4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tentang Mario yang Tak Banyak Diketahui: Bertemu Soekarno dan Embrio Kebyar Duduk dari Busungbiu

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
April 17, 2024
in Khas
Tentang Mario yang Tak Banyak Diketahui: Bertemu Soekarno dan Embrio Kebyar Duduk dari Busungbiu

Mario dalam chanel youtube WISPAS

KETUT Marya atau biasa ditulis dengan nama Maria, atau Mario, punya sejarah hidup dan sejarah kesenimanan yang panjang, bahkan cenderung kompleks. Tak heran, banyak hal yang tak diketahui dari kehidupan Mario, sang seniman tari yang menciptakan Tari Igel Jongkok/Kebyar Duduk dan Oleg Tamulilingan itu.

Budayawan I Made Bandem, atau biasa dipanggil Prof Bandem, punya cerita banyak tentang Mario, termasuk cerita-cerita yang selama ini jarang diketahui orang. Dalam konferensi pers festival bertajuk ”The (Famous) Squatting Dance: Merayakan Marya” di ITB Stikom Bali, Sabtu, 13 April 2024, Bandem bercerita tentang Mario dan hal-hal yang belum banyak diketahui.

Festival ”The (Famous) Squatting Dance: Merayakan Marya” sendiri akan digelar di Puri Kaleran Tabanan, 26-28 April 2024, dan Prof Bandem akan bercerita lebih lengkap pada festival yang diadakan Mulawali Institute itu.

Namanya I Ketut Marya, biasa juga ditulis Maria, Hanya peneliti-peneliti dari Eropa dan AS — dengan lidah Barat, tentunya — menyebutnya dengan nama I Mario. Nama itu kemudian lebih populer dari nama sesungguhnya. Nama I Mario abadi, karena nilai pemberontakannya yang kental terhadap gerak-gerak tari Bali. Ia dianggap pencipta karakter gerak yang khas, keras sekaligus romantis.

Ada banyak tulisan tentang Mario. Namun Prof Bandem punya banyak cerita tentang sejumlah hal yang sepertinya belum banyak diketahui orang. Apa saja itu?

Cerita menarik salah satunya adalah pertemuan Mario dengan Soekarno. Ceritanya, sejak usia 25 tahun, Mario terkena penyakit kencing batu. Mario yang lahir pada tahun 1897 itu sempat berobat ke rumah sakit di Wangaya, Denpasar.  Namun dokter di Wangaya tidak bisa mengobatinya, dan akhirnya teman-teman terbaik Mario, seperti José Miguel Covarrubias, ia kemudian diajak untuk berobat ke Surabaya. Di situ ia diobati oleh dr. Soetomo yang kemudian kita kenal sebagai pendiri Budi Utomo, sehingga penyakit kencing batu yang dikeluhkan Mario sembuh.

Saat bertemu dr. Soetomo itulah Mario bertemu Soekarno yang kemudian kita kenal sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden RI. Saat itu Soekarno sedang bersama dr. Soetomo, tapi bukan untuk urusan berobat.  

“Bung Karno tidak berobat melainkan rapat dengan tentang perjuangan kemerdekaan kita itu,” cerita Prof Bandem.

Saat itulah Mario bertemu dengan Soekarno atau Bung Karno. Mario ditanya oleh Bung Karno, “Kamu itu pasti orang Bali ya? Karena kamu pakai kancut, pakai udeng!“

Saat itu Mario belum bisa berbahasa Indonesia dengan baik, jadi Soekarno menyimpulkan, “Ini orang Bali”.

Bung Karno kemudian cerita ke Mario bahwa ia juga orang Bali.  

“Saya juga orang Bali. Bapak saya orang Jawa, ibu saya orang Bali,” kata Soekarno.

Embrio Kebyar Duduk Diduga Tercipta di Busungbiu

Embrio tari Igel Jongkok/Kebyar Duduk, terutama gerakan jongkok yang diciptakan Mario diduga terjadi pertama kali di wilayah Busungbiu, Buleleng. (Kemungkinan ini di Desa Kedis — tambahan dari penulis)

Prof. I Made Bandem saat bercerita tentang Mario dalam konferensi pers terkait acara Festival ”The (Famous) Squatting Dance: Merayakan Marya” | Foto: Hizkia

Prof Bandem menceritakan,  dr. Anak Agung Made Djelantik pernah meng- interview Mario ketika Mario mengajarkan Ayu Bulan Trisna menari sekira tahun 1962. Bulan Trisna adalah anak dr. Anak Agung Made Djelantik yang kemudian dikenal sebagai penari hebat.

