12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suka-Duka-Lara-Pati, Mengenal 4 Serangkai Bekal Abadi

I Dewa Gede Darma Permana by I Dewa Gede Darma Permana
March 27, 2024
in Esai
Suka-Duka-Lara-Pati, Mengenal 4 Serangkai Bekal Abadi

Foto ilustrasi: Darma Permana

MENEPI sejenak dari hiruk pikuk duniawi, tulisan ini akhirnya lahir di tengah syahdunya malam yang wangi. Di tengah beberapa insan yang sudah mengembara di dunia mimpi, citta ini ternyata masih mengembara ke sana kemari.

Mengingat beberapa fenomena yang terlewati, budi ini akhirnya berujar: “Apa sesungguhnya makna dari semua ini?”    

Teringat beberapa hari lalu, ketika jiwa ini melihat lingkungan ruangan yang penuh canda tawa. Segala senyum tercurahkan, dan segala gelak dikeluarkan. Sungguh dunia yang menyenangkan. Bahkan seseorang yang memiliki jiwa lainnya berharap, hari tersebut tidak pernah terlewatkan.

Namun apa yang terjadi di hari kemudian? Waktu bak penguasa yang mampu mengubah segalanya. Ratapan tiba-tiba memenuhi setiap sudut ruangan. Kepala menunduk penuh ketidakpercayaan. Bahkan air mata tidak henti-hentinya keluar, bak air mancur yang bercucuran. Seseorang yang memiliki jiwa sama pun berharap, hari tersebut semoga cepat terlewatkan.

Setelah merenung dan meratapi fenomena ironi yang terjadi, tiba-tiba seluet memori muncul dalam sanubari. Memori yang memperlihatkan diri ini tengah duduk dan menyimak penjelasan dari seorang guru rohani. Empat kata sebagai untaian kalimat tiba-tiba keluar dari bibir beliau, yang samar-samar berbunyi: “SUKA-DUKA-LARA-PATI.”

‘Suka’ Datang pada Jiwa-jiwa yang Mampu Memeluk Semua

‘Suka’ sesungguhnya adalah bekal awal yang diterima manusia dalam kehidupan. Mengapa dikatakan demikian, karena sebagian besar manusia yang lahir dari rahim wanita dengan tangisan air mata, pada akhirnya menjadi penyebab dari lahirnya kebahagian tiada tara.

Walaupun tidak semua, hal itulah yang dikenal dengan ‘Suka’. Ia menjadinama lain dari kebahagiaan, keceriaan, serta sering disimbolisasikan dengan senyuman yang penuh canda tawa.

Seiring berjalannya usia, insan-insan selalu mendabakan kedatangan ‘Suka’. Ia bahkan dicari dan dikejar di dunia dengan segala macam cara. Terkadang ia berhasil digapai, namun tidak jarang juga usaha pengejaran tersebut mendatangkan hasil yang nista atau bahkan hal yang hampa.

Padahal, pada hakikatnya ‘Suka’ muncul pada orang yang mampu memeluk semua, dengan tangan terbuka. Itulah ‘Suka’, Sang Bekal Pertama!

‘Duka’ adalah Belahan Hati Sejati Sang ‘Suka’

Jika ‘Suka’ identik dengan kebahagiaan, ‘Duka’ menjadi ciri kebalikannya yang identik dengan kesedihan dan juga penderitaan. Tidak jarang, kehadiran ‘Duka’ juga diisi dengan ratapan dan air mata yang bercucuran.Meskipun kelihatan saling bertentangan, mereka pada hakikatnya tetap satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. 

Kesederhanaan pasangan ini tidak mudah diterima oleh isi dunia begitu saja.

Terkadang, dunia hanya bisa mampu menerima datangnya Sang ‘Suka’ dan menolak hadirnya Sang ‘Duka’. Padahal ‘Suka’ dan ‘Duka’ adalah entitas setia, yang akan selalu menyertai selama-lamanya. Mereka bagai dua sisi koin, siang dan malam, serta bergantinya musim panas dan dingin setiap masa. Itulah ‘Duka’, Sang Bekal yang menjadi belahan hati Sang ‘Suka’!

