23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Konsep “Volunteer Tourism (Voluntourism)”: Korelasi Perjalanan Wisata dan Pekerjaan Sukarela Berbasis Pengabdian Masyarakat

Ni Komang Deviana by Ni Komang Deviana
May 6, 2024
in Esai
Mengenal Konsep “Volunteer Tourism (Voluntourism)”: Korelasi Perjalanan Wisata dan Pekerjaan Sukarela Berbasis Pengabdian Masyarakat

Foto: Komang Deviana

PENGABDIAN Masyarakat atau lebih dikenal dengan istilah Volunteering, adalah aktivitas sosial (sukarela) di mana seseorang secara sadar memilih untuk memberikan waktu, tenaga, atau keterampilan mereka untuk membantu orang lain atau mendukung suatu tujuan tanpa mengharapkan imbalan finansial atau materi lainnya sebagai imbalan. Ini bisa melibatkan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja di suatu lembaga, membantu di sekolah atau rumah sakit, menyumbangkan waktu untuk proyek-proyek lingkungan, hingga membantu dalam acara-acara komunitas atau masyarakat.

Volunteering memiliki makna dan nilai yang mendalam. Ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi mereka yang menerima bantuan, tetapi juga memberikan kepuasan dan rasa pemenuhan bagi para sukarelawan. Aktivitas sukarela sering kali menjadi cara untuk terlibat secara aktif dalam masyarakat, memperluas jaringan sosial, dan mengembangkan keterampilan baru.

Beberapa aktivitas Volunteering dapat berlangsung dalam berbagai bidang, diantaranya:

  1. Volunteering di Bidang Sosial: Meliputi bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan seperti anak-anak, lansia, atau mereka yang berkebutuhan khusus.
  2. Volunteering di Bidang Kesehatan: Termasuk menjadi relawan di rumah sakit, pusat kesehatan, atau menyediakan layanan kesehatan masyarakat.
  3. Volunteering di Bidang Pendidikan: Meliputi bantuan tenaga di sekolah-sekolah, mengajar bahasa, atau menyediakan fasilitas belajar mengajar.
  4. Volunteering di Bidang Lingkungan: Meliputi kegiatan konservasi alam, membersihkan pantai, atau memperbaiki lingkungan hidup.

Beberapa tahun terakhir, banyak sekali berbagai Organisasi Kepemudaan, Komunitas, Non Government Organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang hadir menawarkan program Volunteering untuk pemuda tanah air, salah satu yang paling populer adalah Volunteer Tourism (Voluntourism). “Voluntourism” adalah istilah yang menggabungkan kata “volunteer” (sukarelawan) dan “tourism” (pariwisata).

Konsep ini merujuk pada kegiatan di mana individu melakukan pekerjaan sukarela sambil bepergian atau berlibur ke destinasi tertentu. Konsep Voluntourism menggabungkan kegiatan wisata dengan pekerjaan sukarela, memberikan peluang bagi orang-orang untuk berkontribusi pada proyek-proyek sosial atau lingkungan sambil menjelajahi wisata daerah.

Atau definisi lainnya, Voluntourism merupakan suatu konsep pemberdayaan dan pengembangan pariwisata berbasis pengabdian masyarakat, yang didalamnya terdapat unsur keterlibatan pengunjung atau wisatawan untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan pariwisata dengan mengkorelasikan kemampuan (skill) serta jiwa sosial (volunteer) yang dimiliki agar dapat diimplementasikan di suatu daerah yang dikunjungi.

Peserta sering memilih untuk menghabiskan waktu mereka di lokasi-lokasi yang membutuhkan bantuan, seperti desa-desa terpencil atau wilayah-wilayah yang memerlukan keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan. Mulai dari upaya branding destinasi wisata, diskusi potensi wisata, sosialisasi UMKM, hingga berbagai kegiatan lain yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

Meskipun tujuannya adalah untuk memberikan bantuan kepada komunitas yang membutuhkan, konsep ini juga telah menimbulkan berbagai perdebatan terkait dampaknya. Di satu sisi, voluntourism dapat memberikan manfaat nyata kepada komunitas yang menerima bantuan. Misalnya, sukarelawan bisa membantu membangun infrastruktur, memberikan bantuan medis, atau mendukung pendidikan lokal. Selain itu, pengalaman ini juga dapat membuka wawasan bagi sukarelawan, memperluas pemahaman mereka tentang dunia, dan mempromosikan pemahaman lintas budaya.