Dari hasil interview itu, Mario bercerita, salah satunya tentang gerakan jongkok pada tarian Kebyar Duduk.

Mario pada masa mudanya dikenal sebagai penari gandrung yang hebat. Tubuh dan wajahnya sangat pas dengan tarian gandrung. Wajahnya manis, tubuhnya bagus dan tinggi.

Suatu hari ia diundang menari gandrung di daerah Busungbiu, Buleleng. Banyak penabuh gong kebyar Busungbiu menonton Mario menari gandrung.

Keesokan malamnya Mario dicari oleh penabuh atau tukang kendang dari Busungbiu.  

“Pak Mario, ayo besok, saya ada latihan di Busungbiu, tolong menarikan tabuh kebyar yang saya punya, bisa atau tidak?” kata si tukang kendang.

Ditantang seperti itu membuat Mario senang dan kendel. Mario adalah orang yang suka sekali membagikan pengetahuannya. Nah, jadilah gong kebyar latihan, di Busungbiu itu. Mario datang ke tempat latihan.

Karena hanya latih, maka perangkat gong tidak diletakkan secara teratur. Letak terompong, gangsa, reong, dan alat-alat gamelan lainnya diletakkan pada posisi sesuka penabuhnya, artinya tidak diatur seperti pada saat pentas di atas panggung.

Ketika penabuh-penabuh dari Busungbiu itu memainkan gamelan gong kebyar, Mario menari dengan improvisasi, dengan mengikuti tambuh-tabuh kekebyaran yang dimainkan penabuh-penabuh dari Busungbiu.  

Karena Mario penari gandrung, ia melakukan improvisasi dengan menunjuk salah satu penonton untuk ikut diajak menari. Nah, ketika Mario mau mencari penonton untuk diajak menari, ia tidak bisa keluar karena geraknya dibatasi oleh alat-alat gamelan.

Ia tak bisa keluar, maka ia melakukan improvisasi mencari tukang kendang. Yang dicari tukang kendang wadon. Tukang kendang itu diajak menari.

Nah, tukang kendangnya tak bisa berdiri karena harus tetap main kendang, maka saat itu Mario berinisiatif untuk jongkok. Saat itulah terjadi gerakan kipuk-kipukan, penari gandrung mengipuk yang satu, yakni tukang kendang ini.

Gerakan mengipuk itu tidak dilakukan dalam waktu yang lama, maka berpindahlah Mario ke tempat yang lain.

“Ketika berpindah inilah terjadi suatu gerakan yang sangat original dalam karya Mario, yakni nyeregseg,” kata Prof. Bandem.

Nyeregseg adalah gerakan berpindah satu satu ke tempat lain dengan tetap pada posisi jongkok.

Jongkok atau squatting itu bisa disebut sebagai ciri khas dari gaya penciptaan Mario, sehingga kemudian terciptalah tari Kebyar Duduk yang pada awalnya bernama Igel Jongkok.

Dalam gambuh, kata Prof Bandem, juga terdapat gerakan jongkok, misalnya ada jongkok kadian, ada jongkok panji, dan ada jongkok-jongkok yang lain. Jongkok dalam tarian gambuh memang banyak bentuknya, bahkan jongkok lucu juga ada.

Ketika Mario jongkok saat menari di Busungbiu itulah diduga menjadi inspirasi untuk menciptakan Tari Kebyar Duduk atau Tari Jongkok.

“Gerakan nyeregseg, berpindah dalam posisi jongkok, dengan gerakan kaki disilang ini menjadi originalitas Tari Kebyar Duduk yang diciptakan Mario,” kata Prof Bandem. [T]

Reporter: Hizkia Adi Wicaksono/Rusdy Ulu
Penulis/Editor: Adnyana Ole

Mari Merayakan Ketut Marya dan Igel Jongkok di Tabanan, 26-28 April 2024
Oleg Tambulilingan dari “Sleeping Beauty”, dan Perubahan-Perubahannya Kemudian
“I Ketut Maria Pahlawan Seni Kebyar Bali”, Buku dari Prof. Dibia
Pelajaran Menjadi Setengah: Sebuah Catatan Perjalanan ke Bali, 20 Maret – 9 April 2023
Menjelajahi Laku Jongkok dalam Koreografi “The (Famous) Squatting Dance : Jung Jung te Jung” di Teater Salihara
Tags: biografi ketut marioKebyar Dudukkesenian baliKetut MarioProf Made Bandemsejarahsejarah tari kebyar duduk
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ribuan Karateka Serbu Tanding di Gendo Law Office Open Karate Championship 2024

Next Post

Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co