Suka dan Duka yang Terlalu Larut Mendatangkan ‘Lara’

Terlalu larut akan ‘Suka’ atau kebahagiaan bisa membawa malapetaka. Itulah kata guru rohani yang masih membekas hingga saat ini. Terlalu larut akan ‘Suka’ mampu membuat seseorang tidak pernah puas, membuat seseorang selalu merasa kurang, dan pada akhirnya membawa kesengsaraan untuk dirinya sendiri.

Itulah ‘Lara’ yang selalu dikaitkan dengan kemiskinan atau hidup susah, namun sesungguhnya manusia sendirilah yang menciptakan bekal tersebut.

Begitu juga apabila terlalu larut dengan ‘Duka’ atau kesedihan. Seseorang akan terjebak pada kehidupan yang tidak menyenangkan, serba dianggap kurang, dan menghukum dunia sebagai musuh yang tak bersahabat.

Pada akhirnya, rasa duka yang berlarut-larut turut mendatangkan dan melestarikyaan bekal kehidupan dalam dirinya yang disebut ‘Lara’. Jadi apa yang bisa menghilangkan bekal ‘Lara’?

Bekal Terakhir itu Bernama ‘Pati’!

Semua yang lahir ke dunia pasti akan mati! Entah duluan atau belakangan, semua akan mencapai garis finish pada akhir hidupnya nanti. Itulah Sang Bekal Terakhir, yang bernama ‘Pati’.

‘Pati’ adalah substansi yang tidak jarang menjadi bekal paling menakutkan. Ia juga menjadi bekal yang paling unik karena bisa menjadi sumber datangnya ketiga bekal lainnya.

Tidak jarang, ‘Pati’ juga menjadi pembongkar rahasia, pendobrak kehidupan, serta menjadi cermin asli siapa dan bagaimana sesungguhnya seseorang selama hidup di dunia.

Meskipun demikian, manusia tidak jarang abai atau tidak menyadari bekal ini. Bahkan ada yang berusaha menghindari atau melupakan bekal terakhir ini. Padahal di waktu yang tidak pasti nanti, ‘Pati’ bisa saja menghampiri, baik dengan wajah yang penuh misteri atau dengan wajah yang penuh berseri

Melalui penyelaman terhadap memori bersama guru rohani tersebut, bibir ini pada akhirnya mengeluarkan lengkungannya kembali. Segala kebingungan dan ratapan juga tiba-tiba hanyut keluar dari ingatan.

Semua ironi yang terlihat selama ini, juga semakin jelas untuk ditemukan titik terangnya.  “Jadi ini semua, hanya sekedar eksistensi dari empat bekal kehidupan tersebut ya?” ujar kalimat tersebut dalam sanubari.  [T]

BACA artikel lain dari penulis DEWA GEDE DARMA PERMANA

Wajah Nyepi, Relasi Agama dan Budaya untuk Harmoni
Wahai Wakil Rakyat Terpilih dalam Pemilu, Resapilah Ini Untuk Jadi Pemimpin yang Teladan
Mendalami Sang ‘Dharma’ di Hari Kemenangannya
Tags: filosofiFilosofi Sehathindu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Countertransference” dan Kelemahan Dokter dalam Komunikasi Profesional

Next Post

Fragmentari Bianglala Denbukit, Tentang Keberagaman dan Kebanggaan yang Dibalut Sejarah Kota Singaraja

I Dewa Gede Darma Permana

I Dewa Gede Darma Permana

Penulis, Editor, Penyuluh Agama. Biasa dipanggil Dede Brayen. Lahir dan tinggal di Klungkung.

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Fragmentari Bianglala Denbukit, Tentang Keberagaman dan Kebanggaan yang Dibalut Sejarah Kota Singaraja

Fragmentari Bianglala Denbukit, Tentang Keberagaman dan Kebanggaan yang Dibalut Sejarah Kota Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co