pertunjukan tari kontemporer dari Tanzer Dance Company.

“Kami Dinas Pariwisata Gianyar mendukung penuh Sthala Ubud Village Jazz Festival,” ungkap Sedana Putra.

Penampilan Tanzer Dancer Company di pembukaan UVJF 2024 | Foto: tatkala.co/Son

Sebelum dan setelah acara seremoni tersebut, sebagaimana telah disinggung di atas, para musisi jazz menampilkan beberapa reportoar, di antaranya adalah Rason; Benny Irawan Trio; Uwe Plath Quartet (Jerman) with Dian Pratiwi; New Centropezn with Horns (Rusia); Jazz Centrum; Noe Clerc Trio (Perancis); Rodrigo Pajero Quartet (Spanyol); Andien Fazmail Quinteto.

“Musik jazz, dengan segala keteraturannya, memberikan saya kebebasan dalam mengekspresikan diri,” ucap Dian Pratiwi, penyanyi jazz yang mengisi panggung Giri Sthala Ubud Village Jazz Festival 2024.

Sampai di sini, bacalah kalimat John Fordham dalam Jazz berikut: “Ketika penulis F. Scott Fitzgerald menyatakan datangnya Abad Jazz pada tahun ‘20-an, ia maksudkan kata “jazz” untuk menjabarkan suatu sikap. Anda tidak usah tahu musiknya untuk memahami rasanya ….”

Tentu Fitzgerald menyatakan pendapatnya, sebagaimana dituliskan Seno dalam “Jazz, Parfum, dan Insiden” (2017), dalam konteks pembebasan sebuah sub-kultur dari rasa rendah diri, yakni sub-kultur budak-budak hitam dari Amerika keturunan Afrika.

Panggung Padi UVJF 2024 | Foto: tatkala.co/Son

Namun, yang penting dari pernyataannya itu, tulis Seno lagi—kita tidak usah menjadi ahli musik untuk menyukai jazz. Sehingga, tidak penting jazz itu apa, yang penting kita dengar saja musiknya. Rasa yang ditularkannya. Emosi yang diteriakkannya. Jeritan yang dilengkingkannya. Raungan yang menggemuruh memuntahkan kepahitan.

Itulah uniknya jazz bagi Seno. Ia seperti hiburan, tapi hiburan yang pahit, sendu, mengungkit-ungkit rasa duka. Selalu ada luka dalam jazz, selalu ada keperihan. Seperti selalu lekat rintihan itu—rintihan dari ladang-ladang kapas maupun daerah lampu merah. Dan di Sthala Ubud Village Jazz Festival, kita dapat—meminjam bahasa Seno—“mendengar rasa, dalam bahasa suara”.[T]

Reporter: Jaswanto
Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Siap-siap, Ubud Village Jazz Festival 2024 Segera Dimulai
Ubud Village Jazz Festival: Seratus Persen Panggung untuk Musik Jazz
Malam Puncak Ubud Village Jazz Festival 2023: Musik Jazz Adalah Bahasa Universal
Ubud Village Jazz Festival 2024 akan Dihias 110 Karya Lampion dari Iluh Bali untuk Yayasan Kanker Anak
Tags: jazzUbudUbud Village Jazz Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Merenungi Ajian “Tri Samaya” Lewat Film “Sekawan Limo”

Next Post

“Dark Tourism”: Menyibak Hikmah dari Kegelapan

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

“Dark Tourism”: Menyibak Hikmah dari Kegelapan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co