2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Set – Jetting”: Wisata Napak Tilas Film

Chusmeru by Chusmeru
July 31, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PANDEMI Covid-19 telah banyak mengubah perilaku masyarakat di belahan dunia. Selama hampir tiga tahun orang “mengurung diri” di dalam rumah. Menonton film atau video streaming adalah salah satu cara membunuh kejenuhan.

Ketika pandemi telah usai, muncul hasrat orang untuk mengunjungi lokasi syuting film-film yang ditonton saat Covid-19 mengganas. Ada keinginan untuk napak tilas pada tempat-tempat yang menjadi ikon dalam film.

Keinginan orang untuk melakukan perjalanan wisata ke bekas lokasi syuting film biasa disebut set – jetting. Fenomena berwisata yang khas pasca pendemi ini merupakan perpaduan antara wisata, hiburan, dan budaya.

Sesungguhnya, set – jetting bukanlah fenomena baru dalam wisata napak tilas lokasi syuting film. Selandia Baru banyak dikunjungi wisatawan setelah serial film The Lord of the Rings diproduksi pada tahun 2001 hingga 2003. Banyak orang penasaran ingin mengunjungi lokasi syuting film tersebut.

Film Game of Thrones yang diproduksi sejak tahun 2011 juga telah memantik orang untuk melakukan napak tilas perjalanan ke lokasi syuting. Kroasia sebagai salah satu negara yang menjadi tempat syuting film tersebut mengalami peningkatan kunjungan wisatawan secara drastis.

Bukan hanya negara-negara Barat saja yang dilanda set – jetting. Belakangan negara Asia juga banyak diburu wisatawan lantaran film-film yang menyuguhkan panorama dan budaya menarik. Jepang dan Korea Selatan termasuk negara yang banyak diminati wisatawan setelah film dan drama yang diproduksi banyak ditonton di penjuru dunia.

Indonesia juga tak luput dari fenomena wisata napak tilas  film. Beberapa film nasional telah berhasil mengajak para penontonnya untuk berkunjung ke tempat syutingnya. Tercatat film Laskar Pelangi, Denias Senandung di Atas Awan, dan Ada Apa Dengan Cinta yang membuat banyak penonton mengunjungi lokasi syuting. Terakhir yang viral adalah serial film Gadis Kretek.

Motif

Napak tilas wisatawan ke tempat syuting film bukan tanpa alasan. Banyak waktu, tenaga, dan biaya yang harus dikeluarkan wisatawan untuk mengunjungi tempat-tempat yang pernah disaksikan dalam film. Ada tiga alasan atau motif yang mendasarinya.

Pertama, motif kultural. Setelah menyaksikan film, orang ingin mengenal lebih jauh tentang adat, tradisi, dan budaya masyarakat. Film Eat, Pray, Love yang dibintangi artis Julia Roberts mengundang perhatian orang tentang tradisi dan budaya di Bali.

Kedua, set – jetting bertujuan untuk melakukan rekonstruksi historis. Wisatawan ingin menjadi saksi sejarah dari film yang ditontonnya. Film Laskar Pelangi membuat Kepulauan Bangka Belitung menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan.

Pantai Tanjung Tinggi menjadi tempat yang ikonik dalam film Laskar Pelangi. Banyak wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung pantai itu. Ada pula replika Sekolah Laskar Pelangi yang menjadi lokasi syuting. Sekolah Dasar Muhammadiyah ini menjadi saksi sejarah film yang laris manis di pasaran ini.

Rekonstruksi historis juga dilakukan oleh wisatawan yang mengunjungi tempat-tempat syuting serial film Gadis Kretek. Pabrik Gula Tasik Madu di Karanganyar serta Museum Kretek di Kudus, Jawa Tengah dapat menjadi rekonstruksi sejarah bagi wisatawan setelah menonton film Gadis Kretek.

Ketiga, motif rekonstruksi imajinasi. Setelah menonton satu film, orang ingin menjadi bagian dari isi cerita film itu. Mengunjungi lokasi syuting adalah salah satu cara orang untuk berimajinasi tentang sosok pemain dan alur ceritanya.

Menyusuri jalanan di Kota Gede Yogya, menikmati debur ombak di pantai Parangtritis, atau berfoto bersama kekasih di Candi Ratu Boko akan mewujudkan imajinasi wisatawan setelah menonton film Ada Apa Dengan Cinta -2.

Rekonstruksi imajinasi juga banyak dilakukan oleh wisatawan yang mengunjungi Jepang maupun Korea Selatan. Wisatawan bukan hanya menikmati pemandangan maupun kuliner, namun juga berbusana selayaknya para artis dalam film yang ditontonnya.

Dampak

Set – jetting diharapkan dapat menjadi tren baru berwisata,sehingga akan menambah diversifikasi produk wisata di Indonesia. Terlepas dari film apa pun yang diproduksi dan ditonton, set – jetting akan membawa dampak.

Secara positif, wisata napak tilas lokasi syuting akan memacu produktivitas film nasional. Tentu saja ini akan menjadi angin segar bagi para sineas dan pekerja film. Lapangan kerja di sektor industri kreatif perfilman akan semakin terbuka.

Napak tilas film juga akan mengangkat potensi seni, adat, tradisi, dan budaya daerah. Diharapkan akan lahir film-film yang mengangkat tema budaya, alam, maupun sejarah Indonesia. Dengan demikian, film bukan hanya menghibur, namun juga memiliki nilai edukasi.

Dampak positif lain tentu saja set – jetting akan menghasilkan cuan bagi sektor pariwisata di daerah. Ketika suatu daerah menjadi lokasi syuting film yang sukses di pasaran, maka diharapkan akan mendongkrak industri kreatif di daerah. Kunjungan wisatawan akan berdampak ekonomis bagi para pelaku wisata di daerah.

Meski demikian, dampak negatif set – jetting patut diwaspadai. Salah satunya adalah tekanan terhadap lingkungan. Ketika banyak wisatawan yang datang ke suatu desa misalnya, akan berdampak pada kerusakan ekosistem maupun pencemaran lingkungan.

Kasus kerusakan lingkungan akibat set – jetting terjadi di Thailand. Pantai Maya Bay sebagai lokasi syuting film The Beach yang dibintangi Leonardo DiCaprio ramai dikunjungi wisatawan. Terjadi kerusakan terumbu karang di pantai itu. Pemerintah Thailand lantas menutup pantai tersebut selama tiga tahun untuk melakukan konservasi.

Oleh sebab itu, penting dipikirkan langkah antisipasi terhadap dampak negatif tekanan lingkungan. Jangankan film yang sukses, sesuatu yang viral di media sosial pun berpotensi diserbu pengunjung. Rumah Abah Jajang di Cianjur, Jawa Barat yang viral beberapa waktu lalu, kondisi lingkungannya sempat rusak akibat banyak pengunjung yang datang.

Netizen kadang memang serba boleh apa saja.[T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Pariwisata Bali: Riwayatmu Dulu dan Kini
Belajar Desa Wisata dari Bali
Wisata “Overland”Jelajah Negeri
Wisata Petualangan: Manfaat Ekonomi dan Konservasi
Tags: ilmu pariwisataPariwisataSet-Jetting
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Lagu “Change of Heart” Astera ft. Riri The Dare: Lebih Better dari sebelumnya, tapi…

Next Post

Kebaya, Warisan Sandang yang Tak Lekang oleh Zaman

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails
Next Post
Kebaya, Warisan Sandang yang Tak Lekang oleh Zaman

Kebaya, Warisan Sandang yang Tak Lekang oleh Zaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co