Bukan hanya Voluntourism, kegiatan serupa seperti Volunteering and trip, Social Volunteering, dan berbagai aktivitas sosial serupa lainnya tidak jarang mendapatkan kritik karena beberapa proyek atau program kerja yang dijalankan tidak memiliki dampak jangka panjang (sustainable) yang signifikan.

Pada umumnya, kegiatan Volunteering, Voluntrip, Voluntourism, hanya berlangsung satu sampai dua minggu lamanya, dan tidak semua penyelenggara dapat memberikan solusi yang berkelanjutan atas masalah yang dihadapi oleh komunitas setempat. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa sebagian besar biaya yang dibayarkan oleh sukarelawan untuk mengelola program, tidak sepenuhnya menguntungkan komunitas atau masyarakat yang mereka layani.

Maka dari itu, untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, penting bagi para penyelenggara Event Volunteering atau pengabdian masyarakat dan peserta untuk beroperasi dengan transparansi, tanggung jawab, serta kesadaran akan dampak sosial mereka. Hal ini meliputi kerja sama yang erat dengan komunitas lokal, penekanan pada proyek-proyek atau program kerja yang berkelanjutan, serta pemahaman yang jelas tentang peran sukarelawan dalam konteks yang lebih luas.

Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan bahwa terdapat program voluntourism yang kurang memiliki dampak dan lebih fokus pada keuntungan pribadi atau pengalaman pelaku voluntourism, daripada memberikan manfaat positif bagi komunitas atau lokasi yang dikunjungi. Selain itu, ada juga isu etika yang perlu dipertimbangkan dalam voluntourism. Misalnya, ada kekhawatiran bahwa voluntourism dapat menjadi bentuk “pencitraan diri” bagi sukarelawan, di mana mereka memanfaatkan kesulitan orang lain untuk meningkatkan citra mereka sendiri.

Selain itu, terkadang voluntourism bisa menyebabkan ketidaksesuaian budaya atau bahkan merusak lingkungan, terutama jika tidak dilakukan dengan penuh pertimbangan terhadap kebutuhan dan norma lokal. Penting bagi individu yang tertarik untuk terlibat dalam voluntourism untuk memilih program dengan hati-hati, memastikan bahwa program tersebut benar-benar memberikan manfaat entah bersifat berkelanjutan atau belum berkelanjutan bagi komunitas yang dikunjungi, dan menghormati kebutuhan serta norma budaya setempat.

Dengan pendekatan yang tepat, voluntourism dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat. Karena pada dasarnya, voluntourism adalah fenomena yang kompleks, dengan potensi untuk memberikan manfaat yang besar bagi komunitas yang membutuhkan bantuan dan untuk sukarelawan yang terlibat. Namun, untuk memaksimalkan dampak positifnya, penting untuk menghadapi tantangan etis dan struktural yang mendasarinya.

Dengan pendekatan yang bijaksana dan bertanggung jawab, voluntourism dapat menjadi alat yang efektif dalam mempromosikan pertukaran budaya, pemahaman lintas budaya, dan pembangunan yang berkelanjutan. [T]

Penulis: Ni Komang Deviana
Editor: Adnyana Ole

Pantai Segara Wilis, Pasir Hitam yang Lembut dan Langit Penuh Warna
Mengarungi Lautan Indonesia: Menapaki Surga Banda Neira
Bukit Ser, Tempat Terbaik untuk Menenangkan Diri
Tags: PariwisatatourismVolunteer Tourism
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ayo Daftar Kemah Menulis Haul Buya Ahmad Syafii Maarif di Sunrise Land Lombok

Next Post

Posting di Medsos Tentang Pencapaian Diri, Flexing atau Personal Branding?

Ni Komang Deviana

Ni Komang Deviana

Ni Komang Deviana, S.Par., seorang individu yang melihat pertama kali sinar matahari pada tanggal 8 Desember 1999 di Kabupaten Gianyar Melalui perjalanan pendidikan yang penuh lika-liku, ia menyelesaikan pendidikan terakhir yakni S1 Pariwisata Budaya dan Keagamaan di STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Selain menjadi karyawan swasta, saat ini masih aktif bergerak dalam dunia organisasi kepemudaan dan relawan sosial. Bisa saling terhubung dengannya melalui instagram @nkadeviana

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Posting di Medsos Tentang Pencapaian Diri, Flexing atau Personal Branding?

Posting di Medsos Tentang Pencapaian Diri, Flexing atau Personal Branding?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co